Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
71.Yun Lishi


__ADS_3

Didepan gerbang istana kerajaan laut.


Liu Wen langsung menghancurkan formasi Penyegelan yang ia buat sebelumnya.


"Apakah kalian telah menyadari kesalahan kalian"ucap Jia Li kepada orang-orang klan Yun yang telah lepas dari penyegelan yang dibuat oleh Liu Wen.


Orang-orang dari klan Yun hanya diam mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Jia Li, mereka malu karena mereka terlalu sombong padahal mereka hanya kura-kura dalam tempurung.


"Maaf kan kami tuan"ucap patriak klan Yun yang memberanikan diri untuk meminta maaf.


"Sudahlah tidak perlu dipikirkan tetapi aku membawa ratu kerajaan laut untuk menyelesaikan segala masalah yang berada dikerajaan ini"ucap Liu Wen sambil melangkahkan kakinya  ke samping agar terlihat Yun Ying yang berada dibelakangnya.


"Maafkan kami ratu yang tidak dapat menjaga kerajaan ini sehingga para iblis rendahan itu dapat mengambil alih kerajaan laut ini"ucap patriak klan Yun dengan nada bersalah diikuti dengan wajah yang sedih dari para orang-orang klan Yun


"Sudahlah  tidak perlu dipikirkan yang lalu biarlah berlalu dan juga jangan panggil aku ratu ,ini seperti bukan kamu yang biasanya tidak pernah memakai bahasa formal kakek"ucap Yun Ying kepada patriak klan Yun yang ternyata kakek dari Yun Ying.


"Apa benar ini kakek mu saudari Yun Ying"ucap kaget dari Jia Li


Yun Ying hanya tersenyum yang diikuti anggukan kepalanya.


"Hehehe... Ternyata masih ingat dengan kakek mu yang sudah tua ini"ucap patriak klan dengan cengengesan.


"tentu saja masih ingat,kakek juga tetap kakek ku siapa lagi yang akan menjadi kakekku jika bukan kamu"ucap Yun Ying dengan keras.


Kakek Yun Ying bernama Yun Lishi dia merupakan seorang kepala klan Yun, sebelumnya ayah Yun Ying yang akan dijadikan  patriak tetapi karena kekuatannya yang tidak mencukupi maka dari itu kakek Yun Ying tidak jadi menurunkan posisinya,ia menunggu ketika disaat  melihat siapa yang  pantas untuk mendapatkan posisi patriak klan.

__ADS_1


"sudahlah kek sekarang lebih baik kita pikirkan bagaimana untuk dengan cepat membangun kembali kerajaan laut yang telah hancur ini "ucap Yun Ying kepada para orang-orang klan Yun yang pandangan nya melihat istana kerajaan laut yang sebagian bangunan-bangunannya  hancur.


"benar juga ucapan mu Ying'er"ucap Yun Lishi sambil melihat ke belakang nya.


"tuan bagaimana ? apa kita akan menunggu kembali hingga pembanguan kerajaan ini selesai"ucap Hua Yuntian bertanya kepada Liu Wen.


"Tentu saja kita akan menunggu"ucap Liu Wen.


"Dan juga gunakan ini"ucap Liu Wen yang lalu memberikan material untuk membangun ulang kerajaan laut.


Liu Wen lalu meninggalkan para orang-orang klan Yun bersama dengan Hua Yuntian,Shen Lu dan Xi Yan sedangkan Jia Li ikut bersama dengan Yun Ying kediaman klan Yun yang sebelumnya tidak hancur dikarenakan disana terdapat pusaka yang melindungi.


Setelah Liu Wen pergi bersama lainnya hingga tidak terlihat lagi ,para orang-orang klan Yun kembali sadar karena mereka terkejut dengan banyaknya material yang diberikan oleh Liu Wen.


Kenapa orang-orang klan Yun dapat tersegel dibawah istana karena mereka sebelumnya dijebak diistana dengan melakukan pesta yang pada akhirnya  ditangkap dengan paksa dan diracuni lewat minuman dan makanannya,sehingga orang-orang klan Yun tidak dapat mengeluarkan kekuatan nya.


"Saudari Jia Li kamu tunggu disini yah... Akan aku ambilkan sedikit cemilan untuk kita makan"ucap Yun Ying kepada Jia Li sambil tersenyum manis yang dapat membuat hati para laki-laki berbunga-bunga.


"Ok"ucap Jia Li singkat.


Setelah 10 menit waktu berlalu Yun Ying kembali ke kamar pribadi nya sambil membawa beberapa nampan yang berisi beberapa makanan ringan dengan dibawa oleh beberapa pelayan,Yun Ying mengajak Jia Li untuk memakan makan ringan itu di taman belakang kamar pribadi nya.


"Saudari Jia Li ayo kita sedikit bersantai disana"ucap Yun Ying yang sambil menunjuk ke tempat taman yang berada  dibelakang kamar pribadi Yun Ying.


Walau disebut kamar tetapi didalam

__ADS_1


kamar tersebut sudah seperti apartemen yang terdapat beberapa ruangan seperti kamar mandi,beberapa kamar tidur dan ruangan yang lainnya.


Sebelumnya Jia Li duduk dikasur milik Yun Ying.


Jia li langsung duduk dengan santai tanpa merasa sungkan,Jia Li dengan tersenyum bertanya kepada Yun Ying.


"Saudari Yun Ying kenapa kamu ingin mengikuti kakak dengan bwgitu mudahnya,asal kamu tahu dia adalah orang yang  sedikit ceroboh"ucap Jia Li kepada Yun Ying.


Jia Li berani berkata seperti itu karena ia tidak pernah melihat bagaimana kejamnya Liu Wen saat melawan musuh-musuhnya ,karena disetiap Liu Wen melawan musuhnya  Liu Wen akan mengubah wujudnya menjadi seseorang yang lain agar tidak ada yang mengetahui nya,ini adalah kebiasaannya dari kecil yang tidak ada yang tahu selain ayah dan ibunya yang secara tidak disengaja.


Disaat itu Ibu dan Ayah Liu Wen begitu terkejut sehingga menyebabkan mereka syok yang pada akhirnya mereka hanya diam dan mengabaikan kebiasaan itu agar tidak memutuskan kekeluargaan.


Kembali ke tempat Jia Li


"Hahaha... Tidak masalah jika sedikit ceroboh karena aku dapat mengetahui bahwa tuan Liu Wen bukanlah orang yang akan berbuat semaunya sendiri dia selalu berpikir atas tindakannya"ucap Yun Ying dengan tertawa.


"Benarkah ucapanmu itu benar-benar sulot dipercaya" ucap Jia Li yang tidak percaya.


"Sudahlah ,biar waktu yabg menunjukkan"ucap Jia Li yang pasrah.


"Sekarang kita nikmati aja keindahan taman didepan kita"ucap Yun Ying.


"Oh... Yah... Bagaimana kekuatan mu apakah meningkat sangat banyak,berapa peningkatan nya"ucap Jia li dengan semangat.


"Hanya 2 tingkatan tetapi aku tidak tahu di tingkat apa ini"ucap Yun Ying yang tidak mengetahui tingkatan yang sekarang dia miliki.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya


setelah selesai membaca, terimakasih....


__ADS_2