Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
80.Informasi Dari Fang Yin


__ADS_3

"Oh yah... Guru saat aku bersama Liu Wen aku sering melihat aura iblis yang tertinggal dimana-mana"ucap Fang Yin.


"Berarti memang benar dengan ramalan dari tetua ke 9 bahwa perang besar akan terjadi di waktu dekat ini"ucap Mei Mei.


"Apakah hal ini sangat berbahaya guru"ucap Fang Yin bertanya.


"Bukan hanya berbahaya tetapi menjadi titik kehancuran dunia"ucap Mei Mei dengan wajah serius.


"Untuk sekarang lebih baik kamu istirahat dan hal ini akan aku sampaikan kepada patriak Sekte untuk dibicarakan bersama"ucap Mei Mei.


"Baik"ucap Fang Yin.


Mei Mei lalu pergi ke ruangan kerja Patriak Sekte,ia kemudian mengetuk pintunya dan berkata.


"Maaf patriak apakah saya boleh masuk saya ingin membicarakan sesuatu"ucap Mei Mei.


"Oh tetua agung yah... Silahkan "ucap Petriak Sekte mempersilahkan untuk masuk.


Mei Mei kemudian masuk ia kemudian membungkuk hormat setelah itu ia duduk di salah satu sofa yang berada di tempat ruang kerja milik patriak sekte.


"Sekarang bicaralah tetua agung"ucap patriak sekte.


"Ini informasi dari muridku yang tidak pernah kembali ke sekte dia berkata bahwa para iblis telah bergerak di beberapa tempat karena ia melihat beberapa iblis yang berada di beberapa tempat dan juga mereka meninggalkan jejak-jejak aura iblis dibeberapa tempat ketika ia pergi kembali ke sekte bersama temannya"ucap Mei Mei.


"Jika begitu kita harus segera mempersiapkan diri"ucap patriak sekte dengab wajah serius.


"Tapi di sekte telah terjadi beberapa kejadian misterius apakah kita harus memaksa untuk menyiapkan nya"ucap Mei Mei.


"Benar dengan perkataan mu tetapi apa ya... Penyebab kejadian kejadian itu,kenapa di setiap malam kita akan kehilangan 1 murid wanita yang kekuatannya di tingkat kaisar"ucap patriak sekte.


"Entahlah patriak tetapi jika ini terus berlanjut maka kita akan kehilangan kekuatan sekte sedikit demi sedikit"ucap Mei Mei dengan lesu.


"Apakah ada saran untuk mengatasi permasalahan ini"ucap Patriak Sekte meminta saran.


"Bagaimana jika kita bertanya kepada muridku karena seseorang yang mengantar nya kembali ke sekte adalah seorang kultivator yang kuat bahkan tekananan ku hanya mainan buatnya,serta dari cerita muridku dia sudah pernah berhadapan langsung dengan salah satu iblis yang berkeliaran di dunia ini"ucap Mei Mei.


"Benarkah kenapa dia tidak ikut masuk ke dalam sekte"ucap Patriak Sekte dengan bingung.

__ADS_1


"Sebelum aku berbicara ia sudah pergi dan tampaknya ia sedang terburu-buru"ucap Mei Mei.


"Jika begitu kita hanya dapat bertanya kepada muridmu"ucap Patriak Sekte.


"Akan aku bawa besok dan kita bisa berbicara lebih jelas besok"ucap Mei Mei.


Patriak sekte hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


"Kalau begitu aku pamit undur diri patriak"ucap Mei Mei yang kemudian membengkuk hormat dan di lanjutkan dengan pergi dari ruangan tersebut.


Di kesunyian di ruangan Patriak Sekte yang sendirian ia tersenyum misterius.


"Sepertinya telah saatnya Sekte Neraka Surgawi menampakkan taringnya kepada dunia "ucap Patriak Sekte dengan tersenyum misterius.


Besok hari.


"Patriak aku sudah membawa muridku mohon izin untuk memasuki ruangan anda"ucap Mei Mei.


"Masuk"ucap Patriak Sekte.


Mei Mei dan Fang Yin kemudian memasuki ruang kerja milik Patriak Sekte.


"Maaf merepotkan mu tapi bisakah kamu ceritakan tentang Iblis yang pernah kamu temui di perjalanan sebelumnya"ucap Patriak Sekte.


"Ah... Itu tidak merepotkan kok... Patriak , kalau begitu akan ku mulai cerita yang ingin patriak tahu"ucap Fang Yin yang akan memulai cerita tentang perjalanannya sebelum dia sampai ke sekte.


"Itu disaat aku tanpa sengaja melihatnya ketika pengasingan di kerajaan teman ku sebelumnya,disaat aku ingin beristirahat sejenak dalam latihanku tetapi aku merasakan aura iblis yang sangat pekat menyerang kerajaanya"ucap Fang Yin menjelaskan.


"Lalu bagaimana kamu dapat selamat bukankah temanmu memiliki kekuatan yang sangat luar biasa,apakah dia yang menyelamatkan mu ketika serangan iblis menyerang kerajaanya"ucap bertanya Mei Mei dengan bersemangat.


"Bukan! Prajurit milik dia dan adiknya memiliki kekuatan yang sangat luar biasa sehingga para iblis teralihkan,sedangkan teman ku Liu Wen tidak berada di kerajaan ia sedang di luar kerajaan"Ucap Fang Yin.


"Kerajaan ? Apakah dia adalah salah satu pangeran dari kerajaan di benua ini"ucap Mei Mei terkejut.


"Tidak itu karena dia berencana membangun sebuah kerajaan di hutan terlarang"ucap Fang Yin.


"Hutan terlarang! Bukankah disana terdapat banyak Demon Beast yang kuat serta hewan monster yang kekuatannya tidak masuk akal "ucap Patriak Sekte dengan kaget.

__ADS_1


"Iya memang benar tetapi Liu Wen dapat mengatasi para makhluk yang tinggal di hutan terlarang dengan mudah "ucap Fang Yin dengan yakin.


"Yah sudahlah kita kembali ke topik utama bagaimana cara iblis menggunakan kekuatan nya"ucap Patriak Sekte dengan penasaran.


"Hmmm aku tidak terlalu tau sih tetapi Liu Wen malawan mereka hanya dengan satu serangan dan itu dengan atribut es"ucap Fang Yin .


"Atribut es yah... apakah para iblis lemah terhadap atribut yang berelemen dingin"ucap Mei Mei berpikir.


"Hah.... Sudahlah jika temanmu kemari cepat sambut dengan baik mungkin dia memiliki petunjuk tentang kekuatan para iblis"ucap Patriak Sekte dengan mendesah.


"Ok tetap semangat mulai besok sekte akan mengumpulkan pasukan untuk melawan perusak dunia"ucap Patriak dengan tegas.


"Apakah sekte akan berencana melawan para iblis dengan langsung"tanya Fang Yin kepada Mei Mei dan Patriak Sekte.


"Tidak kita hanya akan mempersiapkannya apabila suatu hari terjadi sesuatu yang tidak di inginkan"ucap Patriak Sekte.


"Oh begitu terus apakah ada yang lain yang ingin patriak ingin kan"ucap Fang Yin.


"Tidak ada, terima kasih untuk informasinya "ucap Patriak Sekte dengan santai.


"Jika begitu saya mohon undur diri"ucap Fang Yin yang membungkuk hormat.


Fang Yin kemudian keluar dari ruangan menyisahkan Mei Mei dan Patriak Sekte yang masih berada di ruangan tersebut.


"Apa pendapat anda patriak"ucap Mei Mei.


"Hmmm... Kurasa kita akan menunggu"ucap Patriak Sekte dengan tersenyum.


"Jika begitu saya undur diri juga patriak"ucap Mei Mei yang kemudian pergi.


Di waktu bersamaan


Liu Wen sedang tidur-tiduran di atas punggung Wyvern yang ia tunggangi padahal ia dapat terbang sendiri tanpa membutuhkan bantuan apapun.


"Yang Lu ayo kita segera menuju kerajaan laut"ucap Liu Wen yang memberikan perintah.


"Baik tuan "ucap Yang Lu yang kemudian mempercepat terbangnya dengan perasaan bersemangat.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya


setelah selesai membaca, terimakasih....


__ADS_2