Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
98.Lia


__ADS_3

Di depan meja kerjanya terdapat sofa yang terlihat indah , di atas sofa tersebut terlihat seorang wanita cantik yang memiliki rambut panjang hingga mencapai pinggangnya, rambutnya berwarna hijau daun serta di bagian telinganya berbeda dengan telinga manusia, telinga nya panjang meruncing telinga yang biasanya di miliki oleh ras elf, wanita tersebut adalah wanita dari ras elf.


Ras elf adalah ras yang tinggal di pedalaman hutan, mereka sering di sebut dengan prajurit hutan karena siapapun yang telah berani menghancurkan hutan maka mereka akan tanpa ampun membunuh dan menghilangkan orang-orang tersebut dari dunia.


Suku elf adalah suku yang di takuti oleh kerajaan-kerajaan dan kekaisaran yang memiliki sifat yang tamak akan wilayah, yang tanpa ragu menghancurkan hutan yang indah untuk di jadikan sebuah wilayah.


Para orang-orang suku Elf selalu memiliki kekuatan sihir yang besar walau mereka bukan kultivator tapi, sihir-sihir mereka tidak dapat di anggap remeh.


1 orang suku elf saja dapat menghancurkan setengah kota dalam sekejap, dan apabila ada ratusan maka bukan tidak mungkin menghancurkan kerajaan dengan kecepatan yang tidak masuk akal.


Kembali ke tempat Liu Wen


Wanita yang duduk di atas sofa tersebut bernama Lia , wanita tersebut sedang membersihkan pedangnya yang berbentuk katana dengan kain kain bersih.


Walau tidak ada noda darah atau debu yang menempel,wanita tersebut masih tetap membersihkan pedangnya dengan niat akan menunjukkan betapa tajam dan indahnya pedang yang ia miliki saat melawan musuh-musuhnya.


Padahal posisi wanita elf tersebut tidak rendah melainkan cukup tinggi di kerajaan, di kerajaan Lia telah menjadi Perdana Menteri , yang akan selalu mendampingi Liu Wen di saat mengurusi kerajaan, walau tahu begitu akan posisinya yang cukup tinggi ia masih memiliki niat bertarung yang luar biasa.


Lia tidak dapat membantu Liu Wen mengurusi dokumen-dokumen penting, karena ia hanya bertugas mengurus dokumen yang bersifat biasa saja untuk dokumen-dokumen penting itu harus Liu Wen sendiri yang mengerjakannya ,karena hal itu adalah salah satu kewajiban seorang raja.


Jika yang mengerjakan itu orang lain maka pemerintahan yang dibuat  oleh Liu Wen akan menjadi berantakan karena tidak sesuai dengan rencananya, dan itu juga bersifat politik dan demi kepentingan rakyat kerajaannya.


"Kak Lia apakah kau tidak dapat membantuku"ucap Liu Wen dengan nada mengeluh.

__ADS_1


"Tentu saja itu tidak bisa Yang Mulia karena dokumen-dokumen tersebut harus di kerjakan oleh Anda yang seorang raja kerajaan ini"ucap Lia dengan tersenyum dan terkekeh melihat tingkah raja nya.


"Hah..."desah keluh Liu Wen.


Walau ia mengeluh Liu Wen  tetap mengerjakan tugas nya dengan baik hingga dokumen-dokumen tersebut terselesaikan,ketika di rasa selesai mengerjakan dokumen-dokumen penting yang di atas meja kerjanya ,Liu Wen menoleh ke arah jendela yang berada di sisi kanannya, ia dapat melihat bahwa hari telah menjelang malam.


Liu Wen menyandarkan tubuhnya di kursi yang ia duduki di ruang kerjanya sambil memejamkan mata, tanpa di sadari oleh Liu Wen sendiri bahwa ia terlelap di kursinya, Lia hanya tersenyum melihat Liu Wen yang tidur dalam posisi tidur di kursinya, ia kemudian mengalihkan pandangannya ke arah pedang yang ia pegang dan melanjutkan membersihkannya dengan kain bersih.


Terlihat 3 pedang yang lain di sisi kanan dan 2 pedang di sisi kirinya , pedang pedang tersebut memiliki bentuk yang sama tetapi yang membedakan hanya warnanya saja,3 berwarna hitam dan 3 berwarna merah.


Tanpa terasa waktu terus berjalan hingga tepat tengah malam.


Liu Wen baru terbangun dari tidurnya pada waktu tengah malam, dengan setengah sadar ia menoleh ke kanan dan ke kiri tapi sebuah suara menyadarkannya.


"Sudah bangun!"ucap suara tersebut yang tidak lain adalah Lia.


"Ah... kak Lia berapa jam aku tertidur"tanya Liu Wen ketika baru tersadar dari ngantuk nya.


"Entah"ucap Lia santai.


"Mungkin sekarang sudah terjadi malam "ucapnya lagi dengan santai.


"Kenapa kakak tidak membangunkan aku dan juga apa kakak terus menungguku hingga aku bangun "ucap Liu Wen dengan terkejut.

__ADS_1


"Dan juga apa kau tidak lelah menunggu ku"ucap nya lagi.


"Tidak masalah, baiklah karena kamu sudah bangun maka aku akan pergi ke kediaman ku"ucap Lia yang kemudian membungkuk hormat kemudian pergi dari ruangan kerja Liu Wen.


"Hah... Selalu saja"ucap Liu Wen yang pasrah dengan sikap Lia yang mengabaikan kekhawatiran nya.


Karena Lia telah pergi dari ruangan tersebut dan menuju kediamannya sendiri, Liu Wen juga meniggalkan ruangan kerjanya dan berbuat menuju kamarnya sendiri, sama seperti Liu Wen yang berniat untuk beristirahat di kamarnya Lia juga sebelumnya pergi memiliki niat yang tidak jauh berbeda dengan Liu Wen.


Keesokan harinya.


Liu Wen telah berada di aula bersama para petinggi yang lain termasuk perdana menteri yaitu Lia, mereka di sana berdiskusi atas tindakan terhadap penyerangan yang akan di lakukan oleh kerajaan kerajaan sekitar hutan terlarang.


Para kerajaan yang berada di sekitar hutan terlarang berniat menyerang hutan karena ia mendapat informasi karena beberapa hari lalu, pada saat itu salah satu orang terkuat kerajaan sedang berlatih di hutan terlarang tetapi karena ia mengejar salah satu Demon Beast ia tanpa sengaja melihat sebuah benteng yang berdiri kokoh di pedalaman hutan, karena ia tidak dapat melihat di balik benteng karena terlindungi oleh mantra formasi yang sangat kuat, jadi ia melaporkan ke rajanya untuk mendapatkan solusi yang baik dalam masalah ini, sehingga muncullah informasi bahwa di pedalaman hutan terdapat reruntuhan.


Informasi ini di sebarluaskan untuk mendapat bantuan dari kerajaan-kerajaan yang menginginkan harta yang tersimpan dalam reruntuhan.


Karena itulah para kerajaan sekitar akan menyerang ke dalam hutan untuk mendapatkan sisa-sisa harta, dari kerajaan kuno yang berada di pedalaman hutan terlarang yang menurut mereka menyimpan harta berharga.


Liu Wen memang memasukkan kerajaannya ke dunia segel tapi ia juga membangun kerajaan di pedalaman hutan terlarang.


Hal ini di lakukannya bertujuan untuk memperlihatkan kelemahannya pada orang-orang yang ingin menyerangnya di dunia bawah ataupun di dunia atas.


Salah satunya adalah orang-orang yang dari dunia atas yang telah merasakan aura milik Liu Wen yang sebelumnya ia keluarkan ketika di dunia kerajaan naga api karena amarah.

__ADS_1


Karena menurut mereka Liu Wen merupakan ancaman paling buruk bagi mereka, tetapi ada juga yang ingin membantu Liu Wen karena mereka pernah di bantu olehnya di saat yang sangat membutuhkan bantuan dulu di kehidupan sebelumnya.


Di kehidupan sebelumnya Liu Wen pemilik bakat yang menantang semesta karena inilah ia memiliki banyak memiliki musuh, ia sering di jadikan target pembunuhan karena jika ia di biarkan terus meningkatkan kekuatan Liu Wen akan menjadi ancaman yang dapat menghancurkan dunia.


__ADS_2