Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
79.Sampai Di Sekte


__ADS_3

"Oh... Begitu yah"ucap Liu Wen sambil mengangguk angukan kepalanya.


"Oh... Iya di tingkat apa dulu ketika kamu masih berada di sekte kultivasi milik Patriak sekte Neraka Surgawi "tanya Liu Wen.


"Kalau tidak salah dulu ia sudah berada di tingkat alam langit tahap awal"ucap Fang Yin.


"Hmmmm..."gumam Liu Wen.


"Kenapa kamu diam saja Liu Wen"ucap Fang Yin.


Liu Wen tidak dapat berkata-kata karena ia merasa bahwa Patriak sekte Neraka Surgawi termasuk orang yang tidak berbakat karena,di dunia atas walau itu Sekte kecil sekalipun pasti selalu kultivasinya berada di tingkat dunia kuning tahap awal


"Ah.. enggak apa-apa cuma memikirkan sesuatu"ucap Liu Wen sambil tersenyum kecil.


"Hooh..."ucap Fang Yin.


"Oh... Iya apakah kamu ingin cepat sampai ke sekte Saudari Fang Yin"ucap Liu Wen.


"Jika itu bisa maka aku menginginkan nya"ucap Fang Yin.


"Ok kalau begitu Yang Lu kecepatan penuh"ucap Liu Wen kepada Yang Lu yang sedang ia dan Fang Yin naiki.


Wyvern yang di naiki oleh Liu Wen dan Fang Yin lalu terbang dengan kecepatan tinggi hanya dalam 10 detik Yang Lu dapat mencapai 1000 km.


"Tung.. tunggu Liu Wen bukankah ini terlalu cepat"ucap Fang Yin yang hampir terdorong oleh angin karena kecepatan Yang Lu yabg luar biasa.


"Santai saja pegang erat-erat punggungnya"ucap Liu Wen yang menyuruh untuk memegang erat-erat punggung Yang Lu.


Whush...


"Apakah itu sekte Neraka Surgawi"ucap Liu Wen yang melihat sebuah gunung yang disana terdapat banyak manusia yang berlalu lalang dan mereka memiliki pakaian yang hampir sama,dan juga mereka selalu membawa pedang dan senjata yang lainnya.


"Ah... Itu benar,bagaimana kamu bisa tahu kalau itu gunung Sekte Neraka Surgawi Liu Wen."tanya Fang Yin penasaran.


"Ah... Itu hanya firasat saja"ucap Liu Wen.

__ADS_1


"Baiklah aku akan langsung mengantarmu kesana"ucap Liu Wen yang kemudian memerintah Yang Lu untuk bergerak ke arah Sekte Neraka Surgawi.


Yang Lu kemudian turun di depan gerbang Sekte Neraka Surgawi,yang disambut dengan tombak yang mengarah ke arah Liu Wen dan yang lainnya.


"Siapa kalian atas dasar apa kalian kemari"ucap penjaga gerbang tersebut.


"Hei hei apakah kalian tidak mengenalku"ucap Fang Yin.


"Memang siapa kamu"ucap penjaga gerbang tersebut dengan sinis.


"Oh... yang menjaga adalah murid baru pantas saja mereka tidak mengetahui"ucap Fang Yin yang melihat seragam sekte yang menjaga gerbang adalah seragam untuk murid luar.


"Panggil tetua agung kemari"ucap Fang Yin lagi.


"Siapa kau berani-beraninya ingin menemui tetua agung ,tetua agung memiliki tugas yang sibuk sehingga dia tidak memiliki waktu untuk datang menemui mu"ucap penjaga gerbang tersebut dengan sombong.


"Saudari Fang Yin apa perlu aku hujankan mantra formasi ke arah sekte ini"ucap Liu Wen yang menawarkan karena sedikit kesal.


"Itu tidak perlu Liu Wen justru akan memperburuk keadaan jika kau melakukan itu"ucap Fang Yin.


Fang Yin tahu bila Liu Wen menghujankan mantra formasi maka Sekte Neraka Surgawi akan menjadi hancur berantakan dan kerugiannya akan sangat besar.


"Ah... Iya apakah kalian tahu token ini"ucap Fang Yin yang kemudian mengeluarkan sebuah token berwarna emas yang di tengah-tengah terdapat gambar api yang berwarna biru.


"Token apa itu apa kau pernah melihat nya"tanya penjaga gerbang ke penjaga gerbang yang lain.


"Sepertinya mereka tidak mengetahuinya saudari Fang Yin"ucap Liu Wen.


"Hmmm.... Ah aku ingat"


"Guru aku telah datang jika kau tidak menjemput ku maka aku akan pergi"ucap Fang Yin yang mengalirkan energi panasnya ke arah tokennya.


Setelah itu secara tiba-tiba muncul aura tekanan yang luar biasa kuat bagi kedua penjaga gerbang sekte tersebut tetapi tidak untuk Liu Wen dan Fang Yin.


"Dasar bocah bodoh kemana saja kau sehingga baru sekarang kau kembali,dan ternyata kau masih ingat tentang gurumu ini"ucap sosok yang mengeluarkan tekanan tersebut.

__ADS_1


"Guru jika masih tidak menahan auramu kedua murid sekte ini akan mati karena tekananmu"ucap Fang Yin kepada sosok yang muncul dengan mengeluarkan tekanan aura yang ternyata ia adalah tetua agung yang merupakan guru dari Fang Yin.


"Hahahaha...."tawa Mei Mei dengan senang setelah melihat Fang Yin yang kekuatannya telah meningkat.


"Ah... Guru perkenalkan ini teman ku yang membantuku meningkatkan kekuatan"ucap Fang Yin yang memperkenalkan tentang Liu Wen.


"Hooh.... Siapa kau beraninya kau mengajari muridku"ucap Mei Mei yang kemudian mengeluarkan aura kekuatan yang luar biasa yang bahkan Fang Yin dapat ditekan.


"Mau menekanku ya... Baiklah kita akan berbagi rasa"ucap Liu Wen yang juga mengeluarkan aura kekuatan yang lebih besar dari Mei Mei.


"Ugh..."Mei Mei memuntahkan darah segar dari mulutnya karena tidak kuat menahan tekanan yang di berikan oleh Liu Wen.


Sedangkan Fang Yin dia sudah di lindungi oleh mantra formasi Liu Wen sehingga Liu Wen dapat bebas mengeluarkan aura kekuatannya,mantra formasi tersebut adalah mantra formasi ilusi serta pelindung sehingga Fang Yin tidak dapat melihat apa yang terjadi kepada gurunya di luar pelindung.


"Bagaimana mungkin anak muda seperti mu dapat menekanku bahkan membuat diriku memuntahkan darah segar"batin Mei Mei.


Lalu kemudian Liu Wen menghilangkan aura kekuatan dan berbicara kepada Fang Yin.


"Saudari Fang Yin sudah waktunya aku pergi lain kali aku akan berkunjung"ucap Liu Wen kepada Fang Yin yang telah lepas dari mantra formasi milik Liu Wen.


"Ah iya terima kasih telah mengantarkan ku kesini Liu Wen"ucap Fang Yin.


"Jangan coba-coba melirik laki-laki lain"ucap Liu Wen dengan telepati yang kemudian melesat pergi bersama Yang Lu dengan kecepatan luar biasa.


"Hanya ada kamu di hatiku"batin Fang Yin yang sambil tersenyum.


"Kenapa kamu senyum-senyum sendiri bocah apakah kamu menyukai nya"ucap Mei Mei menggoda.


"Setelah merasakan kekuatan Liu Wen Mei Mei merasa tidak ada alasan untuk menolak jika memang Liu Wen dan Fang Yin saling mencintai.


"Ah guru jangan goda aku kalau begitu ayo masuk"ucap Fang Yin.


"Nanti cepat ceritakan apa pengalaman mu di dunia luar sana"ucap Mei Mei.


"Baik guru"ucap Fang Yin.

__ADS_1


"Oh yah... Guru saat aku bersama Liu Wen aku sering melihat aura iblis yang sudah ada dimana-mana"ucap Fang Yin.


"Berarti memang benar dengan ramalan dari tetua ke 9 bahwa perang besar akan terjadi di waktu dekat ini"ucap Mei Mei.


__ADS_2