
"Hanya perwakilan aku tidak ingin berkata ketiga kalinya lagi"ucap Liu Wen dengan tegas walau dengan nada lemas.
"Baik"ucap semua Sacret Beast dengan sedih.
Kemudian Sacret Beast memutuskan untuk siapa yang akan menjaga Liu Wen dan untuk Yang Lu ia harus tetap di sisi Liu Wen karena dia adalah orang yang pertama di panggil oleh Liu Wen.
Hingga beberapa menit barulah mereka memutuskan lalu mereka kembali ke dimensi binatang dengan perasaan khawatir.
"Semoga anda segera membaik tuan"ucap salah satu Sacret Beast yang kemudian kembali ke dimensi binatang.
"Baiklah kalian tolong masakan aku sedangkan aku akan memakan ini"ucap Liu Wen yang menunjuk ke arah buah-buahan yang berada di karung yang di bawa oleh Yang Lu.
"Baik"ucap Yang Lu dan perwakilan yang sebelumnya di putuskan oleh 99 Sacret Beast.
Perwakilan itu adalah seekor kelinci kilat putih,yang merupakan Sacret Beast yang dapat bergerak cepat sehingga hanya meninggalkan kilatan putih saja, makhluk ini menyerang dengan cakarnya yang berada di kedua tangan nya.
Ketika kedua Sacret Beast selesai memasak daging kelinci itu dan membawa nya ke Liu Wen mereka terkejut karena satu karung buah-buahan itu telah habis termakan hanya dalam 1 jam.
Skip
"Terima kasih untuk kalian yeng telah membantuku memasakkan makanan ini"ucap Liu Wen yang berterima kasih dengan tulus.
"Itu tidak perlu anda pikirkan tuan"ucap kelinci kilat putih.
"Oh yah kamu kan dari ras kelinci aku penasaran apa kamu tidak merasakan apapun ketika kamu memasak daging kelinci yang sama dengan rasmu"ucap Liu Wen yang penasaran.
"Hahah... Itu sudah biasa jika para binatang memakan sesama rasnya ,itu bahkan menjadi berkah buat kami untuk di buat sebagai makanan untuk orang yang kami hormati atau orang yang kuat seperti anda"ucap kelinci kilat putih itu dengan semangat.
"Begitu... "Ucap Liu Wen yang merasakan merinding bila ia memiliki ras yang seperti itu.
Tetapi Liu Wen tidak menunjukkan apa yang ia pikirkan ,karena takut makhluk seperti kelinci kilat putih melakukan hal yang aneh-aneh karena ia merasa makhluk seperti ini memiliki tingkah yang aneh dan mengerikan.
"Baiklah untuk sekarang kalian kembalilah"ucap Liu Wen yang menyuruh mereka berdua untuk kembali ke dimensi binatang.
setelah itu Liu Wen berencana untuk menemui Jia Li untuk membicarakan tentang kepergian mereka berdua bersama yang lainnya.
"Hah... "ucap Liu Wen yang mendesah ia merasa kehidupan sekarang lebih baik dari kehidupan-kehidupan sebelumnya.
__ADS_1
"Andai aku hidup seperti ini"ucap Liu Wen yang mendesah.
Liu Wen kemudian keluar dari kediaman nya dan pergi ke tempat kediaman milik Jia Li.
di depan kediaman Jia Li Liu Wen mengetuk pintu kediaman.
"tok...tok.."
"Li'er apa kau ada di dalam"ucap Liu Wen yang memastikan bahwa Jia Li berada di dalam kediamannya.
"iya tunggu sebentar"ucap Jia Li yang dari dalam kediamannya.
setelah menunggu hampir 15 menit Jia Li membukakan pintunya.
"silahkan masuk ayah"ucap Jia Li kepada Liu Wen yang memanggil Liu Wen dengan ayah.
Liu Wen kemudian masuk ke dalam , Jia Li mempersilahkan Liu Wen untuk duduk di kursi yang berada di ruang tamu.
Kemudian Jia Li mengambilkan secangkir teh yang di berikan untuk Liu Wen.
"Terimakasih"ucap Liu Wen.
Jia Li kemudian duduk berhadapan dengan Liu Wen,ia bertanya ada gerangan apa Liu Wen datang ke kediamannya.
"Ada gerangan apa ayah kemari"ucap Jia Li bertanya.
"Apa Yun Ying telah bercerita tentang rencana kita akan kembali ke kerajaan kita"ucap Liu Wen
"Eh tidak pernah"ucap Jia Li yang tidak tahu apa-apa.
"Kita berencana akan pergi setelah 2 hari dari sekarang kamu siapkan kebutuhan yang akan kamu bawa pergi"ucap Liu Wen yang menjelaskan tentang persiapan untuk kepergian mereka.
"Baik yah tapi apa kamu tidak perlu memberikan beberapa sesuatu untuk orang-orang kerajaan ini sebagai kenang-kenangan atau apalah itu"ucap Jia Li.
"Hmm.. bagus juga baiklah nanti saja"ucap Liu Wen yang mengelus-elus dagunya.
"Baiklah Li'er itu saja yang ingin aku ucapkan karena telah selesai urusan ku maka aku pamit pergi"ucap Liu Wen kepada Jia Li.
__ADS_1
"Apa ayah tidak perlu makan disini"ucap Jia Li menawarkan.
"Maaf sekali Li'er aku sudah makan sebelum aku datang kesini"ucap Liu Wen menolak dengan lembut.
"Baiklah jika begitu"ucap Jia Li.
Liu Wen kemudian pergi dari kediaman Jia Li dan ia menemui Yun Ying untuk memberikan sebuah artefak yang dapat memberikan perlindungan seluas kerajaan,walau di tingkat dunia kuning pun pelindung tersebut tidak akan dapat hancur .
Setelah itu ia pergi kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
Liu Wen kemudian pergi dari kediaman Jia Li dan ia menemui Yun Ying untuk memberikan sebuah artefak yang dapat memberkan perlindungan seluas kerajaan.
Setelah itu ia pergi kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
Waktu pergi dari kerajaan laut
Liu Wen dan yang lainnya seperti Jia Li,Yun Ying,Xi Yan, Hua Yuntian dan Shen Lu pergi dari kerajaan Laut dengan terbang.
Di perjalan Liu Wen karena penasaran ia menanyakan sesuatu kapada Yun Ying .
"Yun Ying apa di sekitar kerajaan mu terdapat klan atau kerajaan lain"tanya Liu Wen kepada Yun Ying yang penasaran.
"Iya ada tuan tetapi mereka jarang menampakkan diri karena kami telah membuat perjanjian bahwa tidak ada perang antar kerajaan dan klan,karena sebelumnya kami melakukan perang besar-besaran dengan kerajaan dan klan besar di sekitar kerajaan "ucap Yun Ying mengenang ingatannya yang dulu.
"Oh... Perjanjian apa dan kenapa sekarang tidak ada yang membuat gesekan antar kalian"ucap Liu Wen yang penasaran.
"Itu karena kami tidak ingin kehilangan generasi dan orang-orang berbakat yang dapat menjadi pilar kekuatan setiap kerajaan dan klan ,kami tidak ingin berperang karena perang tidak jelas ini hanya membuat kerugian dari semua sisi tapi tetap saja ada yang ingin menimbulkan gesekan karena mereka merasa paling hebat dan ingin menguasai wilayah-wilayah yang kami miliki"ucap Yun Ying menjelaskan sambil mengepalkan tangan.
"Hoh... Ada kerajaan seperti itu di sekitar kerajaan mu lumayan untuk kita beri hadiah manis "ucap Liu Wen menyeringai.
"Kira-kira apa nama kerajaan itu ?"tanya Jia Li yang ikut penasaran.
"Kerajaan White Garden"ucap Yun Ying dengan jelas yang menunjukkan kekesalannya.
"Sepertinya kerajaan itu sudah banyak berhutang kepadamu bagaimana jika kita mampir untuk memberikan sedikit hadiah kepada mereka"ucap Liu Wen yang tersenyum kejam
"Kakak tolong jangan membuat situasi memburuk"ucap Jia Li yang menegur
__ADS_1