
Di salah satu gang sempit di kota darah yang merupakan ibukota kerajaan Jiu muncul robekan ruang,dari robekan ruang tersebut keluarlah 4 orang 1 laki-laki dan 3 perempuan yang salah satunya menggendong kelinci berwarna putih,meraka adalah Liu Wen, Huang Zhu,Lia dan Jia Li.
"Hmmm... Sekarang kalian akan melakukan apa ?"tanya Liu Wen kepada 3 wanita tersebut setelah mereka menginjakkan kaki mereka di gang sempit.
"Entahlah kita lihat saja nanti"ucao Huang Zhu yang kemudian berjalan pergi meninggalkan gang sempit tersebut dan Liu Wen.
"Kalau begitu aku pergi ayah"ucap Huang Zhu sebelumnya meninggalkab Liu Wen di gang sempit tersebut.
"Terserah kalian saja"ucap Liu Wen .
Ia kemudian membuat salinan tubuh dan memerintahkan nya untuk memantau seluruh kegiatan dan aktivitas yang ada di istana.
"Oh yah di kerajaan kan ada sekte aliran hitam kenapa aku tidak mengunjunginya saja"ucap Liu Wen sambil tersenyum menyeringai.
Lalu Liu Wen pergi dari gang sempit tersebut sedangkan Huang Zhu,Jia Li dan Lia telah jauh pergi meninggalkan Liu Wen.
Liu Wen kemudian berjalan dan terus berjalan mengelilingi ibukota kerajaan hingga akhirnya ia menemukan dinding formasi di salah satu tembok pertahanan kota.
Memang jika di lihat dengan mata telanjang maka dinding formasi tersebut hanya terlihat seperti dinding petahanan kota biasa tapi jika master formasi yang melihat ,meraka dapat melihat bahwa terdapat formasi ruang yang dapat menteleportasikan ke sekte Kelinci Hitam,salah satu sekte alira hitam yang terletak di bawah tanah.
Liu wen tanpa rasa takut memasuki dinding formasi tersebur dan benar saja ia langsung di teleportasikan ke area murid luar di sekte kelinci hitam.
Tapi ketika Liu Wen telah sampai di sekte seketika alarm sekte berbunyi menandakan adanya penyusup yang memasuki sekte , alarm tersebut dapat berbunyi karena Liu Wen memasuki sekte tanpa membawa token anggota sekte kelinci hitam.
Token tersebut telah terpasang firmasi penanda yang menandakan mereka adalah murid maupun tetua di sekte Kelinci Hitam , tapi karena Liu Wen tidak membawa token tersebut alarm seketika berbunyi.
Dengan cepat murid-murid dan tetua luar mengelilingi Liu Wen karena hanya dia yang memiliki penampilan yang berbeda .
"Siapa kamu!"ucap keras salah satu tetua.
"Siapa aku?"ucap Liu Wen yang memiringkan kepanya seakan-akan mengejek .
__ADS_1
"Sialan ! siapa kau ? cepat katakan!" ucap tetua yang ada di samping tetua yang sebelumnya berkata dengan keras.
"Siapa aku?hahaha... Betapa bodohnya kalian, kalian dapat melihat bahwa aku adalah pemuda tampan yang mengunjungi sekte kalian yang kecil ini"ucap Liu Wen sambil tertawa terbahak-bahak.
"Tetua seperti nya dia tidak dapat di ajak berbicara"ucap murid wanita yang ada di samping tetua tersebut yang berteriak sebelumnya.
"Benar perkataan mu"ucap tetua tersebut yang kemudian memasang kuda-kuda ingin menyerang.
"Informasi nya sekte ini adalah sekte aliran hitam tapi kenapa aku tidak merasakan aura hitam di seluruh sekte"ucap ucap Liu Wen dalam hati sambil mengedarkan auranya untuk melihat seluruh bagian sekte,aura yang sangat tipis sehingga tidak ada seorang pun yang menyadari bahkan patriak sekte kelinci hitam sekalipun.
"Karena aku tidak ingin adanya pertumpahan darah yang berlebihan cepat panggil patriak sekte kalian"ucap Liu Wen sambil mengeluarkan aura yang seketika membuat seluruh orang yang mengepungnya merasa tertekan.
4 tetua langsung jatuh tertunduk sedangkan para murid-murid luar telah jatuh berlutut kenapa tidak ada yang pingsan karena Liu Wen mengeluarkan aura yang hanya cukup untuk menekan orang-orang yang mengepungnya bahkan aura yang ia keluarkan saat ini masih belum 1% kekuatan auranya.
"Ugh... Apa-apaan aura ini kenapa kultivator tingkat tinggi seperti nya mengunjungi sekte yang kecil ini"ucap tetua yang sebelumnya yang berbicara pertama kali.
"Tu... An tolong lepaskan tekanan nya "ucap tetua yang berkata sebelumnya yang merupakan tetua ke 8.
"Kalau begitu cepat panggil patriak sekte kalian"ucap Liu Wen tegas.
"Baik"ucao tetau ke 8
"Um... Tetua ke 9 tolong beritahu patriak dan minta dia untuk datang ke sini secepat mungkin"ucap tetua ke 8 sambil menatap tetua ke 9 yang merupakan tetua yang berbicara dengan Liu Wen pertama kali.
Tetua ke 9 pergi dengan kecepatan penuhnya untuk segera menginformasikan kepada patriak sekte,tidak butuh waktu lama tetua ke 9 telah kembali bersama patriak sekte dan tetua agung .
"Siapa yang berani mengacaukan sekteku yang indah ini"ucap patriak sekte sambil mengeluarkan aura untuk mendominasi.
"Heh... Kaukah pariak sekte ini"ucap Liu Wen santai .
Partiak sekte kemudian melihat Liu Wen dan betapa terkejutnya ia ketika melihat Liu Wen dengan santainya berdiri di bawah tekanan auranya barulah ia tahu orang yang mendatangi sektenya dan mengacaukan sektenya adalah orang yang sangat kuat.
__ADS_1
Tapi ia menyembunyikan rasa terkejutnya dengan bersikap sombong padahal di dalam hati nya ia merasakan ketakutan.
"Ada gerangan apa kultivator tingkat tinggi seperti mu mengunjungi sekte ku yang kecil ini"ucap patriak sekte dengan waspada.
Liu Wen tahu bahwa patriak sekte sangat ketakutan dan waspada terhadap dirinya tapi ia hanya mengabaikan nya.
"Ingin mencoba melawan mu yang merupakan patriak sekte aliran hitam"ucap Liu Wen santai.
Deg...
Jantung patriak sekte berdetak sangat cepat setelah mendengar perkataan dari Liu Wen karena ia tahu lawan yang berada di hadapan nya adalah orang yang sangat kuat dengan begitu kecil kemungkinan untuk memenangkan pertarungan ini.
"Apa juga keuntungan bagi ku ,pergi saja sana cari lawan yang lebih kuat dan pantas untukmu"ucap Patriak sekte yang ingin menghindari pertarungan dengan Liu Wen.
"Jika kamu tidak ingin melawan ku maka jangan salah kan aku jika aku menghancurkan sekte mu yang kecil ini"ucap Liu Wen memprovokasi.
"Sialan ! akan ku bunuh kau"ucap patriak sekte marah.
Patriak sekte kemudian menoleh ke arah para murid dan tertua yang ada di sana.
"Cepat pergi biar aku sendiri yang akan melawan nya "ucap Patria k sekte memberikan perintah kepada seluruh orang yang ada di sana untuk pergi meninggalkan dirinya dan Liu Wen.
"Tapi patriak saya ingin membantu anda tidak mungkin kan anda dapat melawan nya sendiri an"ucap tetua agung yang ingin membantu patriak sekte.
"Baiklah hanya kamu yang akan membantu ku untuk melawan bajingan ini, yang lainnya cepat pergi"ucap patriak sekte kelinci hitam dengan tegas.
........
"Apa sudah selesai diskusinya ayo kita mulai pertarungan nya"ucap Liu Wen bersemangat.
NEXT CHAPTER . . .
__ADS_1