
Liu Wen lalu ia membuat salinan tubuhnya kembali untuk menjadi raja yang senantiasa duduk disinggasananya dan dirinya yang asli ia akan berkeliling dan berpetualang.
Liu Wen yang saat ini sedang bersantai dirumah lalu ia teringat sesuatu bahwa ia belum berdiskusi dengan raja hutan yang akan ia buat kerajaan.
Liu Wen pun berjalan keluar dari lokasi kerajaannya ia ingin masuk lebih dalam menuju inti dari hutan berbahaya tersebut.
Hutan tersebut sebenarnya bernama hutan hijau ,dikarenakan lebatnya pohon-pohon yang tubuh dihutan tersebut tetapi dibalik kehijauan hutan itu terdapat ribuan jutaan atau lebih hewan ,monster,demon beast ,Sacred Beast atau yang lebih berbahaya yang hidup dihutan tersebut tidak ada yabg mengetahui karena setiap kultivator yang ingin menejelajah pasti akan mati tanpa kembali dengan selamat.
Liu Wen yang telah keluar dari lokasi kerajaannya ia berjalan santai sambil menikmati perjalanannya.
Setiap ada demon beast dan monster ia selalu melambaikan tangannya dengan jari telunjuk dan jari tengah yang mengendalikan elemen setiap saat.
Hanya dengan lambaian jari telunjuk dan tengahnya ia telah menhancurkan monster dan demon beast menjadi abu bahkan jejak aura sedikitpun tidak tersisa.
"Hmmm sebaiknya aku menggunakan teknik area luas ,huft membosankan oh... benar juga akukan punya teknik gerak cepat "ucap Liu Wen yang teringat salah satu jurusnya.
"Teknik Elemen:Langkah Langit"ucap Liu Wen lalu ia bergerak sangat cepat ia terlihat seperti berteleportasi.
"Bagus sekali hahahha...."ucap Liu Wen yang lalu ia bergerak lebih cepat.
Setelah ia bergerak cepat hingga beberapa menit ia merasakan aura yang sangat mencekam bahkan Liu Wen sendiri pun seperti tertekan.
"Aura apa ini mungkin ini adalah raja dari para penghuni hutan ini"ucap Liu Wen.
Lalu Liu Wen melesat lebih cepat dan sampailah dia didepan gua yang mengeluarkan aura yang mencekam.
"Teknik Naga:Semburan Naga"ucap Liu Wen yang lalu ia menyemburkan api yang sangat panas kedalam mulut gua.
Duar...
Keluarlah seekor naga kecil dari gua tersebut,naga itu memiliki warna hijau daun memiliki mata biru langit dan terlihat imut jika dipandang tanpa melihat kekuatan ia memiliki kekuatan hampir sama dengan Liu Wen yaitu tingkat Alam langit tingkat surgawi.
Groar
__ADS_1
Naga tersebut meraung dengan keras lalu ia menatap yajam pada Liu Wen "Siapa kau anak muda kenapa kau mengganggu tidurku"ucap naga hijau tersebut.
"Anak muda hahahaha..... "
"Lihatlah dirimu yang kecil ini lalu kau berkata aku anak muda hahahahha...."tawa Liu Wen.
"Sialan !!"teriak marah naga tersebut lalu naga itu menyerang Liu Wen dengan nafasnya yang mengandung racun yang sangat mematikan.
"Ohw... ohw... jangan terburu-buru gitu dong"ucap Liu Wen lalu ia bertransformasi menjadi naga hitam yang cukup besar yang memiliki ukuran panjang sekitar 10.000 meter dan memiliki lebar 3000 meter.
Naga kecil itu memiliki ukuran sekitar 5000 meter panjangnya dan lebar 1000 meter.
"Cih yang benar saja pantas saja dia menertawakanku"ucap naga hijau itu dalam hati.
"Ka...kamu naga belum lagi sebesar ini"ucap naga hijau itu kepada Liu Wen .
"Benar aku naga yang berwujud manusia oh...maaf jika aku sebesar ini akan tidak seru saat bertarung kan "ucap Liu Wen yang lalu ia merubah ukurannya menyamai naga hijau tersebut.
"walau tubuhmu kecil aku tidak akan tertipu"ucap naga hijau tersebut yang lalu menyemburkan nafas racunnyayang berwarna hijau tersebut.
Naga hijau terpental cukup jauh sekitar 100 meter menyebabkan hutan yang lebat tersebut hancur dan terkorosi karena terkena tubuh naga hijau.
Bruk...
Groar....
Naga hijau tersebut meraung kesakitan ia melesat kearah Liu Wen dan melilit tubuh naga Liu Wen dan menggigit tubuh Liu Wen.
Liu Wen yang tergigit ia merasa seperti tergigit oleh semut ia bergerak memberontak dan berubah kembali menjadi manusia "Sial enggak seru jika bertarung dengan wujud naga "gumam Liu Wen.
"Hah... ayo kenapa kau berubah wujud lagi"teriak naga hijau tersebut.
"Ayolah kau berubah menjadi manusia juga kita bertarung dengan wujud ini"ucap Liu Wen.
__ADS_1
"Jika aku tidak mau bagaimana"ucap naga hijau itu.
"Ok tidak masalah "ucap Liu Wen yang lalu ia mengepalkan tangannya dan memukul naga hijau itu tepat pada perutnya dengan seketika naga itu melesat terbang tinggi terkena pukulan Liu Wen.
Liu Wen tidak berhenti disana ia tiba-tiba muncul diatas tibuh naga hijau yang sedang melesat terbang terkena pukulan Liu Wen ,Liu Wen memukul kembali hingga naga hijau itu jatuh ketanah yang membuat sebuah ledakan yang cukup besar.
Cengkungan tanah yang terbentuk menggetarkan area tersebut membuat para naga yang bersembunyi dan memiliki kekuatan yang sama berdatangan dan yang memiliki kekuatan yang lebih rendah lari terbirit-birit.
Muncullah 4 ekor naga yang memiliki warna berbeda-beda yang melambangkan elemen masing-masing.
Naga yang berwarna merah melambangkan naga itu memiliki elemen api dengan api dimatanya ,yang berwarna biru melambangkan elemen air atau es yang memiliki mata biru langit ,naga yang berwarna coklat melambangkan elemen tanah yang memiliki mata merah dan yang berwarna hitam melambangkan kegelapan sama persis seperti wujud miliki Liu Wen.
"Oh... naga api,naga es,naga tanah dan naga kegelapan juga ada dihutan ini rupanya"ucap Liu Wen.
"Ho... manusia kenapa kau mengganggu ketenangan kami"ucap naga api.
"Begitukah jika begitu bagaimana jika kalian melawanku"tantang Liu Wen.
"Menarik kau manusia"ucap naga es yang memiliki suara yang lembut seperti wanita.
"Tunggu!!kenapa aku merasakan ada aura leluhur ditubuhmu manusia"ucap naga kegelapan.
"Benarkah jika begitu aku tidak perlu menahan diri"ucap Liu Wen yang bertransformasi menjadi naga hitam yang amat besar sebelumnya yang membuat para naga terlihat seperti semut.
"Ba...bagaimana bisa"ucap naga kegelapan.
"bagaimana ingin lanjut"tanya Liu Wen.
"Tidak"ucap para naga yang merasakan ketakutan.
"Permisi tuan kenapa anda hanya memiliki setengah darah dari leluhur naga hitam bermata merah"ucap naga kegelapan dengan memberanikan diri.
"Oh kau tau ternyata yah... sebenarnya aku hanya seorang manusia sebelumnya tetapi karena suatu hal aku menjadi seperti ini"ucap Liu Wen.
__ADS_1
"Ap...apa naga bermata merah dia kan raja dari para naga dan disebut dewa naga"batin setiap naga yang ada disana.
Terimah kasih untuk para pembaca yang setia membaca dan memberi komentar serta memberikan like saya ucapkan banyak terima kasih