
"Hahahha... Ini kan hanya candaan"ucap Liu Wen
"Candaan apanya dilihat saja bukan"ucap dalam hati Hua Yuntian,Xi Yan Dan Shen Lu.
Jia Li menatap Liu Wen dengan tajam melihat apakah benar ucapannya
"Ayolah apakah kamu tidak percaya padaku adik ku yang paling manis"ucap Liu Wen menggoda.
"Hm!"dengus Jia Li yang membalikkan wajahnya
Yun Ying hanya tersenyum melihat itu,Liu Wen melanjutkan apa yang sebelumnya ia ingin tahu.
"Siapa saja mereka Yun Ying apa kamu bisa jelaskan"ucap Liu Wen dengan jelas.
"Bisa tuan hmmm... Kerajaan Hiu Hitam ,Kerajaan Laut Dingin, Kerajaan Melati Surga dan Kerajaan Pilar Laut kalau tidak salah aku mengingat nya"ucap Yun Ying mengingat-ingat.
"Kalau klan apa saja yang pernah menyerang dan tidak disekitar kerajaan mu"ucap Liu Wen kembali bertanya.
"Hmm... Klan Tsui,Klan Mei dan Klan Hafu"ucap Yun Ying mengingat dengan jelas.
"Hoh... Banyak juga yah... Kalau begitu kapan-kapan kita berkunjung"ucap Liu Wen.
"Kak jangan menggoda wanita lain loh..."ucap Jia Li dengan tajam.
"Oh... Apakah kamu curiga karena aku tampan ,jangan khawatir karena aku memang tampan hahaha..."ucap Liu Wen yang narsis.
"Cuih"ucap Jia Li mendecakan lidah.
"Saudari Jia Li apakah kadang-kadang karakter tuan seperti ini"ucap Shen Lu berbisik karena kaget dengan sikap yang baru ia lihat untuk pertama kalinya.
"Iya kadang-kadang jadi tolong biasakan dengan ucapan dan sikap kakak yang aneh ini"ucap Jia Li yang berbisik juga.
"Benar loh kak tepati perkataan mu jika tidak aku akan mengadu pada kakak ipar"ucap Jia Li yang mengancam .
Liu Wen langsung berkeringat dingin setelah mendengar ancaman dari Jia Li.
__ADS_1
"Li... Li'er tolong jangan"ucap Liu Wen yang gemetar.
"Heheh... Awas saja kau melanggar ucapanmu"ucap Jia Li yang membalikkan mukanya.
Liu Wen hanya dapat diam ketika mendengar itu,Shen Lu,Xi Yan dan Hua Yuntian hampir tertawa sedangkan Yun Ying menjadi murung ketika mendengar itu.
"Huh... Apakah tuan sudah memiliki istri,aku tidak akan menyerah walaupun aku menjadi istri ke sekian kalinya aku tidak akan mundur karena orang kuat biasanya memiliki istri yang banyak"ucap Yun Ying dalam hati.
Jia Li yang melihat Yun Ying murung ia membisikkan sesuatu ke telinga Yun Ying yang membuat Yun Ying menjadi tersenyum kembali,entah apa yang di bicarakan oleh kedua wanita itu.
Tanpa dirasakan mereka telah sampai di atas kerajaan Liu,saat Jia Li ingin melesat menuju ke kerajaan dengan kecepatan yang tinggi ia dihentikan oleh Liu Wen .
"Tunggu!! Apa kau ingin hangus terbakar"ucap Liu Wen kepada Jia Li.
Jia Li berhenti setelah mendengar teriakan dari Liu Wen,ia kemudian mengamati dengan baik apa yang melapisi kerajaan Liu.
"Formasi pemurnian !"ucap Jia Li dengan kaget.
"Benar ini adalah formasi pemurnian untung saja kau tidak menyentuh nya jika tidak sulit untuk menyembuhkan mu di tingkatan kekuatanmu sekarang"ucap Liu Wen dengan tegas.
"Kenapa! tapi kan kakak bisa menyembuhkan ku"ucap Jia Li kaget.
"Maaf kak"ucap Jia Li yang menyesal.
"Sudahlah hal ini serahkan kepadaku"ucap Liu Wen yang kemudian mendekat ke lapisan yang melindungi kerajaan Liu.
Liu Wen kemudian mengeluarkan token berwarna diamond dan menempelkannya kepada lapisan perlindung ,dengan seketika lubang muncul di tempat token itu di sentuhkan.
"Kalau begitu ayo masuk dan selamat datang di kerajaan Liu"ucap Liu Wen sambil tersenyum
Mereka berenam langsung memasuki lubang tersebut dan mengikuti Liu Wen yang bergerak di depan sebagai pemandu.
"Selamat datang kembali Yang Mulia"ucap kedua penjaga gerbang kerajaan.
"Buka gerbangnya"ucap Liu Wen yang dengan cepat para penjaga membuka gerbang nya.
__ADS_1
Liu Wen masuk dengan yang lainnya,dia langsung menuju ke istana dan memberitahu penjaga pintu gerbang istana untuk memanggil Xiao Li untuk menemui Liu Wen di ruangan makan.
Liu Wen dan yang lainnya pergi keruang makan untuk mengisi perut mereka sambil bersantai sejenak untuk menghilangkan rasa lelah dari perjalanan panjang mereka.
Pelayan langsung menyiapkan makanan sesuai dengan perintah Liu Wen ketika Liu Wen telah sampai di ruang makan.
Liu Wen dan yang lainnya pergi keruang makan untuk mengisi perut mereka sambil bersantai sejenak untuk menghilangkan rasa lelah dari perjalanan panjang mereka.
Pelayan langsung menyiapkan makanan sesuai dengan perintah Liu Wen ketika Liu Wen telah sampai di ruang makan.
"Bagaimana kesan kalian
terhadap kerajaan ku setelah sampai disini"ucap Liu Wen bertanya.
"Hmm bagaimana yah... Tuan cukup menarik karena aura penduduk kerajaan ini bukan aura manusia aku benar kan tuan"ucap Shen Lu dengan santai.
"Oh... Ketahuan yah... Cukup bagus"ucap Liu Wen dengan senang.
"Kenapa anda tidak membuat suku manusia yang menjadi penduduk kerajaan ini tetapi malah makhluk lainnya tuan"ucap Yun Ying penasaran.
"Heh... Aku inginnya begitu tetapi aku belum menemukan manusia yang dapat aku jadikan penduduk dan jika aku merebut manusia di kerajaan lain maka mungkin akan menimbulkan perang,jadi kurasa sebaiknya aku menghindari terjadinya perang karena itu menyusahkan buatku dan para penghuni kerajaan"ucap Liu Wen dengan santai.
"Menyusahkan kepalamu membantai iblis yang begitu banyaknya sangat mudah baginya apalagi manusia sungguh lelucon "ucap Shen Lu,Hua Yuntian ,Xi Yan dan Yun Ying dalam hati.
"Tetapi apa kalian tidak membatalkan niat kalian untuk mengabdi padaku karena kan kita sama-sama seorang raja"ucap Liu Wen bertanya.
"Pilihan saya tetap sama"ucap Hua Yuntian dengan yakin.
"Aku pun tidak akan mengurungkan niat saya untuk mengabdikan pada anda"ucap Shen Lu dengan tegas juga.
"Saya tidak akan mengubah niat saya"ucap Yun Ying dengan yakin.
"Baiklah-baiklah terserah kalian"ucap Liu Wen pasrah.
Saat mereka sedang berbincang-bincang pelayan datang membawakan beberapa makanan yang akan di taruh di meja makan.
__ADS_1
Pelayan tersebut meminta izin kepada Liu Wen, setelah ia mendapatkan izin dari Liu Wen ia meletakkannya di meja kemudian pamit pergi.
"Karena kita sudah melakukan perjalan yang lumayan jauh mari kita nikmati hidangan yang tersedia di meja"ucap Liu Wen yang mempersilahkan untuk memakan makanan yang tersedia di atas meja.