
Dengan cepat tanpa berlama-lama para penyihir elf dan yang lainnya mengeluarkan kekuatan sihir yang sebenarnya para penyihir Elf miliki agar tidak terlau membuang-buang waktu.
Para penyihir langsung mengeluarkan sihir yang lebih mengerikan dari yang sebelumnya,sihir yang sangat sulit untuk ditahan dan di hindari oleh para prajurit kerajaan Jiu.
"Sihir angin:Tornado kematian"
Muncul tornado angin berwarna hitam yang berputar-putar dengan kecepatan yang luar biasa,putaran angin yang mungkin dapat memotong-motong tubuh seorang kultivator walau berada di ranah kultivasi di tingkat Jendral
"Sihir Kegelapan:hujam jarum hitam"
Belum selesai ancaman dari tornado angin berwarna hitam yang dapat dengan mudah memotong-motong segalanya dengan mudah,muncul kembali ancaman yang lebih mengerikan.
Ribuan jarum berwarna hitam melesat jatuh ke arah pasukan jendral Su Yan, yang bagai hujan jarum ,di setiap terkena jarum tersebut akan membuat seseorang mati dengan menjadi cairan hitam.
"Sihir api:Tombak kemurkaan"
Muncul tombak yang berukuran sangat besar terbuat dari api berwarna biru,api yang dapat membakar habis seorang kultivator di ranah komandan jika tidak menggunakan pelindung qi pada tubuh.
Tombak tersebut memiliki panjang sekitar 50 Meter dangan lebar 10 meter, melesat lurus dengan kecepatan yang luar biasa membakar setiap prajurit musuh yang di lewatinya,menjadi abu dan berhenti melesat setelah terus menerus bergerak maju hingga jarak 500 meter dari lokasi awal kemunculannya.
Setelah lesatan dari tombak api biru tersebut yang mengarah kearah pasukan jendral Su Yan, membuat pasukan dari Jenderal Su Yan yang di sisi penyihir Elf mati menjadi abu dan menghilang di bawa angin.
Beberapa menit yang lalu di aula kerajaan.
Liu Wen yang mengadakan rapat mendiskusikan pasukan yang akan ia turunkan untuk melawan pasukan yang datang ke hutan seperti pasukan Jendral Su Yan,tetapi secara tiba-tiba muncul prajurit bayangan yang bertugas mengintai seluruh hutan.
Prajurit bayangan tersebut muncul di tengah-tengah aula kerajaan, prajurit bayangan tersebut mengatakan bahwa pasukan Jendral Su Yan telah tiba di depan gerbang kerajaan
.
__ADS_1
Liu Wen yang mendengar informasi dari prajurit bayangan yang bertugas mengintai, bahwa Pasukan dari Jendral Su Yan telah tiba di depan gerbang kerajaan ia langsung memerintahkan Golem Armor yang berada di sampingnya dan pasukan yang ia minta dari menteri untuk langsung datang ke gerbang kerajaan menyambut tamu yang datang tidak di undang.
Kembali ke medan perang.
Di sisi prajurit garis depan di pasukan golem armor mereka meningkatkan kecepatan serangan dan kekuatan untuk dapat membunuh puluhan hingga ratusan prajurit dalam beberapa menit, disisi prajurit bayangan kelinci kilat putih mereka mengganti senjata mereka yang asalnya adalah belati menjadi sebuah sabit hitam,yang dapat meningkatkan kekuatan hingga belasan kali lipat.
"Sial!sial!sial! apa-apaan mereka ini,tidak!aku tidak ingin mati disini"ucap salah satu prajurit Jendral Su Yan dengan kesal.
Prajurit tersebut sebenarnya adalah seorang bangsawan yang di asingkan oleh keluarga nya karena ia lemah,jadi ia mengikuti Jendral Su Yan dan menjadi prajurit ketika ia mendengar bahwa Jendral Su Yan dan pasukannya akan pergi ke sebuah reruntuhan yang berpotensi untuk mendapatkan harta berharga.
Ia berpikir dengan pergi ke reruntuhan dan mendapatkan sebuah harta berharga maka ia dapat membalikkan keadaan,keluarganya dapat mengakui dirinya dan kembali menjadi bangsawan yang hidup bermewah-mewahan.
Tapi terkadang segalanya tidak sesuai dengan harapan,yang ia anggap reruntuhan ternyata adalah sebuah kerajaan yang memiliki kekuatan yang sangat kuat.
"Tidak tidak aku tidak akan mati di sini"ucap nya sambil melarikan diri dari sana tanpa melihat berbagai pembantaian secara sepihak di belakang nya.
"Biarkan saja mereka, buat seolah-olah kalian tidak mengetahui nya"ucap Golem Armor lewat telepati.
"Tapi-..."ucap pemimpin penyihir Elf di sebelah Golem Armor yang ingin menolak perintahnya tapi di buat terdiam setelah mendengar perkataan Golem Armor kembali.
"Ini adalah perintah dari Yang Mulia Raja"ucap Golem Armor yang membuat pemimpin penyihir Elf dan yang lainnya terdiam.
"Jikalau itu memang perintahnya maka baiklah"ucap semua orang dalam hati dan melanjutkan peperangan yang ada di depan mata mereka.
Lalu kemudian mereka melakukan sesuaian perintah dari Golem Armor yaitu membiarkan mereka lari dan menghabisi yang tersedia.
Hanya dalam 1 jam lebih seluruh pasukan Jendral Su Yan telah habis terbunuh, oleh pasukan Liu Wen dan Golem Armor kemudian kembali ke kerajaan untuk melapor kan bahwa perintah yang di berikan untuk mereka telah selesai.
Golem armor dan yang lainnya yang telah sampai di dalam kerajaan mulai merasakan aura Liu Wen yang di aula kerajaan dengan cepat mereka bergegas ke aula tersebut untuk menemui Liu Wen.
__ADS_1
"Lapor yang Mulia sesuai perintah Anda yang sebelumnya pasukan kerajaan Jiu beberapa telah di lepaskan dengan membiarkan mereka merikan diri dan yang lainnya di bunuh habis-habisan"ucap Golem Armor melaporkan di tengah-tengah aula sambil membungkuk hormat menghadap ke Liu Wen yang duduk di singgasananya, Golem Armor membungkuk hormat yang diikuti oleh pasukan nya.
"Baiklah terima kasih um... Karena aku bingung memanggil mu siapa?,apa kamu mau menamai dirimu sendiri atau aku yang memberi mu nama"ucap Liu Wen yang ingin memanggil Golem Armor tapi bingung mau memanggilnya dengan siapa,karena biasanya ia menggilnya hanya di dengan sebutan'kamu',Liu Wen merasa risih ketika memanggil Golem Armor dengan sebutan 'kamu'.
"sebuah anugrah bagi saya jika anda memberikan sebuah nama kepada saya"ucap Golem Armor yang menunjukkan rasa senangnya dengan berkata sambil tersenyum.
"Baiklah sekarang kamu akan ku panggil dengan nama 'Kris Wu', apa kamu keberatan ataukah kamu mempunyai nama yang lebih bagus"ucap Liu Wen.
"Tidak yang mulia itu adalah nama yang bagus bagi saya"ucap Golem Armor sambil tersenyum.
"Baiklah untuk hadiah kalian silahkan meminta kepada menteri keuangan Kerajaan"ucap Liu Wen sambil menatap Golem Armor dan seluruh pasukan yang berperang sebelumnya.
"Baik"ucap mereka secara serentak.
"Hmmm... Mungkin berkunjung dan melihat kerajaan yang menyerang kita adalah hal yang menarik "ucap Liu Wen yang membuat seluruh orang disana terkaget.
"Ap- mohon maaf yang mulia apa anda serius!"ucap Xiao Li dengan raut wajah yang serius.
"Tentu saja"ucap Liu Wen dengan yakin.
"Lalu bagaimana dengan kerajaan,jika anda pergi siapa yang mengurus mengerjakan pekerjaan yang seharusnya anda kerjakan"ucap Xiao Li bertanya.
"Kamu tenang saja,aku akan membuat salinan tubuh diriku untuk mengurus semua pekerjaan ku"ucap Liu Wen santai.
"Yang mulia apa saya boleh ikut"ucap Lia dengan mata berbinar.
"Tidak masalah tapi bagaimana dengan pekerjaan mu"ucap Liu Wen yang sedikit terkejut.
"Anda tenang saja ,saya dapat meminta kepada bawahan saya untuk mengurus semua tugas yang seharusnya saya kerjakan"ucap Lia dengan santai.
__ADS_1