Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
Tertangkapnya Pemberontak


__ADS_3

Setelah Liu Wen mendengar ucapan ketakutan Qing Cao ia mengurungkan niatnya lalu ia duduk dan mengeluarkan beberapa buah dari dunia segelnya ia juga memakannya tanpa menghiraukan tatapan orang lain.


Lulu Liu Wen berkata"Lalu kalian selanjutnya ngapain "ucap Liu Wen santai.


"Hmm ngapainya yah... mungkin memberantas orang tidak berguna ini yang menjadi parasit dalam kerajaan"ucap Qing Cao.


Yang Lainnya hanya menggagukkan kepalanya alias para prajurit.


"Ok kalau begitu senior lebih baik duduk manis disini dan makanlah buah ini"ucap Liu Wen sambil mengeluarkan buah yang terlihat seperti masih segar.


Qing Cao lalu duduk dan ia terkejut saat ia melihat buah yang dimakan oleh liu Wen.


"Bu..bukankah ini apel emas"ucap Qing Cao.


"Eh... memang ada masalah"ucap Liu Wen dengan heran.


"Yang benar saja kau apel ini saja...,asal kau tahu apel ini dan buah-buahan yang kau makan akan membuat gempar dunia ini karena kelangkaannya dan lagi ini bagaimana bisa ada begitu banyak"ucap Qing Cao kaget.


"Oh begitukah biarlah siapa peduli dunia buah-buahan ini memang kesukaan para peliharaanku "ucap Liu Wen santai.


"Sudahlah kalau dipikir kan bisa-bisa aku mati karena kaget"ucap Qing Cao.


"Yah terserah kau saja,sekarang mau makan tidak"ucap Liu Wen.


"Tidak tapi bolehkah aku menyimpan beberapa hehehe.."ucap Qing Cao sambil cengesan.


"Ok gak masalah"ucap Liu wen lalu ia memberikan buah-buahan yang ada didepannya yang terdapat apel emas,anggur besi,pisang berlian,dan lain-lain.


Memang buah-buahan Liu Wen daoat menggemparkan dunia karena keberadaannya yang hanya berada didunia atas,bahkan didunia atas pun hanya beberapa saja.


"Ok makasih "ucap Qing Cao yang lalu menyimpan buah-buahan tersebut dicincin penyimpanan.


Lalu mereka berbincang-bincang santai hingga beberapa waktu terdengar teriakan minta tolong.


Argh....


tolong...


Argh....

__ADS_1


Teriakan demi teriakan terdengar karena Kucing Hutan yang telah selesai memburu para pemberontak, ia memotong setiap kaki mereka agar tidak lari dan mengeluarkan auranya agar tubuh mereka tidak dapat keluar.


"Ah... sudah datang "ucap Liu Wen.


"Saya sudah mengumpulkannya tuan"ucap Kucing Hutan kepada Liu Wen yang muncul secara tiba-tiba dedepan Liu Wen.


"Ok sekarang dimana mereka"ucap Liu Wen


"Ikuti aku tuan"ucap Kucing Hutan dengan suara manusia.


"Hei Kucing Hutan pasti kau bisa transformasi menjadi manusia kan coba perlihatkan padaku"ucap Liu Wen yang membuat perjalanannya menuju kearah para pemberontak terhenti.


"Bisa tuan tetapi aku malu"ucap Kucing Hutan sambil bersikap malu-malu.


Melihat itu para prajurit, Qing Cao terperangah lalu Liu Wen mendekatkan mulutnyanke telinga Kucing Hutan ia berkata "Kenapa?"ucap Liu Wen.


"Anu tuan jika aku bertransformasi disini tuan harus bertanggung jawab "ucap Kucing Hutan dengan lirih.


"Apa ini kok rasanya aku merinding yah... Tiba-tiba" batin Liu Wen


"Kalau begitu nanti saja"ucap Liu Wen


"Kenapa kucing ini kadang semangat kadang lesuh dan cemberut lagi ,pikiran para wanita memang sulit ditebak"batin Liu Wen.


Liu Wen dan lainnya mengikuti Kucing Hutan menuju para pemberontak yang sudah terkumpul.


Setelah beberapa saat mereka berjalan tibalah mereka dilapangan yang sebelumnya untuk adu formasi.


"Oh tempat ini kan tempat kita bertarung sebelumnya "ucap Qing Cao dengan bingung.


"Oh benar dan lihat disana"ucap Liu Wen sambil menunjuk kerumunan orang yang telah kehilangan kaki dan dalam keadaan terikat.


"Yah... kamu benar"ucap Qing Cao yang melihat arah yang ditunjukan olwh Liu Wen.


"Sekarang kita harus kesana "ucap Qing Cao yang langsung lari menuju ke tempat kerumunan orang yang terikat.


"Bagaimana bisa,in...inikan para petinggi dan hampir semua petinggi kerajaan yang memberontak "ucap Qing Cao.


"Ke...kenapa kalian memberontak apakah kekuasaan anakku itu tidak adil"ucap Qing Cao dengan sedih.

__ADS_1


"Oh... tuan Qing Cao ya... memang seharusnya kerajaan ini memang diharuskan hancur oleh kerajaan Jiu ,makanya kami akan menghancurkan dari dalam hahaha...."ucap salah satu dari orang yang terikat.


"Oh begini kah kalian kepada kerajaan ini ,jangan-jangan kalian adalah mata-mata kerajaan Jiu yang ingin menyerang kerajaan ini "Ucap Qjng Cao dengan nada kaget.


"Hahahah... sudah tau tetapi sudah terlambat"ucap menteri keuangan Yong Su.


"Senior jika butuh bantuan aku akan membantumu para bawahanku dan peliharaanku dapat menghabisi mereka dengan mudah tetapi semua tidak gratis"ucap Liu wen samb2im tersenyum tipis.


"Ok jika bisa aku akan berusaha memenuhi permintaanmu"ucap Qing Cao.


Mereka berbicara lewat telepati agar para pemberontak terjadi.


Para pemberontak yang melihat Qing Cao terdiam lalu mereka tertawa dan berkata"hahahha... kenapa kau diam apakah kau sekarang ketakutan"ucap menteri keuangan Yong su.


"Emang kapan penyerangan kami masih bisa melawan balik "ucap Qing Cao.


"Melawan balik hahaha... mereka sudah berangkat dari satu minggu yang lalu"ucap Yong Su.


"Oh... mungkin sudah tidak ada harapan "ucap Qing Cao berpura-pura pasrah karena dia percaya dengan Liu Wen.


Lalu Qing Cao melihat Liu Wen dan mengganggukan kepalanya lalu ia memberi perintah pada Kucing Hutan.


"Kucing Hutan kuberi nama kau Long yuyin saja biar mudah"ucap Liu Wen memberi nama dalam memanggilnya.


"Baik itu terserah tuan"ucap Long Yuyin yang merupakan Kucing Hutan.


"Sekarang kuberi perintah untukmu kelilingi seluruh kerajaan ini dan cari pasukan yang berkumpul dan juga kau pasti sudah tau kan orang yang memiliki niat jahat"ucap Liu Wen.


"Tuan jangan khawatir tugas yang diberikan akan saya laksanakan dengan cepat"ucap Long Yuyin lalu ia melesat pergi dengan kecepatan yang kuar biasa dalam 5 menit ia sudah kembali dan melaporkan apa yang diperintahkan oleh Liu Wen.


"Sudah ketemu tuan ,mereka berada di hutan bersebelahan dengan kerajaan yang ingin tuan bangun "ucap Long Yuyin yang tiba lalu berbicara lewat telepati.


"Ok sekarang kuperintahkan panggil 1000 prajurit malaikat hitam dan berikan ini bila mereka tidak percaya suruh mereka menyerang para pasukan kerajaan Jiu dan juga bawa mereka semua"ucap Liu Wen sambil memberikan lencana bergambar naga yang berisi aura Liu Wen dan mengeluarkan 100 Sacred Beast wivern merah dan hitam untuk dibawah kearah para pasukan malaikat hitam.


Lalu Liu Wen mengucapkan dengan mata sinis "Bantai"ucap Liu Wen kepada Long Yuyin.


"Siap laksanakan"ucap Long Yuyin yang dengan mata berbinar


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya

__ADS_1


setelah selesai membaca, terimakasih....


__ADS_2