Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
FANG YIN VS LIU WEN


__ADS_3

"Siapa kamu nek, ngapain kamu disini "ujar liu wen walaupun ia sebenarnya sudah tahu.


"Ngapain kamu kamu tanya,ngapain juga saya beritahu"ucap nenek tersebut dengan tegas.


Alis liu wen mengkerut setelah mendengar jawaban nenek tersebut,lalu li wen berkata "ya.. nenek mencurigakan sih"ucap liu wen.


"Hahaha... Bocah berani kamu berkata seperti itu"tantang nenek tersebut.


"Hahahah nek sekali-kali sadar usiamu jangan terlalu bersemangat seperti wanita muda"ucap liu wen menyindir.


Alis nenek tersebut berkedut baru kali ini ia dihina seperti itu karena ia terkenal dengan julukan "SINGA PEMBUNUH" dan telah 1000 tahun ia melakukan pengasingan di dasar planet.


"Hoo... Berani kau bocah ,ingin kubunuh"ucap nenek tersebut arogan.


"Ya... Kenyataan bagaimana lagi kqlau mau bunuh emang bisa"balas liu wen denan menantang.


"Menarik kamu bocah sekarang kubunuh kau!!"seru nenek tersebut


"Kemari coba serang kalau bisa"ucap liu wen mengejek.


Nenek tersebut lalu melesat menyerang dengan telapak tangan yang terselimuti energi qi yang besar hingga menghasilkan aura yang sangat panas.


"Tapak Penghancur Neraka!!"teriak nenek tersebut menyuarakan tekniknya.


"Elemen air:aliran sungai"ucap liu wen lirih dengan tebasan yang halus terlihat santai dimata orang tetapi tajam dan cepat bagi yang ahli.

__ADS_1


Ctang....


Cress...


Tebasan liu wen melukai tangan si nenek dengan rapi dan hampir memperlihatkan tulangnya.


Argh....


"Bagaimana bisa ia menangkis serangan ku yang tingkatannya lebih tinggi bahkan dapat melukai ku"batin nenek itu dengan serius.


"Bagaimana nek apa dilanjutkan"tanya liu wen.


"Menarik kau bocah jika kau bisa coba tahan serangan ku"ucap nenek tersebut.


"Tapak penghancur:pengubah takdir"teriak nenek tersebut sambil mengayunkan tapaknya yang sangat panas.


"Elemen petir"dinding petir"ucap liu wen dengan lirih.


jurus liu wen mengasilkan tembok yang terbuat dari petir yang berderak-derak belum lagi memiliki kepadatan energi yang besar.


DUAR


BRUK


setelah serangan nenek tersebut dan pertahanan liu wen saling beradu terdengar ledakan yang keras memekakan telinga.

__ADS_1


jia li menjauh dari tempat pertarungan karena ia tidak ingin mengganggu kesenangan tuan sekaligus kakak baginya.


jia li juga mengamati dengan serius karena ia dapat belajar sekaligus meningkatkan pemahaman, walaupun ia naga tetap saja ia adalah naga muda.


kembali kepertarungan


nenek tersebut terpental menabrak dinding goa,dan mengeluarkan seteguk darah dari bibirnya.


ughh...


"Bagaimana bisa aku dan dia memiliki perbedaan kultivasi bahkan aku memiliki tingkatan kultivasi lebih tinggi darinya"batin nenek tersebut.


"Huft.. cukup nek aku cukup bersenang-senang baiklah aku pergi oh... ya.. nek kalau kuberi saran sebaiknya nenek berkultivasi diluar dan carilah daerah gunung berapi yang sangat panas,jika ingin meningkatkan pondasi kultivasi nenek dan juga hambatan anda untuk menerobos itu karena kurangnya pondasi anda"kata liu wen lalu pergi menjauh dan pergi keluar.


saat hendak ingin pergi ia berhenti karena mendengar teriakan.


"Tunggu anak muda siapa namamu"teriak nenek tersebut.


"namaku... liu wen dan bagaimana dengan nama nenek"balas liu wen


"oh.. maaf lupa namaku fang yin"teriak fang yin.


"maaf nek kalau boleh bertanya yah walaupun ini sedikit lancang kenapa nenek selalu berbicara berteriak ya.."ucap liu wen sambil menggaruk-garuk kepala belakangnya.


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya

__ADS_1


setelah selesai membaca, terimakasih....


__ADS_2