
Setelah Liu Wen melatih Yun Ying,Xi Yan dan Shen Lu ia pergi kekamar Hua Yuntian
"Salam tuan Liu ada gerangan apa anda kekamar yang mulia"ucap salah satu seekor wyvern yang merupakan prajurit kerajaan.
"Beritahu yang mulia minggu depan kita akan pergi dan juga katakan untuk bersiap"ucap Liu Wen dengan tersenyum tipis.
"Baik tuan Liu"ucap prajurit sambil menangkupkan tangannya beserta membungkuk sopan.
Lalu Liu Wen pergi dari sana ia menuju kearah kamarnya sendiri dan berteleportasi kearah kerajaannya.
Pagi harinya
"Huft alhirnya sampai,rasa resah jika bukan rumah sendiri"gumam Liu Wen yang lalu ia tidur dikamarnya.
Saat ia terlelap ia mendengar teriakan.
"Argh.... Sialan!!"teriak Jia Li yang melihat Liu Wen tidur dengan pulas tanpa merasa bersalah.
"Hei sialan bangun kau!!"teriak Jia Li.
"Apa sih orang baru tidur sudah teriak-teriak"ucap Liu Wen.
"Apa kau bilang ,kau sudah pergi tanpa pamit argh!!"teriak Jia Li yang lalu ia memukul perut Liu Wen sampai ia terpental menembus tembok dinding.
"Apa kau tidak sadar ketika kami khawatir saat kau hilang 2 hari tanpa sebab"ucap Jia Li sambil meneteskan air mata.
(Note:diasaat Liu Wen bertarung di panggoda neraka 7 tingkat Liu Wen bertarung atau lebih tepatnya menyiksa dan membunuh membutuhkan waktu 1 hari,waktu pelaksanaan penobatan 1 hari juga total 2 hari dan Liu Wen kembali saat pagi hari)
"Hiks... hiks... kita sudah mencarimu diseluruh kerajaan ini dan sekitarnya dan kamu hilang kemana dan lagi para makhluk hina itu ingin menyerang kerajaan kita"ucap Jia Li sambil menangis.
"Sudah sudah yah... baiklah aku minta maaf karena sebelumnya aku memiliki urusan"ucap Liu Wen menenangkan.
Jika Jia Li tahu bahwa Liu Wen pergi karena bosan itu akan menambah kemarahan dan kesedihannya.
"Coba katakan siapa para makhluk menjijikkan itu"ucap Liu Wen.
"Itu kakak mereka berasal dari dunia atas mereka berkata mencari seseorang bernama Shen Wu dan juga ketika mereka turun mereka melihatku dari atas,salah satu dari mereka menyukaiku dengan tatapan ***** karena para pasukan istana merasakan niat jahat mereka melindungiku"ucap Jia Li.
__ADS_1
"Dan ketika para pasukan malaikat hitam melindungiku mereka tiba-tiba berubah menjadi kabut darah ketika seseorang dari mereka mengayunkan tangannya,saat aku ingin menyerang aku terkena racun yang membuat diriku tidak dapat mengeluarkan energi apapun"ucapnya lagi.
"Aku pun melarikan diri dengan mengorbankan para pasukan malaikat hitam yang memaksa diriku untuk kabur dan aku terteleportasi kesini lalu aku melihat kakak"ucap Jia Li yang teringat para pasukannya yang mengorbankan diri.
Liu Wen yang mendengar itu ia merasakan amarah yang hampir keluar,Liu Wen pun bertanya.
"Bagaimana ciri-ciri mereka"ucap Liu Wen.
"Hmm... memiliki mata yang hitam kemerahan memiliki sayap naga yang berwarna hitam seperti milik kakak dan mereka memiliki aura iblis"ucap Jia Li.
Liu Wen menarik napasnya lalu menghembuskannya.
"Oh sudah berani mereka biar aku hancurkan mereka"ucap Liu Wen yang mengeluarkan aura naganya.
Liu Wen lalu menghirup udara disekitarnya dan mengeluarkannya kembali.
"Klan Shen"ucap Liu Wen.
"Klan Shen kak bukankah itu klan naga hitam bermata merah"ucap Jia Li.
Kenapa disebut pengkhianat karena Liu Wen mengetahui bahwa dulu klan Shen adalah klan yang kuat dikarenakan terbunuhnya para tetua dan leluhur yang setia terhadap klan yang tidak akan memebiarkan ketidakadilan terjadi diklan.
Hanya menyisahkan Shen Wu yang berhasil labur dari pembantaian para pengkhianat.
"Shen Wu!!siapa dia"ucap Jia Li kebingungan.
"Dia adalah orang yang memberikan aku darah naga sebelum aku menjadi anak yang cacat dikehidupannya ini"ucap Liu Wen menjelaskan.
"Oh... begitu"ucap Jia Li mengganggukkan kepala.
"Sekarang pasukan kita tersisa berapa?"tanya Liu Wen.
"Um... kira-kira 1000 pasukan yang ada diistana dan sekitarnya "ucap Jia Li.
"Um... begitu ya... baiklah biarlah,biar aku sendiri yang membantai para tikus-tikus sialan ini"ucap Liu Wen.
"Baiklah kak"ucap Jia Li.
__ADS_1
"Apa kau tidak ikut,jarang sekali"ucap Liu Wen.
"aku tidak apa-apa kak"ucap Jia Li yang tersenyum kecut.
Jia Li bukannya tidak ingin ikut tetapi ia merasa akan menjadi beban Liu Wen karena kondisinya yang keracunan dan lemah kekuatan.
"Untuk sekarang tidurlah tenangkan pikiranmu dan hatimu"ucap Liu Wen.
Setelah Jia Li tertidur pulas ia menyentuh dantian Jia Li yang lebih tepatnya ditengah-tengah diafragma dan dada,Liu Wen menyalurkan energi elemen kegelapan nya untuk menyerap racun yang berada di tubuh Jia Li.
"Baiklah sekarang waktunya bersenang-senang "ucap Liu Wen yang sambil tersenyum menyeringai yang terlihat cukup kejam.
Liu Wen langsung melesat kearah bagian dalam hutan,dan kebetulan juga tempat para pengkhianat klan berada disana untuk beristirahat.
"Wahai para tikus-tikus kecil saatnya waktu berakhir"ucap Liu Wen yang terdengar bagai petir yang menggelegar.
"Ap... apa siapa yang berbicara"teriak salah satu para pemberontak klan.
"Siapa kamu!!"teriak pemimpin pengkhianat klan yang mencari Shen Wu.
"Siapa aku??tidak perlu kalian tahu karena waktu untuk hidup telah habis lingkaran reinkarnasi sedang menunggu"ucap Liu Wen yang terdengar menggelegar.
Suara Liu Wen terdengar keras karena ia menggunakan energi naganya yaitu energi alam yang membuat suaranya terdengar amat menakutkan.
"Sombong!!"teriak salah satu dari pengkhianat klan.
"Aku Shen Li akan membunuhmu untuk menebus dosa kakak ku yang kabur kedunia bawah ini "ucap Shen Li.
"Kakak mu ??oh... kakakmu"ucap Liu Wen.
Liu Wen telah mengetahui siapa saja yang ikut mencari pengkhianat karena ia menggunakan energi alam yang sangat khusus dari pada energi naga.
"Sayang sekali Shen Lu mempunyai adik seperti diberi gula mintanya madu"ucap Liu Wen.
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya
setelah selesai membaca, terimakasih....
__ADS_1