
Setelah Liu Wen mendengar bahwa pusaka golok itu menyegel energi murni nya Liu Wen cukup terkejut.
Karena biasanya pusaka yang dapat menyegel energi murninya adalah pusaka tingkat tinggi yang sangat jarang ditemukan.
Energi murni adalah energi yang tercipta dari keinginan langit dan bumi serta semesta.
Energi murni di bagi menjadi tiga tingkatan rendah, tengah dan tinggi.
energi murni tingkat rendah tercipta karena keinginan akan bumi, tingkat menengah keinginan langit dan tingkat tinggi keinginan semesta.
Pusaka sendiri diciptakan oleh manusia tetapi untuk memiliki kesadaran sendiri walau kesadaran tingkat rendah itu sudah termasuk langka.
"Baiklah aku akan membalaskan dendam tuan mu yang sebelumnya, lalu dimana makamnya"ucap Liu Wen dengan santai.
"Di alam kesadaran ku"ucap Pusaka golok tersebut.
"Oh begitu coba kau keluarkan"ucap Liu Wen.
"Baik"ucap Pusaka golok yang lalu muncul laki-kaki tua terbaring di depan Liu Wen dan Pusaka golok yang masih terbang di samping Liu Wen.
"Aku bisa mengembalikan dia hidup tetapi aku harus mengembalikan waktu sehingga mungkin ia akan kembali ke usia muda"ucap Liu Wen dengan santai.
"Bukankah tindakan itu akan menyebabkan keluar dari hukum alam"ucap pusaka golok.
"Memang makanya dari itu aku harus kembali ke masa lalu dan membuat pengorbanan"ucap Liu Wen.
"Pengorbanan??"ucap pusaka golok dengan bingung.
"Bagaimana aku memberikan kesempatan buatmu untuk kembali ke tuanmu"ucap Liu Wen menawarkan.
"Lalu sebagai gantinya apa tuan untuk hal ini "ucap pusaka golok.
"tentu rahasia"ucap Liu Wen sambil tersenyum.
"Baiklah"ucap pusaka golok dengan nada pasrah.
Liu Wen setelah mendengar keputusan pusaka golok , Liu Wen lalu menggerakkan tangannya membentuk sebuah mantra formasi yang rumit.
[Note: saya lupa menjelaskan kemampuan Liu Wen dalam mantra formasi berasal dari kehidupan sebelumnya yang merupakan seorang dewa formasi, yang memiliki tingkat dewa formasi tingkat 3]
Ahli formasi memiliki beberapa tingkatan yaitu
pemula (tingkat jiwa roh)
ahli (tingkat jiwa pengumpul roh)
__ADS_1
senior (tingkat jiwa pengguna kekuatan roh)
master (tingkat jiwa jendral roh)
grand master (tingkat jiwa komandan roh)
dewa (tingkat jiwa raja roh)
penguasa (tingkat jiwa kaisar roh)
setiap tingkatan ahli formasi terbagi menjadi 10 tahapan yaitu tingkat 1, tingkat 2 dan seterusnya sampai pada tingkat ke 10.
Sedangkan tingkatan jiwa terbagi menjadi 3 tahapan yaitu bawah, tengah dan atas.
Setelah Liu Wen menggerakkan tangannya dengan cepat muncul sebuah lingkaran formasi yang sangat berat seukuran gedung.
"Formasi Hukum: penjelajah waktu"ucap Liu Wen sambil menggerakkan tangannya.
Formasi yang dibuat Liu Wen membentuk sebuah lubang yang di dalamnya terlihat berbagai bintang, formasi tersebut lalu dimasuki oleh Liu Wen.
Pusaka golok belum berkata Liu Wen sudah memasuki formasi tersebut.
Mantra formasi tersebut sebenarnya adalah mantra formasi ruang dan waktu jadi saat ini Liu Wen berada di dimensi ruang dan waktu yang sering terdapat badai ruang dan waktu.
Saat Liu Wen berat di dimensi ruang dan waktu ia dikejutkan dengan sebuah suara yang mengandung kekuatan tangan sangat dahsyat.
Liu Wen pun melihat ia berapa terkejutnya karena ia melihat sosok yang ada di belakang nya adalah sosok yang tidak asing.
Sosok yang berada di belakang Liu Wen tiba-tiba menyerahkan air mata.
"Ka.. kau Wen'er"ucap sosok tersebut dengan wajah yang menitikkan air mata.
"Iya ibu ini aku Huang Wen"ucap Liu Wen.
"Akhirnya akhirnya hahaha.... setelah sekian lama aku menunggu telah tiba waktunya pembalasan bagi para pengkhianat itu"tawa sosok tersebut yang tidak lain adalah Chu Xia, Ibu kedua dari Liu Wen.
Saat Liu Wen menjadi kaisar ia memiliki 3 orang ibu dan ia merupakan anak dari ibu pertama bernama Ling Shui sedangkan ibu ketiga dari Liu Wen adalah Yue Chi.
Sedangkan ayahnya sendiri bernama Huang Zheng.
Liu Wen memiliki 3 orang adik bernama Jia Li yang sebelumnya yang sempat ia mensummon yang secara tidak sengaja ia memanggil Jia Li.
Jia Li yang merupakan naga putih karena ia merupakan anak dari ibu ke 2 yang merupakan ras naga putih, nama Jia Li yang sebenarnya adalah Huang Li.
Adik kedua bernama Huang Ruyue yang merupakan wanita serta anak dari ibu kedua dan adik ketiga bernama Huang Long , ia adalah laki-laki dan merupakan anak dari ibu ketiga.
__ADS_1
Kembali pada Liu Wen
"Maaf ibu aku baru datang sekarang"ucap Liu Wen sambil memasang wajah sedih.
"Sudahlah singkirkan sifat cengengmu"ucap Chu Xia dengan ekspresi rada serius.
Liu Wen di kehidupan sebelumnya adalah orang yang sering dianggap cengeng karena ia selalu berpura-pura menjadi sosok lemah tetapi ketika jauh dari keluarga dan berada di medan perang karakternya akan kembali.
Menjadi sosok yang kejam dan tanpa belas kasihan, hanya ayah dan ibu kandungnya yang tahu akan sifat asli Liu Wen.
"Ayolah ibu aku sudah lama tidak bertemu denganmu bersantai sebelum berdarah bukankah tidak masalah"ucap Liu Wen sambil tertawa kecil.
"Sudahlah huft..."desah Chu Xia.
"Lalu apa yang membawamu kesini, tidak mungkin kan dirimu hanya ingin menemui ku disini"ucap Chu Xia.
"Yah seperti biasanya bu hehehe...."ucap Liu Wen.
"Baiklah baiklah makan sepuasmu"ucap Chu Xia yang mengerti maksud Liu Wen.
"Oh yah bu di kehidupan ini aku bernama Liu Wen"ucap Liu Wen.
"Kenapa kau tidak memakai nama yang dulu"ucap Chu Xia.
"Untuk menghormati yang melahirkan aku di kehidupan ini"ucap Liu Wen.
"Baiklah aku tidak akan mempersalahkan" ucap Chu Xia.
Liu Wen lalu pergi dari hadapan Chu Xia.
Chu Xia memandang Liu Wen dengan melebarkan senyum.
"Kalian telah membangunkan naga yang sedang bersemayam"ucap Chu Xia.
Sebenarnya semua keluarga Huang dan para istri ayah dari Liu Wen telah diberitahu bahwa karakter Liu Wen yang sebenarnya cukup memberikan jadi jangan sampai membuat nya. marah.
Tetapi mereka hanya menganggap itu sebagai penyemangat kekeluargaan agar tidak saling memutuskan tali persaudaraan.
Liu Wen yang pergi kesuatu tempat yang berada di dimensi ruang dan waktu itu.
Tempat yang dituju oleh Liu Wen adalah tempat yang memiliki resiko kematian yang luar biasa.
Disana terdapat badai ruang yang sangat gila bahkan seorang kaisar langit akan menghindari tempat tersebut, karena itu dimensi ruang dan waktu sangat berbahaya dan tidak ada yang akan mendekat dan menuju kesana.
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya
__ADS_1
setelah selesai membaca, terimakasih....