
Jia Li dapat berkata begitu karena ia tidak pernah menggunakan energi qi karena dulu ia hanya menggunakan energi naga dan kekuatan hukum api.
"Lemah hahaha.... Lemah kau bilang"tawa Liu Wen dengan keras.
Sebelumnya saat Liu Wen kasih berada di gua ia mencoba menggunakan energi qi, tetapi terjadi hal yang sangat mengejutkan karena energi qi walau tipis tetapi memiliki kepadatan yang tinggi dan mudah di control.
Sedangkan energi naga walau kuat tetapi untuk mengontrol itu hal yang sangat sulit.
"Memang apa salah ucapan ku"ucap Jia Li dengan percaya diri.
"Baiklah akan ku tunjukkan apa itu energi qi dan sekuat apa energi tersebut"ucap Liu Wen yang lalu ia menunjuk ke arah langit.
Jari tengah dan jari telunjuk yang ia tunjuk ke atas mengeluarkan cahaya hitam dan putih, lalu Liu Wen mengayunkan ke bawah.
Setelah Liu Wen mengayunkan tangannya, dari atas langit turun sebilah pedang yang cukup besar yang memiliki beberapa warna dan melesat turun ke bawah dengan cepat.
"Inilah energi Qi"ucap Liu Wen.
Jia Li yang terkejut setelah Liu Wen mengeluarkan sebuah pedang besar yang terbuat dari merdu Qi, ia dengan seketika langsung membuat tembok pertahanan di atas langit untuk menahan pedang besar yang melesat kebawah tersebut.
Whush...
Bruak....
"Kakak cepat hentikan ini"ucap Jia Li yang menahan kekuatan dari energi Qi
"Bukankah kau berkata sebelumnya bahwa energi Qi adalah energi yang lemah, sekarang coba kau buktikan dengan menghancurkan pedang tersebut"ucap Liu Wen santai.
Jia Li menggerakkan giginya walau begitu ia tetap menahan dengan tembok yang ia buat yang berada di atas langit, yang menahan pedang yang melesat kebawah tersebut.
Bahkan Jia Li sampai mengeluarkan darah dari sudut-sudut bibirnya, tetapi karena ia merasa dapat menahannya ia tetap berusaha menahan hingga tembok yang di buat Jia Li retak dan pecah.
Krak...
Duar...
Tembok yang di buat Jia Li hancur , Jia Li dengan seketika langsung terpental,sedangkan Xi Yan, Hua Yuntian,Yun Ying dan Shen Lu mengetahui bahwa energi Qi adalah energi yang luar biasa tetapi mereka hanya tidak menyangka seluar biasa ini kekuatan dari energi Qi.
__ADS_1
Tak...
Liu Wen hanya menjentikkan jarinya pedang yang melesat kebawah tersebut langsung hancur menjadi serpihan cahaya.
"Ugh... "Jia memuntahkan darah dari mulutnya.
"Apakah kau baru mengerti sekarang"ucap Liu Wen kepada Jia Li agar ia mengerti bahwa jangan sekali-kaki meremehkan hal yang tidak di anggap penting ketika kamu sendiri tidak mengetahuinya.
Jia Li hanya menganggukkan kepalanya, ia merasa tubuh nya lemas hingga ia merasa tidak kuat untuk mengatakan sesuatu.
Liu Wen lalu menghampiri Xi Yan ia berkata "Xi Yan apakah kamu sudah selesai dengan urusan di kerajaanmu"ucap Liu Wen.
"Sudah tuan"ucap Xi Yan.
"Apakah perlu ku kepindahkan juga kerajaanmu ke dunia yang ku buat"ucap Liu Wen.
"Tidak perlu tuan , aku ingin melihat suatu hari kerajaan ini akan berkembang seperti apa tanpa kehadiranku dan kontribusi saya"ucap Xi Yan dengan percaya diri.
"Oh... Begitu, baiklah"ucap Liu Wen menganggukkan kepala.
"Baiklah sekarang kita menuju ke Utara ke kerajaan laut"ucap Liu Wen dengan bersemangat.
"Itu karena aku memiliki bawahan yang bertugas mencari informasi di seluruh dunia dengan mengelilingi dunia "ucap Liu Wen yang berbohong .
Liu Wen tahu karena ia menggunakan energi alam, hanya dengan menghirup udara Liu Wen dapat mengetahui beberapa informasi yang berada di dunia tersebut.
"Kalau begitu ayo berangkat"ucap Liu Wen
"Baik"ucap Shen Lu,Xi Yan, Hua Yuntian dan Yun Ying.
Sedangkan Jia Li hanya diam ia merasa bimbang antara bersemangat atau sedih karena kesalahan yang sebelumnya.
[Note: Jia Li yang jatuh lemas Liu Wen langsung menghujam energinya untuk mengembalikan energinya yang hilang ]
Lalu Liu Wen dan lainnya pergi dari sana dengan menggunakan transportasi.
Liu Wen yang sampai di atas langit lebih tepatnya 1000 meter di atas laut.
__ADS_1
"Apakah benar disini"ucap Liu Wen kepada Yun Ying.
"Benar bahkan sekarang ini kita berada di atasnya"ucap Yun Ying.
"Kalau jika ingin kesana kita harus melesat di jalan yang mana apakah juga langsung menyelam"tanya Liu Wen.
"Kita hanya harus mencari pusaran air yang sangat dahsyat di sekitar sini, pusaran tersebut adalah gerbang menuju kerajaan laut"ucap Yun Ying.
"Oh.... Apakah yang ada disana"ucap Liu Wen yang menunjuk ke suatu arah yang terdapat Di pasaran air yang sangat dahsyat.
"Benar tuan it-"
"Bagaimana bisa mudah di temukan "ucap Yun Ying yang terkejut dan tidak menyelesaikan kata kata nya dan di lanjutkan dengan mengucap kan kalimat yang menunjukkan keheranan.
Belum selesai Yun Ying terkejut ia mendengar teriakan meminta tolong.
"Tolong!!"ucap suara tersebut yang sepertinya di kejar oleh sesuatu.
"Hahahaha.... Mau lari kemana kau"tawa seseorang yang sepertinya mengejar seseorang yang meminta tolong sebelumnya.
"Sialan suatu hari nanti pasti kalian akan mendapat Pembalasan nya"ucap kemarahan seseorang yang melarikan diri yang sebelumnya berteriak meminta tolong.
"Akan ku tunggu"ucap orang yang mengejar.
"Apakah aku akan berakhir seperti ini"
"Maafkan aku karena tidak dapat menemanimu lagi ratuku"ucap seseorang yang melarikan diri tersebut dengan sedih.
Seseorang yang melarikan diri tersebut adalah wanita yang memakai armor berwarna emas yang memiliki aura dingin di sekitarnya.
Di saat wanita yang memakai armor itu ingin menyerah ia tiba-tiba mendengar suara yang familiar.
"Yu Lan!!"ucap wanita cantik yang tiba-tiba muncul di depannya.
Wanita yang melarikan diri tersebut adalah jenderal di kerajaan laut ia bernama Yu Lan.
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya
__ADS_1
setelah selesai membaca, terimakasih....