Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
Berkunjung Dikerajaan Naga Api


__ADS_3

"Bagaimana bisa kamu tahu naga kegelapan?"tanya naga api.


"Itu sebenarnya raja naga sebenarnya leluhur para naga kegelapan yang memiliki darah murni"ucap naga kegelapan yang menjelaskan.


"Baiklah aku pergi dulu dan juga aku bawa naga hijau ini"ucap Liu Wen yang kembali kewujud manusia dan menggotong tubuh naga hijau dipundaknya.


"Tu..tuan bisakah aku ikut dengan tuan untuk menjadi pengikut tuan"ucap naga api.


"Benar tuan kami juga "ucap yang lain.


"Baiklah tidak masalah tetapi konsekuensinya bukan aku yang menanggungnya"ucap Liu Wen.


"Konsekuensi??"ucap yang lain bingung.


"Konsekuensi kita pikirkan nanti tuan yang penting kami ingin ikut tuan dan menjadi lebih kuat lagi"ucap naga es.


"Sebenarnya aku tidak diberikan jurus atau teknik kultivasi untuk mendapatkan kekuatan peningkatan aku hanya melakukan seperti orang-orang atau makhluk-makhluk yabg mencari kekuatan dengan seperti normalnya"ucap Liu Wen merendah.


"Tidak apa-apa tuan siapa tahu kami dapat menemukan teknik yang cocok walau itu bertentangan dengan teknik kami"ucap naga tanah.


"Yah... terserah kalian deh tetapi kalian harus berubah wujud menjadi manusia"ucap Liu Wen.


Lalu para naga itu berubah wujud menjadi anak seumuran 10 tahunan lebih dewasa dari naga hijau yang sebelumnya berubah wujud menjadi manusia yang berumur 5 tahunan.


"Apakah kalian tidak dapat menjadi yang lebih dewasa?"tanya Liu Wen.


"Tidak bisa tuan karena kami baru saja berumur 10.000 tahun"ucap naga api.


"Yang benar saja sebelumnya mereka mencoba sombong dihadapanku"ucap Liu Wen dalam hati.


"Terserah lah kalian dan tolong jaga dia dan katakan padanya aku ingin ia menjadi anakku dan bila ia menolak ia akan menjadi budakku"ucap Liu Wen yang memberikan naga hijau kepada salah satu naga.


"Katanya tadi ia akan membawanya sekarang dia menyuruh kita membawanya dan juga ia menginginkan naga hijau menjadi anaknya orang ini benar-benar "ucap mereka berempat dalam hati.


"Itu tuan apakah saya boleh bertanya kemana anda akan pergi selanjutnya ?"tanya naga kegelapan.


"Huft... sebelum kujawab bisakah kalian mengenalkan nama kalian agar lebih enak untuk berbicara dan juga aku akan berjalan mengelilingi hutan ini karena ditempat sana aku membangun kerajaanku"ucap Liu Wen yang menunjuk salah satu arah.


"Ah... maaf tuan perkenalkan nama saya Hua Yuntian aku adalah raja dari para naga api letaknya di sebelah selatan hutan ini"ucap Hua Yuntian yang merupakan naga api tersebut.

__ADS_1


"Raja yang benar saja jika begitu bukankah kau sudah kuat"ucap Liu Wen yang kaget.


"Tidak tuan aku hanya orang yang tidak melihat langit yang diatas langit masih ada langit"ucap Hua Yuntian.


"Oh baiklah tidak masalah ,benar nih kamu ingin mengikuti yang hanya setengah naga ini"ucap Liu Wen merendah.


"Tidak tuan keputusan saya tetap mutlak"ucap Hua Yuntian.


"Terserah kau sajalah, baiklah selanjutnya kamu"ucap Liu Wen yang menunjuk pada naga es.


"Perkenalkan nama saya Yun Ying saya merupakan ratu lautan bagian utara hutan ini"ucap Yun Ying yang merupakan naga es.


"Saya adalah Xi Yan seorang raja bagian timur hutan ini"ucap Xi yan yang merupakan naga tanah.


"Dan saya adalah Shen Lu seseorang yang terbuang dari klannya"ucap Shen Lu yang merupakan naga kegelapan.


"Klan Shen ya... ayahku yang memberikan darah ini juga merupakan orang klan Shen"ucap Liu Wen.


"Kenapa kau bisa diusir padahal menurut yang kulihat dari energimu itu merupakan naga yang masuk dalam kategori kuat "tanya Liu Wen.


"Oh itu... hahahha.... sesuatu terjadi yang menyebabkan saya dibuang dan dibiarkan begitu saja"ucap Shen Lu yang mendesah pelan.


"Hmmm kita kunjungi kerajaan api dulu ,benarkan Yua Yuntian "ucap Liu Wen sambil melirik Hua Yuntian.


"Benar tidak apa-apa dan juga aku bisa menyerahkan tahtahku pada seseorang yang cocok"ucap Hua Yuntian.


"Ok ayo.. Hua Yuntian tunjukkan jalannya"ucap Liu Wen.


"Baik tuan"ucap Hua Yuntian yang lalu menunjukkan jalannya.


Hua Yuntian berjalan didepan dan menunjukkan jalannya dengan tenang sambil saling berbincang-bincang.


"Oh ya... apakah ada penguasa lain disini?"tanya Liu Wen.


"Seingat saya tidak ada tuan tetapi hanya ada satu yang memiliki kekuatan yang luar biasa bahkan kami tidak dapat mendekat karena auranya"ucap Hua Yuntian.


"Oh begitukah "ucap Liu Wen sambil menganggukkan kepalanya.


Setelah mereka berjalan sekitar beberapa jam ia melihat sebuah cahaya kecil yang dijaga oleh seekor makhluk yang berwujud seperti kadal dan berukuran amat besar ,disetiap sisi tubuhnya terdapat coretan hitam yang mengeluarkan asap hitam,yang terlihat super panas.

__ADS_1


"Prajurit buka pintunya"ucap Hua Yuntian.


"Siap yang mulia "ucap kadal tersebut dengan bahasa demon beast.


"Disinikah tempatnya"ucap Liu Wen.


"Iya tuan ini adalah pintu menuju kerajaanku"ucap Hua Yuntian.


"Pantas saja aku tidak dapat merasakan kehidupan disekitar sini ternyata telah berkumpul diistanamu"ucap Liu Wen kepada Hua Yuntian.


"Hehehehe....iya benar sih..."ucap Hua Yuntian dengan canggung.


Lalu mereka masuk kepintu dimensi itu setelah mereka melewati pintu itu hawa panas langsung menyerang mereka.


Whus...


"Lumayan"ucap Liu Wen.


"Eh... tuan tidak kepanasan"ucap yang lainnya kecuali Hua Yuntian.


Karena tempat ini adalah tempat kekuasaannya bagaimana bisa panas buat Hua Yuntian.


"Tidak sama sekali malahan ini hanya hembusan angin untukku"ucap Liu Wen.


"Memang pantas memiliki darah leluhur naga hitam atau sedarah dengan raja naga"ucap yang lain dalam hati.


"Bagaimana dengan kalian"ucap Liu Wen.


"Ini sih super panas"ucap Yun Ying yang mengeluarkan keringat yang deras hingga membasahi tubuhnya yang menggoda.


Liu Wen lalu menoleh pada Yun Ying ia melihat pemandangan indah untuk para pria ia bergumam"Gawat jika dia terlihat oleh yang lain ia menjadi seperti singa jantan yang mengamuk"ucap Liu Wen yang paham tentang karakter wanita.


Liu Wen bergerak secepat kilat yang bahkan para naga tidak dalat mengikuti gerakannya,Liu Wen langsung melesat kearah Ying Yuyin lalu ia membuat formasi pelindung untuk menutup bagian yang tidak boleh dilihat dan melindungi dari suhu yang panas.


Liu Wen lalu melesat kembali kepara naga yang lain dan membuat mantra formasi yang sama dalam waktu singkat ia membuat formasi tersebut dan dalam sekejap ia menyelesaikan memasang formasi kesetiap naga.


"Huft untung bencana tidak jadi terjadi"ucap Liu Wen dalam hati.


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya

__ADS_1


setelah selesai membaca, terimakasih....


__ADS_2