Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
88.Masa Lalu


__ADS_3

"Masuk dulu ayah dan juga kalian"ucap naga Hijau menyuruh ketiga orang yang berada di depan pintu itu untuk masuk kerumahnya.


Jia Li,Liu Wen dan Ketua suku malaikat hitam kemudian masuk ke dalam rumah naga hijau yang diarahkan oleh naga hijau ke ruang tamu.


"Bukankah dia adik Zhu apakah dia tidak mengingat ku"ucap Jia Li dalam hati.


Jia Li hanya diam ketika melihat Naga Hijau yang di kehidupan sebelumnya merupakan adik dari Jia Li yang bernama Huang Zhu.


"Karena kami sudah bertemu tolong ketua suku memberikan ruang untuk kami berbicara pribadi"ucap Liu Wen kepada ketua suku.


Ketua suku malaikat Hitam yang mengerti maksud dari Liu Wen ia segera pamit untuk meninggalkan rumah Huang Zhu.


"Yang Mulia karena anda telah menemuinya maka saya undur diri"ucap ketua suku malaikat hitam dengan membungkuk.


"Silahkan ketua suku dan terima kasih atas informasinya"ucap Liu Wen yang berterimakasih.


Liu Wen berkata begitu karena merasakan aura berat disekitarnya yang berarti mungkin akan menjadi pembicaraan tentang hal-hal masa lalu atau yang bersifat pribadi.


"Karena sekarang kita hanya bertiga silahkan utarakan apa yang ingin kalian ucapkan"ucap Liu Wen kepada Jia Li dan Huang Zhu dengan nada santai.


"Aku tahu kamu sangat mengenalnya Li'er dan juga kamu pasti sudah mengingatnya kan Zhu'er"ucap Liu Wen bertanya.


"Iyah aku sudah mengingat semuanya ayah karena aku sudah memiliki kekuatan yang cukup untuk mengingat semua ingatan masa lalu"ucap Huang Zhu.


Liu Wen dapat berkata bahwa Huang Zhu telah mengingat tentang Liu Wen dan Jia Li karena Huang Zhu berlatih di dunia segel yang membuat dirinya memiliki tingkat kultivasi di dunia biru yang padahal sebelumnya hanya di tingkat kaisar.


"Karena kamu telah mengingat kami maka aku ingin mengatakan maafkan kakakmu yang bodoh ini Zhu'er dan juga ayah maafkan aku "ucap Jia Li meminta maaf karena kesalahan yang pernah ia lakukan saat di kehidupan sebelumnya dengan mengeluarkan air mata.

__ADS_1


Dulu karena Jia Li memberitahu informasi-informasi kepada kekasih yang ia anggap sangat penting membuatnya menjadi dibutakan oleh cinta yang omong kosong, karena kekasihnya melakukan pengkhianatan dengan bergavung dengan para iblis untuk menghancurkan keluarga Liu Wen yang pada saat itu merupakan keluarga kerajaan yang terkuat.


"Jujur saja kak aku sangat membencimu karena kaulah orang yang membuat semua orang yang aku sayangi dan keluarga kita menjadi korban pengkhianatan kekasihmu dan kekejaman iblis-iblis sialan itu dan dilain sisi aku todak dapat membencimu karena hanya kaulah kakak ku satu-satunya"ucap Huang Zhu dengan ekspresi rumit di wajahnya.


"Jadi begitu... Aku hanya dapat mengucapkan maaf karena hal yang dulu sudah terjadi tanpa aku dapat hentikan dan cegah karena hal ini maka jika ingin membenciku bencilah jika ingin jika ingin menyiksaku maka siksalah aku hanya berharap lamu tidak melupakan tentang diriku yang masih seorang kakak mu"ucap Jia Li sambil meneteskan air mata.


Huang Zhu menatap Jia Li dengan ekspresi datar dan mata yang kosong seakan-akan ia melihat sebuah sampah yang telah dibuang di tempat sampah.


Jia Li hanya hanya dapat menatap dengan sedih karena dirinya kejadian di masa lalu dapat terjadi dan sekarang di dalam pikiran dan hatinya hanya terbesit rasa dendam dan amarah" Aku pasti akan membununmu dan menyiksa para orang-orang yang telah melukai keluargaku"ucap dalam hati Jia Li dengan mata membara.


Liu Wen yang berada di sana hanya dapat membatin dan mendengarkan keluh kesah putri-putrinya dan dia berkata dalam hati"Para iblis sebentar lagi pasti kalian akan menerima pembalasan dari seluruh keluargaku dan diriku sesuai dengan apa yang kalian lakukan pada masa lalu"ucap Liu Wen dalam hati.


"Baiklah aku akan pergi ,sementara itu kalian cobalah untuk saling memahami apa yang terjadi pada masa lalu"


"Dan juga Li'er beritahu kepada adikmu tentang kondisi dunia luar "ucap Liu Wen yang memberi perintah kepada Jia Li.


"Ayah kau ingin pergi kemana?"ucap Huang Zhu bertanya karena penasaran.


"Hanya ingin menemui seseorang, kalau begitu aku pergi dulu"ucap Liu Wen yang langsung berteleportasi dengan sekejap mata.


"Selalu saja seperti ini"ucap Huang Zhu dengan tersenyum atas tindakan Liu Wen yang selalu pergi dengan sekejap tanpa memberikan penjelasan yang jelas.


"..." Jia Li hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun melihat tidakan Liu Wen.


Di tempat Liu Wen


Liu Wen muncul di depan seorang wanita yang sedang bermeditasi, wanita yang bermeditasi tersebut adalah Xiong Yu yang ingin Liu Wen jadikan sebagai seorang pelindung untuk Jia Li.

__ADS_1


Liu Wen kemudian membuat sebuah belahan tubuh yang akan menjaga tubuh Xiong Yu , serta untuk menunggu Xiong Yu bangun dari meditasinya sedangkan tubuh aslinya pergi ke salah satu hutan yang berada di dunia segel.


Liu Wen membuat sebuah rumah kecil di tengah hutan ,rumah tersebut hanya bertujuan untuk tempat istirahat(tidur) Liu Wen.


Rumah kecil tersebut hanya terbuat dengan bahan dasar kayu,Liu Wen istirahat (tidur) di dalam rumah tersebut dengan waktu yang sebentar.


Sekitar satu jam Liu Wen istirahat(tidur) hingga belahannya memanggilnya bahwa Xiong Yu telah bangun dari meditasinya


"Tuan Xiong Yu telah bangun dari meditasinya apakah tuan akan kemari"ucap belahan tubuh Liu Wen menginformasikan bahwa Xiong Yu telah bangun dari meditasinya.


"Benarkah!baiklah aku akan kesana dengan cepat kamu cepatlah menyatu dengan diriku setelah aku sampai"ucap Liu Wen yang berteleportasi dengan cepat ke depan Xiong Yu yang sedang meregangkan tubuhnya.


Belahan tubuh Liu Wen langsung menyatu dengan tubuh aslinya tanpa di ketahui oleh Xiong Yu , sedangkan Xiong Yu sendiri meloncat mundur dan bersikap waspada karena kaget dengan sebuah aura yang datang secara tiba-tiba di depannya.


"Apakah kau sudah selesai pada pelatihanmu Xiong Yu"ucap dari sebuah aura yang tiba tiba muncul di depannya.


"Suara ini... Jangan-jangan kamu adalah tuan Liu Wen"ucap Xiong Yu dengan terkejut.


"Yah benar ini aku apakah kau sudah lupa dengan suaraku"ucap Liu Wen dengan nada bercanda.


"Hehehe... Maaf tuan karena tidak mengenali suara anda,saya pikir yang datang adalah musuh ternyata itu adalah anda"ucap Xiong Yu.


"Siapkah kamu menemui anakku untuk menjadi pelayan serta pelindung baginya"ucap Liu Wen kepada Xiong Yu.


"Tentu saja saya sudah siap tuan "ucap Xiong Yu dengan cepat yang terlihat telah bertekad.


Liu Wen membalas jawaban Xiong Yu hanya dengan anggukan yang kemudian ia membuat lingkaran teleportasi yang akan menteleportasikan mereka berdua ke desa malaikat hitam.

__ADS_1


__ADS_2