
Di belakang golem tersebut terdapat 40 manusia yang juga melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh golem tersebut, yaitu duduk dengan santai di atas Pedang terbang.
Di samping kanan terdapat lingkaran sihir besar yang digunakan oleh 20 makhluk dengan wujud manusia yang memiliki sayap hitam merekw adalah Black Angel dan 20 Elf yang merupakan penyihir , lingkaran sihir besar tersebut digunakan untuk duduk dengan santai menatap 4000 lebih pasukan yang ingin menghancurkan gerbang kerajaan.
[Note: dari 5000 prajurit karena sebelumnya mereka melawan Demon Beast serigala yang membuat resiko kematian yang tinggi menyebabkan jumlah pasukan telah berkurang banyak]
"Siapa!!"teriak salah satu prajurit yang tidak mengetahui lokasi suara yang di dengarnya.
"Lihat ke atas!"ucap golem yang berada diatas pedang terbang yang ternyata adalah Golem Armor.
4000 lebih prajurit dan Jendral Su Yan langsung melihat ke atas dan betapa terkejutnya mereka ketika melihat sebuah armor yang duduk dengan santai di atas pedang terbang.
"Armor ataukah golem "ucap semua pasukan kerajaan Jiu bertanya-tanya.
"Siapa kalian!! Berani sekali menghalangi kami"ucap prajurit lain dengan nada marah dan mengacuhkan Golem Armor yang aneh untuk di lihat.
"Siapa kami ! Kalian tidak perlu tahu"ucap Golem armor dengan santai seolah-oleh ia mengejek prajurit yang berteriak sebelumnya.
"Sialan ! hanya Golem saja kamu begitu sombong"ucap prajurit yang berteriak sebelumnya.
"Hah.... Tidak penting masalah itu, jadi... Apa keputusan kalian"ucap Golem Armor sambil mengeluarkan aura kultivasi di tingkat kaisar.
Semua prajurit langsung terdiam ketika merasakan aura Golem Armor, yang setingkat dengan jendral mereka.
Semua orang dari kerajaan Jiu tersebut kemudian mengalihkan pandangan ke arah Jendral Su Yan, untuk mendengar apa yang akan ia katakan.
"Tunggu tunggu ! Kerajaan ? Apa maksudmu dengan kerajaan ! Bukankah di depan ini adalah gerbang masuk ke sebuah reruntuhan!"ucap Jendral Su Yan yang kebingungan.
"Reruntuhan ? Hahaha.... Apa kalian sedang bercanda ! Mana mungkin reruntuhan yang memiliki berjuta-juta penduduk di dalamnya" ucap Golem Armor tertawa terbahak-bahak mempertanyakan pertanyaan dari Jendral Su Yan.
"Oh.... Begitu ,jadi tembok besar yang ada di depan ini adalah gerbang kerajaan bagian terluar"ucap Jendral Su Yan yang mulai paham dengan situasi nya.
"Iya benar,apa maumu bertanya pertanyaan tidak penting seperti itu" ucap Golem Armor dengan tatapan menyelidik .
__ADS_1
"Hahaha.... Walau ini Kerajaan, kenapa rajamu hanya mengirim kalian,kalian bahkan kurang dari 150 orang, apa dia meremehkanku ataukah raja kalian adalah orang yang lemah karena hanya memiliki pasukan yang lemah seperti kalian"ucap Jendral Su Yan sombong.
"Kau!!"ucap pemimpin penyihir elf geram yang hampir mengeluarkan sihirnya untuk menyerang, karena amarah yang meluap-luap, disebabkan oleh ucapan dari Jendral Su Yan tapi ia di hentikan oleh Golem Armor.
"Oh... Apa begitu pandanganmu jika menurut ku yang Mulia tidak perlu mengeluarkan lebih banyak pasukan untuk mengalahkan kalian, karena kulihat kalian adalah orang-orang yang lemah"ucap Golem armor santai yang bermaksud mengejek, karena ia kesal dengan perkataan dari Jendral Su Yan yang sebelumnya.
"Mari buktikan ! kami yang lemah ataukah kalian yang lemah"ucap Jendral Su Yan menantang
"Serang !! " teriak Jendral Su Yan sambil mengangkat senjatanya tinggi-tinggi.
"Hah... Di beri pilihan lebih baik malah memilih untuk mati sungguh membuang-buang waktu"ucap pemimpin penyihir elf mengeluh.
Para bawahannnya hanya tersenyum mendengar keluhan pemimpin penyihir Elf.
"Sihir Dimensi : Perpindahan"
Lingkaran sihir yang besar muncul dan langsung memindahkkan semua orang yang ada disana ke tempat lain,tempat yang sudah di persiapkan untuk di jadikan medan perang.
"Hah... Hah.... Hah... Me..mamg sangat menguras mana" ucap dengan nafas terengah-engah dari penyihir yang mengeluarkan sihir barusan , untuk memindahkan semua orang dengan sihir dimensi.
"Maaf Pemimpin hanya ini yang dapat kulakukan"ucap Rei sambil mengatur nafasnya yang tidak beraturan karena sihir dimensi adalah sihir yang sangat menguras mana,belum lagi harus memindahkan sebuah pasukan yang mengharuskan memindahkan dengan area yang sangat luas.
"Tidak apa-apa itu sudah lebih dari cukup"ucap pemimpin penyihir Elf .
"Sekarang kau istirahat lah isi kembali manamu yang telah hilang" ucap pemimpin penyihir elf lagi yang memberikan perintah untuk Rei istirahat.
"Baik" ucap Rei yang kemudian duduk bersila layaknya berkultivasi menyerap energi sekitar tapi bukan energi Qi melainkan energi Mana yang tersebar di alam.
Di tempat Jendral Su Yan.
"Dimana ini apa ada yang menguasai hukum ruang ataukah ini sihir teleportasi yang dimiliki oleh ras Elf" ucap bingung Jendral Su Yan ketika mengetahui bahwa dirinya dan pasukannya di pindahkan ke suatu tempat.
"Hahaha... Sekarang ayo kita nikmati pertarungan kita" tawa Golem Armor yang tiba-tiba muncul di depan Jendral Su Yan,sambil mengayunkan pedangnya ke arah tubuh Jendral Su Yan.
__ADS_1
Trang...
Jendral Su Yan langsung menangkis serangan dari Golem Armor,karena serangannya dapat di tangkis oleh Jendral Su Yan , Golem Armor kemudian mengejek kekuatan dari jendral Su Yan.
"Apa !! Rasanya kau akan kesulitan melawanku saat melihat tenaga mu yang ckckck.... Sungguh mengecewakan" ucap Golem Armor dengan sedih yang seperti kecewa padahal niatnya adalah mengejek kekuatan dari Jendral Su Yan.
"Melawanmu adalah hal yang mudah justru aku yang seharusnya berkata seperti itu melihat tenaga mu yabg lemah" ucap Jendral Su Yan sombong walau ia tidak dapat melihat tingkat kultivasi dari Golem Armor,tapi ia yakin bahwa Golem Armor kekuatan nya berada di tingkat kaisar melihat aura yang ia perlihatkan sebelum nya.
"Teknik Pedang : Tebasan Pembelah Lautan"
Jendral Su Yan menggunakan teknik pedangnya dengan mengayunkan pedang besar nya yang di aliri energi Qi yang sangat pekat,ia percaya diri dapat memotong tubuh Golem Armor dengan tekniknya ini.
Tetapi sayang serangnya dapat dengan mudah di tangkis oleh Golem Armor , malahan Golem Armor membalas serangan dari Jendral Su Yan yang membuatnya terpental.
"Apa hanya ini kemampuan mu ! Dimana kesombongan mu yang sebelumnya" ucap Golem armor mengejek.
"Sialan ! Ku bunuh kau " teriak marah Jendral Su Yan.
Jendral Su Yan kemudian menyerang dengan membabi buta dan mempercepat ayunan pedangnya.
Trang... Trang....
Golem armor dapat dengan mudah menangkis serangan dari Jendral Su Yan yang membuat suara dentingan Pedang mengisi area medan perang tersebut, jeritan-jeritan kesakitan para prajurit bagai melodi yang mengiringi kengerian medan perang.
"Ayolah lebih kuat lagi" ucap Golem Armor yang sambil menangkis setiap serangan dari Jendral Su Yan.
"Teknik Pedang : Pedang Pencari Bintang"
Jendral Su Yan melesat dengan kecepatan cahaya menuju ke arah Golem Armor dan mengayunkan pedangnya dengan kecepatan luar biasa ke arah tubuh Golem Armor.
Tetapi Golem Armor dapat dengan mudah menangkis dan menahan setiap serangan pedang dari Jendrak Su Yan ,hal itu membuat Jendral Su Yan menjadi sangat kesal karena di setiap serangan nya selalu dapat di tahan oleh Golem Armor.
"Sial ! Apa- apaan dia ini,baru kali ini aku melawan musuh yang tidak dapat ku ukur kekuatannya" decak kesal Jendral Su Yan dalam hati.
__ADS_1
Jendral Su Yan kemudian meloncat mundur ketika ia merasa bahwa setiap serangannya selalu dapat di halau dengan mudah oleh Golem Armor .
" Apa hanya itu kemampuan mu ,cih... Kalau begitu sekarang giliran ku yang menyerang"ucap Golem Armor sambil menunjukan raut wajah sinis kepada Jendral Su Yan.