Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
BERTEMU CHEN


__ADS_3

Sepertinya kau sudah meminum obat,atau keadaan kakaku Fei membuat dirimu sperti ini,wah aku benar benar menyukai sikap mu yang seperti ini."ucap Jilin menyeringai.


"Sudahlah Jilin makan makanan mu dan beristirahat lah."ucap sheng yu.


Setelah mereka selesai makan,Jilin ingin pergi keluar memberikan waktu untuk keduanya berbicara,walaupun Sheng yu sudah berusaha keras melarang Jilin,tetap saja jilin mengacuhkan kedua sejoli itu,memilih pergi keluar mencari angin malam yang menusuk kulit kilulit halus Jilin.


"Kalian berbicaralah tentang masalah kalian aku ingin keluar untuk mencari angin."ucap Jilin sambil berjalan keluar.


"Hei aku kan sudah menyuruhmu untuk beristirahat Jilin,kenapa kau ingin keluar hah."ucap sheng yu geram.


"Urus saja kekasihmu sheng yu dia lebih membutuhkan perhatian mu,harusnya kau sennag aku keluar,agar pergerakan kalian tidak terbatasi oleh diriku."ucap Jilin datar.


"Huh,dasar kau ini bisa saja membalikan fakta."dengus sheng yu.


"Aku sudah berkultivasi seharian,jadi aku tidak membutuhkan istirahat tapi aku butuh udara sejuk."ucap Jilin sambil pergi menutup pintu dengan keras.


"Kau lihatlah dia,dia itu semakin an h saja semenjak datang ke benua ini."ucap sheng yu kesal.


"Tenang lah yu'er Jilin membutuhkan ruang untuk mengistirahatkan pikirannya,banyak beban yang ia pikul sendiri,di mulai dari pencarian kakanya,kekasihnya dan juga tugas tugas dari mendiang ibunya,wajar jika ia begitu."ucap fei memberikan penjelasan kenapa Jilin menjadi aneh akhir akhir ini.


"Hm kau benar baiklah,apakah kau sudah baikan? ucap,"Sheng yu.


"Hn,sudah lebih baik dari sebelum sebelumnya! Maaf aku sudah membuat mu khawatir."ucap Fei sambil menggenggam tangan Sheng yu.


"Benar bukan hanya khawatir aku hampir mati karena kondisi mu tadi siang,ku kira aku tidak akan melihatmu lagi,celetuk sheng yu.


PLETAK


"AW,kenapa kau memukulku."sambil mengusap kepala yang sedikit sakit.


"Jangan berbicara sembarangan."ucap Fei dengan mata setajam silet.


"Aku hanya bercanda kenapa kau serius sekali."ucap sheng yu sambil memajukan bibirnya.


Cup


Sheng yu melongok saat mendapatkan kecupan secara tiba tiba,tapi beberapa detik kemudian senyum merekah terpatri dari bibirnya.


"Kenapa?."ucap Fei sambil m ngulum senyum.

__ADS_1


"Manis!,"sambil tersenyum senang.


"Huh,dasar mesum."sambil menutup wajahnya dengan selimut.


Di sisi lain Jilin sedang berjalan jalan meninggalkan kedua sejoli yang sedang bermesraan di dalam kamarnya,Jilin tidak terlalu khawatir mengingat Fei adalah gadis baik baik dia sudah yakin bahwa dia bisa menjaga dirinya sendiri.


Jilin berjalan tak tentu arah,menyusuri setiap jalan yang sepi terkadang ramai oleh orang orang yang sedang beraktivitas di malam hari.


Semakin jauh dari penginapan jilin menyusuri terkadang tersenyum melihat pasangan yang sudah renta pun masih seromantis seperti kalangan anak muda.


Sampai akhirnya kaki jilin berhenti di bukit yang paling tinggi dengan pemandangan alam yang begitu mempesona ketika malam hari.


"Aku baru tahu di dunia baru ini ternyata indah pada malam hari seperti dunia modern yang sudah maju dengan bermacam teknologi, beda nya disini hanya ada lampu dari api bukan listrik."batin Jilin.


Sambil merentangkan tangan dan menikmati angin malam yang begitu memabukan,rambut terurai dengan tertiupnya angin malam.


Saat jilin sedang menikmati indahnya malam ini


tiba tiba dari arah belakang terdengar suara yang memanggil namanya,sontak jilin langsung berbalik ke belakang dan terkejut,apakah dia benar benar dia apakah hanya halusinasi.


Jilin m ngerjapkan matanya beberapakali,tapi bsyangm itu tidak ingin enyah dari pandangannya dengan ragu Jilin berjalan menghampiri seseorang yang selalu ia cari dan kini ia berada di depan matanya.


"Apakah aku bermimpi?."ucap Jilin.


"Tentu saja tidak! Peganglah tanganku lihatlah, ini nyata kau benar benar tidak bermimpi."ucap Chen.


"Benar aku tidak bermimpi."


"Kemana saja kau selama ini pergi tanpa pamit datang juga tanpa di undang."ucap Jilin kesal.


"Hm maaf,bukan tidak ingin tapi tidak sempat bahkan aku tidak sempat untuk berpamitan dengan keluargaku."ucap Chen.


"Sepenting itukah urusan mu,Chen Hongli Jiazen."sambil menekan di setiap nama nya.


"Jika tidak penting aku tidak akan buru buru datang kemari."ucap Chen.


"Oh,apakah kau selama ini kau selalu menguntit ku."sambil menajam kan matanya.


"Hn,itu benar awalnya aku tidak percaya bahwa itu kau tapi setelah aku telusuri Ternyata benar itu kau,kau banyak berubah."jelas Chen.

__ADS_1


"Masalah apa sampai kau pergi tanpa pamit,aku kira kau sudah mati."sambil melipat tangan di dada.


"Hm kau tahu kekuatanku sudah melampaui batas di atas rata rata di benua timur,dan itu tidak baik,oleh sebab itu aku datang kemari,dan mendapatkan tugas dari guruku untuk menumpas kejahatan kejahatan di benua barat."ucap chen.


"Hm jadi begitu,hanya itu saja kau pergi tanpa pamit."jelas Jilin.


"Yang aku tumpas bukan para semut tapi para tikus hutan yang sangat ganas dan itu membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk membunuhnya."ucap Chen.


"Hanya tikus hutankan bukan sekumpulan serigala liar."ucap Jilin.


"Kau salah tikus tikus ini sangat licin seperri belut bahkan sampai sekarang aku belum bisa menemukan markas nya,ucap Chen geram.


"Lalu selama ini kauenumpas apa saja,apa saja yang sudah kau selesaikan."ucap Jilin datar.


"Aku berkultivasi tertutup dan itu permintaan guruku,setelah itu aku harus menumpas para cecunguk yang berbaur dengan para sekte sekte benua barat,dan belum lama ini aku mendapat kan informasi bahwa ada salah satu sekte besar yaitu sekte kegelapan yang mulai mengacau di sekte sekte,"jelas Chen.


"Oh begitu,lalu kau tinggal dimana."ucap Jilin.


"Dimana mana,aku tinggal berpindah pindah tempat,dan aslinya aku tinggal bersama guruku di tempat yang sangat jauh."ucap Chen.


"Seperti burung saja tinggal dimana mana."ucap Jilin dingin.


"Hn,oh iya kau sendiri kenapa kesini dan aku meluaht sheng yu dan Fei."ucap Chen.


"Tentu saja tugas dari mendiang ibuku,sebelum meninggal ibuku memberikan beberapa senjata untuk ku gunakan nanti di masa depan,dan juga tugas stugas yang seharusnya ibuku yang ngerjakannya tapi karena ibuku meninggal akulah yang harus menggantikannya."jelas Jilin.


"Oh seperti itu,oh iya ini sudah malam kau lebih baik kembali ke penginapan udara malam tidak baik."jelas Chen.


"Untuk apa sebentar lagi pagi bairlah,aku tidak lelah jika kau ingin pergi pergilah aku akan tetap disini sampai matahari terbit."ucap Jilin.


"Hn,baiklah jika begitu aku akan menemanimu disini sampai kau ingin pergi kepenginapan,terang Chen.


"Terserah kau saja."ucap Jilin malas.


**maaf ya up nya selalu nggk tentu bukan malas up ya,tapi nggk ada waktu buat up nya oh iya makasih yang selalu dukung Author nya ya walaupun jarang up masih banyak yang nunggu up nya author senng banget.


Dan author juga harus ngerelain fanbase nya author yang pada ngilang,ya salah author juga ya karena jarang up,tapi yasudahlah nanti kalo author nya rajin up nya, fanbase nya juga pada datang lagi.


jangan lupa 👍💬💟**.

__ADS_1


__ADS_2