
Saat sudah sampai di markas Jilin melihat semua adik adiknya sedang beraltih keras di bantu oleh paman pamannya'',waah mereka semangat sekali hm Qisuan ikut sebentar denganku.''ucap Jilin.
KAKAK!!!
Semua langsung menghambur ke pelukan Jilin mereka sangat rindu pada kakaknya yang sangat sekali berkunjung.
"apakah kalian rindubpada kakak",ucap Jilin.
"Tentu saja kakak,aku selalu ingin dilatih oleh kakak,kapan kakak melatih kami",ucap Young Sheng.
"Maaf kan kakak mu ini yang tidak bisa memenuhi permintaanmu young'er,kakak mu ini punya pekerjaan yang tidak bisa di tunda kalian lanjutkan saja latihannya yah,kakak ada urusan dulu bersama paman kalian Qisuan.
Qisuan aku perlu bantuanmu?
"Hn"
Jadi aku butuh beberapa orang yang bisa ku percaya 40 orang untuk ku pekerjaan di kedai obat obatan ku dan di kedai makan,apakah kau bisa mencarikan aku orang orang yang cekatan dan handal ilmu bela diri,pintar dalam berbicara,tolong pilihkan untuk ku?apakah kau sanggup,jika sudah ada kirim ke kedai ku aku menunggu disana.ucso Jilin panjang kali lebar.
''Qisuan mengangguk besok saya kirimkan tuan.''ucao Qisuan.
''Hn,aku ingin membuat pil pil untuk besok ku pajang,hm aku pergi sambil menghilang.''
''Qisuan memamnngil orang orang untuk Jilin pekerjakan di kedai barunya.''
...----------------...
Fei sedang terduduk di bangku biasa,Fei sedang melihat kedepan tanpa berkedip,Fei memikirkan bagaimana kedepanya,sudah sejak lama ayah dan ibunya meninggal karena menghadang musuh untuk menyelamatkannya,dan kini Fei menjadi pelayan setia Jilin yang sudah di anggap adiknya itu,Fei masih punya misi untuk menghancurkan orang yang sudah menghancurkan orang tuanya sekte gelap,siapapun yang berkaitan sekte gelap pasti akan Fei bunuh di tempat,rasa dendam yang besar membuatnya tak segan segan dalam membunuh musuh.
Fei terus melamun disana Berjam jam karena Jilin belum juga kembali tak terasa siang menjadi sore Fei pergi ke kediaman dan langsung membersihkan diri dan mulai pergi kepasar untuk memasak makan malam.
Setelah cukup membeli untuk makan malam Fei pulang saat pulang Fei di hadang oleh bandit bandit yang sudah sering muncul di tempat sepi itu.
Fei memandangi mereka datar ada beberapa di tingkat raja,''jika begini aku bisa kalah apa aku kabur tidak mungkin jika aku kabur bandit bandit nya sangat banyak jika aku mundur mereka akan mengejar ku dan jika aku maju aku pasti kalah,apa aku menghubungi Jilin saja dari tato yang Jilin buat ya,hm tapi aku takut jika dia sedang berkultivasi,aku panggil Sheng yu saja,''sheng yu bantu aku aku di hadang bandit tingkat raja tolong aku''.
''Hahahha apakah kau takut nona dengan kami,''ucap salah satu bandit itu.
__ADS_1
''Tidak'',ucap Fei datar.
''Serahkan semua hartamu jika ingin selamat.''ucap salah satu bandit lagi.''
''Cih,serahkan atau tidak ku serahkan kau akan membunuhku,lebih baik aku mati saja.''
ucap Fei datar.
''Dasar gadis tidak di untung,di kasih hati minta mati!!.''ucap ketua bandit.
''Mati lebih baik ayo siapa yang kalah dan siapa yang menang.''Aku bisa mengukur waktu menunggu Sheng yu dan bala bantuan ya datang jika lima atau sepuluh aku bisa mengatasinya tapi ini ada tiga puluh lebih aku harus mengeluarkan tenaga ekstra jika begini,batinya.
Fei mengeluarkan pedang kesayangannya dan menyerang mereka tidak mudah untuk membunuh tingkat raja yang setara dengan nya.
Fei menangkis dari beberapa yang menyerangnya,walaupun tidak bisa membunuh Fei masih bisa melukainya.
Sudah satu jam Fei berkelahi beberapa orang mati yang berada di bawah tingkatanya dan sekitar dua puluh orang yang masih kokoh,Fei menyeka keringat di dahinya,luka sayatan di mana mana, yg tenanga sudah terkuras,Fei berharap Sheng yu dan bala bantuan nya datang dan membantunya.
Ketua bandit itu menyerang Fei dengan membabi buta,Fei menangkis serang serangan ketua bandit itu dengan cepat,saat Fei fokus pada salah ketua bandit itu dari arah samping Fei di hajar oleh anaka buahnya.
Fei dengan nafas terengah engah terduduk di tanah sudah pasrah dengan segala akan terjadi padanya Fei benar benar tidak sanggup otak yang kacau membaut nya tidak fokus menyerang membuatnya kalah telak.
Ketua bandit itu maju sambil memain kan pedang yang lancip yang siap menebas kepala Fei''hahahhahh apakah kau sudah menyerah gadis sombong,harus aku akui jika kau memang sangat kuat susah di kalahkan dan sudah melukai ku,tapi kau tidak sanggup membunuhku kan hahaha,kau terlalu naif gadis manis apakah ada permintaan untuk terakhir kali nya kau bernafas disini,ucap ketua bandit itu dengan tertawa mengejek.
Fei diam saja,tenggorokannya tercekat oleh darah,seluruh badanya nyeri pandangannya buram,berusaha terjaga sampai bantuan datang''Maafkan aku Jilin aku tidak bisa menemanimu lagi,aku harap kau akan selalu bahagia walau tanpaku,aku sudah berusaha semampuku untuk bertahan hidup maafkan aku Jilin tapi ini sudah diluar batasanku, semua organ tubuhku nyeri dan aku sedang kacau aku tidak fokus untuk membalas serangan musuh,sampai akhirnya aku harus mati di tangan bandit itu,batinya perlahan pandanganya buram dan tidak tau apa yang terjadi pada dirinya untuk saat ini,hanya ada gelak tawa dari para bandit yang terakhir di dengarnya.
...----------------...
Di Markas
Jilin sudah selesai membuat obat obatanya tapi entah kenapa perasaanya tak enak seperti sesuatu akan terjadi atau sudah terjadi Jilin berdiri dan keluar dari ruang dimensinya,Jilin bergegas ke luar ruangan dan mencari Qisuan,setelah melihat Qisuan Jilin berlalri ke arah Qisuan yang sedang menatap kedepan.
''Ada apa Qisuan apakah ada sesuatu terjadi.''ucso Jilin penasaran pasaknya Jilin melihat Qisuan menatap kedepan terus tanpa menatapnya.''
''Kakak Fei tuan sedang dalam bahaya,tadi memberitahu Sheng yu melewati telekomunikasi di tatonya.''ucao Qisuan.
__ADS_1
APA!!!
Fei dalam bahaya lalu dimana Sheng yu apakah dia sudah pergi.''ucsp Jilin Gusar dan khawatir.
''Sheng yu sedang menyusul Fei kesana dan membawa anak buahnya,Fei mengahdapi bandit berkelas satu dimana banyak hanya tingkatan raja,dan sepertinya Fei sedang bertarung sekarang aku tak tau,entah kenapa aku susah sekali menghubunginya lewat tatonya.''
''Aku akan menyusul aku juga takut mereka tidak bisa melawan bandit bandit KEPARAT itu,ucap jilin dengan otak yang mendidih menekan emosinya.''
''Hn,berhati hatilah,aku tidak bisa ikut,aku akan mengurus ponakan ponakan yang lucu ini.''ucap Qisuan.
''Tak apa,aku pergi,''dengan kekuatan nya Jilin langsung bisa berada di tempat Fei sekarang lewat bertelportasi.
Jilin bisa melihat Fei sedang terduduk di tanah dengan nafas tersengal sengal dan ambruk ke tanah,Jilin srmakin emosi melihat kakaknya itu terluka parah oleh bandit bandit itu,Jilin melesat secepat mungkin mengangkat Fei yang akan di tebas leher nya oleh salah satu bandit itu,''huh untung tepat waktu'',Jilin melihat segerombolan anka buahnya datang bersama Sheng yu dan Run.
Sheng yu menghampiri Jilin.
Jilin langsung memberikan Fei kedekapan Sheng yu,kau obati saja kakakku akan ku urus segerombolan cecunguk itu Fei melambaikan tangannya dan keluarlah dua botol porselen.
Pergi dari sini bawa obat ini,Kau dan Run harus bisa menyelamatkan kakak ku,kau tidsk bis melawan mereka mereka bukan lawan mu,ucap Jilin.
''Tapi bagaiamana dengan kau Jilin apakah kau sanggup menghadapi bsndit bandit itu???.''ucap Run.
Sudalah pergi dari sini cepat.
Setelah kepergian Sheng yu dan Run,Jilin berbalik menatap bandit bandit itu dengan sorot mata elangnya.
''Kau sudah melukai kakak ku,maka kau harus mati di tanganku.''ucao jilin.
''Hahahha apakah kau adiknya,kakaknya saja belum bisa mengalahkan ku apalagi mengalahkan mu sangat mudah untuk ku,ucap ketua bandit itu dengan sombongnya.
Jilin tidak ingin membuang waktu,terlanjur kahawati dengan kakaknya,Jilin langsung menyerang dengan pedang kesayangannya.
Jilin maju dan melukai siapa pun di dekatnya bahkan tak tanggung Jilin menusuk matanya dan menebas tangan kakinya sebelsh sebelah setelah itu baru Jilin menebas tubuhnya menjadi dua bagian,aura kematian menguar dari tubuhnya para bandit itu sesak nafas,dan ada yang seperti tercekik,dengan mata tajam nya Jilin memutar pedang nya dan berlalri kesana kemari menebas siapapun tanpa ampun dengan emosi yang memuncak Jilin menebas kepala kepala orang yang menjadi musuhnya mengeluarkan semua emosinya dengan cara membunuh membuat Jilin senang dan sedikit tenang.
Dua puluh menit kemudian Jilin sudah membabat semua bandit bandit yang sudah melukai kakaknya itu dengan sorot mata yang tajam Jilin pergi ke kediaman untuk melihat kondisi kakaknya
__ADS_1
Hallo guys bagaiman ada peningkatan tah dalam penulisan ku ini,apakah ada yang kurang atau ada yang salah tolong koment jsngan lupa 👍💬💟ok.