Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
WANITA GILA


__ADS_3

Jilin memerintah temannya untuk mengarahkannya ke arah yang sudah Jilin arahkan,tak hanya itu mereka juga memancing supaya orang orang berbaju hitam itu keluar dengan ledakan ledakan


yang di buat Jilin.


Seperti yang Jilin harap kan semua kelompok yang bersembunyi akhirnya keluar dengan penuh luka dan masih ada yang tidak terluka atau terluka ringan.


Jilin dan yang lainya langsung mengeluarkan pedang ternyata benar,orang yang berpakaian hitam itu sangat banyak.


"Kita bagi tugas."ucap Jilin.


"Hn,orang berpakaian ini seperti pembunuh bayaran tapi siapa yang menyuruh mereka membunuh kita,kita kan baru masuk desa kecil ini."


Apakah kalian ingat kejadian saat tadi kita makan di kedai,saat aku mengeluarkan koin kepada kalian ada salah satu orang berpakaian hitam yang mencurigakan, seperti nya mereka kelompok bandit dari desa ini,"ucap Jilin datar.


"Hm,sepertinya memang dari pertama kali kita sudah di incar oleh para bandit ini,"ucap yang lainya.


Hahahaha


"Heh kalian bocah tengik sekarang serahkan semua harta benda kalian."ucap salah satu orang berpakaian hitam itu.


"Apa!!,enak saja kalian ingin uang uang kami,kalo ingin uang yah kerja jangan hanya bisa meminta apakah kau tau pak tua,memberi itu lebih baik dari pada meminta apakah kau tahu,"ucap Sheng yu geram.


"Heh,kau bocah tengik tidak usah menceramahi ku sekarang lebih baik kalian berikan uang kalian atau kalian ingin mati!!!.ucap bandit itu sedikit jengkel.


"Heh,bukan kami ysng mati tapi kalian,"ucap Xi wang.


Jilin dengan datar berucap dengan lantang.


"Kau ingin kami mati tapi kami akan membunuh kslian supaya kalian tahu bagaimana rasa sakitnya sebelum mati.


Jilin dengan kekuatan angin nya mengantarkan bubuk racun yangs sangat mematikan dan amat sangat menyiksa,Jilin dengan senyumsn tipis.


"Kita akan melihat pertunjukan."ucap Jilin datar dan dingin.


"Ha,pertunjukan."ucap heran semua orang.


"Jangan ngada ngada kamu jilin kita itu sedang di sergap bukan akan menonton pertunjukan."ucap Jingmi geleng geleng kepala.


"Kita tunggu saja,"ucap jilin datar.


Saat Jingmi ingin berbicara lagi para pakaian baju hitam itu tiba tiba mengerang kesakitan entah apa penyebabnya teman teman dan orang berpakaian baju hitam pun tak tahu,hanya Jilin lah yang tau bubuk racun apa kah itu.


Jeritan dan rintihan kesakitan sudah dapat teman teman Jilin rasakan,tiba tiba teman teman Jilin bergidik ngeri dengan sekelompok orang yang berguling guling di tanah dengan menjerit seperti orang gila.


"Apakah yang kau bilang pertunjukan ini adalah sekelompok orang yang berpakaian hitam ini yang sedang tersiksa,"ucap Jun memastikan.


"Hn,aku sudah berkata beberapa kali bahwa kita akan menonton pertunjukan tapi sepertinya kalian belum juga mengerti dan baru saat orang berpakaian hitam itu tersiksa baru kalian paham,"ucap jilin menjelaskan.


Apa!!!,ucap serempak.


"Kau memberikan mereka apa jilin sampai mereka tersiksa karena kesakitan seperti itu."ucap si kembar.


"Racun."ucap Jilin datar.


"Apa racun?,apakah kau bisa membuat racun semematikan itu jilin.


"Hm, sebenarnya racun itu baru aku buat saat akan perjalanan ke sekte lotus merah dan orang berpakaian inilah yang ku jadikan percobaan ucap


Jilin,"sambil melihat orang orang yang tersiksa oleh racun buatannya.


"Apa!!!, percobaan,kau jadikan mereka kelinci percobaan Jilin ucap mereka serempak tak percaya.


"Iya,kenapa? Kenapa kalian seterkejut itu,ini adalah hal yang kusukai saat musuh tersiksa


Detik detik akan mati,dengarkanlah suaranya ini benar benar merdu ucap jilin sambil menutup mata seolah olah teriakan teriakan itu adalah nyanyian paling merdu tapi tidak untuk temna teman yang lainya mereka mengedipkan matanya beberapa kali dan memegang dada mereka karena syok dengan ucapan jilin yang baru di ucapkan.


"Apakah aku harus beruntung atau apa bereman dengan jilin di sisi lain dia sangat baik dan sangat menyayangi temna temannya tapi di sisi lain Jilin sangat menakutkan bahkan ia mengaku teriakan

__ADS_1


Mereka yang kesakitan adalah alunan paling merdu,apakah dia masih waras,dia benar benar tidak bisa aku percaya,ucap yang lainya sambil memegang dada,mengatur degup kencang yang berpacu dengan tidak normal.


"Ada apa dengan kalian kenapa kalian memegang dada secara bersamaan,apakah ada sesuatu yang membuat kalian syok."ucap jilin bertanya tanya.


"Jilin kau sangat kejam."ucap Jingmi tiba tiba.


"Aku Memang sangat kejam terhadap musuhku Tapi aku sangat menyayangi orang orang terdekatku aku akan melindungi dengan sekuat tenaga ku, ketahuilah aku melakukan ini untuk kalian supaya kalian tidak usah mengeluarkan tenaga dengan percuma besok kita akan melanjutkan perjalanan ke sekte lotus merah jadi kita harus menghemat tenaga,apalagi orang berpakaian hitam ini sudah membuat para warga resah aku hanya Membantu menyingkirkannya saja itu saja."ucap Jilin panjang lebar.


Jilin dan yang lainya berjalan sambil terkadang bercanda ria supaya tidak bosan,setelah sampai di ibu kota besar Jilin dan yang lainya langsung mencari penginapan untuk istirahat.


"Kita sudah Sampai di lotus merah."ucap Xi Wang.


"Hn tak terasa ya kita sudah sampai dengan cepat."ucap,ucap Li mei.


"Tentu sajajikin sudah memberikan pil kecepatan jadi kita tentu saja jalan kita beda dengan manusia pada umumnya,kau tahu itu sangat menakjubkan."ucap Jingmi.


"Jilin kau benar benar aclemis terhebat yang pernah aku kenal,aku yakin kau akan menjadi aclemis legendaris."ucap Jingmi lagi sambil menatap Jilin dengan takjub.


"Kalian sangat berlebihan."ucap Jilin gekeng gekeng kepalanya.


"Chia kenapa kau dari tadi diam saja."ucap Xi Wang.


"Aku,aku tidak biasa berkumpul seperti ini,aku lebih suka diam dan menyendiri."ucap chia lirih dan ragi ragu.


"Menangnya kenapa kalo kita berkumpul apakah itu membuat mu tidak nyaman."ucap Xi Wang.


"Bukan seperti itu,hanys saja aku tidak biasa karena aku dari kecil Menang jarang sekali berkumpul seperti ini jadi ketika aku berkumpul aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan,di satu sisi jika aku berucap aku takut kata kataku bisa membuat orang lain tersinggung ucap chia dengan memelintir ujung bajunya.


"Chia aku mengerti perasaan mu,tapi biasakanlah kau berbicara dan memberikan saran jika kita membutuhkan nya,kau tahu berdiam diri itu tidak baik, menjauh dari kerumunan hanya akan membuat mu terasingkan jadi ketika kita berkumpul kita akan tertawa bersama dan berduka bersama?,kau tau aku dulu juga sama seperti mu lebih senang menyendiri dan berdiam diri tapi itu semua sebaliknya tidak baik karena kita akan jauh dari orang dan berakhir dengan terasingan,akan susah meminta pertolongan ketika kita kesusahan tidak ada yang membantu kita karena kita tidak tau dengan siapa meminta tolong karena kita jauh dari orang orang."


Ucap Jilin panjang lebar.


"Hn apa yang di katakan Jilin benar adanya chia jika kau perlu sesuatu kau berbicaralah pada kami siapa tahu kami bisa membantu mu."ucap Fei.


Dan di angguki oleh semuanya.


Baiklah kita akan istirahat dua hari lagi pertandingan akan di mulai sebaiknya kita gunakan waktu ini untuk bersenang senang dan berjalan jalan."ucap Sheng yu.


Setelah selesai Xi wang memberikan kunci kepada setiap kelompok Jilin langsung membersihkan terlebih dulu karena ia paling tidak tahan dengan bau keringat.


Setelah selesai membersihkan diri enam orang itu langsung minum teh bersama si kembar senang karena chia sudah tak menyendiri lagi.


Walaupun hanya berbicara satu kata atau dua kata tak apalah yang penting ada perubahan meski sedikit.


Saat berbincang bincang pintu kamar yang di huni Jilin di ketuk oleh seseorang dan Jilin lah yang membuka pintu nya.


Jilin melihat orang yang mengetuknya datar.


"Ada apa?."ucap jilin


"Waktu kita sangat banyak kita berkeliling kota ini bersama kalian."ucap Jingmi sambil mengedipkan Matanya beberapa kali itu membuat jilin gemas ingin sekali mencubit pipi tembemnya,harus Jilin akui pesona Jingmi memang sangat luar biasa walaupun kecil tapi keimutanya tidak bisa di bantahkan,tapi demi menjaga image Jilin memilih memasang wajah datar khas nya.


"Bagaiamana apakah kalian mau?."ucap Jun.


"Ekhm sebentar aku akan bertanya kepada yang lain dulu kalian tunggu lah disini.


Dan di angguki oleh semuanya.


Beberapa saat kemudian Jilin dan yang lainya langsung keluar dan di sambut oleh para pria yang sedar tadi menunggunya di luar,sheng yu ia langung saja menempel pada Fei membuat semua orang geleng geleng kepala saja.


"Aku rasa khusus untuk Fei dan Sheng yu sekamar saja berdua."ucap Fu Feng.


"Lewati dulu aku,ucap Jilin menyeringai seketika membuat semua orang bergidik,terkecuali untuk Sheng yu dan Fei mereka sudah sering melihat seringaian seperti itu saat di kerajaan,tapi untuk disini mungkin pertama kalinya.


"Sudah,sudah kau ini apa apaan si Fu Feng kau merusak suasana hatinya jilin."ucap si kembar.


"Hanya bercanda apa salahnya."ucap Fu Feng mendelik ke arah si kembar yang menurutnya menyebalkan.

__ADS_1


"Apakah kalian akan tidak bertengkar ucap yang lainya,pasalnya ketiga orang itu sudah teringgal lumayan jauh karena perdebatan yang menurut mereka buang buang waktu untuk menontonnya.


Saat di pasar Jilin dan yang lainya melihat lihat baju, aksesoris, senjata,dan lain lain sedangkan untuk para pria mencari senjata yang menurutnya perlu digunakan nanti.


Setelah puas di pasar jilin dan ysng lainya mencari kedai untuk mengisi perut mereka yang mulai meminta di isi.


Setelah lelah mencari cari kedai yang masih kosong Jilin dan yang lainya memasuki kedai yang masih ada tiga meja untuk mereka.


Setelah duduk Jilin dan yang lainya memesan pesanan yang menurutnya berselera setelah lama menunggu pesanan mereka datang dan memakan makanan mereka saat mereka menikmati makanan mereka mendengar wanita angkuh datang ke dalam,walaupun Jilin memunggungi mereka Jilin tau itu sekelompok wanita angkuh.


"Kalian makan saja jangan di hiraukan wanita gila itu."bisik Jilin kepada yang lainya.


"Hn."mereka pun makan kembali dan membiarkan wanita gila itu berteriak teriak.


Wanita itu sangat geram karena tak ada orang yang menghiraukanya,wanita itu dan in the geng nya pergi ke arah Jilin dan yang lainya makan.


"Hei kau sebaiknya kalian pergilah aku ingin s kali makan tapi tidak ada meja,biar aku yang membayar semuanya."ucap wanita itu angkuh.


Xi Wang melihat ke wanita itu karena selalu saja berteriak ke arah meja nya membuat semua teman teman Xi Wang terganggu.


"Ada apa nona jika kau ingin membuat rusuh keluar saja kami tak punya uang receh,ucap Xi Wang kasar.


"Apa!!,berani beraninya kau menghinaku kau tak tau siapa aku hah!,"ucap wanita itu murka.


"Pergilah kamu tidak ingin tahunsiapa dirimu."ucap Jun menambahi.


"Dasar kurang ajar kalian tinggal pergi dan aku yang bayar apa susah nya hah!,kalian tidak bisa membantahku karena aku adalah anak dari simayi orang terkaya di kota ini."ucap wanita itu sombong.


"Heh wanita gila aku benar benar tak peduli dengan seluruh kekayaan mu,apakah karena kamu kaya,kamu bisa seenak jidatmu melakukan sesuatu yang ingin kau ingin kan hah!!!."ucap Li Liang Yi.


"Kau gila!!!kau akan menyesal karena sudah membuatku mu malu,serang saja mereka atau bila perlu bunuh aja mereka karena sudah membuatku malu."ucap wanita sombong itu.


"Huh,dasar wanita gila kau berani karena banyak yang mengawalmu."ucap Jingmi mulai kesal.


Jilin makan dengan santai tak menghiraukan


Apa yang terjadi di depanya Sebenarnya jilin ingin sekali memberikan pelajaran tapi ia tahan ia ingin tahu sampai mana keberanian wanita itu.


Saat para pengawal wanita itu akan menyerang Jilin tiba tiba sumpit yang berada di meja makan sudah berada di jantung mereka, otomatis membuat seluruh pengunjung membulatkan matanya.


"Aku ingin tahu kini penjagamu itu sudah mati di tangan ku,apakah kau akan tetap mengembangkan bulu ayam mu itu,"ucap Jilin tersenyum sinis.


"Dasar wanita rendahan kau pantas menjadi pelac**."ucap wanita itu menggeram marah.


"Benarkah apakah matamu buta jelas jelas kau lah yang seperti anak bordir,lihat lah pakaian mu yang memperlihatkan dada buluk mu itu apakah akan ada orang yang menyukainya?oh tentu saja ada pria yang berperut buncit dan para bandit hahahh,"ucap Zixuan tertawa lepas dan di ikuti oleh yang lainya membuat wanita itu menggeram marah.


Wanita itu benar benar kesal dan Marah,diam diam wanita itu menggerakkan tangannya dan munculah api di tangannya.


Whuusss


BOOOM


Parankkk kraakkkk


Mangkuk dan meja hancur berantakan membuat semua pengunjung terkejut dengan tingkah wanita di depanya itu.


"Huh,hampir saja mengenaiku terima kasih Jilin


Ucap Zixuan.


"Sama sama,lain kali jangan lengah."ucap Jilin datar.


Huh buntu makasih udah mau mampir di cerita author semoga terhibur ya ☺️☺️☺️


Selalu kritik dan saran ya supaya author bisa nambah wawasan nulis nya dan kedepannya jadi gampang buat bikin cerita menarik.


Jujur ya aku tuh masih kaku saat bikin cerita sedih,menarik,atau marah loh,jadi kayak biasa ajah kalo bacanya terus nggk ada alur yang greget ya,maafin batu belajar masih bertahap

__ADS_1


selalu sematkan like setelah membaca supaya author nya tambah semangat 💪💪💪 ok lah tunggu chapter lanjutannya ya


jangan lupa👍💬💟.


__ADS_2