Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
KESAL


__ADS_3

Jilin sudah berada di kediamannya,saat sedang melamun tiba tiba teringat dengan pria yang membuatnya nyaman bila di dekatnya,rindu jika tak bertemu,Jilin membayangkan masa masa dimana Jilin dan Chen bercanda ria dengannya, rindu saat dia mengomeli nya hanya karena dia ceroboh Jilin benar benar rindu pria itu,entah perasaan apa yang Jilin rasakan saat ini,Jilin menghela nafas bingung dengan perasaanya,Jilin tak tau kapan bisa bertemu lagi.


Tiba tiba pintu kamar terbuka dan terlihat lah


Fei membawakan begitu banyak makanan,Jilin lupa jika sekarang sudah malam karena terlalu larut dalam pikirannya.


''Jilin ayo makan,Jilin maaf ya aku tadi sibuk di dapur banyak pekerjaan di istana jadi aku juga harus ikut turun tangan membantu,ucap Fei.''


''Eh,Membantu?untuk apa membantu mereka biarkan saja,toh mereka juga tidak pernah membantu kita selama kita dalam kesulitan, ucap Fei santai.


''Iya aku juga berfikir seperti itu,tapi tadi ada induk ular masuk ke dapur dan mengatur semuanya termasuk aku juga terkena suruhannya,ah aku lelah sekali,dari pagi aku di suruh ini itu,tanpa istirahat sungguh melelahkan,''ucap Fei sambil memakan makanannya dengan malas.


''Seharunya kau itu membantah,bukanya menurut,kau itu kakakku,kau hanya boleh mengurusku,jika ada pelayan yang memerintahkanmu kau pukul saja dia sampai pingsan dan kau kembali kesini,''ucap Fei malas.


''Tapi bagaimana jika pelayan itu melaporkan Kanya kepada selir agung,bisa habis aku disana'',ucap Fei tak ingin kalah.


''Sudalah kau istirahatlah,aku juga ingin istirahat,''ucao Jilin.


''Baiklah.''


Saat Fei sudah pergi Jilin berjalan ke arah balkon duduk sendiri sambil menikmati hembusan angin malam yang segar,dan membuat nya tenang Mao Bai tidur di dekat Jilin,Jilin mengelus bulu lembut Mao Bai.


''Eh Mao Bai kau kan sudah bisa berubah menjadi manusia kenapa kau tidak merubah dirimu menjadi manusia,ucap Jilin.''


Mao Bai menggeliat,membuka matanya perlahan,''aku malas berubah menjadi manusia nanti ada yang tergila gila padaku.''ucap Mao Bai narsis.


Jilin memukul kepala Mao Bai,''kau terlalu percaya diri disini hanya ada aku,lagi pula aku tidak tertarik padamu.''ucap Jilin kesal.


''Oh tuan tak tertarik padaku,berarti tuan tidak normal,secara kita lawan jenis,jika tuan tak tertarik padaku berarti tuan tidak normal,dan apakah tuan lebih suka kepada sesama ,ucap Mao bai.''

__ADS_1


Brakk Jilin menendang Mao Bai sedikit kencang ke arah kasur'' dasar laknat ku kutuk Kao jadi batu,sangat durhaka bilang aku suka sesama enak saja kalo bicara,''ucap Jilin tambah kesal.


''Hah,Baiklah tuan aku akan tidur saja aku mengantuk sekali.''ucap Mao Bai sambil mencari tempat yang nyaman untuk tidur.


Jilin geleng geleng kepala melihat tingkah hewan kontaknya itu,''bisa bisa aku kriput dan cepat tua jika terlalu sering berdebat dengannya''Jilin keluar kamar dan pergi dari kediamanya berjalan jalan sambil mencari angin dan duduk bersender di dahan pohon yang cukup tinggi dan besar,jika dilihat dari bawah tidak akan terlihat jika di atas pohon ada orang.


Saat Jilin sedang menikmati angin tiba tiba terdengar suara langkah kaki,Jilin melihat kebawah ada seorang pelayan dan pangeran Xia choyu,sedang berbicara kepada pelayan setelah mereka pergi Jilin menyunggikan bibirnya,akan ada pertunjukan menarik.


Jilin pergi ke kamar gegenya niatnya numpang tidur di kamar gegenya,setelah sampai di kediaman gegenya jilin langsung masuk dan tanpa ba,bi,bu langsung naik keranjang dan tertidur disebelah gegenya yang sedang tidur tenang.


Keesokannya


Fai terbangun saat menyentuh kepala manusia,Fai terkaget dan langsung terbangun dan dilihatnya Jilin sedang tertidur pulas dengan rambut acak acakan,''Ya ampun Jilin'er kenapa kau sering sekali tidur tiba tiba di kediamanku sih,Fai berhalab gontai ke kamar mandi dan merendam,selang beberapa menit Fai selesai mandi langung ganti pakaian dan berjalan menuju kasur.


''Jiliner bangun lah,ini sudah siang,Jilin'er kenapa kau sangat susah sekali di bangunkan si.''keaal Fai.


Fai menyuruh pelayan pribadinya untuk mengambil dua sarapan,pelayan pribadinya mengangguk dan pergi,tiba tiab ada pergerakan dari tubuh Jilin,Jilin terbangun dan duduk di pinggir ranjang,mencari seseorang dan puk,Jilin'er mengadah kan kepalanya siapa yang melemparkanya pakaian pria kepadanya.


''Jilin mengangguk sedikit dan berjalan ke arah kamar mandi,berendam dengan wewangian mawar setelah sekian lama di kamar mandi Jilin mengganti pakaian dan duduk bersama gegenya.


''Aku heran kenapa akhir akhir ingin selalu saja kau tidur di kamar lu dengan tiba tiba.''


''Huaaah,aku malas ke kediaman,ucap Jilin setelah menguap.


''Memang nya kenapa kau sedang beryengkat dengan Fei'er,?ucap Fai,ingin tahu.


''Bukan bersama Fai tapi dengan hewan kontrak ku Mao Bai,dia sangat membuatku kesal.''uxsp Jilin sambil memanyunkan bibirnya.


''Memang nya dia melakukan apa sampai spai kau sangat kesal padanya.''

__ADS_1


Jilin menceritakan semuanya,setelah selsesi Fai tertawa ternak bahak,''sungguh dia berkata itu padamu hahah lucu sekali hahah'',sambil tertawa terus menerus.


Jilin menatap gegenya yang sedang tertawa dengan malas,''ternyata sama saja.''sambil mengela nafas.


''Oh iya bagaiamana kedainya apakah sudah ada,ucap Jilin sambil menyesap teh hangatnya.


''Hm sudah nanti kita pergi bersama sama melihat kedai nya.''


''Baiklah.''


''Waah bagus,sesuai keinginan Gege Memang terbaik,sambil memeluk gegenya itu.''


Jilin masuk dan melihat lihat wajah bagus untuk kedai obat obatan tempatnya juga sangat strategis bagus untuk berjualan baiklah besok aku akan mengisi obat obatan dan menyuruh orang kepercayaannya untuk menjaga kedai barunya itu.


Jilin dan Fei beralih ke kedai kedua dimana akan dijadikan kedai makanan,Jilin sudah menyiapkan resep resep terbaru untuk menu utamanya.


''Bagaimana jilin bukankah ini sangat bagus dan sangat luas ada emapt lantai.''ucsp Fai ssmbil mengedarkan pandangannya.


''Hn,sangat bagus,nanti sore akan ku kerahkan beberapa orang orang ku untuk bekerja di sini.''


Setelah selesai melihat lihat,Jilin pulang bersama Fai,Fai pergi ke aula untuk pertemuan sedangkan Jilin pergi ke markas untuk mencari orang orang kepercayaannya untuk dijadikan pekerja restoran.


Di markas


Young Sheng Wen Hua,Liu Rui dan Liu Yan sedang berlatih bersama,Young Sheng dan


Wen Hua sedang melatih elemen,sedangkan Liu Rui dan Liu Yan sedang menguatkan pondasi nya yang masih sangat lemah.


Qisuan membantu Liu Rui dan Liu Yan sedangkan untuk Young Sheng dan Wen Hua sedang berlatih bersama Run dan Sheng yu.

__ADS_1


Sesuai janji Up pagi pagi☺️aku lagi nggk mood nih😐lanjut up nanti siang ya🤔itupun kalo nggk sibuk,kalo sibuk nanti sore😊.


Jangan lupa 👍💬💟 makasih


__ADS_2