Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
KAKEK TUA


__ADS_3

Jilin dan Fai melanjutkan perjalanan berburunya,Jilin dan Fai merasa lelah karena tenaganyabsudah terkuras,Jilin dan Fai memutuskan untuk istiraha terlebih dahulu,Fai dengan sigap mencari ikan di danau,sedangkan Jilin mencari kayu, sebenarnya bukan mencari sih,tapi menggunakan kekuatan tumbuhan untuk mendapatkan ranting ranting kering.


Setelah cukup Fai berjalan ke arah Jilin,dan meluhat Jilin sudah menyiapkan segalanya,Jilin meletakan ikan ikan itu di daun pisang,dan melumurkan rempah rempah supaya enak di makan,dan tidak lupa bubuk cabe yang Jilin selalu siapkan.


Fai hanya melihat dengan tenang,tanpa berkomentar sedang apa adiknya itu,dia tau kalo adiknya itu sedang melumurkan rempah rempah,Jilin menusuk ikan ikan yang sudah di beri rempah rempah,dan di bakar.


Setelah beberapa menit ikan bakar sudah matang mereka makan dengan lahapnya


mungkin karena terlalu lapar,Fai terkejut dengan makanan Jilin,Fai membulatkan matanya.


''Waaah,enak sekali ini benar benar enak


aku baru pertama kali makan ikan seenak ini


bagaiamana bisa kamu masak dengan sangat lezat seperti ini'',ucap Fai antusias memakan ikan bakarnya.


''Tidak terlalu sulit membuat ikan bakar ini begitu lezat,sudalah makan yang banyak kita akan memburu lagi,karean inti krisatal ini sangat sedikit.''


''Fai hanyaa manggut manggut seraya mengerti.''


Di paviliun Teratai


Setelah berkultivasi Fei pergi keruang utama untuk menemui Jilin,tapi faei tak melihat adiknya itu,kemana dia,apakah pergi keistana


tapi tak mungkin pergi kesana tanpa bilang padaku.


Apakah dia pergi jalan jalan ke pasar,hm mungkin saja kesana baiklah aku harus menyusul kesana siapa tau bertemu.


Fei menggunakan baju pria,tak lupa cadar yang selalu ia gunakan,Fei berjalan keluar dengan llmu peringan tubuhnya Fei tiba di pasar dengan dengan cepat.


Fei berjalan jalan sambil mngedarkan pandangan nya siapa tau Jilin ada disana


Fai dengan sabar mencari di tempat Jilin membeli manisan siapa tau ada di sana.


Saat Fei berjalan jalan di pasar,Fei melihat kakek kakek sesang di pukuli oleh orang bangsawan terlihat dari pakaianya.


Fei berjalan ke arah kakek kakek itu,karena merasa kasihan,Fai dengan santai menerobos orang orang yang sedang berkrumun.

__ADS_1


''Maaf tuan saya tidak sengaja,saya terjatuh karean lemas tuan,tolong jangan hukum saya,saya sudah tua,tak berdaya, bisakah tuan bermurah hati memarkan kakek yang sudah rentan ini,''ucap kakek itu dengan memelas.


''Heh,kakek tua kau sudah menyenggol baju mahal ku,kau harus di hukum dan ganti rugi,karena mu baju mahal ku jadi rusak


dan ini sangat mahal.''ucap pemuda bangsawan itu dengan kesal.


''Hanya bangsawan kelas rendah saja sudah sangat sombong,''ucap Fei sinis.


''Pria bangsawan itu langsung melihat siap yang sudah berani menghinanya,dan terlihat lah seorang pria memakai cadar menatap tajam ke arahnya.''


''Heh,hanya seorang pria tingkat bawah sudah berani menghinaku,apakah kau tidak tau siapa aku.''


''Tidak tuan,aku tidak tau siapa dirimu,dan tidak ingin tahu,aku hanya ingin kau lepaskan kakek ini,kau sungguh tak ada sopanya kepada seorang Kakek renta,hanya karena tersenggol sedikit kau memarahinya bahkan memukulnya,dimana sikap bangsawan mu tuan'',ucap Jilin mengejek.


''Heh pria aneh,pergilah jangan ikut campur


urusan ku.''ucap pria bangsawan itu jengkel.


''Heh bangsawan sombong,kau sudah menyiksa kakek tua tanpa belas kasih bahkan di depan semua orang,tentu saja menjadi urusan ku mulai sekarang,jadi lepaskan atau kalo tidak kau akan menyesal.


''Apakah aku peduli?,apakah aku takut?,tentu saja tidak,pria bangsawan itu langsung memeri tahukan anak buahnya untuk menyerang Fei,seluruh bawahan pria bangsawan itu langsung maju dan menyerang Fei dengan membabi buta.


kau akan menyesal setelah ini,Fei dengan sigap menangkis serangan para bawahan bangsawan itu.


Fei teringat dengan tujuan pertamanya yaitu mencari adiknya,dengan sigap Fei langsung menyerang para bawahan pria sombong itu.


Dengan sekali serangan Fei sudah membunuh para bawahan pria sombong itu


''Oh hanya itu kah kekuatan para bawahan mu itu pria sombong.''ucap Fei dengan nada mengejek.


''Lria bangsawan itu dengan geram langsung mengambil pedang nya dan menyerang Fei


Fei tersenyum mengejek,kekuatan sangat buruk,apakah kau hanya di latih tentang memamerkan harta dan jabatan mu itu pria sombong.'',ucap Fei memancing.


''Heh,kau akan menyesali kata kayu itu,aku akan merobek mulut busuk mu itu.'' ucap pria bangsawan itu sambil menyerang Fei.


''Heh,serangan seperti ini kau bilang dapatembunuhku,bahkan kau tak akan bisa menyentuh pakaian ku sedikitpun,kau sudah semena mena terhadap orang yang lebih rendah dari mu,kau akan mengerti apa itu penyesalan atau penyiksaan yang sangat sangat nikmat,ucap Fei dengan menendang perut pria bangsawan itu,baru saja berdiri pria bangsawan itu sudah terkena tendangan,dan bogeman dari Fei.

__ADS_1


Pria bangsawan itu babak belur bukan main,muka sudah tak sesegar tadi,baju sudah banyak sobekan sobekan,dan kotor.


Jilin menghampiri pria itu dengan senyum misteriusnya,pria bangsawan itu langsung waspada dan mundur beberapa langkah.


''Bagaiamana apakah itu sakit,itulah yang di rasakan kakek itu,kau memukulnya bahkan kau menendang tubuhnya,aku tidak akan membunuhmu,tapi jika aku melihat kau menindas orang orang lemah terlihat di mataku kau akan mendapatkan kesakitan yang berkali kali lipat dari ini,ucap Fei dingin.


Fei menghampiri kakek tua itu yang sedang duduk di tanah''kakek bangun lah.''sambil mengulurkan tangannya seraya membantu.


''Terima kasih nak'',ucap kakek itu.


''Fei memberikan sebotol pil penyembuh luka dan pil pemilih tenaga,yang pernah di berikan Jilin.''ambilah ini kek.''


''Tidak nak ini sangat berharga untuk mu.''ucso kakek tua itu dengan enggan.''


''Tak apa apa kek,ambilah aku masih punya banyak.''ucao Fei tulus.


kakek itu dengan enggan menerima pil pil itu,dan tersenyum kikuk'' sekali lagi terima kasih nak'',ucap kakek tua itu.


''Oh iya kakek kenapa menyenggol pria sombong itu.''


''Hm,maaf nak seharusnya jangan membela kakek Disni kakek yang salah,kakek tak sengaja menyenggolnya karena lemas, kakek lapar,kakek belum makan.ucso kakek tua itu.


Fei,sedih melihat pemandangan di depanya,apakah kakek tinggal sendirian,''dimana keluarga kakek,apa kakek di buang,''ucap Jilin beruntun.


''Kakek tidak di buang,hanya saja kakek ini hidup berdua dengan cucu kakek,cucu kakek sedang sakit sudah seminggu,biasanya cucu kakek lah yang mencari makan tapi karena cucu kakek sedang sakit,kakelah yang menggantikan nya kerja.''


''Baiklah kita mencari makan dulu kita makan bersama setelah itu kita lihat cucu kakek.''


''Tapi'' ucap kakek itu menunduk ragu.


''kakek tenang saja,aku akan bertanggung jawab semuanya,ayo kita makan dulu,kita cari kedai terdekat untuk kita makan,ucap Fei dengan menuntun kakek itu berjalan.


Halo guys aku bawa cerita singkat nih


tunggu chapter selanjutnya ya,pokonya Doble three up deh untuk hari ini.


jangan lupa 👍💬💟

__ADS_1


jangan lupa ya buat follow nanti di folbak.


__ADS_2