Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
PERTANDINGAN 5


__ADS_3

Huh dia itu benar benar sangat licik kenapa dia selalu saja di perbolehkan ikut pertandingan tapi ujung ujung nya selalu saja kalah.


"Hm kita lihat saja,untuk sekarang."


Jilin menatap datar pria di depannya itu,ia sudah tau bahwa Juan adalah orang yang sangat licik menghalalkan segala sesuatu


untuk dirinya sendiri.


"huh,hanya seorang gadis,akan sangat mudah menaklukanmu."ucap juan,sombong.


"Benarkah aku tak ingin mendengar an*ing menggonggong tapi tak menggigit,ucap Jilin sinis.


"Sialan,berani sekali kau menyamakan ku dengan binatang."ucap juan geram.


Juan melemparkan serangannya a ke arah Jakarta Jilin.


Jikin hanya tersenyum sinis dan menghindari serangan Juan dengan mudah.


Juan mencari cara lain untuk mengalahkan gadis kecil itu dengan mudah,dengan cara licik nya Juan akan mengelabui dengan cara jurus halusinasi.


Jilin menyeringai ketika Juan memakai jurus terlarang yaitu jurus halusinasi,ia sangat tahu efek dari jurus halusinasi jika terkena dan terperangkap ke dalam jurus halusinasi.


Efeknya akan membuat kita tertuju pada satu titik yang Juan ingin kan,dan itu sangat ampuh untuk mengelabui musuhnya.


Jilin berfikir jika jurus halusinasi harus di lawan dengan tipuan juga,Jilin memiliki jurus ilusi Jilin menggunakan jurus ilusi untuk memperdaya jurus halusinasi.


Setelah selesai membuat jurus halusinasi Juan menyerang Jilin dengan membabi buta,karena ia yakin bahwa Jilin terkena jurus halusinasi itu terlihat dari wajahnya yang diam,datar dan tidak bergerak selayaknya patung.


Tapi dari arah belakang Juan terkena pukulan telak dari Jilin,pukulan itu berkali kali Jilin hujami ke tubuh Juan sampai terpental beberapa meter.


Juan yang terkena pukulan dari belakang terkejut, bagaiamana bisa Jilin bisa lepas dari jurus halusinasi miliknya.


Juan terkena pukulan bertubi tubi dari Jilin memuntahkan seteguk darah,ternyata gadis yang ia remehkan bukanlah gadis biasa,Juan berdiri dan memandangi gadis yang menatap nya tajam.


"Ingin menipuku tidak semudah itu pria sombong."ucap Jilin datar.


"kau bagiamana bisa kau lepas dari jurus halusinasi ku."ucap juan bingung dan kesal.


"Rahasia."ucap Jilin datar.


Juan mengerahkan semua tenaga kekuatanya

__ADS_1


karena kelicikan nya tidak mengenai Jilin maka ia harus mengerahkan semua tenaga nya untuk m mgalahkan Jilin.


Jilin tidak tinggal diam Jilin pun menegeluarkan sedikit kekuatan apinya yang lumayan besar dan mengacungksnys ke atas terlihat api panas yang sangat panas berbentuk bola bola api besar berada di kepala Jilin.


Setelah selesai juan mengarahkan kan arah Jilin dan begitupun sebaliknya kekutan Jilin dan Juan saling beradu menjadi satu dan meledak menciptakan suara ledakan yang cukup keras.


Pasir berterbangan cukup tebal,tidak tahu bagaimana nasib keduanya karena tertutup pasir yang masih berterbangan.


beberapa menit k mudian para patriak penonton dan para peserta mulai m lihat siapa yang mennsg dan yang kalah,seorang wanita dengan rambut panjang terterpa angin


dengan baju ysng sudah tak serapih tadi,mata elangnya menatap tajam orang yang sudah terbaring di tanah dengan sekujur tubuh yang sudah memperihatinkan.


Jilin langsung pergi ke tempat duduk setelah


musuh tidak bisa bergerak lagi.


"Tadi itu sangat hebat."ucap Jingmi.


"Jilin kau tidak apa apa."ucap Fei.


"Aku tidak apa apa."ucap Jilin sambil duduk.


Baiklah kita lanjut kan saja babak kedua yaitu babak penentuan siapa yang akan ikut ke babak final.


Baiklah karena yang masuk ke babak kedua jumlahnya lumayan sedikit dan untuk no urut pertama silahkan maju kedepan begitupun dengan no urut selanjutnya,dan disini kalian boleh mengeluarkan hewan kontrak kslian jika di perlukan.


"Jilin kau mendapatkan no berapa."ucap Fei.


"No terakhir."ucap Jilin santai.


Teman teman Jilin yang masuk ke babak kedua maju satu persatu karena babak kedua ini lawanya lumayan sulit membuat teman teman Jilin kalah mendapatkan luka yang lumayan serius.


Jilin dengan sigap mengobati luka luka temanya yang lumayan parah,dengan pengobatan tradisional teknik akupuntur bisa mengurangi rasa sakit dan menambah tenaga.


Sambil menunggu antrian,Jilin mengobati teman temannya satu persatu,Fei pun ikut membantu karena hanya Jilin dan Fei lah yang bisa mengobati sedangkan yang lainya melihat cara kerja Fei dan Jilin saat mengobati pasien nya.


Setelah lama menunggu akhirnya kini giliran Jilin maju ke babak kedua dengan santainya Jilin maju kedepan tanpa keraguan,Jilin melihat musuhnya seorang pria yang lumayan tangguh,gagah,dan tampan.


Jilin memandang pria itupun dengan datar,terlihat kesombongan terpancar dari wajah pria itu.


Pria itu langsung menyerang Jilin tanpa berkata selama akan mengalahkan Jilin adalah hal paling mudah tapi pikiran pria itu salah.

__ADS_1


Jilin adalah wanita licin sangat susah untuk disentuh bahkan setelah mengahabiskan setengah Dupa Jilin dan pria itu belum terluka


Jilin dengan tenang tidak ada emosi di dalam dirinya.


Berbeda dengan pria itu pria itu sudah geram dengan kemampuan yang Jilin punya,hampir setengah tenaga nya habis tapi Jilin masih


berdiri kokoh tanpa luka.


Jilin tahu pria itu sudah kesal dengan dirinya tapi bukan jikin namanya jika tidak mempermainkan lawanya,dengan tersenyum tipis Jilin mentap tajam ke arah pria itu.


"Apakah kau sudah lelah."ucap Jilin.


"Heh,kenapa kau dellau menghindari ku apakah kau takut hm,kau tahu wanita itu lemah makanya selalu menghindari jika mendapat kesulitan,seperti dirimu ini,tidak ada pilihan lain selain menghindar."ucap pria itu.


"Kau tahu tidak semua wanita lemah dan wanita dibdepanmu akan menunjukan sekuat apkah kekuatan wanita."ucap jilin dengan mentap tajam ke arah pria itu.


Jilin mulai mengacungkan tanganya dan keluarlah cahaya berwarna merah dari telapak tangannya di tambah hembusan anginenandakan bahwa jikin benar benar serius kali ini.


Pria itu menjadi waspada ketika jilin akan menyerang nya.


Dengan mata elang nya Jilin langsung mengarahkannya ke pria itu,dengan kecepatan di atas rata rata bola bola merah kecil itu melsesat kearah pria itu.


Dengan sigap pria itu langsung membuat pelindung,karena perbedaan kultivasi perlindung itu retak pecah dan bola bola api itu mengenai dada,perut dan bahu pria itu sehingga terlempar ke luar arena.


Pria itu terkapar dan pingsan.


Jilin menatap tajam ke arah pria itu,ada kebencian ketika pria itu mengatakan bahwa wanita itu lemah,Jilin adalah gadis yang menjunjung tinggi kedudukan seorang wanita tanpa wanita pria seperti hidup tanpa pakaian.


Begitu pula sebaliknya,karena wanita adalah pakaian untuk pria dan begitupun sebaliknya nya,adanya cinta karena ada wanita ada pula anak karena wanita, keharmonisan tidak akan ada jika tidak ada wanita,begitulah pikir Jilin.


...****************...


Maaf baru update lagi,kerjaan banyak nggk sempet buat cerita apalagi sekarang mau lebaran kerjaan ku di kali lipat dari biasanya


beginilah pencari rupiah mah yah.


Maaf untuk temen temen yang udah menantikan update Tan terbaru tapi nunggunya lama sampai di tinggalin ceritanya


ya Author nya juga paham kok,membuat cerita menurut author adalah hobi jadi nggk terlalu di prioritas kan.


Tapi bakalan update walaupun nggk Serutin dulu dulu,kelamaan update author ya juga jadinlupa ceritanya.

__ADS_1


Makasih atas dukungan kalian yang selalu memberi semangat buat selalu update cerita ini.


jangan lupa👍💬💟


__ADS_2