
"Huh dasar, kenapa dia itu selalu membuat ku kesal."sambil meminum teh.
Setelah kepergian Chen Jilin memanggil Qisuan dan Huang Xi tidak berapa lama Huang Xi dan Qisuan sudah berada di hadapan Jilin dengan mengucapkan salam dan mereka langsung duduk di lantai dan mengatakan maksud dari di panggilnya mereka berdua.
"Salam tuan!? Ada apa tuan memanggil kami."ucap keduanya.
"Duduklah aku ingin kalian berdua ke hutan yang tidak pernah di jamah oleh para kultivator dan para para orang awam,aku dengar dari salah satu warga bahwa dia melihat hewan iblis yang tak biasa cari informasi tentang hewan itu dan keadaan di hutan itu apakah kalian mengerti?."ucap Jilin tegas.
"Baik tuan,Kami akan pergi sekarang!."ucap keduanya.
Malam berganti pagi hari angin sejuk masuk dari celah celah jendela yang memang sengaja di buka burung burung berkicau di pagi hari apalagi melihat orang orang berlalu lalang sudah pergi dari pagi hari demi sesuap nasi.
Dan dari atas lantai dua terlihat sosok wanita dengan baju pendekar berwarna biru dan putih dan rambut tergerai terbawa angin lembut.
Siapa lagi jika bukan jilin yang melihat suasana di pagi hari melihat kesibukan orang orang di pagi hari,matahari memang belum terlihat sempurna Jika di dunia modern ini masih jam enam pagi.
Sambil menikmati suasana di pagi hari Jilin membuat teh untuk dirinya karena Jilin yakin teman temannya sedang membersihkan diri
Karena Jilin tidak tidur dari semalam.
Di saat Jilin senang menikmati harum dan manis nya teh hangat yang ia racik tiba tiba di kejutkan dengan kehadiran Qisuan dan Huang Xi.
"Salam tuan!?."ucap keduanya.
"Hn,jadi bagaimana apa yang kau dapatkan dari penyelidikan kalian."ucap Jilin sambil menyesap teh.
"Baiklah biar saya jelaskan tuan? Jadi begini di tengah hutan belantara yang tidak pernah terjamah oleh siapapun itu ternyata ada banyak sekali siluman yang benar benar berbeda dengan yang lainya."
"Dengan perawakan yang sangat tinggi mungkin empat puluh kaki sampai lima puluh kaki tuan dengan mata tajam yang merah dan cakar cakar yang ia panjang dan gigi yang runcing."
"Dan kebanyakan berada di lembah hutan jika di biarkan akan masuk ke pemukiman dan hewan hewan yang berada di hutan akan di mangsa oleh para siluman itu tuan."ucap Qisuan.
"Baiklah kalian masuk ke ruang dimensi,biarkan aku yang memikirkan caranya untuk membunuh para siluman itu."ucap Jilin dingin.
"Baiklah tuan."ucap keduanya.
Setelah keduanya pergi tiba tiba pintu di ketuk dari luar,Jilin berdiri dan bergegas membukakan pintu yang dari tadi di ketuk dengan tidak sabaran.
Tok tok tok tok
"Jilin apakah kau ada di dalam."ucap seseorang dari luar.
__ADS_1
Jilin membukakan pintu dan ternyata orang yang dari tadi mengetuk pintu adalah si kembar dan yang lainya yang sudah berkumpul di depan pintu.
"Eh kenapa kalian berkumpul di depan pintu kamar ku."ucap Jilin.
"Kita semua sudah siap dari tadi aku kira kau berkultivasi karena tidak keluar kamar semalam kami makan malam ingin memberitahumu tapi aku lupa jika dirimu tidak sama seperti kami jadi aku memutuskan untuk meninggalkan mu semalam."ucap Li Lian.
"Walaupun aku bisa tidak makan sampai setahun tapi aku tidak bisa meninggalkan kebiasaan itu."ucap Jilin malas.
"Baik lah maafkan kami Jilin."ucap semuanya.
"Kenapa kalian meminta maaf kepadaku,tidak usah seperti itu baiklah ayo kita pergi semuanya sudah siap."ucap Jilin.
"Sudah,ayo kita berangkat."ucap semuanya.
Jilin dan yang lainya langsung pergi ke lantai dasar dan akan membeli makanan kering untuk nanti di dalam perjalanan saat sudah sampai lantai dasar semuanya tercengang karena melihat satu sosok pria yang sangat mencolok walaupun penampilan nya tidak berlebihan tapi karena rupa nya lah yang mencuri perhatian setiap orang disana.
"Tampan sekali."
Dia benar benar tampan."
"Apakah mataku ini tidak bermasalah melihat pria tampan di depanku."
"Waah sungguh beruntung melihat pria tampan seperti dewa yang turun dari langit untuk mencari dewinya."
Jilin pun melihat siapa pria yang dimaksud karena ia teringat bahwa semalam Jilin menyuruh Chen untuk menunggunya disini,dan benar saja orang yang menjadi pusat perhatian adalah chen.
Chen melihat sekelompok orang dan ia benar benar sangat familiar ketiga orang itu,dan saat melihat lebih detil ternyata itu adalah Fei Sheng yu dan satu lagi adalah jilin.
Chen mendekati mereka saat sudah dekat ia menjadi pusat perhatian oleh kelompok tersebut
Kecuali ketiga orang yang menatap nya biasa karena Menag sudah mengenal Chen tapi dari ekspresi nya tesimpan kerinduan tersendiri.
"Hm aku menunggu kalian lama sekali aku kira dia meninggalkan ku disini."ucap Chen sambil melihat ke arah Jilin.
Semua orang melihat ke arah jilin dengan raut bertanya tanya ingin tahu siapa pria itu.
"Kita bertemu lagi Chen,aku kira aku tidak akan melihat mu lagi maksudku tidak akan sesingkat ini."ucap Xi Wang.
"Hn,aku senang bertemu dengan mu lagi aku lupa berterima kasih sebelumnya."ucap Jun.
"Eh kalian sudah mengenal pria tampan ini."ucap Li liang Xi.
__ADS_1
"Hn,aku bertemu dia,saat di hutan,dia itu teman nya Jilin tahu dan kenapa dia berada disini tentunya karena Jilin bukan."ucap Xi wang.
"Jilin bisakah kau menjelaskan dengan jelas."ucap Li lian.
"Sudah lama kita tidak berteman kakak,aku harap kau tidak melupakan ku kenapa kau tidak bisa di ajak berkomunikasi lewat batin."ucap Sheng yu.
"Akan ku jelaskan nanti adik,aku senang bisa melihatmu dalam keadaan sehat dan seprrti nya hubungan kalian sudah semakin serius."ucap Chen sambil menggoda keduanya.
"Tentu saja setelah tugas kita selesai aku akan langsung menikahinya nanti,jika menunggu lama aku takut dia melirik pria lain."ucap Sheng yu dengan ekspresi di buat buat.
"Hei kau ini,memang nya aku gadis macam apa,aku akan selalu di samping dengan orang yang mencinta ku,sejauh ini kita sama sama berjuang,aku harap kamu adalah yang terakhir bagiku."ucap Fei.
"Hn,kita benar benar salut padamu Fei di benua ini banyak sekali pria tampan dan berbakat yang pastinya menyukaimu tapi kamu tetap memilih dia yang menyebalkan huh."ucap Xi Wang dengan ekspresi mengejek.
"Hey apa maksud mu dengan ekspresi seperti."ucap sheng yu tak terima.
"Sudah Sheng yu kau ini dia kan hanya bercanda."ucap Xi Wang.
"Jilin kau tidak cerita kau masih memiliki teman dari benua tengah."ucap Li Lian.
"Untuk apa aku bercerita,karena tidak ada yang bertanya,lagi pula memang aku baru baru ini selalu bertemu dengannya."ucap Jilin malas.
"Jadi dia ini siapa apakah hanya teman."ucap Jun.
"Dia itu calon suami Jilin,sebentar lagi pasti akan menjadi suami."celetuk sheng yu.
Sontak Jilin langsung melebarkan matanya dan mencubit pinggang Sheng yu dan memarahinya karena berkata seenaknya.
"Kau ini kalo bicara tidak pernah di pikir dulu."ucap Jilin kesal.
"Huh dasar Jilin mengaku saja apa susahnya dan aku yakin Chen juga sama halnya denganmu."celetuk sheng yu.
"Sudah sudah kau ini selalu saja memperkeruh keadaan,jadi teman mu ini bernama Chen lalu apakah dia akan bergabung dengan sekte kita.",ucap Jingmi.
"Tidak! Chen akan ikiyt dengan kita dalam misi membunuh para siluman bukan untuk bergabung dengan sekte kita karena Chen juga memiliki guru nya sendiri jadi apakah kalian keberatan untuk ini."ucap Jilin.
***
***Maaf tyipo bertebaran cerita nya juga nggk terlalu menarik ya🤔susah betul kaya pengen bikin alur yang lucu lucu gitu susah banget belum bisa lagi belajar jadi maaf ya kalo ceritanya kentang😔😌.
Makasih juga untuk komenta komentar nya
__ADS_1
maaf nggk bisa balesan satu satu ya nggk sempet soalnya.
jangan lupa👍💬💟***.