Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
PERTANDINGAN 7


__ADS_3

Selanjutnya adalah sekte merah dan sekte kuning mereka bertarung dengan sengit,berusaha menjatuhkan satu sama lain beradu jurus,kemampuan pedang bahkan kekuatan internal mereka tak luput mereka keluarkan.


Jilin dan yang lainya melihat pertarungan yang menurut nya sangat menarik mata,karena mereka sama sama kuat sehingga setiap pergerakan selalu saja terkunci satu sama lain membuat semua orang bersorak gembira karena menurut mereka ini adalah pertarungan yang sangat menghibur,walaupun tanpa sengaja.


Setelah beberapa jam menunggu hasil akhirnya sekte merah memenangkan pertarungan yang begitu sengit itu.


Selanjutnya adalah sekte merah dan sekte lotus biru.


Saat Jilin akan berdiri Fei menarik lengan jilin dengan pelan,Jilin yang terkejut melihat ke arah tangan yang sedang di cekal,Fei tersenyum lembut.


"Biar aku saja,dia bukan tandingan mu ingatlah kau kartu truf disini."ucap Fei lembut.


Jilin hanya geleng geleng kepala,"kau terlalu berlebihan."kekeh Jilin.


Sheng yu melihat Fei dengan dalam dan diam,Fei tahu bahwa Sheng yu mencemaskan dirinya tapi Fei langsung memberikan isyarat tangan bahwa dia akan baik baik saja.


Fei berjalan ke arah lapangan dengan pelan dan anggun membawa semua orang terpesona dengan kecantikan Fei.


"Waah dia cantik dan anggun."


"Dia seperti putri dari benua sebrang."


"Hm,aku baru melihat gadis itu."


"Dia seperti dewi dari langit."


Dan banyak komentar komentar positif tentang Fei,tapi yang sedang di guncingan hanya memperlihatkan wajah datar dan dinginya.


Fei melihat ke arah wanita di sebrang nya,Fei benar benar di buat kesal kenapa setiap ia akan bertanding selalu saja wanita sombong yng menjadi lawanya,ingin menolak tapi tak bisa,terpaksa Fei harus melawan wanita sombong di depannya ini.


"Heh kau ternyata cantik juga tapi masih cantikan diriku ini, lihatlah lah aku seperti Dewi dari langit turun ke bumi."ucap wanita itu.


"Kau tahu ini bukanlah acara memamerkan kecantikan,jadi cantik buruknya dirimu aku benar benar tak peduli."ketus Fei.


"Huh,dasar wanita sombong,baiklah jika begitu lawan aku."ucap wanita itu menyeringai.


Fei dengan tanpa berkata lsnsguny menyerang wanita itu,Fei benar benar ingin menyelesaikan


pertarungannya dengan wanita sombong di depannya ini.


Wanita itu menyeringai dan langsung menggeser


Sedikit kesamaping,serangan Fei pun hanya mengenai udara.


Fei menutup matanya ia benar benar sudah tersulut emosi dengan mata coklat nya Fei langsung melesat ke arah wanita itu dengan cepat,kali ini ia gunakan kekuatan internalnya.


Fei memukul bagian punggung nya dan juga kedua kakinya membuat wanita itu tersungkur dengan paksa.


Arrrghh


"Beraninya kau."ucap wanita itu geram,ia benat benar kesal karena tak bisa mendeteksi dengan cepat.


"Kenapa? Kenapa aku tidak berani ini adalah pertarungan bukan acara memerkan kecantikan


Tentu saja aku berani memukulmu bahkan membunuhmu pun aku berani?."ucap Fei sarkas.


"Kau harus merasakan lebih dari ini."ucap wanita itu.


"Silahkan dengan sennag hati aku akan melayanimu."ucap Fei sinis.


Wanita itu langsung mengumpulkan kekuatannya di telapak tangannya dan mengarahkan nya ke arah fei dengan cepat.


Fei melihat bola bola berwanra biru melaju dengan kecepatan masih bisa Fei lihat hanya menyeringai dan menghindar ke kanan ke kiri,tak jaeltang Fei melompat untuk menghindarinya serangan wanita itu.


Wanita itu semkain kesal karena tak ada satupun yang mengenai tubuh Fei,dengan geram wnaita itu menutup mata menggambar pola pola rumit dan keluarlah lah serigala berwarna biru dengan ukuran sepuluh kaki dan tinggi lima belas kaki.


"Ternyata wanita itu tak tanggung tsnggung,niat sekali ingin membunuhku baiklah ayo kita lihat siapa yang akan kalah disini batin Fei.


Dengan tangan di atas dan mata tertutup merapalkan mantra entah apa itu,dan keluarlah ular kepala tujuh neraka dengan ukuran tak kalah besar,dan tinggi di atas serigala itu.


"Kau pikir kau saja yang mempunyai hewan kontrak skupun memilikinya."ucap Fei sinis.


Wanita itu benar benar geram dan sangat kesal


Ia pun memerintahkan serigalanya untuk membunuh ular berkepala tujuh itu dengan kekuatannya.


Fei pun tak kalah dengan wanita itu ia pun dengan lantang memerintahkan ularnya untuk menyerang serigala bertubuh besar itu.


Pertarungan pun tak kalah sengit dengan yang tadi apalagi mereka mengeluarkan masing masing binatang kontraknya membuat seisi arena menjadi tidak terkendalikan.


Yang membuat heboh bukan karena pertarungannya Tapi karena binatang kontraknya yang sangat langka apalagi binatang kontrak Fei ular tujuh kepala dari neraka yang begitu besar yang membuat semua orang heboh.


"Waah Fei sangat hebat ya."


"Hm aku baru tahu kalo Fei memiliki hewan kontrak yangby begitu langka,membuat semua orang heboh saja."


"Hm sepertinya pertarungan ini akan menciptakan hidup dan mati."


"Yang aku dengar wanita itulah yang ingin membunuh Fei."


"Menurutmu wanita itu kuat atau tidak?."


"Hei jangan meremehkan kemampuan Fei! kita tidak tahu apakah Fei kuat atau tidak."

__ADS_1


"Aku tidak bermaksud seperti itu."


"Bisa tidak kalian diam kalian membuat ku tidak berkonsentrasi."


"Menurut mu bagaimana Jilin?."


"Apanya yang bagaiamana?,menurutku memnag atau kalah nya itu tidak masalah yang penting nyawanya,dalam pertarungan tidak akan luput dari kematian.


"Aku tahu kemmapuan Fei tapi aku tidak bisa menentukan apakah Fei bisa melewati ini atau tidak,karena wanita itu bukanlah wanita lemah."


"Tapi aku tahu sifat Fei dia tahu batas kemampuannya jadi jangan terlalu berfikir bahwa Fei menang atau kalah,mati atau hidup karena yang menentukan itu bukanlah kita tapi mereka sendiri."ucap Jilin panjang kali lebar


"Hn,kau benar aku yakin dengan kemampuan fei


Tak apa Fei kalah yang penting Fei bisa mengontrol kekuatanya,ada hati ysng menunggunya,ada seseorang yang harus ia raih?"


Ucap Sheng yu.


"Hn."


Ular itu melilit serigala biru membuat serigala itu meraung kesakitan,serigala itu tidak tinggal diam dia juga melakukan perlawanan,dan m mbuat lilitan serigala biru itu lepas.


Fei tidak tinggal diam,ia langsung memerintahkan ularnya untuk menyembutkan api nerakanya,ular itu pun menuruti perintah Fei,ular api itu menyemburkan api neraka dari mulutnya dan di arahkan ke arah serigala biru itu.


Satu semburan dua semburan tidak mengenai tubuh serigala itu, serigala itu benar benar gesit


Serigala itu menerjang tubuh ular besar itu,namun naas serigala itu terhempas karena serangan dari ekor ular api membuat serigala itu terseret kebelakang beberapa meter.


Tak tinggal diam serigala itu langsung mengeluarkan kekuatanya, cahaya biru keluar dari mulutnya dan di arahkan ke arah ular tujuh kepala itu,tak ingin kalah ular api itu mengeluarkan kekuatanya dari mulutnya api berkobar dari mulutnya mengarah ke arah ke serigala itu dan menciptakan dentuman yang dahsyat menggetarkan tanah yang sedang mereka pihak.


BOOOM


Bangggggggh


Uhuk uhuk uhuk.


Fei dan wanita itu sama sama terbatuk dan mengeluarkan seteguk darah.


FEI'ER!!! TERIAK SHENG YU.


Fei mendengar teriakan Sheng yu langsung melihat Sheng yu yang benar benar khawatir


Fei mengisyaratkan bahwa dia benar benar tidak apa apa dan dia baik baik saja.


"Fei,er kenapa kau terlau memaksakan diri,aku benar benar khawatir dengan keadaan mu seperti itu?."ucap Sheng yu lirih.


Tak disangka perkataan Sheng yu masih terdengar oleh Jilin,Jilin dengan tenang menenangkan bawa kakanya baik baik saja.


"Tenang kan dirimu Sheng yu,aku tahu apa yang kau rasakan ini percaya lah ini akan baik baik saja itu adalah efek dari ilmu tenaga dalam yang di keluarkan terlalu besar,ingatlah Fei tahu batasanya jika dia bilang tak apa apa sudah dipastikan dia benar benar tidak apa apa."ucap jilin sambil menenangkan Sheng yu.


"Kau tahu aku adalah adiknya walaupun dia bukanlah kakak kandungku tapi kami sudah terikat persaudaraan sejak kecil,jauh sebelum dirimu mengenalnya,apakah aku khawatir sekarang?,tentu saja aku khawatir bahkan aku sangat sangat khawatir,tapi dengan kita terlalu mencemaskannya tidak akan berarti apa apa,dan satu lagi jika terjadi sesuatu padanya aku lah orang pertama yang akan mengambil tindakan bukan nya dirimu."ucap Jilin ketus dan kesal.


"Hah,aku mengerti maaf?."ucap Sheng yu.


"Sudah jangan di bahas lagi."


Fei mengusap sisa darah di sudut bibirnya dan menatap tajam ke arah wanita itu begitu sebaliknya.


"Lumayan kau Ternyata bisa menyeimbangi ya,harus aku akui kau terlalu kuat."ucap wanita itu.


"Benarkah,kita lihat siapa yang akan kalah disini."


Ucap Fei.


Wanita itu memerintahkan serigalanya untuk menyerang ular itu dan menghancurkannya.


"Bunuh ular itu dan hancurkan?,ucap wanita itu.


"Bunuh serigala itu."ucap fei.


Ular neraka dan serigala biru itu langsung baku hantam,terkadang mengigit atau terhempas karena ekor ular neraka itu yang sangat kuat ketika menghempaskan musuhnya.


Serigala itu bangun dan berdiri serigala itu langsung menggigit salah satu kepala ular neraka itu,tapi bukan keberuntungan serigala itu,ular neraka itu bisa melepaskan dirinya dari terkaman serigala biru itu dengan hawa panas yang berada di sekujur tubuh ular itu membuat serigala itu melepaskan gigitannya.


Ular neraka tak tinggal diam ia langsung menyemburkan api yang sangat panas ke arah serigala itu dan mengenai tubuh serigala itu,serigala itu mengaung mennandakan ia benar benar kesakitan.


GRRRRHHHOAAAAAHHHH


AUUUUUUUUUU


Tak hanya menyemburkan api ular neraka itu langsung membanting tubuh serigala itu yang sedang kesakitan ke tanah,membuat kesakitan yang ada pada serigala itu berlipat lipat karena hempasan demi hempasan yang sangat kuat.


Wanita itu menjerit pilu melihat serigalanya yang sedang sekarat ia tak menyangka jika serigala kesayangannya dsn juga kartu truf nya bisa kalah dengan ular neraka.


TIDAK TIDAK TIDAAAAAAAKKKK!!!!


Saaat ular neraka milik Fei ingin melemparkan nya ke berbagai arah,tiba tiba Fei langsung menghentikan aksi ular neraka miliknya yang kelewat ganas.


"Tidak usah membunuhnya tugas mu sudah selesai kembali ke tempat mu,"ucap Fei.


Ular itu menunduk hormat dan tiba tiba ular itu menghilang,setelah kepergian ular itu Fei melihat ke arah wanita itu yang sudah menatapnya tajam.


Wanita itu tanpa aba aba langsung memyerang Fei dengan brutal,bahkan kecepatsnys lebih cepat dari sebelumnya.

__ADS_1


"Kau sudhs membuat serigala kesayanganku sekarat."


"Kau lah yang memulai maka kau harus berani ambil resiko jika serigala mu tak ingin terluka sebuaknys kau tidak menempatkannya di dalam pertarungan,kau benar benar bodoh gadis manja


"Ucap Fei sinis.


"Kurang ajar rasakan serangan ku ini!!!."


Fei dengan sigap langsung mengunci serangan


Wanita itu dan menyerang balik dengan memukul dada wanita itu sampai termundur beberapa langkah.


Wanita itu memegang dadanya yang begitu sesak dan mengeluarkan seteguk darah.


Fei mengeluarkan kekuatannya cahaya merah keluar dari telapak tangannya dan mengarah kanya ke arah wanita itu,dan terseret beberapa meter dan pingsan.


Tiba tiba tepuk tangan dari para penonton menyadarkan Fei yang sedang melamun


Fei kembali ke tempat duduknya dan tersenyum kepada semua orang menandakan bahwa ia baik baik saja.


"Apkah kau masih memiliki pil penyembuh,ucap Jilin.


"Ah iya aku hampir lupa sambil mengeluarkan botol dari saku celananya dan memakan satu pil penyembuh."


Fei melihat ke arah Sheng yu yang afari tadi memegang tangannya dengan erat, Fei terkejut melihat Sheng yu yang pucat.


"Yu'er kenapa kau pucat sekali apakah kau sakit,katakan kau sakit apa,aku tadi melihat mu biasa saja tidak ada tanda tanda demam atau yang lainya."ucap Fei khawatir sambil memegang wajah kekasihnya yang sudah pucat dan dingin.


"Dia tak apa apa,dia terlalu syok tadi melihatmu mengeluarkan darah dan beberaps luka luka di tubuhmu."ucap Jun.


"Apakah yang dikatakan Jun benar?."ucap Fei memastikan.


Sheng yu hanya menganggukkan wajahnya dan memeluk Fei dengan erat "Kau terlalu cemas dan takut akan kehilangan mu,melihat darah di tubuhmu dan luka luka membuatku sakit,"sambil mengeratkan pelukannya.


"Yu'er sudah ku katakan aku akan baik baik saja aku tahu batasanya jadi kau tak perlu mencemaskanku dengan berlebihan sperti ini."


"Baiklah aku akan belajar untuk tidak berlebihan mencemaskan mu fei'er."ucap Sheng yu.


"Sudah sudah kau ini,lihatlah ribuan pasang mata melihat ke arah kalian, apakah kalian tidak malu kaliwn ini seprti dunia milik kalian saja, ingat lah batasan mu Sheng yu Fei bisa dianggap wanita yang tidak memiliki kedudukan hanya karena ulah mu,ucap Jilin.


"Jilin akan kupastikan kau juga akan seperti ini jika kau jatuh cinta pada seorang nanti di masa depan."ucap Sheng yu kesal.


"Hm,terserah kau saja."ucap Jilin ketus.


Peserta demi peserta yang maju tinggal beberapa orang lagi khususnya Jilin,ia dengan sabar menunggu sampai akhirnya waktu yang ia tunggu akhirnya datang juga.


Lawanya sekarang adalah sekte lotus merah seorang perempuan yang kepribadian sombong angkuh dan bermuka dua itulah yang berada di pikiran Jilin tentang wanita di depanya itu.


"Huh,hanya kecoa pengganggu ternyata."ucap wanita itu.


"Apakah kau tidak takut hitam memakai baju terbuka seperti itu,kau itu pantasnya melayani seorang pria di kamar bukanya ikut pertandingan seperti ini di panggung.


"Kurang ajar beraninya kau menghina diriku akan


Aku cabik cabik mulut sampah mu itu."ucap wanita itu geram.


"Hm,jika kau bisa kenapa tidak ayo majulah aku menunggumu disini."ucap Jilin memprovokasi.


"Dasar kurang ajar kau,terima ini."sambil mengeluarkan kekuatanya di ujung telapak tangan nya.


Wanita itu Mengeluarkan kekuatanya dan mengarahksnnys ke arah Jilin,Jilin dengan santai bisa menghindari semua serangan dari wanita di depanya itu.


Wanita itu tambah kesal dan geram karena setiap serangan selalu saja gagal,Jilin dengan dengan lihai nya menghindari serangan wanita itu dengan mudah.


Tak sampai disitu wanita itu mulai mengeluarkan pedang berwarna coklat ke emasan dengan gambar beruang.


Tak ingin kalah Jilin pun mengeluarkan pedang berwarna biru kemerahan dengan gambar burung Phoenix dan naga,wanita itu dan Jilin sama sama maju dan baku hantam pun terjadi.


TRANGGGGG


SREEEEEENG TRRRAANGG TINGGGGG


Jilin dengan santai menghindari setiap serangan yang di berikan oleh wanita itu sedangkan wanita itu semkain menjadi jadi,wanita itu membidik di bagian leher Jilin tapi sayang semua gerakan sudah terbaca oleh jilin.


"Huh,kenapa hah kau selalu saja menghindari atau mengunci gerakanku kenapa kau tidak menyerang ku,apakah kau takut hah,"ucap


wanita itu dengan sinis.


"Aku? Takut padamu huh,tidak ada dalam kamus ku untuk takut pada musuh seperti mu,akan ku tunjukan bagaiamana caranya berperang.


Jilin dengan gesit langsung menyerang wanita itu dengan cepat memyodet setiap tubuh wanita itu tanpa ampun walaupun sodetannya kecil dan tidak terlalu dalam tapi darah nya sangat banyak.


Membuat semua orang histeris terutama wanita di depannya itu,wanita itu melihat ketubuhnya yang sudah banyak sekali sayatan sayatan karya Jilin.


"Bagaiamana bukankah kau suka sekali dengan caraku ini."ucap Jilin.


Mohon maaf kemaren nggk up ya dikarenakan kuota habis,sekarang di satu bab in sama yang sekarang ok nikmatin bacanya ya.


makasih yang selalu menunggu update author ya.


Selalu tinggalkan jejakπŸ€— komentar kalo kalian merasa ada yang salah.


jangan lupaπŸ‘πŸ’¬πŸ’Ÿ.

__ADS_1


Salam sayang dan cinta dari authorπŸ˜€πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜˜.


__ADS_2