
''Apa?.''ucap Jilin sambil duduk.
Fei duduk dan bertanya
''Apakah tadi ada orang masuk yang mendahuluiku Jilin'er.
''Hn,aku tadi sedang mengobrol bersama Qisuan,aku sudah lama tidak mengobrol dengan mereka,''ucap Jilin sambil tersenyum.
''Oh begitu,jadi?.''
''Apanya yang jadi Jijie?.''Bingung.
''Masalah sekte kegelapan dan sekte merah Jilin'er,''ucap Fei.
''Oh itu,aku sudah memikirkan sejak tadi,biarkan mereka datang kesini,biarlah mereka membawa pasukannya kesini,kita harus hadapi mereka Jijie.
''Hm,apakah kali ini kita akan menang melawan mereka Jilin'er,''ucap Fei khawatir.
''Apakah Jijie tidak percaya dengan kemampuan Jijie,ucap Jilin tersenyum.
''Musuh kita tinggal mereka saja Jijie,kita harus membunuh mereka,jangan ada yang tersisa,setelah
selesai kita kembali ke benua tengah,''ucap Jilin.
''Tapi ucapan tidak semudah yang akan kita lakukan ,walaupun musuh kita hanya mereka kita tidak tahu di belakang mereka,mungkin saja ada yang lebih kuat.''terang Fei.
''Itu sudah pasti ada yang menggerakkan mereka
biar itu menjadi tugas ku Jijie,untuk mencari tahu,dengan bantuan Qisuan dan yang lainya.''Tutur Jilin.
''Baiklah,aku akan kembali ke kamar.''ucap Fei.
''Baiklah.''ucap Jilin.
__ADS_1
Setelah kepergian Kakaknya Jilin bernafas lega,huh lega hampir saja,dia pergi begitu cepat sambil mengedarkan pandangannya.
Di sisi lain setelah pergi dari tempat Putri Jilin,Chen pergi ke luar sambil mencari informasi informasi yang mungkin penting,di saat sedang mencari kedai untuknya beristirahat,Chen melihat kedai yang lumayan banyak di kunjungi,Chen dengan cepat duduk salah satu tempat yang sudah kosong.
Tidak lama kemudian salah satu pelayan datang dan memberikan minuman geratis,dan menawari menu makanan mereka,setelah selesai memilih pelayan itu pergi.
Tidak butuh waktu lama pesanan Chen sudah datang,sambil mendengarkan orang lain mengobrol
siapa tahu ada informasi yang penting,asik memakan makanannya salah satu pengunjung mengobrol yang menurutnya menarik.
''Kau tahu tidak,kemarin di saat aku mau mengantarkan barang,aku di hadang orang orang berpakaian Hitam,lalu dia memaksa ku untuk memberikan semua barang barang nya.''
''Lalu kau memberikannya.''ucap salah satu temannya.
''Jika tidak aku tidak akan mengatakan ini di hadapan kalian.''ucap salah satu temannya.
''Berarti kita harus lebih waspada lagi,kita tidak
boleh lengah dan percaya orang lain bisa jadi orang yang kita ajak bicara dia pelakunya,sekarang kan banyak sekte merah dan sekte gelap yang menyamar menjadi orang awam.''
Chen yang dari tadi menguping hanya mengangguk anggukan kepalanya,sembari meminum air dan langsung memakan makanannya,dan setelah bayar Chen keluar dari kedai itu dan melanjutkan perjalanan.
''Di saat sedang berjalan jalan menyusuri pasar dan kampung Chen melihat segerombolan orang awam yang tampak mencurigakan,Chen mengikuti orang awam itu,lama Chen mengikuti orang orang yang mencurigakan sampai orang orang awam itu berhenti di tempat yang sepi.
Chen bersembunyi di balik pohon,orang orang itu masuk ke gubuk kecil yang sudah kotor dan tidak berpenghuni,di saat semuanya masuk ke gubuk Chen mengintip di balik celah celah yang sedikit terbuka.
Disaat Chen mengintip,Chen melihat banyak sekali barang barang yang berharga saling bertumpukan uang,perhiasan,baju baju dan makanan pokok dan lain lain.
''Oh ternyata mereka perampok yang menyamar menjadi orang awam,serahkah sekali mereka,pantas banyak orang orang yang kehilangan barang barang berharga mereka,ternyata mereka menyembunyikannya disini.''batinya.
''Tanpa menunggu waktu lama lagi Chen mendobrak gubuk kecil itu,sampai pintunya terlepas,orang orang yang di dalam gubuk itu kaget melihat ada orang selain mereka.
''Siapa kamu?,ngapain kamu mengikuti kami?.''ucao salah satu dari mereka.
__ADS_1
''Oh ternyata semua barang barang nya kalian simpan disini.''ucap Chen.''
''Bukan urusan mu,bunuh saja dia.''ucap salah satu dari mereka.
Segerombolan perampok itu mulai menyerang Chen dengan bersamaan,chen melihat mereka dengan remeh,tak perlu waktu lama Chen mengeluarkan kekuatan nya dan membuat para perampok itu jatuh ke tanah,dengan luka luka dan berdarah di area kepalanya.
...Sudah di pastikan perampok itu mati di tempat,Chen melihat perampok perampok itu dengan nada sombong nya Chen berkata ke pada mayat mayat itu ''ku kira kalian perampok hebat ternyata cuma perampok kampung,yang sok jagoan menakuti seluruh orang kampung dengan kejahatan kejahatan yang di lakukan!!!.''Terang Chen....
...----------------...
Di sisi lain Jilin sedang menatap langit yang cerah dengan burung burung yang berterbangan di atas kepalanya,jilin berfikir sebaik nya dia jalan jalan mencari sesuatu atau berkeliling pasar untuk mengisi waktu yang kosong.
Tiba di pasar Jilin melihat lihat barang barang yang cukup bagus,terkadang melihat liat hanfu yang menurutnya bagus akan ia beli,tak lupa juga dengan aksesoris nya,lama berkeliling Jilin memutuskan untuk berhenti di kedai yang lumayan ramai.
Setelah memesan makanan Jilin mengedarkan pandangannya sesekali atau tidak menyesap teh di depannya,di saat Jilin sedang menikmati ketenangan lima orang pria berperawakan besar masuk ke kedai yang sedang Jilin tempati.
''Siapa di antara kalian yang membunuh teman kami!!!.''ucap salah satu pria perawakan tinggi besar itu.
''Jilin hanya diam saja,sambil menyesap teh di tangannya.''
''Apakah kalian tuli hah?,siapa yang membunuh teman kami.''ucap pria itu lagi.
''Maaf tuan tapi teman kami yang mana?.''ucao salah satu pelanggan dengan memberanikan diri bertanya.
Pria itu menatap pria itu dan mencekal lehernya,''apakah kau belum tahu siapa aku,aku adalah penguasa pasar disini,beberapa teman ku mati dengan sangat mengerikan,aku yakin pembunuhnya salah satu dari Kalian?.''ucap pria itu.
Percekcokan tidak bisa di hindarkan,pria itu terus memaksa bahwa salah satu dari sini yang membunuh temanya itu,tidak seorang pun yang mengaku oleh karena itu ketidak puasan jawaban membuat pria itu murka.
''Kenapa tuan ini bertanya,sudah jelas bukan jika disini tidak ada yang membunuh teman teman tuan,jadi pergilah jangan mengacau disini?.''ucao Jilin sambil berdiri.
''Dasar ****** kecil,kau pikir kau siapa,kau tidak tahu kamu itu siapa hah?.'' ucap pria itu.
''Aku tidak peduli kamu itu siapa,kami hanya ingin makan dengan nikmat tanpa di ganggu oleh siapapun,urus saja teman mu yang sudah mati itu?.''ucao Jilin datar.
__ADS_1
''Kurang ajar!!,kau harus mati ******.''teriak pria itu.
Pria itu mengedarkan pandangannya kesekeliling dan melihat ada kendi,pria itu maju dan melemparkan kendi itu ke arah Jilin,tapi selajutnya kendi itu hancur di depan wajah Jilin.