
Jilin pun menutup mata dan seketika sudah berada di tempat yang berbeda.
Dan disambut hangat oleh penghuni kalung dimensi dan Jilin pun terkejut melihat satu sosok yang sangat berwibawa dan tampan.
"Salam tuan,selamat datang di kalung dimensi."ucap serempak.
"Wah wah wah kalian sangat antusias sekali dan lihat ini,ada orang asing."ucap Jilin bingung.
"Aku Ma Huang Xi tuan."ucap Huang Xi.
"Wah ternyata kau Huang Xi kau sudah bisa berubah menjadi manusia dewasa kenapa cepat sekali."ucap Jilin bingung.
"Sumber daya disini sangat banyak dan mudah jadi aku hanya perlu menggunakannya saja dan paman jilong dan bibi Jiao membantuku dalam melatih kekuatanku Samapi sekarang."ucap Huang Xi.
"Jadi begitu,aku benar benar senang kau sudah tumbuh di luar perkiraan ku baiklah,waktuku tidak banyak aku harap kalian bisa mengeri di lain waktu kita akan berbicara lebih lama."ucap Jilin.
"Baiklah tuan kami mengerti."ucap yang lainya.
"Tempat ini sangat hangat ketika ada kalian,baiklah aku akan perklgibke ruang pembuatan obat obatan jangan ada yang menganggu jika ada sesuatu tanyakan nanti jika aku sudah selesai."ucap Jilin sambil menghilang entah kemana.
"Baiklah Huang Xi kita berlatih lagi,kau lihat tadikan tuan sangat senang melihat dirimu yang sudah tumbuh lebih pesat dari perkiraannya."ucap jilong.
"Iya paman,oh iya paman Qisuan kemana kenapa aku tidak melihatnya."ucap Huang Xi.
"Paman Qisuan sedang berkultivasi kau jangan menganggu paman mu itu dia,jika kau tidak ingin di marahi."ucap jilong seraya pergi.
"Bibi Jiao kau mau kemana."ucap Huang Xi.
"Bibi akan menjaga di luar ruang dimensi takut jika nanti ada yang menaggu tuan yang sedang membuat obat obatan."ucap Jiao.
"Baiklah."ucap Huang Xi sambil berlalu pergi.
Jilin membuat obat obatan berbentuk serbuk ataupun pil,dengan hati hati Jilin membuat pil penyembuh,pil penguat tulang,pil regenerasi,dan ada banyak pil yang Jilin buat tak lupa Jilin membuat serbuk racun racun yang sangat mematikan.
Entah berapa lama Jilin membuat obat obatan tangan lentik putihnya sangat lincah dan cekatan tidak ada keraguan seperti tabib tabib besar yang sudah tau apa saja yang di butuhkan.
Setelah selesai dengan obat obatan Jilin pergi ke istananya dan bertemu dengan orang yang Jilin sayangi.
"Huang Xi kemarilah,"ucap Jilin sambil duduk di tempat kebesaran nya.
"Ada apa tuan."ucap Huang Xi.
"Kau tahu kau adalah jelmaan hewan yang sangat langka di muka bumi ini mungkin tidak ada."ucap Jilin serius.
__ADS_1
"Iya tuan semua keturunan kunsudshbpunah dan aku adalah keturunan terakhir dan aku harap baku bisa menjadi berguna,untuk tuan."ucap Huang Xi.
"Tentu saja dengan adanya dirimu aku sedikit lega ingat berkultivasi dan berlatih lah dimasa depan aku akan membutuhkan mu."ucap Jilin.
"Tuan bisakah aku melihat dunia luar,aku ingin menghirup udara lua bisakah."ucap Huang Xi memohon.
"Tentu saja boleh semua yang ada disini boleh keluar,tapi jangan sampai ketahuan oleh orang,ini ambilah pil penyamaran,kau boleh pergi sesukamu Huang Xi tapi tidak jika sendiri kau akan di temani oleh paman Jilong atau paman Qisuan? Oh iya dimana dia aku baru menyadari nya."ucap Jilin.
"Qisuan sedang berkultivasi tuan."ucap jilong.
"Baiklah jika begitu,aku akan pergi."sambil menghilang.
Setelah berada di kamar Jilin terduduk di balkon duduk termenung entah apa yang Jilin pikir kan saat sedang melamun bayangan hitam yang terbang ke arahnya membuat Jilin tersentak dan langsung melirik pria yang memakai jubah hitam.
"Kenapa kau datang malam malam begini."ucap Jilin.
"Kebetulan lewat,aku melihat mu melamun jadi aku menghampirimu."ucap Chen.
"Oh begitu."ucap Jilin.
"Apakah kau memiliki masalah,apakah kau mau berbagi cerita dengan ku."ucap Chen.
"Tidak ada masalah hanya merindukan Gege adik adiku dan ayahku tentunys,sudah dua bulan aku berada di benua ini,belum ada perubahan apapun."ucap Jilin.
"Menyelesaikan masalah itu tidak sesingkat yang kau pikirkan Jilin ,bahkan orang orang akan membutuhkan bertahun tahun untuk sekarang fokus lah dengan adaptasiu Disni."
"Kau benar semua nya memang tidak bisa di selesaikan dengan instan butuh berbulan bulan atau bertahun tahun untuk menyelesaikan tugas tugas ku."ucap Jilin sambil menyeduh teh.
"Untuk sekarang apa rencanamu Jilin."ucap chen sambil menyesap teh yang hangat.
"Aku dan yang lainya akan pergi ke hutan aku dengar ada hewan iblis di hutan itu dan aku akan membasmi iblis iblis itu sebelum masuk ke pemukiman warga."ucap Jilin.
"Hewan iblis,kenapa kau memburunya begitu antusias memang hewan iblis apa yang kau cari."ucap Chen penasaran.
"Aku juga tidak tau pasti hewan iblis apa yang berada disana tapi yang pasti sangat berbahaya."ucap Jilin.
"Berapa orang yang ikut kesana."ucap Chen.
"Hanya delapan orang."ucap Jilin.
"Boleh aku ikut untuk pergi kesana."ucap Chen.
"Eh bukannya kau memiliki beberapa urusan?."ucap jilin bingung.
__ADS_1
"Tenang saja kau tidak usah khawatir urusan ku kan bisa nanti,lagi pula membunuh hewan iblis bagian dari tugas ku."ucap Chen.
"Baiklah jika kau ingin ikut besok datang lah kemari dan ikut kami ke sekte lotus biru menemui patriak."ucap Jilin sambil menyesap teh yang sudah dingin.
"Baiklah besok pagi aku akan datang kesini lagi, ini sudah malam sebaiknya kau istirahat."sambil mengusap pucuk kepala Jilin dengan lembut.
"Tapi kau tahu kan kalo kultivator dengan tingkat kultivasi ku tidak akan tidur,lebih baik menikmati
Angin malam dan suasana di malam hari ini sangat membuatku nyaman lebih lama disini."ucap Jilin.
"Jika kau ingin pergi pergi saja."ucap Jilin sambil melihat wajah chen.
"Tampan sekali ini orang ya,kalo di dunia modern mah pria ini bisa menjadi modeling dan di gulai oleh kaum hawa,sungguh beruntung di kehidupan kedua disini bisa melihat syurga nyavpara pria tampan batin Jilin.
Hei
"Kenapa kau melamun."ucap Chen.
Jilin pun terkaget dan langsung membuang muka ke arah lain.
"Apaan si jilin ketahuan kan disangkanya,mikirin yang nggk nggk nih batin Jilin.
"Kenapa kau melamun heh,dan kenapa kau melihat ku seperti itu,aku tahu aku memang tampan tapi tidak usah melihat ku seperti itu."ucap Chen sambilendekatkan wajahnya ke wajah Jilin.
Jilin yang di interogasi oleh Chen langsung menjauhkan wajahnya dari wajah chen ia benar benar gugup dan salah tingkah.
"Kau ini apaan,ingin berbuat yang tidak tidak ya."geram jilin.
"Apa! Apakah kau gila aku ini pria baik baik jangan
Berpikiran yang tidak tidak lagi pula aku kan cuma nanya kenapa? Apakah sudah jika kau hanya menjawab "iya" apa "tidak"ucap Chen kesal tak terima jika di tuduh otak mesum.
"Jadi apakah kau akan pergi."ucap Jilin.
"Baiklah aku pergi."sambil pergi menghilang dari hadapan Jilin.
"Huh dasar, kenapa dia itu dlselalu membuat ku kesal."sambil meminum teh.
***
***Hallo semua hari ini author update lebih cepat dari biasanya mudah mudahan pmebaca nya mulai ningkat lagi ya🤗🤗
Sedih sebenarnya pada kaburan karena author nya jarang update bahkan seminggu kadang nggk update bikin lupa alurnya ya😁😁
__ADS_1
Salam sayang dan cinta dari Author 🤗😘😍😘😘😘💟
Jangan lupa 👍💬💟***.