Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
BERTARUNG


__ADS_3

Huh,guru seperti tidak pernah muda saja.''ucap Sheng yu dengan tampang kurang ajarnya.


''Dasar murid yang satu ini membuat ku darah ku naik saja.''ucap patriak sing jengkel.


''Hah baiklah baiklah.''sambil menggandeng tangan Fei.


''Sama saja.''ucap yang lain malas.


''Baiklah ayo guru kita harus cepat cepat nanti keburu siang.''ucap Sheng yu.


''Apa yang Sheng yu katakan Menag benar sebentar lagi hari semakin siang, ayo kita pergi.''ucap yang lainya.


''Tunggu.''ucap Jilin mengagetkan kan semuanya.


''Ada apa Jilin apakah ada Masalah.''ucap patriak Bai.


Jilin tak menjawab patriak Bai ia langung menutup mata dan tangan ke atas sambil mengucapkan mantra yang bahasa kuno,setelah selesai merapalkan mantra Jilin membuka matanya kali ini matanya biru.


Petir petir saling bersahutan yang tadinya cerah kini menjadi mendung semua orang menatap kagum ke arah Jilin bersamaan,Jilin membuat pelindung dari petir mungkin tidak berlaku! untuk para murid dan patriak sekte lotus biru tsoi untuk siapapun yang berniat jahat maka dia terluka parah,lebih parah lagi marah.


Pelindung petir!!!


Jilin tak menghiraukan keterjutan mereka


Jilin merapalkan mantranya kembali dan kini


mesin mekanik besar berdiri di depan gerbang,mesin mekanik itu sangat besar tapi jika di lihat dengan sekilas seperti tiang biasa tapi jika di perjelas mesin mekanik ini memiliki banyak lubang dan lubang itu yang akan mengeluarkan ledakan ledakan yang lumayan besar,Jilin menyimpan mesin mekanik itu di berbagai sisi,ia ingin memastikan dengan peninggalan dirinya dan yang lain sekte lotus biru aman.


Setelah selesai Jilin menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkan nya perlahan dan membuka mata, kini banyak pasang mata mengarah kepadanya.


''Ada aku hanya sedikit membuat perangkap


tikus'',ucap Jilin datar.


''Jilin kau sangat keren.''ucap Jingmi.


''Mahakarya yang sangat luar biasa bagusnya.''


''ini benar benar sungguhan.''


Dan masih banyak komentar komentar yang membuat Jilin risih.


''Kalian terlalu berlebihan aku hanya mencoba melindungi sekte ini,karena aku yakin sekali musuh akan bertindak.''


''Baiklah ayo semuanya kita lanjutkan perjalanan kita,karena mereka sangat banyak mereka memilih jalan kaki untuk pergi ke sekte lotus merah.


''Oh iya satu lagi.''ucap Jilin.


''Ada apa lagi Jilin.'' ucap Sheng yu.


''Bukankah pertandingan itu di laksanakan disini ya terus kenapa jadi di lotus merah sebenarnya apa yang terjadi.''ucap Jilin penasaran.


''Hm,Xi Wang Seperti nya kaublupa memberitahunya kepada Jilin.''ucap patriak Bing menatap tajam Xi Wang.


''Maaf patriak aku benar benar lupa ucap Xi Wang, menggaruk tengkuknya.


''Jadi begini Jilin sekte lotus biru sedang tidak


aman,kami para patriak takut jika pertandingan dilakukan disini akan terjadi kekacauan yang tidak di sangka sangka ucap patriak Bing.


''Begitu rupanya.''ucap Jilin.


Baiklah kami pergi para patriak."ucap patriak Bing.


"Hn,jaga diri baik baik ."


Di perjalanan semua orang termasuk Jilin berjalan jalan santai,bercanda ria sesekali sesekali Sheng yu mengagumi keindahan alam yang ada di hadapannya.


Mereka selalu saja geleng geleng saat Sheng yu berbicara konyol atau tidak masuk akal,semau orang tau bahwa Sheng yu baru pertama ksli menginjak dunia luar dan itu di maklumi oleh


Semuanya.


"Fei kenapa kau mau dengan dia,dia sangat konyol,"ucap Li Lian.


"Itulah kenapa dia akan bersikap konyol hanya saat bersama orang orang yang dia sayangi


bagiku dia adalah segalany untuk ku,bahkan dia


adalah pria paling sempurna luar dan dalam


lidahku sama dengan nya,tingkah konyolnya


mampu membuatku terhibur ketika aku bersedih


dia akan membuatku bahagia dengan caranya.


Dan aku benar benar bahagia menjadi kekasihnya


Aku bahagia saat bersamanya entahlah aku tak ingin berpisah dengan nya,hanya dialah yang mampu membuat rindu,sedih marah saat dia tidak ada di sampingku,"ucapan Fei sambil melihat Sheng yu yang sedang terkagum kagum.


"Kalian pasangan yang sangat serasi aku iri padamu Fei,aku juga ingin memiliki kekasih


Yang mencintaiku dengan apa adanya aku berharap aku mendapatkan kekasih seperti kekasihmu,"ucap Li Lian sambil memegang tangan Fei.


"Lalu bagaimana dengan Jilin aku sangat penasaran denganya dia sangat tertutup."ucap Li Liang Yi.


"Sebenarnya dia adalah wanita ceria tapi sesuatu terjadi menimpanya dan membuatnya seperti itu,"ucap Fei berbohong ia tak ingin membocorkan


Apapun tentang Jilin.


"Lalu Apakah dia mempunyai kekasih."ucap Li Lian penasaran.


"Hn,dia tidak punya kekasih tapi dia akan memilikinya cepat atau lambat."sambil tersenyum.


Jilin sebenarnya tau apa yang dibicarakan ketiga nya walaupun jaraknya yang cukup jauh,Jilin tersenyum tipis saat Fei tidak memberitahu tentang nya kepada yang lain.


Bukan ia tak ingin,tapi masa lalu nya yang kelam membuat dia selalu terpikirkan tentang ibunya dan itu membuat Jilin semakin sakit.


Misi jilin saat ini adalah ia harus mencari Gege nya dan Chen ia tahu bahwa Chen dan Jilin akan bertemu cepat atau lambat.


Tapi ia tak bisa melacaknya dengan kekuatan dewa bahkan GPS buatan Jilin pun sudah tak berfungsi pada Chen lagi atau lebih tepatnya Chen sengaja menghilang tanpa jejak.


Kemana kah kau Chen,kau pergi tanpa pamitan


Apakah kau tak mencintaiku?,jika iya miris sekali kamu jilin mencintai seseorang tak pernah mencintainya.


Jika tuhan menakdirkan kita bersama kita akan bertemu lagi Chen.


"Hei Jilin Kenapa kau melamun apakah ada sesuatu yang mengganjal pikiranmu."ucap Jingmi.

__ADS_1


"Tidak Jingmi aku tidak memikirkan apa apa."ucap Jilin berbohong.


"Patriak Bing apakah tempat sekte lotus merah sangat jauh."ucap Jilin mengalihkan pembicaraan supaya Jingmi tidak bertanya lebih dalam lagi.


"Kita akan sampai sehari sebelum pertandingan di mulai,"ucap patriak Bing.


""Hn,aku mengerti."ucap Jilin.


Sheng yu berjalan ke arah Fei yang sedang tertawa ringan dengan teman barunya.


"Sayang."ucap Sheng yu.


"Hn ada apa yu'er apakah ada sesuatu yang kau ingin bicarakan dengan ku."ucap Fei lembut.


"Tidak ada,aku sangat senang."ucap Sheng yu.


"Hah,aku malas melihat kalian berdua yang sedang kasmaran yang tidak tau tempat ucap


Si Kembar dan yang lainya sambil meninggalkan keduanya.


"Huh bilang saja kalo kalian iri."ucap Sheng sinis.


"Yu'er apakah kau senang dengan pemandangan yang ada di depan kita ini,sangat indah bukan."


"Hn,senang sekali."ucap Sheng yu senang.


"Yu'er jangan pernah menampilkan sikap kekanak kanakkan mu di depan orang lain."ucap Fei.


"Memangnya kenapa Fei'er,apakah kau tidak menyukainya."sambil berjalan menunduk.


"Tidak! Bukan itu yu'er hanya saja kau sangat menggemaskan jika kekanak kanakan dan itu mengundang ketertarikan dari wanita lain dan aku tak ingin itu terjadi,"ucap Fei tersenyum sambil menggenggam tangan Sheng yu erat.


"Hm,benarkah apakah kau cemburu fei'er."ucap Sheng yu.


"Cemburu? Tentu saja aku kekasihmu yu'er bila kau jadi aku kau juga akan memiliki perasaan yang sama?.ucap Fei tersenyum.


"Hn,baiklah sayang aku tidak akan menampilkan sikap kekanakan ku kepada orang lain mulai saat ini."ucap Sheng yu.


"Sheng yu sangat senang karena kekasihnya ini sangat fosesif walaupun dengan perkataan nya yang lembut tidak seperti wanita lain yang menjauhkan kekasih dari wanita lain dengan gamblang atau kasar.


Kita berhenti terlebih dahulu hari sudah semakin sore,dan kita belum istirahat kita akan istirahat disini sejenak sambil mengganjal perut kita,ucap patriak Bing.


Dan di angguki oleh semua orang.


"Menuju desa sudah sedikit lagi kita akan menginap disana,dan kita akan terpisah disana ingat jangan melakukan hal yang membuat sekte lotus malu dengan tingkah kalian di sana."ucap Patria Quan.


"Tenang saja patriak kami tidak seperti murid yang lain yang selalu menampilkan taring nya dan mengibaskan ekornya di depan banyak orang"ucap Xi Wang.


"Tapi mungkin jika ada orang yang ingin membuat masalah kami tidak akan diam saja."ucap Jun.


"Hn,tentu saja kalian boleh membela jika kalian memang tidak salah.ucap patriak Bei.


Fei melihat raut wajah adiknya yang diam saja dari tadi dan terus melamun apakah ada sangkut pautnya dengan Chen.


"Jilin kenapa kau melamun,apakah ada sesuatu yang sakit atau apalah itu.",ucap Fei khawatir.


Sontak semua orang langsung melihat ke arah Jilin berada,Jilin tidak nyamn di lihat seperti itu ia seakan pelaku yang terbukti bersalah.


"Ada apa dengan kalian?."ucap Jilin datar.


"Apakah ada masalah?ucap patriak Bing yang balik tanya.


"Tidak! ,aku baik baik sajajangan khawatir."ucap Jilin datar.


Seperti yang patriak bicarakan tadi,patriak langsung pergi ke suatu tempat untuk mengurus sesuatu yang penting sedangkan para murid di tinggal di penginapan.


"Setiap kamar di huni empat orang karena hanya empat kamar yang tersisa mereka mulai membersihkan diri secara bergantian.


Setelah membersihkan diri semuanya mereka memutuskan untuk pergi mencari kedai untuk makan malam karena hanya penginapan ini yang tidak ada tempat makannya.


Gerombolan Jilin berjalan sesekali tertawa karena


Pertengkaran Jun dan Jingmi yang menutur merek sangat menghibur.


Saat sudah Sampai di kedai,mereka celangak celinguk mencari meja kosong tapi tidak ada


"Apakah semua kedai itu penuh huh jika begini kita harus menunggu orang selesai makan duku baru kita bisa duduk?."


"Selamat datang di kedai sederhana kami tuan dan nona,apakah tuan dan nona sedang mencari meja yang kosong."


"Benar,apakah ada meja yang kosong."ucap Xi Wang.


"Ada,mari kami antar."ucap pelayan itu.


Mereka di antar ke tempat meja kosong yang sedikit beda dengan yang lainya.


"Apakah ini ruang khusus."ucap si kembar.


"Ah tidak nona,ini bukan ruangan khusus,tapi memang hanya tempat ini yang tersisa dan hanya tempat ini yang mampu menampung banyak orang seperti tuan dan nona,ucap pelayan.


"Berapa harganya."ucap Xi Wang taku takut.


"Hanya lima belas koin emas tuan."ucap pelayan itu.


"Tapi kami tidak membawa uang banyak."ucap Jingmi.


Tiba tiba Jilin memberikan uang sesuai pelayan itu minta dan menambahkanya lagi sepeuluh koin jadi totalnya 25 koin emas.


"Ini ambilah,dan tolong siapkan makanan terbaik di kedai ini,apakah uang nya kurang,"ucap Jilin datar.


"Ah tidak nona sangat sangat cukup terima kasih kami akan menyiapkannya segera,tolong tunggu sebentar tuan dan nona."ucap pelayan itu senang.


"Jilin itu sangat banyak seharusnya tadi kita menunggu orang selesai makan saja."ucap Xi Wang keberatan.


"Dan menunggu kita mati kelaparan."ucap Jilin datar.


"Eh,tidak seperti itu maksudku tapi yang itu sangat banyak dan uang itu sangat cukup untuk sebulan dari pada membayar teman ini untuk makan."ucap Xi Wang menjelaskan.


"Aku tau maksudmu Xi Wang."ucap jilin.


Jilin mengeluarkan beberapa kantung dan membagikannya kepada mereka,mereka yang menerima kantung dari Jilin hanya menaikan alisnya.


"Bukalah."ucap Jilin.


Mereka semua menuruti apa yang di suruh Jilin dan mereka terkejut karena banyak sekali koin di dalam kantung itu.


"Apa maksudmu ini Jilin."ucap semua orang heran.


"Kenapa kau memberikan koin emas yang begitu banyak pada kami."

__ADS_1


"Ambilah itu,itu adalah sebagai hadiah untuk kalian."


"Tidak!,kami tidak bisa mengambil uang ini,jilin aku tahu kau sangat baik kepada kami dengan tulus tapi ini tidak bisa kami terima kami benar benar tulus berteman dengan mu kami tidak mengharapkan apa apa darimu,dengan memberikan kami obat obatan pun itu sudah cukup Jilin.


"Hei hei,kalian berbicara apa,aku benar benar tulus memberikan uang itu,jangan khawatir hanya aku memberikan uang sekantung itu tidak membuatku jatuh miskin,"ucap jilin sombong.


Semua orang memperbesar hidung mereka mendengar kesombongan Jilin.


"Tapi_.


"Sudahlah kalian ambil saja uang itu,Jilin memang benar adanya,dengan memberikan uang sekantung itu tidak membuat Jilin jatuh miskin apalagi koin Jilin masih setumpuk kedai ini."ucap Sheng yu asal ceplos.


"Kau ini bicara apa Sheng yu,ucap Jilin mendelik.


"Lalu kenapa kau tidak memberikanku juga."ucap Sheng yu.


"Heh, Kakak ipar kurang ajar,!seharusnya kau memberikan koin padaku bukan aku memberikan koin padamu.ucap jilin kesal.


"Fe'er lihat lah adikmu kesayangan mu ini memanggilku kakakvl kurang ajar?."ucap Sheng yu mengadu.


"Dasar pengadu."ucap Jilin mendelik.


"Sudah lah yu'er,apa yang di katakan Jilin Menag benar adanya toh kau juga tidak kekurangan uang kan."ucap Fei lembut.


Sheng yu hanya memanyunkan bibirnya saja saat Fei membela Jilin.


Semua orang yang melihat drama gratis sebagai tontonan hanya geleng geleng kepala saja.


"Jilin terima kasih."ucap semua orang.


"Sama sama."ucap Jilin datar tapi ada sebuah kehangatan di matanya.


Tak lama kemudian makanan pun datang dengan sepuluh pelayan membawa nampan besar setiap orang nya.


"Ah maaf nona menunggu ucap."ucap pelayan itu.


"Tak apa,trima kasih ini tip untuk kalian sambil memberikan tiga koin emas setiap orang nya,setiap pelayan pun sangat senang dengan koin itu,bagi mereka tiga koin emas bisa untuk satu bulan.


"Terima kasih nona anda sangat murah hati."ucap para pelayan.


"Ah kalian terlalu berlebihan."ucap Jilin merendah.


"Kami permisi tuan dan nona silahkan di nikmati."ucap para pelayan itu pergi dengan kesenangan.


Sedangkan para pengunjung melongok melihat


apa yang mereka lihat di depannya.


"Aku rasa wanita itu sedang sakit."


"Wanita kaya raya aku kira."


"Sangat baik,ah tidks terlalu baik,mengingat disini sangat sulit mendapatkan koin emas dan gadis itu memberikanya secara cuma cuma kepada pelayan tadi sungguh tebalik dunia ini."


Dan masih banyak kata kata yang di lontarkan untuk Jilin tapi Jilin memilih untuk diam dan menikmati makannya,pikiranya melalang buana


Entah kemana,"hm jadi begitu "batin Jilin.


"Ah aku sangat kenyang."ucap Jingmi.


"Aku juga."


"Aku tidak bisa bergerak perutku sangat besar "


"Aku tak kuat menghabiskan makanan ini."


"Aku mengantuk."


Jilin hanya terkekeh melihat teman temannya sangat lahap saat makan malam tadi.


"Baiklah karena kalian sudah baikan sebaiknya kita pergi ke penginapan sudah larut malam,ucap Jilin.


Saat dia perjalanan semua temannya jilin merasa ada yang aneh tempatnya begitu sepi dan tidak ada orang pun hanya ada obor sebagai penerang


"Berjalan lah Seperti tidak merasakan apapun",ucap Jilin memperingati.


Semua orang hanya bisa menuruti apa yang di katakan Jilin,Jilin dan yang lainya mengedarkan pandangannya mencari cari berapa banyak orang yang mengepung nya.


Hanya dengan mata dewanya jilin bisa melihat bahwa orang yang menyergap nya adalah sangat banyak ada tiga puluh orang dengan memakai baju hitam.


"Persiapkan pedang kalian,kita akan menghadapai orang orang berbaju hitam,"ucap Jilin berbisik.


Semua orang langsung menghirup udara dalam dalam dan mengeluarkannya perlahan,semua orang sudah siap dengan senjata masing masing menunggu orang berpakaian hitam keluar.


Mereka terus berjalan dengan berjaga jaga,


Fei dan Sheng yu langsung menatap sekeliling dan menajamkan pendengarannya.


Slasshhh


Tiba tiba panah datang dari samping dan hampir mengenai Xi Wang,untung Xi Wang dekat sekali dengan Sheng yu otomatis Sheng yu berhasil menahan anak panah itu yang hampir mengenai mata Xi Wang.


"Hati hati."ucap Sheng yu serius.


Xi wang mengangguk dan berterimakasih kepada Sheng yu.


Jilin dan yang lainya langsung menangkis serangan anak panah yang sangat banyak sekali.


Apakah kita akan terus menangkis serangan yang di layangkan oleh musuh, bagaiamana caranya kita menyerang jika musuhnya saja terus bersembunyi.


"Kalian membawa pil peledak yang aku berikan pada kalian."ucap Jilin.


"Hn."kami punya.


"Bagus sekarang dengarkan lemparkan pil itu sesuai arahan ku dan aku yang akan menangkis panah panah yang di layangkan kesini apakah kalian Paham."ucap Jilin serius.


"Paham."serempak.


"Satu lagi alirkan lah kekuatan kalian ke dalam pil peledak itu supaya ledskannnya akan sangat dahsyat,ucap Jilin.


"Kami mengerti."ucap serempak.


"Bagus!!sekarang dengarkanlah aba aba ku."


Jilin memerintah temannya untuk mengarahkannya ke arah yang sudah Jilin arahkan,tak hanya itu mereka juga memancing supaya orang orang berbaju hitam itu keluar dengan ledakan ledakan


yang di buat Jilin.


Ok gimana hm penasaran ya kelanjutannya oh iya maaf banget ya kemaren kan mau up tapi nggk di up nih jadi khusus untuk bab ini panjang ya supaya nggk double up.

__ADS_1


Salam sayang dan cinta dari author😘😘😘😘😘.


jangan lupaπŸ‘πŸ’¬πŸ’Ÿ.


__ADS_2