Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
Draft


__ADS_3

Setelah membantai sekte kegelapan Jilin dan Chen pulang ke sekte lotus biru,dan menceritakan semuanya yang sudah ia lakukan,siapa yang tidak terkejut mendengar penjelasan Jilin yang sudah Jilin tuturkan semuanya seperti tidak percaya,siapa orang yang menghancurkan sekte beserta isinya dalam waktu sangat singkat.


"Sebenernya aku tidak berniat untuk menghancurkan sektenya,tapi setelah mendengar keluhan dari semua orang orang disana aku jadi sangat ingin melenyapkannya."terang Jilin.


"Lalu bagaimana dengan Chen apakah kau juga membantunya".ucap Sheng yu.


"Tentu saja aku membantunya,tapi hanya sedikit,cuma membunuh orang orang yang disana dan mengeluarkan para wanita yang si sekao si bawah tanah."tutur Chen.


"Kau bilang itu hanya?",ucap Jun.


"Lalu apa rencana mu setelah melenyapkan sekte kegelapan.,"ucap patriak.


"Melenyapkan sekte merah",ucap Jilin.


"Hah,sekte merah adalah sekte sesat yang sangat kejam ,sekte kegelapan tidak sebanding dengan sekte merah,mereka memiliki pemimpin yang sangat kuat.'' ucap patriak Ding zi


''Oleh karena itu kita harus melenyapkan sekte merah,setelah itu Dunia sedikit damai.ucap Jilin.


''Tapi bagaimana kita melenyapkan sekte merah,sekte merah memiliki senjata tersembunyi ,di tambah mereka memiliki banyak sekali senjata,dan juga binatang binatang iblis kita tidak bisa mengambil keputusan dengan cepat,butuh waktu untuk melenyapkan sekte itu.''ucap patriak Ding zi


''Hm,aku akan mencari cara cepat untuk melenyapkan sekte itu,kita harus tau kelemahan mereka dan kekuatan mereka.''ucap Jilin.


''Baiklah,aku akan menunggu rencana mu,dan sisanya biar kami yang urus.''ucap para patriak.


...----------------...

__ADS_1


''Hm enak sekali teh ini jijie.''ucap Jilin.


''Apakah kau sudah memikirkan bagaimana rencana mu jilin'er.''ucap Fei.


''Aku sudah merencanakannya tapi aku butuh sesuatu untuk menyempurnakanya.''ucapbJilin,sambil tersenyum.


''Bagaimana hari mu dengan Sheng yu jijie.''ucap Jilin.


''Seperti biasa.''ucap Fei sambil tersenyum malu.


Jilin melihat raut muka kakaknya yang malu malu


''Aku akan keluar.''ucap Jilin sambil berlalu.


Jilin duduk di tepi tebing sambil menikmati angin yang menyentuh kulit cantiknya,sambil memejamkan mata,,terasa nyaman seketika bibir mungil nya tersenyum.


''Cantik.''ucap seseorang di samping nya.


Jilin kaget dan melihat ke arah sosok yang Baru saja berbicara kepadanya,''Hm kamu mengatakan apa tadi.''ucao Jilin.


''Hm,cantik,indah untuk dilihat ucap sosok tubuh tegap itu.''ucap Chen.


''Dari mana kamu datang Chen,bagaimana kamu tahu aku ada disini.''ucap Jilin.


''Aku tidak sengaja lewat,aku melihat mu di tepi tebing sendirian jadi aku menghampirimu.''ucap Chen.

__ADS_1


''Begitu.''ucap Jilin sambil melihat pemandangan di depannya.


Chen melihat wajah cantik Jilin yang sedang khawatir''Apa yang kamu khawatir kan,kamu bisa membaginya denganku.''ucap Chen.


''Tidak ada.''ucap Jilin singkat.


''Wanita sekuat dirimu,dan secantik Dewi kayangan


ternyata memiliki perasaan khawatir,lalu apakah kamu memiliki perasaan cinta.''ucap Chen menggoda.


''Apa maksudmu.'' melihat Chen dengan tatapan suram.


''Kurasa kau tau maksudku.''ucap Chen sambil tersenyum.


''Sekuat apapun diriku aku tetaplah wanita yang memiliki perasaan,perasaan menyukai,terluka dan bersedih,aku bukan Dewi dan aku tetap akan mati di kemudian hari,terkadang aku berfikir biskaah aku membalikan dunia ini menjadi damai.''Tanya Jilin.


''Tentu saja kamu bisa putri Jilin,kau mungkin bukan Dewi tapi kamu memiliki hati seperti Dewi,dan kejam seperti raja iblis,''ucap Chen setengah bercanda.


''Apakah aku harus tertawa chen.''Ranya Jilin sambil melirik Chen dengan tatapan tajam.''


''Adakala kau juga memikirkan dirimu,kebahagiaan mu jangan hanya membantai dan membantai.''ucap Chen .


''Dan adakala nya kau juga jangan ikut campur urusan peribadiku Chen,aku tidak suka itu.''ucap Jilin.


''Dan aku juga tidak suka wanita di depan ku ini,bersedih di depanku.''ucap Chen.

__ADS_1


__ADS_2