Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
Sekte merah 6


__ADS_3

Jilin dan Chen berada dalam satu kamar,Chen menatap Jilin dengan tatapan menggoda,Jilin yang melihat tatapan itu mengangkat alis.


''Jangan macam macam dengan ku Chen.''ucap Jilin.


''Hahaha,kau sedang berfikir kemana putri Jilin,aku hanya menatap mu saja tidak ada hal aneh lainya.


''Kenapa kau mengaku kita bersuami istri?,kenapa kau tidak jujur saja tadi?,''kesal Jilin.


''Bukankah kita selalu bersama sama,kenapa kau begitu mempermasalahkan hal ini.''ucap Chen.


''Karena kita tidak ada ikatan apapun,wanita dan pria di dalam satu kamar itu hal yang tabu,bagi masyarakat!.''ucap Jilin.


''Putri Jilin yang terkasih,kenapa kau kuno sekali,di sini banyak wanita yang tidur dengan seorang pria tanpa ikatan apapun,bahkan sudah biasa di mata masyarakat,lagi pula kita tidur terpisah!!!.''ucap Chen.


''Huh,berdebat dengan mu sia sia saja,kau tadi mengatakan apa aku kuno!!!,kau buah mangga saja tidak tahu!."terang Jilin.


Setelah perdebatan yang panjang mereka memutuskan untuk istirahat di tempat yang sama dan tidur di tempat terpisah,setelah beberapa menit Jilin terbangun sambil melihat Chen tertidur di kursi kayu panjang.


Jilin duduk di kursi yang lebih pendek di dekat Chen


dia melihat wajah tampan dan tegasnya,dia selalu membayangkan jika dia berada di dunia sebelumnya sudah pasti akan di incar oleh para paparazi,dan akan menjadi model,atau aktor terkenal.


Sayang sekakli hidupku harus berakhir di tempat seperti ini,aku adalah bos mafia terkenal kenapa aku di tempatkan di sini?,ternyata aku di tempatkan di dunia sebelumnya hanya untuk mengasah mental ku saja,lalu pergi ke tepat seperti ini,apapun alasannya apakah ini adil untuk ku,aku meninggalkan orang orang tersayang ku disana,apakah mereka baik baik saja, bagaimana dengan organisasi nya?,apakah masih berjalan,hm entahlah aku jadi bingung jika dipikirkan.


Jilin melamun sambil melihat bintang di langit

__ADS_1


menutup kedua matanya,merasakan sensasi angin malam yang sangat lembut menyentuh kulit nya.


''Waw cantik sekali.''ucap orang di sebelahnya.


Jilin kaget dan langsung terperanjat menoleh ke arah suara tadi ''Kenapa kau selalu muncul tiba tiba?.''kesal Jilin.


''Karena kau terlalu berisik,sedang apa kau malam malam berdiri disana,seharusnya kau banyak banyak istirahat,pagi nanti kita akan melanjutkan perjalanan jangan membuang tenaga mu sia sia!.''tegas Chen.


"Kultivator seperti kita tidak memerlukan tidur istirahat sudah sangat cukup."ucap Jilin.


"Putri Jilin apakah kau menyukai pria?."tanya Chen.


"Pertanyaan seperti apa itu,tentu saja akan menyukai pria,kenapa kamu bertanya hal hal aneh kepadaku,apakah aku tidak terlihat seperti tidak menyukai pria?,"tanya Jilin sambil menatap Chen dengan tatatapan tajam.


"Berarti kau menyukai ku bukan."ucap Chen.


"Aku memang menyukai pria tapi bukan pria seperti mu,"ucap Jilin.


"Benarkah,banyak wanita yang mengejarku,karena aku tampan apakah kau tidak melihat ketampananku?,"ucap Chen.


"Sudahlah berdebat dengan mu membuat ku pusing!!aku akan keluar sebentar,"ucap Jilin sambil berlalu.


"Hm Putri Jilin aku harap perkataan mu tadi tidak benar!."ucap Chen.


Putri Jilin pergi berlalu keluar,meninggalkan Chen seorang diri,sambil memikirkan perkataan putri jilin.

__ADS_1


"Benarkah aku tidak tampan,tapi banyak wanita di luaran sana yang mengagumi ku,akan kutunjukan kehebatanku"batinya.


Jilin berjalan keluar dari penginapan itu,meninggalkan Chen seorang diri,sambil melihat pemandangan di pagi hari,banyak orang orang berlalu lalang,Jilin berjalan tanpa tujuan,menyusuri jalan kecil,dan berakhir di kedai yang lumayan besar dan ramai.


''Hm,disini cukup ramai mungkin aku akan menemukan informasi dari orang orang sekitar!.''batinya.


Jilin berjalan masuk,dan duduk di meja kosong,dan memesan makanan,sambil menunggu makanannya datang Jilin mengedarkan pandangan,pandanganya berhenti di pintu masuk,ada seorang pria berdiri sambil menatapnya,pria itu menghampirinya dan duduk di bangku kosong tepat di sebrang Jilin.


Laki laki itu menatap Jilin dengan senyuman tipisnya,dan yang di tatapnya acuh tak acuh.


''Kau mengikuti ku!.''ucap Jilin ketus.


''Tidak sama sekali,dari awal kita memang bersama kan jadi kita harus bersama sama jangan terpisah!.''ucap Chen.


"Ada apa sebenarnya denganmu,kenapa kau menjadi aneh?."ucap Jilin bingung.


"Menurutku tidak aneh,ini hal yang biasa!!!."sambil tersenyum tipis.


Di tengah tengah percakapan mereka makanan yang Jilin pesan sudah di antar semua,Chen yang belum Medan apa apa langsung memakan makanan Jilin dengan lahap,tanpa melihat wanita di depannya yang sedang menatapnya.


"Adakalanya kita harus berbagi,makanan yang kau pesan lumayan banyak,tidak bagus jika di buang buang."jelas Chen sambil mengunyah makanan.


"Huh,aku harap aku bisa terbiasa dengan sikap aneh mu ini!."ucap Jilin sambil mengunyah makanan nya.


Di saat mereka sedang makan beberapa orang sedang mengobrol,namun ada satu obrolan yang menurutnya menarik perhatiannya.

__ADS_1


__ADS_2