
Jilin memakai baju yang sudah disiapkan oleh Fei,dan berdandan selayaknya laki laki ia tak ingin terlalu mencuri perhatian orang.
Setelah berdandan Jilin dan Fei keluar untuk melanjutkan perjalanan,saat keluar Jilin dan Fei melihat Sheng yu memberi makanan kuda.
''Kau sangat baik terima kasih sudah memberi makan kudaku,Jilin mengusap kuda nya dsn memberikan buah apel yang sangat segar.
Jilin memberikan apel kepada Fei dan Sheng yu,''berikan apel ini kepada kuda kuda kalian,apel ini bukan apel biasa,apel ini bisa meningkstsn energi kuda kuda kita jsdi kuda kuda kita tak akan kelelahan dalam waktu singkat.
''Kau dapat apel ini dari mana.''ucso Sheng yu.
''Jangan banyak tanya,berikan apel nya pada kudamu.''ucap jilin ketus.
Fei hanya tersenyum melihat interaksi keduanya kluang tidak pernah akur jika sedang dekat.
Jilin dan yang lainya melanjutkan perjalanan mereka,saat di tengah perjalanan para banditenghadang Jilin dan yang lainya,Jilin menghela nafas,''Baru juga kita jalan sudah di hadang oleh para cecunguk cecunguk,''kesal jilin.
''Sheng yu kau tak usah membantu,aku bisa mengatasinya,mereka hanya ada lima orang
mudah bagiku untuk membunuhnya,''ucap Jilin sombong.
Tapi_. perkataan Sheng yu terputus ketiak Jilin sudah berlari memberikan bubuk beracun ciptaanya.
Jilin melihat kelima bandit itu dengan tatapan tajam,bandit itu kesal karena melemparkan pasir pada mereka,karena bubuk beracun itu menyerupai pasir,tak berbau dan jika di lihat sekilas itu memang seperti pasir tapi itu bukan lah pasir,melainkan bubuk beracun yang mematikan.
Saat salah satu bandit itu akan menusuk perut Jilin,tiba tiba tubuhnya terasa terbakar
para bandit itu mengalami hal sama, tubuh mereka seperti terbakar,kepalsnys seperti di tusuk tusuk dengan bara,rasa sakit tak tertahan kan,suara rintihan dari mulut bandit itu m njawab sudah seperti apa rasa sakit jika terkena bubuk beracun Jilin,seketika tubuh para bandit itu gosong seperti terbakar,dengan mata terbelalak mulut terbukabuat siapa saja tak akan tahan melihatnya.
Fei dan Sheng yu terkejut hanya melemparkan bubuk beracun itu bisa membunuh lima orang sekaligus hanya menunggu beberapa menit saja,Sheng yu dan Fei melihat Jilin yang sedang memakan bush apel,dia seperti tak terjadi apa apa.
''Jilin kau sangat hebat.''icao Fei dengan mata menatap kagum kepada Jilin.
Jilin hanya tersenyum hangat dan makan buah apel lagi.
Sedangkan Sheng yu menatap Jilin sulit di artikan''Jilin kau dapat racun hebat itu dari mana.''
__ADS_1
''Aku membuatnya.''ucap Jilin sambil memukul dadanya pelan.''
''Aku tak percaya,darimana kau mempelajari racun sehebat ini.''ucso Sheng yu menyelidik.
''Qisuan.''ucap Jilin singkat ia malas menjawab semua pertanyaan Sheng yu yang tak henti hentinya bertanya.''
''Sudahlah ayo kita lanjutkan perjalanan kita
kau terlalu banyak bertanya.''ucap Jilin ketus.
''Jilin dan yang lainya melanjukan perjalanan
melewati hutan yang lebat dan gelap,melewati pematang sawah yang sangat luas dan terkadang di kejar kejar harimau kelaparan,mereka tak berhenti beristirahatengingatbkuds mereka sudah di beri apel roh oleh Jilin membuat kuda itu tak kelelahan,berjalan menyusuri jalan yang panjang jauh dari pemukiman membuat mereka memutuskan untuk tidur di hutan saja.
Sheng yu mendapatkan tugas mencari ikan
Fei membuat bumbu dan menyalakan api,sedangkan Jilin membuat rumah dari ranting dan akar pohon yang merambat
berkat elemen alamnya, membuat rumah sederhana untuk mereka tidur dengan nyaman.
Sore berganti malam mereka sedang berbincang bincang ringan dan sesekali Jilin bertengkar denga Sheng yu karena berbeda pendapat,Fei hanya tersenyum hangat untuk keduanya,walaupun sering bertengkar tapi Jilin dan Sheng yu sangat menyayangi satu sama lain,seperti kakak dan adik.
Malam berganti pagi Mao Bai berburuasuk ke dlaam hutan setelah mendapatkan buruan Mao Bai meninggalnya nya begitu saj di Deket api unggun dia msls untuk membersihkan nya,biarlah para manusia yang sedang tertidur pulas yang akan membersihkannya.
Fei terbangun dan beranjsk keluar,Fai melihat hewan buruan, sepertinya Mao Bai sudah berburu,tapi dia mengerjakan nya setengah setengah hanya berburu dan meninggalkanys tanpa membersihkan gerutu Fei.
Tak lama kemudian Jilin terbangun dan beranjak keluar,Jilin tak melihat keberadaan Fei,Jilin melihat darah segar di tanah,Jilin
mendekat dan mencium bau darah itu,ternyata darah hewan,mungkin Fei sedang membersihkan hewan buruannya,Jilin terduduk dan mengeluarkan bumbu yang sisa kemarin,jilin membuat api untuk membakar daging bakar hasil buruan.
Sheng yu terbangun dan keluar saat mencium bau harum,Sheng yu mendekst ke sisi Fei dan menyandarkan kepalanya di bahu Fei,Jilin hanya bisa memutar bola matanya malas.
''Pergi bersihkan tubuhmu Yu'er.''
''Hm,sebentar lagi aku masih ingin dekat denganmu.''ucap sheng yu sambil memejam kan matanya.
__ADS_1
''Hah,sudahlah kau cepat bersihkan diri,kau sangat bau,tak sedap di pandang,rambut acak acak kan,dan ada sesuatu menempel di ujung matamu,''ucap Jilin ketus.
Sontak Sheng yu langsung memegang ujung matanya dan benar saja,huh sungguh dia sangat malu Sheng yu langsung pergi Jilin dan Fei geleng geleng kepala saat melihat tingkah Sheng yu seperti anak kecil.
''Kau harus tahan padanya,aku saja tak tahan dengan sikapnya yang uh menyebalkan,''ucap Jilin.
Fei hanya terkekeh dan melanjutkan membakar daging bakar yang sebentar lagi matang.
Setelah sarapan Jilin dan yang lainya mulai
melanjutkan perjalanan nya,Jilin mengedarkan pandangannya dia merasa ada yang aneh,hm sepertinya akan terjadi sesuatu batinya.
Sheng yu mengedarkan pandangannya sepertinya ada yang aneh"hm Jilin sepertinya
tempat ini tidak beres''ucap Sheng yu.
''Kau benar,aku merasa begitu.''Jilin menggunsksnata dewanya dan mengedarkan pandanganya, berbalik ucap jilin sontak Fei dan Sheng yu langsung berbalik saat berbalik dari arah depan hewan buas liat seperti gajah tapi badanya lebih besar dari gajah normal dan Jilin melihat mata gajah itu dengan intens.
''Gajah gila.'' ucap Jilin.
''Apa!!! terus bagaiamana ini,apakah kita lari.''
''Untuk apa lari,kita harus membunuhnya'',ucap Jilin tak melepaskan pandangannya dari gajah gila itu.''
''Tapi itu gajah gila,tubuhnya sangat besar,''ucsp Sheng yu sambil melihat Jilin intens.
''Hm seluruh tubuh luar gajah keras terkecuali belalinya dan mulutnya kita harus pancing gajah itu dan memasukan pil peledak ke dalam mulutnya dengan jumlah yang banyak,aku yakin dengan rencana ini bisa berhasil.''ucap Jilin sambil menatap Fei dan Sheng yu.
''Baiklah,mari kita coba,ucap Sheng yu dan fei sambil menatap gajah gila itu yang selalu mengeluarkan suara dengan kerasnya.
''Fei kau serang belakang nya,Sheng yu kau alihkan perhatiannya dari depan sampai membuka mulut,dan saat itu juga aku akan memasukan pil ini kedalam mulutnya.''ucao Jilin.
''Baiklah,kami mengerti.''
''Mulai.''
__ADS_1
Dikit dulu ya,hp ku eror bikin kezzeel nantikan cerita selanjutnya hari ini
ok jangan lupa 👍💬💟