
''Sayang sekali paman kalian terlambat jika saja kau tadi mendengar kan ku dan tak meminta untuk membalas serangan mu
mungkin aku akan memberikan kematian yang sangat cepat.''
Berbeda dengan Sheng yu,dan Fei mereka sudah membunuh tanpa penyiksaan,mereka membunuh dengan sangat cepat.
Setelah selesai membunuh para perampok
Jilin dan yang lainya melanjutkan perjalanan
di setiap perjalanan mereka hanya terdiam dan tak ada perbincangan ringan seperti biasa,karena setiap masuk ke desa satu ke desa lain nya,seperti ada yang aneh,seperti ada yang mengikuti.
Jika Jilin mungkin sudah tau,tapi untuk Sheng yu dan Fei yang tidak memiliki kekuatan dewa,mereka hanya melirik kiri kanan takut ada penjahat yang tiba tiba menyerang.''
''Jilin melihatbkedepan sesekali tersenyum sinis,Fei,Sheng yu kalian jangan lengah.'ucsp Jilin.
Sheng yu dan Fei hanya mengangguk tanda mengerti,tanpa di jelakan mereka tau yang di ucapkan Jilin adalah peringatan bahwa ada seseorang yang mengikuti.
''Sepertinya desa ini tak aman.''uca,p Sheng yu sedikit berbisik.
''Hn,kau benar setiap kita memasuki desa ada saja yang menghadang kita.''
''Diamlah,jangan terlalu kencang nanti meraka menyadari kehadiran mereka sudah ketahuan.''
''Hn baiklah.''ucao Sheng yu dan Fei.
Jilin dan yang lainya terus berjalan saat melewati hutan lebat,orang orang yang membuntuti dari tadi langung menyergap dan menghadang jalan mereka yang sedang Jilin dan yang lainya lalui.
Hahhahahahah
''Hanya bocah kecil rupanya.''
''Heh,ikutlah bersma kami kalisn akan aman bersama kami.''
''Hn disini tak aman,banyak musuh yang mengincar kalian untuk di jual dan di jadikan budak.''
''Jika kami ikut kalian tentu saja aman,karena yang mengincar kami adalah kalian.''ucap Jilin ketus.
''Hahha kau pintar juga rupanya.''
''Baiklah akan ku berikan penawaran yang bagus untuk mu ikut dengan ku atau mati.''
''Sombong sekali kalain mentang mentang kalian banyakan,kau kira kami takut.''ucap Sheng yu ketus.
''Dasar kurang ajar,rupanya kalian memilih mati dari pada ikut kami.''ucap ketua perampok sinis.
__ADS_1
'Cih,jika aku bisa memilih aku lebih baik membunuh kalian dan akan ku robek mulut mu yang kurang ajar itu,jangan pernah melihat kami dari ukuran umur kita tapi kekuatan kita,apakah kalian bisa melihat ukuran kita.''ucap Fei,kesal.
Para bandit itu memang tidak bisa melihat tingkat kultivasi mereka bertiga,hanya ada dua pilihan jika tak ada kultivasi mungkin orang awam dan orang kuat yang menyamar kan tingkatanya,''Gawat.''
Jilin tersenyum misterius''Apakah kalian baru menyadarinya sayang sekali siapapun yang sudah berurusan dengan kami tak akan pernah bisa lepas.''ucsp Jilin penuh penekanan.
''Kalian sudah sering membunuh orang dengan kejam atau menyiksa terlebih dahulu sebelum mati pernah kah kalian ingin merasakan apa yang mereka rasakan sebelum menjemput ajalnya.''ucsp Jilin.
Semua para perampok menegang seketika kini ia tau,mereka salah target mereka mundur beberapa langkah.
''Kenapa?ada apa dengan raut wajah kalian
kalian seperti orang ketakutan apakah di belakang ku ada hantu,ucap Jilin pura pura polos.
Jilin tertawa sangat mengerikan,Jilin maju berberapa langkah,sontak semua para perampok langsung mundur,Jilin menyeringai dan mengeluarkan aura kematian yang lumayan pekat, sampai sampai para perampok sudah bernafas terkejlcusli Sheng yu dan Fei,mereka tak merasa tekanan apapun.
''Waah baru tekanan auraku saja kalian sudah seperti cacing kepanasan'',detik detik perampok akan pingsan Jilin menarik kembali aura nya,para perampok itu merasa lega dan menghirup udara dengan rakus.
Hahahaha jilin tertawa kembali melihat tingkah perampok yang lucu menurut Jilin jangan salahkan Jilin,jika jiwa psikopat nya muncul disaat dia memang membutuhkan kepuasaan seorang psikopat.
Fei dan Sheng yu mundur,mereka tau Jilin
sedang dalam mood psikopat,Fei memilih untuk beristirahat sejenak,dan di ikuti Sheng yu.
Jilin mengeluarakan sebilah pedang biasa
Aarghhh
Jilin semakin tertawa menyeramkan saat mendengar teriakan perampok itu,dan tetisksn itu mulai menjsfi rintihan tatkala semua tubuh nya sudah berlumur darah akibat ulah Jilin.
Perampok itu Jilin siram pakai air garam yang selalu ia bawa,rintihan itu menjadi teriakan kencang sangat kencang dan tiba tiba perampok itu pingsan.
Jilin tersenyum senang melihat musuhnya mati dengan keadaan mengerikan,Jilin menyiksa semua perampok itu tidak ada yang terlewat kan,Jilin sangat senang dan puas karena mainannya mati mengerikan.
Jilin terdiam sesaat dan membalikan badsnys meninggalkan mayat mayat yang sudhs tak terbentuk itu disana.
Sheng yu dan Fei tersenyum kikuk,jilin masuk ke mood seperti biasanya,jilin tersenyum riang dan memutuskan untuk melanjutkan perjalan selanjutnya,Jilin seperti biasa nya berjalan terdepan karena malas mendengar
rayuan yang di lontarkan oleh Sheng yu untuk Fei.
Siang berganti sore hari Jilin dan yang lainya sudah sampai di desa chisan,Jilin memutus
kan untuk menginap di penginapan yang lumayan dari penginapan sebelumnya.
Setelah mereka membersihkan tubuh mereka,mereka langsung pergi untuk makan, tempat makan dan penginapan satu tempat jadi tak usah mencari kedai untuk makan.
__ADS_1
Setelah mereka memesan makanan Jilin
Fei dan Sheng berbincang bincang ringan seperti biasa,membincangkan sesuatu yang tidak penting tapi mampu membuat mereka tertawa,tertawa mereka berhenti ketika para pelayan menghidangkan pesanan masing masing,mereka makan tanpa berbicara.
Setelah makan mereka memakan manisan yanhbsudsh tersedia,sambil melanjutkan percakapan yang tadi mereka terus tertawa tanpa henti,sampai sampai tiga orang pria datang entah dari mana,seketika mereka berhenti tertawa dan menatap ketiga pria itu dengan datar.
''Ada apa kalian berdiri disana.''ucso Sheng yu tak suka.
''Aku sedang melihat kedua gadis cantik.''ucsp salah satu dari mereka.
Jilin dan Fei tidak memakai baju pria,karean mereka ingin memakai baju wanita,Jilin dan Fei lupa memakai cadar,jadi kecantikan mereka membaut kaum Adam panas dingin apalagi kecantikan Jilin yang membuat siapa saja tak ingin mengalihkan pandangannya.
''Kalian pergilah jika tak ingin terluka,aku sedang tidak ingin berkelahi,''ucap Jilin.
''Kau sangat cantik nona,ikutlah semalam dengan kami,kau akan merasakan kenikmatan dunia yang hakiki,ucap salah satu pria yang lumayan tampan.''
Jilin menaikan alisnya,dan menyeringai,Jilin tau apa yang harus ia lakukan dengan keyiga pria mesum ini,'' benarkah,kau bisa mbuatku puas,sambil tersenyum menggoda.''
Fei dan Sheng yu saling pandang dan keduanya mengangguk kan kepalanya pertanda mengerti rencana Jilin.
''Tentu saja nona.''mari ikut kami.''sambil mengulurkan tangannya.
Jilin tersenyum misterius dan berdiri,Jilin menatap pria di depannya dengan tatapan menggoda,menggigit bibir tipisnya membuat Jilin terlihat seksi.
Jilin meraih tangan itu,bukanya menggengam
tapi membanting tubuh pria itu sampai tulang pria itu retak.
BRAKKK
AW
Jilin tersenyum sinis,kau ingin memuaskan kubbuksn ayo msribkits bermain,ucap Jilin sambil tersenyum manja.
Pria kedua di depanya langsung menghajar Jilin bukanya menghajar malah di hajar
Jilin memukul titik vital dengan keras membuat mereka terjatuh dalam hitungan detik,mereka ingin kabur sialnya Jilin sudah melumpuhkan kaki kedus pria itu dengan menginjak jari kaki keduanya sampai retak.
Fei dan Sheng yu menatap ketiga pria itu dengan datar,saat Jilin ingin membunu ketiganya,Fei langsung berdiri dan menghentikan Jilin yang ingin membunuh ketiga pria yang sudah tak bisa apa apa.
''Jilin sudah,jangan membunuhnya mereka sudah terluka parah,kita tidak tau status mereka,aku takut jika mereka orang penting kita akan dalam masalah besar.''ucap Jilin khawatir.
''Jilin sebaiknya kita masukke penginapan saja.''ucso Sheng yu menengahi, Sheng yu Tao Jilin tak mudah di bujuk tapi ia akan memikirkan orang lain.
''Baiklah,ayo kita pergi.''ucap Jilin dengan nada datarnya.
__ADS_1
Sedikit dulu ya,lagi kerja nggk ada waktu mungkin nanti malam aku up lagi
jangan lupa👍💬💟😁😁😁😁