
Uhuk uhuk,para patriak terjatuh dengan luka luka di tubuhnya,''Siapa kalian,''ucap patriak itu,Jilin dan Chen yang tidak terluka menatap para patriak dengan tajam kalian sudah di luar kendali,''kalian orang yang sudah merugikan orang lain membunuh orang orang,kalian rampas nyawa mereka dengan seenaknya.''ucap Chen.
''Kalian pantas mendapatkan ini,ini adalah hukuman yang paling ringan yang sudah kalian dapatkan,hukuman beratnya kalian akan tahu annti.''ucap Jilin.
''Ba..ga.i.mana kalian tahu bahwa itu semua perbuatan kami,apakah kalian melihat perbuatan kami.''ucap salah satu patriak yang tidak terima tujuannya.
''Aku sudah tahu kalian tidak akan mengakuinya,aku sudah siapkan ini.''ucap Jilin sambil menunjukan bukti buktinya, lihatlah,ini adalah kalian yang sudah menculik,kalian ambil kebahagiaan mereka,kalian ambil nyawa mereka,hanya untuk kepentingan kalian,kalian korbankan mereka untuk memenuhi hasrat kalian saja tanpa mempedulikan bagaimana nanti resikonya.''ucap Jilin.
''Kalian tidak bisa di maafkan,apa yang akan mereka katakan kepada kalian,jika melihat kekejian mereka,apa yang akan mereka katakan mengetahui orang orang yang mereka sayang di korbankan untuk memenuhi kepentingan kalian,kalian memang harus di musnahkan sampai ke akar akarnya.''tegas Chen.
Jilin dan Chen bersiap menyerang lagi,para patriak bangun dari tanah lalu,mengeluarkan seluruh kekuatan mereka,para patriak tau orang di depannya sangat luar biasa hebatnya,mereka sepertinya sudah lama memata matai tempat mereka sampai tahu semua yang mereka lakukan,sebentar lagi makhluk yang mereka ciptakan akan bangkit,sebelum iblis itu bangun mereka harus mati Matian untuk membunuh kedua orang di depannya ini.
Jilin mengeluarkan kekuatan api dan mengarahkannya ke arah para patriak yang sedang membentuk kekuatan ya juga,kekuatan Jilin tidak mengenai para patriak,Chen mengubah angin menjadi pisau yang sangat tajam siapapun yang terkena angin pisau nya akan terkoyak koyak sampai ke organ organ nya.para patriak langsung melindungi mereka masing masing.
Kekuatan Chen yang sebenarnya sangat luar biasa,para patriak sangat kewalahan tapi merek tidak menyerah,membalikan serangan balik Chen dan Jilin sedikit kewalahan karena banyak jumlah musuh di banding mereka yang berdua.
__ADS_1
Jilin dan Chen sedang menunggu makhluk itu bangun,jika sudah bangun mahkluk yang besar itu harus di bunuh,jika tidak semua sekte akan terkena dampaknya,para patriak memang sengaja mengibarkan bendera perang untuk sekte lain.
Sudah sangat lama mereka bertarung Jilin dan Chen sangat unggul dalam hal ini walaupun sedikit kewalahan banyak para patriak yang menyerang mereka secara bersamaan,membuat mereka berdua harus sedikit menjauh.
Jilin menatap para patriak yang sudah kelelahan,di kehidupan sebelum nya Jilin adalah wanita paling kejam tidak pernah mentoleransi apapun itu,dan di kehidupan sekarang tidak ada hukum memudahkan Jilin menghukum mereka dengan caranya sendiri,Jilin melihat para patriak
''Iblis yang kalian pelihara tidak akan pernah tunduk kepada kalian,karena kalian hanyalah manusia lemah,manusia serakah,manusia malas,menginginkan sesuatu dengan cara yang mudah,dan instan,sesuatu yang instan selalu ada harganya,ingat satu hal apapun yang kalian lakukan sekarang kalian harus mempertanggung jawabkan semuanya.
''Kau!!,tau apa,siapa kalian? Menganggu semua rencana kamu,kalian tidak tau apa apa jadi sebaiknya kalian tidak perlu ikut campur dengan kami.'',ucap salah satu patriak.
''Hanya ada satu sekte yang harus berdiri di daratan ini,hanya kamu yang pantas!!,kami akan menjadi penguasa di dataran ini!!.''tegas patriak.
''Bermimpilah kalian!!!,akan ku bangunkan kalian dengan cara yang kasar,iblis tidak akan pernah tunduk pada siapapun apalagi dengan kalian?,kalian hanya manusia serakah yang berambisi,tidak tahu malu?,tegas Chen.
Chen mengeluarkan kekuatan nya dan menghantam nya ke arah patriak dengan membabi buta pohon pohon tumbang,para patriak langsung menyerang balik dengan kecepatan angin.
__ADS_1
Chen mengeluarkan pedang naganya dan melesat kedepan,menyerang dengan jarak dekat,mendorongnya hingga terpental jauh,patriak itu bangun dan menyerang kembali,patriak itu mengeluarkan bola bola api dan menyerang Chen dengan kecepatan angin.
Chen langsung menangkis semua serangan patriak itu dan membalikkan serangannya ke arah patriak,patriak melihat serangannya berbalik ke arah nya langsung membuat aray pelindung,Chen mengeluarkan kekuatan pemberhentian waktu,disaat para patriak akan menyerang Chen memberhentika waktu dengan kekuatannya,semua orang berhenti bergerak terkecuali Jilin,ide jail Chen tumbuh dipikirannya ia langsung mengatur para patriak agar menyerang satu sama lain,Chen tersenyum geli.
Jilin yang melihat itu tersenyum tipis,disaat seperti in,ide jailnya tidak pernah ketinggalan,pikirnya.
Setelah sudah pas,pemberhentian waktu di atur seperti semula,disaat bersamaan para patriak menyerang satu sama lainnya n membuat Chen dan Chen tertawa geli.
''Kenapa kau menyerangku!!.''ucap Patria itu marah.
''Ini di luar kendali ku.''
''Aku juga tidak tahu,kenapa?.''
Para patriak melihat mereka berdua yang terdiam sambil memandangi pemandangan yang menurutnya menggelitik.
__ADS_1
''Baiklah aku rasa susah cukup kita bersenang senang nya,kali ini kita serius.''ucap Chen.