Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
PERTANDINGAN 1


__ADS_3

Huh,hampir saja mengenaiku terima kasih Jilin


Ucapnya Zixuan.


"Sama sama,lain kali jangan lengah."ucap Jilin datar.


"Oh ternyata ingin baku hantam ya."ucap Li Lian Yu.


"Kau kira aku takut "ucap wanita itu tersenyum remeh.


"Kalo begitu kita bertarung di luar."ucap Fei sudah mulai geram.


Jilin melihat Fei dengan tatapan rumit,gadis ini sangat licik jika aku perhatikan tingkatan kultivasinya juga lumayan hanya ada di bawah Fei hm tapi wanita ini sepertinya tidak bisa di remehkan walaupun berada di bawah Fei dia memiliki kartu truf tersembunyi."batin Jilin.


"Biar aku saja yang berhadapan dengan dia aku akan memberikan pelajaran untuknya."


Fei dan yang lainya terkejut tapi seketika berubah menjadi biasa karena ia yakin Jilin sudah tau sesuatu dan itu tidak baik untuk mereka.


"Baiklah,jika aku memang kalian akan menjadi pelayanmu dan jika aku kalah maka aku akan melepaskan kalian dari jeratan ayahku."ucap wanita itu tersenyum sinis.


"Hm sepertinya kita tidak dapat keuntungan sebaliknya kita dirugikan,"ucap Jingmi.


"Kita serahkan semuanya pada Jilin aku yakin Jilin memiliki sesuatu yang menarik di otak cerdasnya."ucap Sheng yu.


Jilin dan wanita itu sudah ada di luar tepatnya di lapangan untuk pelatihan,dan banyak sekali orang yang menonton.


"Heh,kau wanita rendahan bersiaplah menerima kekalahan."ucap wanita itu dengan angkuhnya.


"Hm kita liat saja."ucap Jilin datar.


Jilin mengeluarkan cahaya dari tangannya entah apa itu tapi Jilin hanya memainkannya tidak ada niat untuk menyerang terlebih dulu.


Wanita itu langsung mengeluarkan cahaya berwarna merah dan mengarahkanya ke arah Jilin tapi hanya menembus udara kosong karena Jilin berhasil menghindar.


Wanita itu tidak mau kalah dan mengarahkan bola bola merah kecil ke arah Jilin dengan cepat,Karena wanita itu sangat jauh tingkatanya otomatis Jilin bisa dengan mudah menghindarinya.


Jilin sangat senang melihat lawanya marah karena itu Jilin selalu menghindar tanpa melawan jilin juga terkadang hanya membalikan serangan wanita itu.


Wanita itu sudah sudah kelelahan semua serangannya tidak mengenai sasarannya


Wanita itu mengeluarkan binatang kontrak nya rubah api tingkat dewa.


Jilin menyeringai saat kartu truf wanita itu di perlihatkan sudah jilin duga bahwa wanita itu memiliki kartu truf rubah api tingkat dewa bukanlah rubah sembarangan.


Apalagi kecepatan rubah api di atas rata rata mulutnya yang bisa menyemburkan api seperti nagak adalah senjata bagi rubah api itu.


Ukuran rubah api itu sebesar anak kambing


Masih terlihat kecil jika tumbuh dewasa rubah api itu akan sebesar kuda jantan.


Rubah api adalah binatang roh yang langka


Sangat langka mungkin bisa di hitung oleh jari Yang memiliki rubah api itu hanya orang orang kaya raya yang bisa membelinya atau mendapatkan nya memgingat harga anak rubah api sangat mahal,para kultivator biasa mungkin tidak akan sanggup membelinya.


"Waah rubah api itu sangat indah dan cantik ya."


"Lihat lah warna matanya merah,cocok dengan sebutannya."


"Sayang ya anak rubah api itu masih kecil."


"Aku sangat beruntung bisa melihat rubah api itu."


Dan masih banyak komentar komentar yang di lontarkan oleh para penonton yang melihat secara langsung rubah api itu.


Jilin dan yang lainya hanya diam dan datar ingin rasanya teman teman Jilin mencakar wajahnya sombong wanita di depanya itu,entah siapa namanya.


"Eh itu kan anak tuan simayi anak orang kaya raya di kota ini,apakah dia membuat ulah lagi."


"Eh,iya benar dia yi mei,wanita sombong yang selalu membuat onar dimana mana sepertinya dia membuat masalah lagi."


"Oh ternyata namanya yi mei,apakah tidak ada nama bagus selain yu mei."


"Sangat di sayangkan rubah itu memiliki tuan yang angkuh dan sombong."


Jilin mengeluarkan hewan kontrak nya yaitu Mao Bai karena hanya Mao Bai lah yang bisa menyamarkan tubuhnya sedangkan jilong dan Qisuan bukanlah lawan rubah api,bisa bisa Qisuan dan jilong membunuh rubah api itu dan itu tidak baik mengingat jilong dan Qisuan adalah hewan yang sedang di cari oleh orang di seluruh benua ini.

__ADS_1


Mao Bai seperti biasa keluar dengan bulu abu abunya,karena semua teman teman Jilin tahu jika itu hanya hewan biasa bukan hewan kontrak atau hewan suci.


Mao Bai menatap rubah api itu dengan tatapan yang tidak bisa di artikan,dengan kepala dimiringkan membuat siapa saja pasti akan gemas,mengingat Mao Bai seperti kucing kucing hias pada umumnya,berkat pil penyamaran,bau tubuh Mao Bai tidak akan tercium oleh rubah api sekali pun.


Hahahahah


"Apakah kau yakin dengan hewan hias mu itu,dia sama sekali bukan tandingan rubah kesayanganku."ucap yi mei angkuh.


"Benarkah,hanya karena dia kecil dan seperti hewan hias kau bilang dia bukan tandingan mu kita lihat saja nanti yi mei,bahkan aku bisa membunuh rubah mu itu dengan hewan hiasku ini."ucap Jilin datar.


"Tidak usah banyak omong,Hong bunuh kucing hias itu dengan api mu."ucap yi mei.


Rubah api itu dengan cepat ke arah kucing hias yang sedang menatap nya penuh kebencian.


"Mao Bai kau tahu apa yang kau lakukan,lakukanlah!."ucap Jilin tak kalah sarkas.


Mao Bai langsung memperbesar dirinya,tadinya menjadi kucing hias yang menggemaskan menjadi kucing besar seperti harimau yang liar.


Mao Bai pun ikut berlari,mereka berlari dengan arah yang berlawanan,hong dengan sigap mengeluarkan api di dalam mulutnya sedangkan Mao Bai mengelaurkan air dari dalam mulutnya juga.


Kedua serangan itu bertubrukan dengan dentuman dan ledakan yang memekakkan telinga.


Keduanya seri tak ada yang terluka keduanya sama sama terseret kebelakang beberapa langkah.


Mao Bai dengan cepat langsung menggigit leher rubah api itu dan rubah api itu melakukan perlawanan dengan mengigit ekor Mao Bai tapi Bukan Mao Bai jika kalah begitu saja,Mao Bai langung membanting tubuh rubah api itu dengan giginya yang tajam.


Rubah api itu terjatuh ketanah dengan sangat mengenaskan,Mao Bai mengeluarkan petir dan mengarah kanya ke arah rubah api itu.


Rubah api itu tidak bisa mengelak mengingat banyak luka yang di dapatnya dari Mao Bai


Seketika rubah api itu menggelepar di tanah


Dengan sengatan sengatan yang menyakitkan.


Hentikan!!!


Ucapan Jilin menyadarkan semua orang yang menatap Mao Bai tak percaya,"dia bukan kucing hias biasa ternyata,tapi aku tidak mencium bau hewan roh dari tubuhnya.


"Hm sepertinya majikan kucing itu bukan orang sembarangan."


"Bagaiamana bisa kucing hias itu menjadikan sangat menyeramkan,dan lebih parah nya lagi dia bisa mengalahkan rubah api itu."


"Hm sepertinya kucing yang selalu Jilin bawa ini bukan kucing biasa."


"Tapi aku tidak melihat tanda tanda bahwa kucing itu kucing kontrak atau roh."


"Apakah kau lupa siapa Jilin,dia kan seorang aclemis aku yakin bahwa Jilin sudah memberikan kucing peliharaan nya itu sesuatu supaya kucing itu seperti kucing hias pada umumnya."


"TIDAK!!!."


Yu mei menangis histeris ketika melihat rubah api kesayangannya menggelepar di tanah.


"Rubah apiku!!!." Sambil berlari ke arah rubah api itu.


Orang orang menatap yi mei dengan tatapan kasihan,"malang sekali nasib rubah api itu apakah dia mati."


"Kau tidak usah khawatir kucing ku tidak membunuhnya,dia hanya sedikit bersenang senang sampai sampai melukai begitu parah tapi jika di obati pasti juga subuh."ucap Jilin datar.


"Apa!!!."


"Sedikit bersenang senang katanya,kalo benar benar serius bagaiamana jadinya."


"Kau berani sekali melukai hewan kesayangan ku hah."ucap yi mei marah.


"Kenapa tidak berani?,di dalam pertarungan tidak akan luput dari kematian dan luka,hewan kesayanganmu hanya pingsan jadi tidak perlu di cemaskan,bahkan jika untuk membunuhnya sekarang juga pun sangat sanggup,tak peduli bahwa hewan mu itu sangat mahal harganya."Ucap jilin mulai kesal.


"Kau akan menyesal,"ucap wanita itu membawa binatang kontaknya pergi.


"Akan ku tunggu hari itu tiba."ucap jilin datar.


"Gadis aneh,sudah kalah masih sempat sempatnya mengancam orang,jika tak ingin hewan peliharaan nya terluka bukanya jangan di keluarkan dasar gadis gila."ucap Xi Wang.


"Hn,kau benar gadis itu benar benar aneh."ucap Jingmi.


"Sudahlah ayo kita kita kembali kepenginapan."

__ADS_1


"Hn."


Semua orang pergi ke penginapan sesampai nya disana Jilin dan yang lainya memutuskan untuk duduk bersama dengan di temani teh buatan Jilin dan beberapa manisan yang tadi di beli di pasar.


"Apakah kalian siap dengan pertandingan nanti."


"Sudah,aku bahkan membeli senjata baru tadi di pasar lihat lah senjata ini sangat cocok dengan keahlianku."


"Hn,aku juga membeli cambuk baru tadi di pasar lihatlah bukan kah ini keren."


"Hm lumayan keren,lihatlah parang ku yang baru ku beli sangat bagus bukan lihatlah gagang nya terukir sebuah kuda yang gagah."


"Sangat bagus."


"Jilin,Sheng yu Fei apakah kalian membeli senjata baru?."


"Hm tidak kami tidak membeli senjata kami hanya membuat pedang baru yang sangat tajam."


"Benarkah siapa yang membuat senjata?."


"Jilin,selain aclemis dan juga kultivator Jilin juga seorang pembuat senjata yang sangat professional,"ucap Sheng yu.


"Waw benarkah,sangat hebat kau sangat jenius Jilin lalu apa yang kau buat senjata apa yang kau buat."


"Hm Jilin membuat senjata senjata yang aneh.


Seperti pedang yang sangat panjang,pedang sabit kembar,(kujang).senjata berbentuk kipas,cambuk berduri,belati,pedang dan masih banyak lagi.


"Heh sheng aku bertanya pada jilin bukan padamu kenapa kau yang selalu menjawabnya sih."ucap Xi Wang.


"Karena Jilin tak akan mengakuinya,dia pasti akan berbohong."ucap Sheng yu.


"Hn kau benar."ucap mereka menyetujuinya.


Hai pertandingan pun akhirnya tiba,Jilin dan yang lainya mulai bergegas menuju sekte lotus merah.


Setelah sampai disana Jilin dan yang lainya di hadang oleh para penjaga.


"Dimana pemandu kalian,"ucap penjaga itu.


Xi Wang dan yang lainya hanys saling pandang.


"Kami dari sekte lotus biru tuan,dan pemandu kami sudah kesini mendahului kami."ucap Jilin.


"Benarkah siapa nama pemandu kalian."ucap penjaga itu penuh selidik.


"Pemandu kami adalah,guru Quan,guru Bing dan guru bei."


Para penjaga itu terkejut,mereka teringat dengan pesan guru besar Bing yang berpesan bahwa murid muridnya akan datang dan menyuruh mereka untuk masuk ke lapanagan arena langsung.


"Jika nanti para murid ku dari sekte lotus biru datang kemari suruh mereka masuk karena aku akan ikut pertemuan dengan guru besar sekte lotus merah?.apakah kalian mengerti!.


"Mengerti guru besar."


"Ah,aku hampir lupa guru besar pernah berperpesan bahwa guru besar dan yang lainya akan mengadakan pertemuan dadakan dan menyuruh para muridnya untuk masuk ke lapangan karena kalian lah para muridnya.


Baiklah karena kami tidak tau tolong maafkan kami? mari kami antar silahkan kalian masuk saja orang orang sudah banyak yang berkumpul tinggal menunggu beberapa dari sekte sekte lainya.


"Baiklah,tidak apa apa."ucap yang lainnya.


Jilin dan yang lainya pun masuk,saat masuk Jilin mengedarkan pandanganya ke arah bangunan bangunan kuno namun elegan, tempatnya hampir sama dengan lotus biru hanya saja disini terdominasi dengan warna merah batin Jilin.


Saat mereka memasuki sekte lotus merah mereka terkejut karena banyak sekali orang-orang yang akan menontonnya atau para peserta dari berbagai sekte,Jilin dan yang lainya menduduki tempat yang sudah di siapkan.


Mereka semua tetap mengedarkan keseluruh peserta yang akan mengikuti pertandingan


Dan sangat kagum karena banyak sekali yang Ikut dalam pertandingan kali ini.


***


Dikit dulu ya ceritanya,authornya lagi nggk mood biasalah ya kalo menstruasi pertama


untuk kaum hawa itu lumayan mengganggu mood.


jangan lupa πŸ‘πŸ’¬πŸ’Ÿ.

__ADS_1


salam sayang author untuk kalian 😘😘😘😘☺️


__ADS_2