
''Putri Jilin,kamu tidak lihat aku sedang apa.''sambil menengok melirik ke arah putri Jilin.
''Panggil secara biasa,Jilin!,bukan putri!,hm,bisa bisanya aku pingsan dua kali,gara gara menguras energi terlalu berlebihan mungkin ya?,''ucap Jilin.
''Tidak usah dipikirkan,sekarang duduklah,kita makan malam bersama?,kamu masih lemah!.''terang Chen.
''Jilin melihat makanan yang sudah siap di meja,ia merasa tidak yakin dengan dengan rasanya,seorang pangeran memasak,tidak terlalu yakin,.''dalam batinnya.''
''Makan saja,jangan ragu,selama bisa dimakan udah pasti aman,masakan ku memang tidak terlalu enak tapi cukup buat kita kenyang kan.''terang Chen seraya tahu dalam batinnya Jilin.
Tanpa menjawab jilin memakan masakan Chen, sedikit demi sedikit ia cicipi,tapi saat di dalam mulut rasanya memang enak,ia merasa heran dia bisa memasak,tapi sudahlah ia makan makanan nya Samapi habis.
''Biasanya aku tidak pernah lapar,kenapa sekarang aku bisa merasakan lapar.''tanya Jilin.
''Karena energimu tersedot oleh siluman itu,dan kau juga terlalu lama bertarung itu mungkin menjadi salah satunya.''tetang Chen.
''Lalu kau?.''tanya
Jilin.
''Aku pun merasa begitu,energi ku tersedot,badan ku juga melemah,mungkin karena iblis itu bisa memakan jiwa manusia,ia dengan sengaja memakan jiwa kita tanpa kita sadari.''terang Chen.
''Hm,iblis tingkat rendah saja bisa menyedot energi kita,apalagi iblis tingkat atas?.''gumam Jilin.
''Makanlah,lalu minum obat yang sudah aku siapkan kau harus banyak istirahat,tidak bagus angin luar juga kau harus masuk kedalam setelah makan malam.''tutur Chen.
''Jikin menatap langit,lalu membuang nafas,ini pondok siapa?.''tanya Jilin
''Ini pondok yang ku bangun dulu,biasanya aku akan berlatih dan istirahat disini,sebelum bertemu dengan kamu,ini adalah tempat paling nyaman,tidak ada yang tahu aku membangun pondok di lembah.''kekeh Chen.
__ADS_1
''Lembah apa namanya?,apakah ini lembah?,yang biasa kita kunjungi lembah nya selalu suram tanpa Matahari,ini pertama kali melihat lembah yang sangat indah!.''tutur Jilin.
''Lembah embun,''lembah ini dari luar di tutupi asap tebal,tidak seorang pun yang berani melewati lembah ini,karena mereka tidak tahu makhluk apa yang tinggal di lembah ini!!.''tutur Chen.
''Memang ada hewan apa di lembah embun ini?.''tanya Jilin.
''Lembah ini di huni oleh naga yangsekarang menjadi binatang spiritual ku,setengah mati untuk membuat kontrak dengan naga itu.''jelas Chen.
Jilin melirik ke arah Chen,tampannya tetap sama seperti pertama melihat nya,Jilin merasa nyaman dan aman ketika bersamanya.
''Sudalah kita sudah lama berada di luar,ayo masuk,lembah ini aman tidak akan ada orang jahat yang tiba tiba menusuk mu ketika terlelap tidur.''ejek Chen.
''Aku juga tidak selemah itu.''tutur Jilin sambil berjalan ke arah pondok.
Di pondok Jilin tidak sadar jika ruang tidur memiliki tepat tidur ganda,karena terlalu pusing jilin tidak menyadarinya.
Jilin menatap Chen dengan mata menyipit,''Jangan bilang kau tidur disini.''tanya Jilin.
aku tidak akan macam macam,''tutur Chen,sambil terkekeh.
Jilin diam dan langsung naik ke atas kasur,ia menutup tirainya dan tertidur,ia sudah malas berdebat dengan Chen ia merasa mengantuk sekali padahal ia memiliki kekuatan yang lumayan tinggi tapi ingat pertama kalinya ia bisa merasakan ngantuk lagi,apakah ini efek dari obat yang di berikan Chen,padahal ia memiliki banyak obat obatan di cincin ruangnya,ngomong ngomong tentang cincin ruang ia teringat dengan Qisuan.
Jilin memasuki cincin ruang nya ia bertemu dengan jilong,Mao Bai,Jiao,dan Ma Huang Xie,Ia mencari Qisuan tetapi tidak ada.
''Hai,semua dimana Qisuan.''tanya Jilin.
''Selamat datang tuan,Qisuan sedang berkultivasi tertutup,ia sangat menghawatirkan tuan,karena kita semua tidak bisa keluar,jadi kami menunggu kedatang tuan kesini.''Ucap jilong.
''Hm,tuan, kamu melihat pertarunganmu dengan iblis itu,sangat mengagumkan,sekaligus kami sangat khawatir dengan tuan,jika tuan terluka kami juga ikut terluka.''Tutur jilong.
__ADS_1
''Iya tuan,syukur tuan tidak apa apa!.''tutur Jiao.
''Haha,kalian tenang saja aku Xia Jilin Lian tidak akan kalah dengan mudah seberat apapun musuhnya sekuat apa kekuatanya,aku pasti bisa membunuhnya.''ucap Jilin sambil menepuk dadanya.
''Mengenai iblis itu?,iblis itu berada di tingkatan menengah jika dilihat dari bentuk dan wujudnya ia belum sempurna,ia dipaksa bangun untuk mewujudkan hasrat manusia,jadi dia masih mudah untuk dikalahkan!!.''tutur Jiao.
''Kalian semua yang ada disini akan keluar jika sudah waktunya,kalian akan menyerang iblis iblis di masa depan,iblis yang aku bunuh itu,hanya satu sedangkan nanti akan banyak iblis yang akan di bangun kan oleh manusia serakah itu?,jadi kalian harus bersiap dari sekarang?,jangan meremehkan kekuatan iblis itu,iblis itu bisa memanipulasi otak manusia,ia bisa berubah wujud manusia yang dia mau,begitu mengerikannya iblis itu.''terang Jilin.
''Baiklah,aku akan kembali nanti,aku pergi dulu!.''sambil melambaikan tangannya.
Jilin terbangun dari tidurnya ia melihat ke arah tirai yang tertutup,tirai itu tertiup angin sedikit,menyebabkan tirai itu bergerak gerak,ia melihat laki laki yang tidur di ruangan yang sama seperti mimpi untuknya,tidurnya sangat tenang,seperti tidak pernah terjadi apa apa,rambut yang terkena angin itu bergerak gerak seperti menari dengan lembut,menghalangi wajah tampan nya,membuat ketampanannya sangat sempurna.
Tanpa ia sadari bibir kecilnya tersenyum,Jilin tersadar langsung memalingkan wajah nya,ia melihat langit langit,ia tidak ingin berpikir aneh tentang laki laki itu,ia bangun dari tidurnya dan keluar untuk menenangkan diri.
Jilin duduk,pikiranya entah kemana,rambut panjang nya tertiup angin,ia merasa aneh,kulit wajahnya panas padahal di luar sangat dingin,jantungnya berdetak kencang,ia memegang dadanya dengan lembut''Perasaan aneh apa ini,aku baru pertama kalinya merasakan hal seperti ini?.''batinya.
''Kau sedang apa?.''Tanya Chen.
Jilin menoleh,''Sedang masak?,''ucap Jilin.
Chen terkekeh ia duduk di sebelah Jilin,''Kau ini kenapa selalu marah ketika bersama ku,padahal aku juga tidak pernah membuat masalah dengan mu?.''tanya Chen
''Entah lah aku selalu kesal ketika melihat wajah itu,aku tidak tau kenapa.''ejek Jilin.
''Apakah kau menyukai ku,biasanya wanita akan bertingkah aneh ketika bersama pria yang dia disukainya, menurutku kau juga aneh?.''Tutur Chen sembari menggoda.
''Apakah aku aneh, sepertinya nya cuma pria yang tidak tahu malu mengatakan hal itu kepada seorang wanita,''ejek Jilin.
Chen melihat wajah Jilin yang mulai merah,ia mengangkat alisnya,ia merasa tingkah aneh Jilin setelah terbangun dari pingsan nya,apakah kepalanya terbentur,Chen memegang keningnya,tapi ia tidak merasakan sesuatu yang salah dengan kepalanya,Jilin refleks memukul tangan Chen.
__ADS_1
''Kau ini kenapa?.''tanya Jilin.
''Sepertinya kau bertingkah aneh setelah terbangun dari pingsan,apakah iblis itu melakukan sesuatu di kepalamu,wajahmu juga terlihat sangat merah,badan mu,kenapa panas,seharusnya kan dingin.''sambil memegang pergelangan Jilin.