Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
BERTARUNG


__ADS_3

Jilin dan Fai terus berjalan,mereka berjalan tanpa kuda menurut mereka berjalan adalah sesuatu yang jarang di lakukan oleh keduanya


Saat Jilin dan Fai berjalan dengan tenang tiba tiba segerombolan bandit datang dari dalam hutan,Jilin dan Fei langsung waspada Bandit bandit itu tingkatanya berada di tingkat Raja dan jumlah nya sangat banyak Ada 40 orang tingkat raja 30 orang tingkat GOD.


''Jiliner bandit Bandit ini sangat banyak apalagi tingkatanya berada di tingkat raja dan tingkat God,sambil melihat tajam ke arah bandit itu.''


''Hm,aku heran dengan bandit bandit ini banyak sekali bawa anak buah mau merampok apa mau perang banyak sekali.''


Hahahaha ternyata ada pasangan yang sedang berjalan jalan,mau kemana nona manis,kau ikutlah dengan kami,kau akan senang,ucap salah satu bandit paling depan.


''Betul apalagi sepertinya wanita ini cantik karena memakai cadar.''


''Heh,ingat tujuan utama kita,ucap salah satu bandit yang lebih kurus.''


''Aku tau,tapi apa salahnya kita bersabar senang terlebih dahulu,ucap bandit itu lagi.''


''Paman apakah ada pertempuran di dalam hutan sana,kenapa paman membawa perajurit bsnyaj sekali,ucap Jilin polos.''


Fai,geleng geleng kepala,Jilin ingatlah ini masalah serius kenapa kau malah bercanda seeprti ini sih..''


''Sudah gege kau tenang saja,aku hanya memancing emosi mereka.''


''Heh gadis kecil,apakah kau tidak tau kami ini sekelompok bandit untuk merampok kalian.''


''Merampok'',untuk apa paman merampok apakah paman sudah tidak bisa berkerja lagi sampai harus merampok.


Heh gadis kecil tidak usah banyak omong ayo keluarkan semua harta benda mu,atau kalau tidak kau dan pasangan mu itu akan ku bunuh.


''Apakah paman mencoba menggertak kami,''tapi kami tidak membawa apapun lihatlah aku tak membawa barang satupun,hanya ada baju yang melekat di tubuhku,ucap Jilin pura lura polos.


Heh anak muda,kau keluarkan semua barang berharga mu,aku tau ksu mempunyai cin cin ruang jadi berikan pada kami cepat.


Oh mau cin cin ruang punyaku,langkahi dulu mayatku,ucap Fai datar.


Heh,apakah kau tidak tau siapa kami hah!!!,ucap salah satu bandit.


''Aku tau,kau itu seorang bandit yang suka merampok barang orang,'',ucap jilin santai


Lalu kenapa kau tidak memberika ya padaku hah,ayo cepat serahkan apa kalian tidak tau siapa kami!!!,ucap bandit itu.


Paman apakah paman tuli,aku sudah bilang kalian itu bandit yang meresahkan warga!!!,ucap Jilin emosi.


Kalian harus Mati!!!!,ucap ketua bandit itu.


Ayo siapa yang disini akan mati,ucap Jilin dengan mengeluarkan pedang kesayangannya.


Gege,hati hati para bandit itu bukan tandiangan yang mudah,jika lima atau sepuluh orang aku masih bisa membunuhnya dengan mudah,tapi saat ini kita butuh bekerja sama.

__ADS_1


"Hn",Gege mengerti hati hati,jangan sampai kau terluka,ucap Fai.


Jilin maju dengan tatapan tajam dan datar Para bandit itu tak kalah mereka maju semua


tak ingin kalah dari Jilin mereka menggunakan senjata andalan mereka,tapi bukan Jilin namanya jika takut kepada para bandit di depanya, menurut nya ini adalah keuntungan yang luar biasa,diman jilin menganggap perkelahian ini adalah sebuah latihan untuk memperkuat jurus jurus nya.


Jilin menebas,menusuk menendang atau memukul kepalanya hingga hancur,tenanga Jilin hanya di keluarkan beberapa puluh persen saja karena tidak ingin menghabis kan energi hanya untuk para cecunguk ini.


Fai bertarung dengan begitu banyak bandit apalagi dengan tingkatan yang setara,Fai dengan sekuat tenaganyabumtuk mengalahkan para bandit yang mengerubunginya,Fai memiliki ide licik


''mungkin ini akan membantu'',Fai berkata dengan lantang''hei awas di belakang mu.''


Sontsk semua bandit langsung melirik kebelakang tapi tidak apa apa di belakang,para bandit itu dengan geram berbalik ke arah Fai,tapi tak mereka duga Fai dengan kekuatan apinya langsung membakar bpara bandit itu,tidak hamba membakar tapi juga menebas dan menusuk,tinggal satu orang lagi yang tersisa Fai langsung berlari ke arah bandit itu dan melayangkan pedang nya


Crash


Suara pedang memotong leher bandit itu,kepala bandit itu akhirnya menggelinding


di bawah kaki Fai,Fai hanya menatap mayat mayat itu dengan datar,Fai melihat ke arah Jilin yang masih bertarung masih banyak yang tersisa,Fei berlari ke arah Jilin dan mulai membantunya.


Jilin melihat ke arah gegenya,''gege kau pergi lah sejauh mungkin aku akan menggunakan teknik terlarang?,kita tak punya banyak waktu untuk mengahadapi para cecunguk ini?.


''Hn'',Fai berlari lumayan jauh supaya tidak terkena kekuatan yang Jilin keluarkan,Fai naik ke atas pohon dan melihat dari jarak jauh''ku harap kau baik baik saja''.


Jilin menghitung orang yang tersisa masih dua puluh orang tingkat raja,Jilin berdiri dengan tenang,para bandit bandit itu melihat Jilin dengan tenang,langsung waspada?takut takut Jilin menggunakan sesuatu yang licik.


Jilin melihat para bandit bandit itu dengan datar,dengan teknik terlarang Jilin mengeluarkan jurus penghancur,sebelum itu jilin membuat pelindung untuk dirinya,Jilin membuat pola rumit setelah selesai membuat pola rumit itu Jilin langsung mengarahkanya ke arah para bandit itu.


suara ledakan itu menggetarkan tanah dan sekitarnya,daging daging yang hancur berterbangan menjadi hujan darah ,jilin tersenyum misterius dengan melihat musuhnya mati seperti ini memiliki kesenangan tersendiri.


Tak selang beberapa lama Fai langsung berlari menuju Jilin,Fai dengan khawatir berlari sangat cepat,sampai dia lupa Jika dia memiliki ilmu peringan tubuh.


Fai melihat tempat Jilin di penuhi cairan merah yang berterbangan langsung lari secepat mungkin takut jika adik nya terluka.


Saat sudah sampai di tempat adik nya Fai melihat mayat mayat yang sudah hancur lebur,tanya menjadi merah,karena terlalu banyak noda darah,Fai mengedarkan ke arah pohon,rumput semuanya terkena cairan merah.


Tapi Fai tidak menemukan adik kesayanganya


Fai berteriak teriak memanggil nama sang adik berharap sang adik masih ada di sekitar sini,Fai berlari kesana kemari sambil menacri cari Jilin,tapi tak menemukannya.


Fai meneteskan air matanya,sungguh ia menyesal meninggalkan Jilin sendirian tadi


apakah adiknya memakai jurus bunuh diri.


Fai yakin adiknya masih hidup,Fai menangis dan berteriak teriak memanggil nama adiknya


tapi yang ia cari tak ada di tempat saat ia terakhir meninggalkannya.

__ADS_1


Saat Fai menangis sejadi jadinya,tiba tiba ada yang menyentuh bahu Fai dengan rerkejut Fai langsung berbalik dan melihat bahwa yang ia tangisi ada di belakang nya sambil memakan buah apel.


Fai langung memeluk adiknya itu,entah kenapa,ia tak ingin kehilangan orang yang ia sayang untuk kedua kalinya,Jilin terkejut dengan sikap Fai.


Jilin menaikan alisnya,Gege kenapa Gege menangis apakah Gege terluka dan kenapa Gege menangis seperti kehilangan seseorang yang Gege sayangi apakah kekasih Gege meninggal?,ucap Jilin.


PLETAK


AW!!!,kenapa Gege memukulku hah apakah ada yang salah dengan ucapan ku,ucap Jilin dengan mengerucutkan bibirnya.


Jilin'er kau membuat Gege takut setengah mati,ku kira ksu sudah mati,aku mendengar dentuman yang kau ciptakan sangat besar,setelah dentuman itu banyak cairan darah yang melayang di udara,ku kira kau terkena ledakan itu makanya Gege kemari dan melihat semuanya di penuhi cairan dah,yang pohon,rumput semuanya,dan Gege tidak melihat mu tentu saja Gege khawatir dan menangis,dengan lirih.


Jilin mendengar cerita gegenya merasa terharu,dengan senyuman terbaiknya Jilin menghapus sisa air mata yang berada di ujung mata,''gege tidak usah khawatir adikmu ini baik baik saja'',ucapnya sambil tersenyum lembut.


Yasudah ayo kita harus melanjutkan perjalanan,ucap Fai dengan menarik tangan Jilin.


Sesampainya di perbatasan,Fai langsung mencari orang orangnya setelah menikam orang yang dicarinya fsi tak membuang waktu langsung menanyakan perkara yang terjadi di desa perbatasan itu.


Pemimpin itu langsung menceritakan semuanya, dari A sampai Z jilindsn Fai msnghut manggut tanda mengerti.


Jadi jumlahnya ada berapa patriak apakah disini sangat aman,bahkan dari dulu para bandit tidak ada yang berani ke desa perbatasannya ini.


''Itu benar'',akhir akhir ini banyak bandit yang tingkatanya lebih dari kami,jika jumlahnya hanya sepuluh atau dua puluh orang itu bisa kita atasi tapi jumlah mereka ratusan bahkan bisa ribuan,dan para bandit ituempunyai kekuatan tinggi,kami tak bisa bertahan lama.


''Jadi kapan mereka kembali patriak?''.


''Sore,malam,dan besok mereka akan kembali!,ucap patriak.


''baiklah'',kita ubah rencana karna bandit nya di luar pemikiran kita ge,jadi kita akan mengubah rencana kita yang dari awal sudah kita susun rapi,dan kita terpaksa harus menetap disini sampai tugas kita selesai.


''Hn'',kau benar.


Terima kasih atas bantuannya,mari pangeran saya antar ke kamar masing masing untuk beristirahat.


Hah lelah sekali seharian berjalan bertarung


tiada habis nya sampai sampai aku mengantuk,hn aku harus menyiapkan strategi yang bagus.


Jilin masuk keruang dimensi,dan sudah sampai di perpustakaan nya,Jilin tak ingin membuang waktu Jilin langsung mencari jurus ysng bagus untuk membunuh bandit bandit itu dengan satu serangan.


Hm ada begitu banyak jurus jurus yang sangat bagus,tapi tak ada yang cocok untuk membunuh para bandit itu dengan satu serangan.


Setelah beberapa lama Jilin menemukan teknik jurus yang bagus,Jilin langsung mempelajari nya di taman setelah beberapa gagal akhirnya Jilin langsung bisa menggunakan teknik itu,Jilin pergi ke tempat


pembuatan pil,setelah sampai bikin membuat bubuk beracun yang sangat banyak,bukan bubuk saja tapi juga jarum beracun,Jilin membuatnya sangat teliti,karena membuat racun ini membutuhkan konsentrasi yang tinggi.


Berjam jam Jilin membuat bubuk beracun tingkat tinggi dan juga pil pil yang mungkin nanti di butuhkan saat terdesk Jilin tak tanggung tanggung Jilin membuat sangat banyak.

__ADS_1


Jilin butuh bantuan tak mungkin Jilin membunuh para bandit itu berdua bersama kakaknya apalagi jumlah mereka tidak bisa di anggap sedikit,dan juga tingkatan nya yang tidak bisa di remeh kan.


Next and coment๐Ÿ’Ÿ๐Ÿ’ฌ๐Ÿ‘


__ADS_2