Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
FEI TERSADAR


__ADS_3

Keesokan paginya,Jilin Fai dan Sheng yu berada di ruangan sama yaitu kamar Fei.


''Jilin katanya pagi akan bangun tapi kenapa belum ada pergerakan sedikitpun''ucap Sheng yu.


''hm akan ku priksa dulu.''Jilin berjalan mendekat ke arah Fei memeriksa seluruh tubuhnya takut takut ada organ yang belum sembuh.


''Hm,organ organ tubuhnya sudah membaik dan denyut nadinya juga sudah normal demamnya sudah turun,mukanya juga sudah tidak terlalu pucat,mungkin sebentar lagi akan tersadar, bersabarlah seharusnya Fei akan tersadar tiga atau empat hari karena aku sudah memberikan ramuan teratai warna warni maka penyembuhannya juga cepat.


Tak lama setelah itu jari jari Fei bergerak sedikit demi sedikit dan berpindsh ke kelopak mata yang bergerak gerak walau pelan.


Jilin ,Fai dan Sheng yu saling pandang dan memandang Fei yang belum terbuka matanya walaupun sudah ada pergerakan walaupun sedikit.


''Sepertinya Fei'er akan tersadar sebenatr lagi baiklah kita tunggu beberapa saat lagi,hm aku tidak bisa tinggal lebih lama,maaf tidak bisa menemani kalian,jika Fei'er sudah sadar kau kabari aku jilin,''ucap Fai.


''Hn,jika tak lupa akan ku kabari'',ucap nya santai.


Kini tinggal Sheng yu dan Jilin,mereka berdua dengan sabar mengawasi pergerakan Fei.


''Hm Jilin kapan kita akan pergi ke benua barat''.ucap Sheng yu..


''Hm,setelah masalahku selesai.''


''Apa masalah mu belum selesai juga.''


''Jika sudah,kita sudah berangkat dari bulan lalu.''ucap Jilin.


''Hm,aku sudah siap,hm Chen berada di sana sedang betapa'',ucap sheng yu.


''Hm kenapa jauh sekali,dan kata Gege ku dia sedang berguru.''


''Bukankah memiliki kekuatan dewa kenapa kau tidak melihat nya dengan kekuatan mu.''


''Karens kemampuan itu terbatas tidak bisa melihatnya dari jarak jauh apalagi sekte barat membutuhkan sebulan dalam perjalanannya


bagaimana aku bisa melihat nya dengan kekuatanku.''kesal Jilin.


''Kenapa terbatas?''.


''Karena semua kekuatan memiliki kelebihan dan kekurangan,''ucap Jilin santai.


''Bukan itu maksudku.''


''Sudah lah jangan di bahas lagi, lihat lah Fei sudah sadar sambil mendekat ke arah Fei.'

__ADS_1


''Sheng yu ikut mendekat menggenggam tangan Fei yang perlahan lahan bergerak.''


Fei membuka matanya,pusing dan berat di kepalanya itulah yang dirasakan Fei saat ini


Fei melihat ke langit langit kamar,"ini kamarku apakah aku masih hidup apakah Sheng yu yang sudah menyelamatkan ku,"ah"sakit sekali organ tubuhku,aku lupa aku terluka parah disaat itu,tak aku sangka disangka aku sudah mati ternyata aku masih bisa di selamatkan,batinya.


Jilin membantu Fei yang ingin duduk


''pelan pelan Fei kau masih terluka belum sembuh benar.''


''Jiliner siapa yang sudah menyelamatkanku


aku merasa aku sudah mati tak kusangka aku masih hidup?''ucap Fei dengan memegangi kepalanya yang masih berdenyut denyut.


''Fei kau diselamatkan oleh Sheng yu dia tepat waktu menolong mu jadi kau masih selamat,''bohong Jilin.


Sheng yu melotot tidak percaya dengan apa yang di katakan Jilin sudah tau Jilin lah yang


pertama menolongnya.


''Benarkah terima kasih,jika tidak ada yu'er aku pasti sudah tidak ada disini hiks hiks,ucap Fei.


Jilin mendorong Sheng yu ke arah Fei yang sedang menangis,Sheng yu terkejut dan langsung memeluk Fei.


Sheng yu memeluk Fei yang sedang menangis,sambil mengusap punggung nya pelan,''tenang lah fei'er aku disini kau tidak usah takut bandit bandit itu sudah tak ada mereka sudah Jilin habisi?''.


''Hiks hiks hiks benarkah Yu'er kenapa kau lama sekali a..ku ..aku takut, mereka hampir membunuhku,hiks hiks hiks, Sambil menangis.


''Tenangkan dirimu fei'er mereka sudah mati,tenanglah,sambil mengusap punggung Fei'er.''


Sheng yu melepaskan pelukannya dan menatap wanita yang dicintainya lekat lekat


mata mereka bertemu,Sheng yu melihat mata sembab Fei.


''Sudahlah jangan menangis,sambil mengusap sisa air mata Fei,Sheng yu menatap mata Fei begitu pun Fei menatap mata Sheng yu,Sheng yu tersenyum sangat manis tiba tiba kepala Sheng yu mulai mendekat ke arah Fei,sampai deru nafas mereka saling merasakan,bibir Sheng yu mulai mendekati bibir Fei,dan cup.


Sheng yu mengecup bibir Fei sekilas dan tersenyum sambil memeluk Fei kembali.


''Tenang lah aku akan selalu bersama mu,aku akan selalu melindungi mu Fei'er,kau tak sendirian masih banyak orang yang menyayangimu,kau tak sendirian,sambil mengusap punggung Fei,berusaha menenangkan Fei.


''Yuer terima kasih.''hanya itu yang bisa di ucapkan oleh Fei.


Mereka melepaskan pelukannya dan saling menatap,dan cup bibir mereka menyatu bukan kecupan melain kan l****** yang sangat lembut.

__ADS_1


Fei gugup entah harus bagaiamana,apakah membalasnya atau menolaknya,bohong jika tidak ingin,Fei tentu sangat ingin melakukan nya dengan kekasih tercintanya,akhirnya Fei memilih membuka mulut dan diam tanpa membalas,tapi lama kelamaan Fei terbuai dengan ciuman yang menggairahkan itu Fei membalas nya sampai nafas mereka tersendat sendat dan saling melepaskan.


Sheng yu melihat Fei dan tersenyum,di nafas tersengal sengal nya Sheng yu mengecup mata dan mengecup kening Fei.


Fei tersenyum malu kedua pipinya sudah merah jambu,di sela sela romantisnya


Jilin datang membawa makanan untuk Fei.


''Ekhm aku seperti nya datang di waktu yang tidak tepat ya,aku keluar dulu Sheng yu tolong suapi kakak ku,jilin melihat pipi Fei sebentar dan melihat kedua pipinya yang pink dan setelah itu melihat bibirnya yang bengkak'',


Jilin tersenyum kuda dan pergi meninggalkan dua sejoli yang sedang kasmaran.


Aduuh Sheng yu itu ternyata sangat waw,bibir Fei sampai bengkak hah,aku menyesal tidak melihat live nya hahahha,pasti sangat menarik,apa kabar dengan seseorang disana apakah dia juga merindukan ku,hah kurasa tidak.


Jilin pergi ke tempat kakak nya,dia sudah berjanji akan memberitahu bahwa Fei sudah sadar,Jilin berjalan ke istana dan masuk melewati jendela.


Jilin berjalan ke tempat gegenya berada tapi tak ada ,Jilin menggunakan mata dewanya


ternyata gegenya ada di ruang kerjanya,jilin berjalan ke ruang kerja gegenya.


Jilin membuka pintu dan melihat gegenya sedang berkutat dengan kertas kertas di tangannya.


''gege Fei sudah bangun''ucap Jilin.


Fai yang sedang membolak balik kertas langsung terhenti''benarkah'',lalu kenapa kau disini ucap fai.


''aku hanya memberitahumu lagi pula mereka sedang bermesraan untuk apa aku disana? menjadi nyamuk!'',sambil mengerucutkan bibirnya.


''Benarkah''.


Sudahlah Gege,jangan urusi mereka biarkan mereka seperti itu dulu,lagi pula Fei tidak sudah ada yang rawat,jadi aku pergi kesini sambil merebahkan bokong nya di atas kursi.


''Gege,aku akan segera pergi secepatnya.''


''Eh, kenapa begitu?''cepat sekali.


''Aku tak punya banyak waktu di tambah perjalannan ku kesana sangat lama jadi harus jauh jauh hari aku kesana,supaya tidak ketinggalan.


''Hn,Gege mengerti baiklah?.


Heeh ceritanya aku gantung maaf ya,oh iya ada bumbu penyedapnya nggk papa kali ya cuma buat penyedap nih cerita supaya nggk hambar gitu ceritanya,jangan lupa👍💬💟


kalo ada yang mau aku kasih saran lebih langsung chat pribadi aja.nanyi ku bales yang penting nggk aneh.

__ADS_1


__ADS_2