
Pagi harinya Jilin dan yang lainya sudah memulai perjalanan untuk kembali ke sekte lotus biru,perjalanan nya sudah tidak terlalu jauh jadi mereka terkadang mampir di beberapa tempat peristirahatan untuk melepaskan pegal.
Jilin berjalan berdampingan bersama yang lainya sudah hampir dekat dengan sekte lotus biru Jilin
dan yang lainya bercanda dan mengobrol ringan
di saat mereka sedang mengobrol segerombolan orang orang berbaju hitam menghadang mereka salah satu dari mereka berbicara lantang.
''Hei kalian,cepat serah kan barang bawaan kalian atau tidak akan ku bunuh kalian semua.''ucapnya.
''Apa kau bilang memberikan barang kam!,jangan harap?,''ucap Xi Wang.
''Kalo begitu,kalian harus mati!.ucap salah satu perampok itu lagi.
Perampok itu mengeluarkan pedang mereka dan menyerang orang orang Jilin,mau tidak mau Jilin dan yang lainya harus bertarung dengan perampok perampok itu.
karena kekuatan perampok dan mereka tidak seimbang,maka satu persatu para perampok itu terjatuh dengan genangan darah di sekujur tubuhnya.
Setelah membunuh para perampok itu Jilin dan yang lainya mulai melanjutkan perjalanan untuk pergi ke sekte lotus biru.
Setelah sampai di sekte lotus biru mereka di sambut hangat oleh para patriak dan para murid murid disana,dengan senang dan bangganya mereka karena sudah lama tidak bertemu dan disambut hangat oleh orang orang disana.
__ADS_1
''Aku kira kalian semua sudah mati,kenapa kalian tidak bilang kepada kami?'' ucap patriak yu.
''Hahah patriak yu,kami ini sedang mengerjakan tugas yang tidak bisa kami tinggalkan.
Setelah menjelaskannya mereka semua di persilahkan untuk istirahat,Chen mendapatkan kamar baru,Chen berubah pikiran dia lebih baik ikut bersama yang lainya,karena tugas yang di berikan gurunya sangat terhubung dengan sekte lotus biru.
Jilin duduk di kursi sambil menikmati teh yang sudah lama tidak pernah menikmati sejak pemburuan iblis,Jilinemanndnag sosok laki laki Yang Sedang menyesap teh.
''Hm teh buatanmu memang selalu enak.''ucap Chen
''Jadi kau akan tetap disini?,''tanya Jilin.
''Apakah kau sedang menggodaku sekarang.''ucao Jilin mendecih.
''Menurutmu?.''sambil menyesap teh.
''Akhir akhir ini sekte lotus biru selalu mendapatkan serangan dari luar,untung aku sudah berjaga jaga,jika aku tidak datang hari ini entah lah sampai kapan pelindungku akan bertahan jika diserang terus menerus begitu.''?ucap Jilin menjelaskan.
''Tapi untungnya pelindung yang kau tanam disini begitu kuat,bahkan tidak ada yang bisa menghancurkannya.''ejek Chen.
''Kau bisa menghancurkannya?.''ucap Jilin menatap Chen.
__ADS_1
''Kenapa kau begitu yakin.''ucap Chen.
''Karena kekuatan mu ada di atas ku?.''ucap Jilin sambil menatap tajam Chen.
''Terima kasih pujiannya,jadi kau mengakui kekuatanku.''tanya Chen.
''Sebesar apapun kekuatan mu jika tidak di satukan dengan logika mu aku kira kau akan seperti bocah idiot.''ejek Jilin.
''Kau senang sekali mengejek orang PUTRI JILIN.''ucap Chen sambil menekan kata kata putri Jilin.
di saat mereka sedang mengobrol berdua tiba tiba pintu di ketuk oleh seseorang,Jilin dan Chen saling memandang seperkian detik Jilin berdiri dan berjalan untuk membuka pintunya.
Di saat di buka terlihat lah sosok perempuan cantik
dan senyuman menghiasi wajah cantik Fei Xia yu.
''Kau sedang mengobrol dengan siapa?.''ucap Fei.
Jilin melihat ke belakang,chen sudah pergi,Jilin membuang nafas halus dan tersenyum sambil berkata,''Tidak ada,ayo masuklah Jijie,''ucap Jilin mempersilahkan Fei masuk.
Fei masuk ke kamar Jilin dan duduk di kursi yang barusan Chen duduk,Fei memiringkan wajahnya dan melihat ke arah Jilin,meminta penjelasan.
__ADS_1