Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
BERBURU IBLIS 3


__ADS_3

''memang sangat merepotkan,sangat merepotkan.'' ucap jun dengan mata fokus ke arah singa itu.


Sementara kelima singa itu melihat sekumpulan manusia dengan lapar,sambil mengaum dan mengkibas kibas kan bulunya yang tebal singa itu mulai berlari ke arah Jilin dan teman teman nya.


''Semuanya lari.''ucapan Jilin.


Jilin dan teman teman nya mulai berlari dan berpencar,Jilin mulai memisah kan diri begitu juga dengan chen,dan teman temanya,agar sesuai rencana semuanya mulai menjauh lima meter jauh nya setiap masing masing kelompok.


Mereka mulai menyerang satu sama lain,Jilin mengeluarkan pedang nya dan langsung mengarahkan ke arah perut singa itu,singa itu langsung meloncat dan berhasil menghindari serangan pertama Jilin.


Jilin memutar otak nya supaya cepat membunuh singa iblis itu,singa iblis itu terus mengaum dengan ganas nya langsung menyerang Jilin dengan cakarnya dan mulai mengangkat kakinya dan mengarahkanya ke arah Jilin,singa itupun memiliki keistimewaan yaitu memiliki senjata api yang keluar dari mulutnya.


Di sisi lain chen terus meloncat dan menyerang singa itu,dengan ke ahliannya Chen berhasil melukai setiap tubuh singa itu,Jilin dengan cepat menusuk setiap titik kelemahanya.


Jilin merenung sebentar lalu meloncat dan menusuk mata singa itu,sehingga singa itu langsung berteriak kencang karena kesakitan dan mengaum sangat keras.


Arrrghhh


Argggghhhh


Jilin memberi tahu teman temannya jika kelemahanya ada pada matanya,dengan cepat semua teman mengangguk dan langsung menyerang mata singa itu.


''Kita bagi tugas,kalian alihkan semua singa itu biar aku yang menusuk mata mereka,ingat jangan sampai kalian di cakar atau di terkam,setiap sudut kuku itu memiliki racun,jadi kalian hati hati.''ucap Jilin.


''Hn,kami mengerti,kau juga harus berhati hati.''ucap teman temanya.


''Hn,ayo kita mulai.''Jilin teman temannya langsung berlari menjauh dari Jilin,supaya mendapatkan perhatian dari semua singa,teman teman Jilin berlari bersama,dan apa yang ada di pikiran mereka benar,singa itu mulai mengejar teman teman Jilin tanpa mempedulikan dua orang yang sedang menunggu kesempatan untuk menyerang.


Jilin dan Chen saling pandang,seperti berbicara melewati pikiran Jilin dan Chen mengangguk dan mulai melakukan rencananya.


Jilin dan Chen mulai mengejar singa singa itu,dengan meloncat di pohon pohon besar

__ADS_1


di ikuti dari belakang oleh Chen dari belakang


Jilin,di saat singa itu lengah karena fokus mengejar teman temannya,Jilin dan Chen langsung menusuk mata Meraka dari belakang dengan cepat.


Jlebbb


Arrrghhh


Semua singa itu tumbang dan terkapar dengan tanah penuh darah,teman teman Jilin mulai menghampiri Jilin dan Chen yang sedang berdiri di dekat singa itu.


''Kita berhasil Jilin kita berhasil,untung nya kau menemukan kelemahan nya jika tidak kita tidak akan bisa keluar dari hutan ini,''ucap Li Lian.


Dan di anggukan oleh semua teman temnanya.


Jilin melihat ke atas,''Hm seperti nya kita lumayan lama menghadapi singa itu,ayo kita lanjutkan perjalanan kita,''ucap Jilin.


''Hn kita harus cepat cepat menemukan semua makhluk aneh itu,supaya kita bisa cepat pergi dari sini,''ucap Jun.


Di saat teman temanya sedang berjalan menyusuri tempat itu,Jilin mendengar suara yang lumayan keras,Dan mengejutkan mereka,sontak semua orang berhenti melangkah dan mulai mengedarkan pandangan nya kesekeliling tempat itu.


Di saat mereka sedang melihat sekeliling nya,Jilin melihat seekor ular besar berwarna putih di hiasi mahkota di atas nya,matanya berwarna merah menyala.


''Huh,apa lagi ini,seperti nya kita tidak akan mudah menemukan monster monster itu,kita selalu di hadang oleh hewan penghuni hutan ini.''ucap Sheng yu.


''Hm ular ini,sangat menarik warna kulit nya sangat terbalik dengan matanya.''ucap Jun.


''Ular ini penghuni hutan ini,sepertinya dia tidak suka kedatangan kita.''ucap Jingmi,sambil menatap mata ular itu.


''Biar aku saja yang melawan ular ini'',ucap Chen.


Chen meminta semua orang untuk minggir,Chen mulai menyerang ular itu dengan pedang nya,Jilin dan yang lainya hanya mengamati dari samping,Chen mengayunkan pedang nya ke arah mata ular itu tapi ular itu berhasil menghindari serangan Chen.

__ADS_1


Chen meneliti ular itu,ada bagian yang menarik perhatiannya,di atas kepala ular itu memiliki warna sedikit ke emas emasan,Chen berfikir itu adalah titik kelemahanya,Chen bersiap mengambil ancang ancang untuk melompat kearah ular itu,dan dengan sekali hentakan Chen melompat tinggi dan mulai mengayunkan pedang nya ke arah ular itu,ular itu paham ke arah mana pedang itu di tujunya,ular itu langsung terbang naik ke atas pohon yang paling tinggi,sambil melihat ke arah Chen


Chen yang melihat ular itu bisa terbang begitu tinggi sedikit terkejut,tapi tidak berapa lama Chen tersenyum sinis,''Ingin bermain main dengan ku,''batinya.


Chen melompat mengejar ular putih besar itu ke atas ke dahan yang paling tinggi,Chen menutup matanya dan melompat ke arah ular itu,dan melemparkan pedang itu ke arah ular itu yang tak jauh darinya.


Pedang itu bisa terbang dan langsung menancap ke atas kepala ular itu,ular itu terjatuh dari ketinggian dan menghantam tanah.


Bluuugh


Jilin dan teman temannya,langsung mendekat ke arah ular itu yang sudah hancur badannya dan pedang yang masih menancap di kepal ular putih itu.


Chen langsung turun dan menghampiri ular itu,Chen dengan wajah datar nya hanya menatap dengan ekspresi yang tidak bisa di baca.


''Ular ini sangat besar,tapi sangat mudah untuk di kalahkan.'' ucap Xi Wang.


''Bukan ular nya yang lemah tapi teman kita yang terlalu kuat,jika kita yang menyerang ular ini,sudah pasti akan memakan banyak waktu.''ucap Jun.


''Hn,kau benar Chen dan Jilin sangat hebat dalam bertarung,''ucap chia.


''Dalam bertarung?,apakah masih ada hal lain selain bertarung.''ucap Jingmi.


''Hn,masih ada hal lain tapi tidak untuk di katakan.''ucap Jun dengan nada mengejek.


Jingmi menyipitkan matanya,merasa bahwa hanya dirinya lah yang tidak mengerti,Jilin hanya menggeleng gelengkan kepalanya dan tersenyum tipis.


''Baiklah kita harus mencari tempat untuk istirahat


sepertinya hutan ini sudah mulai gelap, perjalanan kita lanjutkan lagi esok hari.


Jilin dan teman temannya,mengangguk dan mulai mencari tempat untuk istirahat,tidak berapa lama kemudian Jilin dan teman temannya menemukan tempat yang cocok untuk istirahat.

__ADS_1


Teman temannya Jilin langsung berlari ke arah pohon yang sangat rindang dan mulai menyibukan masing masing.


__ADS_2