
Mereka semua tetap mengedarkan pandangannya keseluruh peserta yang akan mengikuti pertandingan Dan sangat kagum karena banyak sekali yang Ikut dalam pertandingan kali ini.
"Waah banyak sekali orang orang yang akan ikut andil di panggung besar itu, bagaimana pendapat mu?."ucap Fu Feng.
"Hm aku rasa akan menarik."ucap Jingmi.
"Lawan kita bukan lawan yang mudah."ucap Jun.
"Kau benar,apakah kita bisa memenangkan pertandingan ini."ucap si kembar ragu ragu.
"Kenapa tidak,tidak ada yang tidak bisa selama kita berusaha,lagian mereka hanya menang di kekuatan saja belum tahu dengan kekuatan internal nya."ucap Jilin sambil melihat para peserta yang akan ikut.
"Jilin benar,selama kita berusaha tidak ada yang tidak bisa, kita keluarkan kekuatan kita semampu kita jika kita sudah tak bisa lebih baik mengalah karena pertandingan ini bukan akhir dari segalanya tapi awal dari kemenangan."ucap Sheng yu.
"Bukankah kekuatan internal kita sudah di latih dari jauh jauh hari sekarang adalah hari dimana kita mengasah kekuatan internal kita."
"Setiap peserta memiliki hewan kontrak yang lumayan kuat,jangan terpancing dengan kata kata lawan,mereka hanya ingin menguras tenaga kita dan mengalahkan tanpa susah payah."ucap Jilin.
Saat mereka sedang berbincang bincang tiba tiba dari arah belakang muncul guru besar Bing dan menyambut kedatangan murid muridnya.
"Oh ternyata kalian sudah sampai."ucap Patriak Bing.
"Guru besar Bing."sambil menunduk hormat.
"Kenapa kalian terkejut seperti itu,aku kan sudah bilang bahwa aku akan menemui kalian sebelum pertandingan di mulai,aku akan duduk disana bersama para patriak lainya,ingat jangan terlalu memaksakan diri jika kalian memang sudah tak bisa melawan,karena kalian lebih berharga dari kemenangan ini."ucap patriak Bing.
"Hn,kami akan selalu mengingat nya guru."ucap semua muridnya.
"Hn, bagaiamana apakah ada masalah selama perjalanan kesini."ucap patriak Bing.
"Banyak sekali halangan saat kami menuju kesini guru,tapi kami bisa mengatasinya berkat kerjasama."ucap Jingmi.
Dan di plototi oleh semua teman teman Jingmi yang terlalu jujur.
"Kalian kenapa memang benarkan."ucap Jingmi heran dengan tatapan yang di lontarkan oleh semua teman temannya itu.
"Jingmi kita kan sudah sepakat untuk tidak memberitahu guru besar kenapa kau malah memberi tahu si."ucap Jun mendelik.
"Kau memang tidak bisa menjaga rahasia,di masa depan aku tidak akan memberikan rahasia padamu lagi."ucap Xi Wang kesal.
"Jingmi kau memang pria polos ysng pernah aku temui."ucap Fei tersenyum geli.
"Sudah sudah kalian ini,kenapa kalian ingin merahasiakan ini dari gurumu hah."ucap patriak kesal.
"Karena kami tak ingin guru khawatir."ucap semua orang terkecuali Jingmi.
"Guru mana yang tidak khawatir ketika mendengar muridnya di hadang oleh banyak musuh hah."ucap patriak Bing.
"Tapi aku bangga sebagai gurumu karena memiliki murid yang luar biasa yang tidak bergantung pada yang lain,tapi bekerja sama
dalam segala hal."ucap patriak Bing.
Semua murid langsung tersenyum senang karena mendapatkan pujian dari guru besar Bing.
"Sudahlah aku akan pergi sebentar lagi pertandingan akan di mulai,kalian ingat pesanku."ucap patriak Bing.
"Baik, patriak''.ucap serempak.
Semua orang memandang dan mendengarkan percakapan murid dan guru itu, sangat mengagumi kerendahan patriak Bing, walaupun patriak Bing adalah guru besar di sekte lotus biru,tapi rendah hati,kemurahan hati dan juga
Sosialisasi dengan para muridnya sangat baik tidak ada batasan guru dan murid.
"Ekhm,kenapa banyak sekali orang yang melihat kepada kita,"ucap Jingmi.
"Abaikan saja."ucap Jun.
Jilin dan yang lainya duduk dan menunggu pertandingan tiba.
Baiklah karena semua sudah berkumpul kita mulai saja pertandingannya.
Kita mulai dari babak pertama babak pertama di mulai!!!.
Para penonton ricuh dengan dimulainya pertandingan sorak Sorai yang terdengar boleh seluruh orang di lapangan besar itu,banyak para penonton yang berikan semangat untuk orang-orang yang di dukungnya dan tidak sedikit juga yang menyemangati murid lotus biru.
"Eh,bukanya penonton itu berasal dari sini,kenapa mereka mendukung sekte kita."ucap Sheng yu.
"Oh itu?jadi begini disini tidak ada batasan untuk siapa mereka mendukung tapi siapa yang paling kuat mereka akan di dukung,dan sekte lotus biru adalah sekte lotus biru terbesar pertama jadi tidak heran bahwa orang orang ini mendukung sekte kita,"ucap Xi Wang.
"Rupanya begitu."ucap Sheng yu.
"Si kembar dan Fei melihat Jilin yang selalu saja bersikap aneh,Jilin selalu saja mengedarkan pandangannya ke arah semua sekte,entah apa yang Jilin cari tapi itu membuat si kembar dan yang lainya penasaran.
"Kau sedang mencari apa Jilin."ucap si kembar.
Jilin yang mendapatkan kan pertanyaan seperti itu sontak terkejut tapi cepat cepat menetralkan sikapnya supaya tidak di curigai.
"Tidak ada."ucap Jilin datar.
Fei dan Sheng yu saling pandang dan tersenyum tipis,kedua sejoli ini tau apa yang Jilin cari tapi kedua sejoli ini memilih pura pura tidak tau karena ini adalah masalah pribadi Jilin.
"Kemana dia apakah dia tidak ada disini tapi ini adalah sekte terbesar kedua kenapa sulit sekali si untuk mencari pria menyebalkan itu,jika tidak ada disini dia kemana,pikir Jilin.
Jikin fokus melihat para peserta yang mulai mendapatkan satu persatu karena banyak sekali peserta yang mengikuti jadi sangat bosan untuk menunggunya.
Jilin melihat kemampuan para peserta yang sedang bertarung di depan matanya tapi Jilin hanya diam tanpa berkata padahal di dalam hatinya dia sangat mengagumi semua para peserta yang sedang bertarung.
"Mereka semua sangat lincah dalam pertarungan tidak heran jika setiap orang yang keluar dari sekte akan sangat kuat,tapi hanya ada satu yang di sayangkan jika mereka melatih semua kekuatan internal nya aku yakin mereka bisa sulit untuk di jatuhkan, batinnya."
Masih banyak peserta yang belum terpanggil oleh juri,apalagi murid sekte lotus biru belum terpanggil satu orang pun,itu membuat mereka mulai kebosanan.
"Kenapa lama sekali si kita di panggil ini sudah hampir sore.''ucap Fu Feng.
"Apakah kau lupa bahwa peserta nya benar benar sangat banyak,jadi kita bersabarlah nanti jika sudah waktunya pasti terpanggil."ucap Jun mendelik.
"Bukanya bagus jika kita terpanggil belakangan,itu artinya kita bisa melihat titik kelemahan setiap lawan dan lihatlah setiap gerakan lawan, supaya kita bisa lebih mudah menghindari serangan lawan,ucap Sheng yu,"dengan pandangan tak lepas ke depan.
"Jingmi dan yang lainya manggut manggut."
Jilin yang sedang terfokus melihat para peserta,tersadar bahwa ada seseorang yang memperhatikan,tapi Jilin mencari tahu siapa orang yang memperhatikan nya,tapi tidak ada seorang pun yang Jilin cari,jilin hanya geleng geleng kepala dan mencoba untuk mengacuhkanya,ia tahu ada seseorang yang memperhatikannya dari jauh tapi Jilin tidak tahu siapa orang itu.
"Ternyata kita bertemu lagi putri jilin."ucap orang yang tadi memperhatikan jilin lalu pergi dari sana.
*Ekhm ada yang tahu siapa dia.๐ค
Perwakilan selanjutnya sekte lotus biru dan perwakilan dari sekte merah,ucap patriak.
__ADS_1
"Jun kau lebih dulu ucap,Xi Wang."
"Baiklah tanganku Memang sudah gatal dari tadi."ucap Jun terkekeh.
"Jun,kau jangan meremehkan lawan,"ucap Sheng yu.
"Hn,aku tau itu."ucap Jun.
Jun berjalan ke tengah tengah panggung yang sudah di siapakan begitu pula dengan perwakilan sekte merah,Jun memandangi perempuan di depannya dengan tatapan datar.
"Kenapa harus dengan perempuan si."ucap Jun kesal.
"Baiklah nak,apakah kau sudah siap."
Dan di angguki oleh keduanya.
Mulai!!!
Jun memilih menunggu wanita itu terlebih dulu menyerang nya,tapi tak ada ada reaksi akan menyerang membuat Jun semakin kesal.
"Apakah kau menyuruhku untuk menyerang mu lebih dulu,jika ia jangan menangis jika kena."ucap Jun datar.
Jun mulai mengeluarkan cahaya dari tangannya dan langsung mengarahkanya ke arah wanita itu,dengan kecepatan maksimal.
Wanita itu melihat lawanya sudah bertindak duluan hanya melihat dengan tatapan tajam dan saat bola bola itu sudah hampir sampai ke arahnya wanita itu dengan elemen anginya langsung menangkisnya dengan kekuatannya.
Jun semakin geram ia pun melesatkan serangannya ke sembarangan arah dengan cepat tapi wanita itu hanya menangkisnya dengan santai,bahkan ia tak ada niatan untuk menyerang balik.
Jilin dan yang lainya mulai fokus dengan pertarungan temannya itu,terlihat Jun sangat emosi karena wanita itu hanya menangkis serangannya.
"Ada apa dengan wanita itu,kenapa dia hanya menangkis tanpa menyerang,"ucap Jingmi.
"Aku rasa dia memang tak ada niatan untuk ikut pertandingan,mungkin karena kekuatanya lah yang membuat dia terpaksa mengikuti pertandingan ini,kekuatanya sangat jauh dari Jun aku tak yakin Jun bisa menang."ucap Sheng yu.
"Benarkah,berarti wanita itu hanya ingin main main dengan Jun,"ucap Xi Wang.
"Bukan main main,dia tak ingin melukai Jun,mungkin wanita itu tau bahwa Jun bukanlah tandingannya,"ucap Li Lian membenarkan.
"Gawat kalo begini Jun bisa kalah."ucap Fu Feng.
" Tak apa masih ada kita kita disini tapi jika nyawanya terancam tidak ada duanya untuk menggantikannya"ucap yuwan.
Boom
Jun keluar dari arena di karenakan wanita itu membalasnya dengan lumayan kencang,Jun kemudian bangun dengan tatapan sulit di artikan Jun kembali ke tempat duduknya di papah oleh Jingmi yang dengan sigap langsung berdiri dan berlari memantu Jun.
Setelah sampai di tempat duduk Jun menundukan kepalanya ia sangat sangat bersalah dengan kekalahannya.
"Maaf kan aku,aku kalah,"sambil menunduk lesu.
"Tak apa Jun masih ada kita kita disini,menang kalah ya itu hal biasa ini minumlah obat ini,akan menyembuhkan luka dalam yang ada di tubuhmu,ucap jilin sambil memberikan satu pil untuk Jun minum.
Jun pun langsung mendongak dan tersentak karena semua temannya tersenyum seolah olah memberikan semangat untuk jun,membuat Jun sedikit lega.
"Terima kasih."
Berikutnya perwakilan lotus biru dan sekte putih.
Kali ini chia lah yang akan berhadapan dengan perwakilan sekte putih,chia adalah gadis pendiam tapi sangat cerdas ia tak akan diam jika tak ada orang yang mengusiknya tapi jika sebaliknya jangan salahkan chia jika orang itu terluka.
Perwakilan sekte putih maju,rupanya yang menjadi tandingannya seorang pria yang tampan dan tegap hanya saja ia sangat sombong.
Chia hanya diam dan mengamati pria di depannya tapi pria itu salah sangka.
"Kenapa kau menatapku seperti itu apakah aku sangat tampan."ucap pria itu sombong.
Harus chia akui bahwa pria di depanya memang tampan tapi sikap sombongnya membuat wajah tampan itu runtuh seketika,chia hanya mendelik.
Tanpa aba aba pria itu langsung menyerang chia dengan kekuatannya,tapi dengan gesit chia langsungmenghindar dengan melompat ke udara.
Chia dengan manik hitamnya menatap sang pria sombong itu dengan perasaan tidak suka,chia langsung memberikan serangan balik kepada pria sombong itu.
Awalnya pria sombong itu bisa menghindari nya karena kecerdasan chia pria sombong itu langsung terpental dan terjatuh ke tanah.
Dan pertandingan di menangkan oleh chia.
Chia kembali dan disambut hangat oleh teman temannya.
Selanjutnya Jingmi dan sekte kuning.
Jingmi memandang pria di depannya dengan tatapan datar ia sangat kesal dengan tatapan yang seolah olah meremehkan.
"Hei kau seperti anak kecil ysng baru belajar ilmu bela diri."ucap pria itu dengan tatapan meremehkan.
Jingmi hanya mendengus dan tak ada niatan untuk membalas kata katanya.
Jingmi langsung menyerang dengan tatapan seperti tadi tak ada keinginan untuk berbicara dengan pria di depanya,pusaran angin kecil kecil seperti bola pun langsung melesat ke arah pria itu,dengan tatapan meremehkan pria itu hanya menghindar ke kiri untuk menghindari serangan Jingmi.
Tapi sesuatu tak terduga terjadi serangan Jingmi memang tidak mengenai pria itu tapi dengan mantra pengikat angin itu tidak hilang tapi mengarah ke punggung pria itu.
Duak
Serangan Jingmi mengenai punggung pria sombong itu dan sontak langsung terkapar ke tanah dengan ke adaan tengkurap dan mencium tanah.
Tak Sampai disitu Jingmi membuat pusaran angin yang lumayan besar dan mengarahkan ke arah pria di depanya itu dengan kecepatan di atas rata rata membuat pria di depannya itu berteriak Keskitan dan Jingmi pun menghilangkan anginya saat pria di depanya itu sedang berada di atas udara.
Karena pria itu tak siap,dengan kecepatan yang tak bisa dilihat boleh mata orang biasa pria itu terjatuh.
Pria itu sudah pasrah dengan segala sesuatu yang akan terjadi pada dirinya,karena terlalu meremehkan pria kecil itu ia harus menanggung malu,saat saat ia akan terjatuh pria itu menutup matanya,tapi ia tak merasakan apa apa saat membuka matanya pria itu melihat Jingmi memberikan perlindungan dengan pusaran angin di bawahnya.
Jingmi menurun kan pria itu,ia tak ada niatan untuk melukai ia hanya menggertak dengan isyarat yang ia gunakan,yaitu membuatnya menderita malu dengan apa yang sekarang terjadi oleh perbuatan Jingmi,saat pria itu turun Jingmi langsung melesatkan bola bola kecil ke arah pria itu.
Dengan keadaan tidak siap dan syok pria itu terseret beberapa meter dan mengeluarkan darah segar dari mulutnya,Jingmi melihat sekilas dan langsung pergi ke tempatnya.
Semua orang terkejut dan terkagum kagum dengan keberanian Jingmi dan juga cara menyiksa pria tadi benar benar membuat perut mereka sedikit sakit karena tertawa.
"Kerja bagus Jingmi."ucap Xi Wang.
"Terima kasih."ucap Jingmi dengan tatapan seperti biasanya.
Selanjutnya perwakilan sekte lotus biru dan sekte merah.
Li Lian langsung maju kedepan,Li Lian berhadapan dengan seorang gadis yang sedikit angkuh,ia tahu hanya dengan tatapan seperti itu gadis itu memang sedikit angkuh,jika di lihat dari depan memang wajahnya lumayan cantik,dan juga tinggi.
Li lian tidak ingin membuang waktu langsung menghajar wanita itu dengan kekuatan nya
__ADS_1
Dan begitupun dengan gadis itu.
Untuk beberapa saat Li Lian dan gadis itu seri,gadis itu mengeluarkan pedang dan langsung menyerang Li Lian yang hanya menggunakan tangan kosong,Li Lian yang sudah di ajarkan oleh Jilin menggunakan silat yang tidak di pahami oleh dirinya.
Memang gerakan silat Li Lian sangat lincah semua orang bingung dengan ilmu bela diri yang sedang Li Lian gunakan pasalnya mereka benar benar pusing dengan gerakan gerakan yang tak terbaca itu.
Li Lian dengan tenaga dalamnya langsung memukul dadanya lumayan keras membuat gadis itu tersentak dan jatuh beserta pedang nya.
Gadis itu terbatuk batuk,dan mengeluarkan darah segar membuat gadis itu langsung pingsan di tempat.
Semua orang bertepuk tangan dengan pertarungan singkat Li Lian dan gadis itu.
"Hm,kau sangat beringas juga."ucap Fei.
"Aku hanya mencoba ilmu bela diri terbaruku yang dilatih oleh Jilin dan hasil nya waw,memuaskan."ucap Li Lian senang.
"Selanjutnya sekte lotus biru dan sekte kuning."
Fu Feng langsung maju kedepan dan langsung berdiri menunggu lawannya datang,ternyata lawanya seorang perempuan.
Fu Feng sebenarnya sangat malas dengan lawan nya bukanya ia meremehkan wanita tapi hanya saja ia benar benar malas dengan wanita yang seperti penggoda,untuk di sekte lotus biru tidak ada wanita yang seperti itu.
Fu Feng tak ingin berbasa basi lagi langsung menyerang musuh di depan matanya itu dengan elemen apinya,ia benar benar malas jika melihat wanita seperti itu di depanya bisa bisa matanya benar benar sakit.
Wanita itu tersenyum saat melihat keagresifan lawan di depannya itu,dengan kekuatan air nya perempuan itu langsung menyerang balik.
Serangan langsung meledak dan di menangkan oleh wanita di depannya,tak ingin kalah telak kedua kalinya Fu Feng langsung menyerang nya dengan kekuatan internalnya dengan kekuatan yang bisa berpindah pindah tempat Fu Feng langsung berada di belakang wanita itu dan memukul punggung wanita itu dengan sedikit keras.
Wanita itu terkejut ketika ada yang memukul punggungnya dari belakang dengan lumayan keras dan langsung terjatuh ke tanah dengan darah dari mulut dan hidung nya.
"Rasakan itu gadis penggoda."ucap Fu feng, sambil pergi dari arena.
"Ekhm kau keterlaluan Fu Feng seharusnya kau itu sedikit lembut,ucap Li liang yi.
"Entahlah setiap wanita yang bertubuh terbuka aku selalu saja emosi,"ucap Fu Feng malas.
"Selanjutnya sekte lotus biru dan sekte lotus merah,"ucap patriak.
Xi Wang dan perwakilan sekte lotus merah langsung maju dan berhadapan keduanya seolah tidak ada keakraban.
"Xi Wang ternyata kita di pertemukan disini,ucap wanita itu."dengan nada manja manja jijik.
"Aku tidak pernah berharap kita bisa bertukar jurus,"ucap Xi Wang datar.
"Xi Wang Kenapa dengan wajahmu hm,apakah kau tidak pernah merindukan ku."ucap wanita itu di buat sedih.
"Jauhkan ekspresi menjinjikan itu di depan ku."ucap Xi Wang ketus.
Jilin dan yang lainya mendengar percakapan Xi Wang dan lawanya.
"Apakah wanita itu mengenal Xi Wang Jingmi."ucap Jilin.
"Tentu saja wanita itu bernama yihua dia adalah mantan kekasihnya Xi Wang,"ucap Jingmi.
"Sepertinya wanita itu sangat mencintai Xi Wang."ucap Fei menambahi.
"Hm,dia berselingkuh saat Xi wang benar benar mencintai dia,tapi dia malah berbuat tak senonoh dengan murid sekte lotus merah dan itu tentu saja di depan mata Xi wang,ucap Jun menambahi.
"Kau tahu di saat itulah xi Wang mulai aneh dia selalu saja berteriak,marah,terkadang menyerang wanita siapapun itu yang ia lihat,dalam matanya ketika melihat wanita wajah itu akan berubah menjadi wajah yihua,dan kami lah dengan susah payah mengobati nya sampai dia sembuh tapi hari ini Yihua bertemu kembali dengan Xi Wang,
Ucap Jun malas.
"Hm jadi begitu ya,baiklah aku mengerti sekarang."ucap Jilin.
"Kau benar benar tak tau malu,dasar wanita murahan"ucap Xi Wang Jijik.
"Kau benar benar."ucap yihua geram.
"Xi wang menjadi sangat dingin bahkan lebih dingin dari biasanya,luka yang sudah ia torehkan di hati Xi Wang membuat dendam terpendam tersendiri untuk Xi Wang dan ini adalah hari yang tepat untuk memberi pelajaran untuk wanita di depanya itu."
Yihua memberikan serangan namun masih bisa Xi Wang tepis,yihua memberikan serangan bertubi tubi untuk Xi Wang tapi Xi Wang masih bisa menghindarinya,karena tidak mengenai sasarannya yihua merapalkan mantra dan api yang sangat besar berada di atas kepala yihua.
Xi Wang tersenyum tipis ia pun merapalkan mantra nya dan keluarlah larva dari bawah tanah bukan itu saja Xi Wang pun menyatukan larva dan api yang sangat besar.
"Hm,apakah xi wang akan membunuh yihua?."ucap Fei dan Sheng yu.
"Aku rasa iya,ini pertama kalinya ia memperlihatkan langsung kedua elemen di depan banyak orang."ucap Jingmi.
"Aku rasa tidak,dia tidak akan tega kepada wanita walaupun wanita biru telah menyakitinya."ucap Jilin datar.
"Kita lihat saja."ucap si kembar.
Yihua mengarahkan nya ke arah Xi Wang dan begitu pula dengan Xi Wang mengarahkannya ke arah yihua kedua kekuatan besar itu langsung bertubrukan dan menciptakan ledakan besar.
BOOOOOM
Pasir pasir berterbangan di udara,para penonton langsung ricuh seperti di pasar ingin melihat siapa yang menang dan yang kalah.
Untuk peraturan pertandingan di setiap sekte bila ada yang mati atau pun cedera berat itu bukanlah tanggung jawab patriak, begitu lah di benua barat banyak orang yang tidak ingin mewakili setiap sekte bukan takut tapi masih sayang nyawa.
Untuk beberapa saat pasir pasir mulai berjatuhan dan mulai memperlihatkan kedua orang lawan jenis yang sedang terengah engah yang satu berdiri dan yang satu tergeletak di tanah dengan banyak darah di sekujur tubuhnya.
Dan yang satu berdiri angin menerpa rambut dan pakaianya yang sudah tak utuh lagi,rambut tak serapih tadi,mata tajam nya menyiratkan kebencian yang terdalam dan sekaligus kesedihan yang sudah ia simpan bertahun tahun.
Ya orang itu Xi Wang,Xi wang memenangkan pertandingan,tanpa berkata ia langsung berjalan ke tempat duduknya berada.
Semua penonton langsung bersorak riang karena jagoan mereka akhirnya memenangkan pertandingan tapi Xi Wang seolah tak peduli dengan teriak teriakan Penonton yang memanggil namanya.
...********...
Halo all maaf ya udah lama nggk update bukan nggk mau tapi authornya tuh sibuk jarang megang hp.
untuk sekarang authornya update sangat panjang,ini tuh pertama kalinya author update panjang panjang,chapter ini seharusnya di bikin tiga chapter tapi berhubung authornya lagi baik,karena merasa bersalah nggk update
udah hampir seminggu jadi nikmati waktu puasa kalian dengan membaca.
semoga terhibur sama cerita author ya maaf banyak tyipo bertebaran di sana sini,๐
Dan maaf juga author nggk bisa balas semua komentar komentar kalian bukan nggk mau ya๐ alhamdullilah komentar komentar kalian
author terima dengan baik.
โบ๏ธmakasih support kalian buat cerita author dari awal sampai ke chapter ini๐.
selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang berpuasa ya๐hm mungkin untuk kedepanya author bakalan update terus dan untuk hari ini author mau update banyak banyak, sebenarnya si author walaupun nggk update tapi author tuh nyempetin bikin cerita makanya sekarang author tinggal update update aja.
__ADS_1
jangan lupa ๐๐ฌ๐.
Salam cinta sayang dsri author nya๐๐๐โบ๏ธโบ๏ธ