
Kupegang kata kata mu itu Qisuan.''
''Hn tentu saja,apalagi aku adalah mahkluk suci tentu saja tidak pernah berbohong.''
''Kau sering keluar diam diam dimensi tapi selalu bilang ''Aku selalu berkultivasi'',ucap jilin
sambil memperagakan gerakan gerakan Qisuan.
Itu membuat jika dan Fei tertawa terbahak bahak
"Oh itu hm,itukan sudah lama dan dulu posisiku kan masih anak kecil jadi otaku tidak luput dari anak kecil yang suka berbohong."
"Terserah kau saja."ucap jilin jengah.
Tak lama kemudian Jilin dan jilong datang membawa banyak hewan buruan yang sudah di cuci bersih,Fei dan Jilin langsung memotong dan membumbui daging hewan rusa yang masih segar Jilin,kemudian membakarnya.
Jilin sebenarnya tidak tenang dari tadi,ia seperti di awasi,memakai kekuatan dewa pun percuma karena ia tetap tidak bisa melihat siapa yang sedang mematai matainya,untung nya Jilin masih ingat dengan Aray ilusi dimana Aray itu hanya akan memperlihatkan kebalikan dari yang saat ini Jilin lakukan jadi masih aman.
Sebenarnya Qisuan sudah tau bahwa mereka sedang di mata matainoleh seseorang hanya saja orang itu sangat sulit di lihat sepertinya bukan orang biasa,tapi karena selama ini tidak ada pergerakan Qisuan memilih pura pura tak tau.
Setelah lumayan lama Jilin dan yang lainya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke sekte lotus biru karena tempat nya yang sangat jauh,jilin dsn ysng lainya tidak bisa menginap di tempat peristirahatan karena ia belum tentu bisa kesana sampai waktu di tentukan.
"jilong seperti biasa terbang lah secepat yang kau bisa,"ucap Jilin tenang.
"Baik tuan."
Qisuan dan yang lainya sudah berada di ruang dimensi dan tak lupa daging bakar untuk kedua saudaranya yang sedang berkultivasi.
Jilong dengan kecepatan penuhnya pergi ke lotus biru saat hampir dekat Jilin memilih untuk tidak mengekspos jilong di tempat yang ramai,Jilin memilih turun di hutan dekat sekte lotus biru.
"Jilong terima kasih,kau pergilah ke ruang dimensi dan pulihkan tenaga mu."ucap jilin sambil memberikan pil pemulih.
"Baik tuan."ucap jilong.
"Jilin besok adalah hari pendaftaran di buka apakah kita akan kesana sekarang atau kita akan menginap di hutan ini."ucap sheng yu.
"Hn,lebih baik kita menginap di hutan ini saja karena yang aku tau hutan ini berada di belakang sekte lotus biru jadi sangat dekat."
"Kenapa menginap di sini,kenapa tidak menginap di peristirahatan saja Jilin."ucap Fei.
"Aku malas bertengkar Fei,disana sudah penuh dengan calon murid murid yang lain."ucap Jilin.
"Baiklah kalo begitu."ucap Fei.
Jilin dan Fei langsung membuat rumah kecil dengan kekuatan tumbuhan,memanfaatkan pohon pohon kering.
Setelah beberapa menit kemudian Jilin dan Fei sudah membuat rumah kayu kecil tapi sangat nyaman untuk ketiga orang itu.
Sheng yu mendnegus kesal,"Aku heran dengan kalian kenapa kalian membuat rumah kecil padahal kan kita tidur hanya semalam."ucap Sheng yu ketus.
"CK,mau semalam atau seminggu memang nya kenapa perempuan itu membutuhkan sesuatu yang nyaman untuk menjadi sandaran berteduh atau berlindung kau ini tak tau selera perempuan."
Ucap Jilin ketus.
"Sudahlah,ayo kita minum teh bersama waktu kita sampai besok disini, jadi kita harus pandai pandai meluangkan waktu untuk bersama."ucap Fei.
"Hn,kau benar Fei."
"Oh iya Jilin apakah kau tak ingin mencari keberadaan Chen."ucap Sheng yu.
"Untuk apa aku mencarinya."ucap Jilin ketus.
"Eh,jadi kau tak akan mencari keberadaan Chen."
"Huh,aku memiliki tugas yang penting dari pada mencari keberadaannya."ucap Jilin ketus.
"Tapi_.
"Sudah diamlah sheng yu kau membuatku tidak berselera lagi."sambil menyumpal dengan buah pisang.
"Dasar kau ini."sambil mengunyah pisang yang bikin berikan secara paksa.
"Sudahlah kalian ini ada ada saja."ucap Fei menengahi.
"Fei aku ingin berkultivasi saja."
"Baiklah."
"Jangan ada yang menggangguku,jika kalian tak ingin terluka."ucap jilin.
"Iya jilin,kau bisa berkultivasi dengan tenang aku dan Sheng yu yang akan menjagamu dari sini."ucap Fei tersenyum lembut.
"Baiklah."
Setelah kepergian Jilin Sheng yu mendekat ke arah Fei dan memeluknya,Fei merasakan sensasi hangat dan nyaman.
''Sayang.''sambil menyandarkan di pundak Fei.
''Hm.''ucap Fei sambil mengelus rambut sheng yu.
''Jika sudah disana jsngsn terlalu dekat dengan pria aku tak menyukainya.''ucso Sheng yu lirih.
''Aku tidak akan berdekatan dengan pria manapun disana,terkecuali untuk para patriak dan dirimu tentunya.''
''Benarkah,entahlah sayang aku tidak tau,aku selalu takut kehilanganmu mu.''ucsp Sheng yu khawatir.
__ADS_1
''Di dalam pertemuan pasti akan ada perpisahan,dan di dalam hubungan pasti akan ada pertengkaran.''
''Menurutku itu hal yang wajar dalam hubungan sayang, dimana kita harus saling berjuang di dalam suka dan duka,karena di dalam hubungan tidak akan selalu tenang dan damai.''ucap Fei sambil tersenyum lembut.
''Aku tau!,dan aku tak ingin hal seperti itu terjadi sayang."sambil menatap Fei lembut.
"Mau tidak mau itu pasti akan terjadi?,karna takdir bukan berada di tangan manusia,oleh karena itu setiap pasangan akan ada cobaan dan rintangan yang harus kita hadapi bersama."ucap Fei.
Seperti hal nya Jilin,kau tau betapa tersiksanya ia, mencintai seseorang yang entah di mana orang nya,bahkan Jilin tak pernah mengeluh atau bersedih karena hal itu
ia selalu semangat dan berjuang,karena ia yakin jika berjodoh maka akan di persatukan kembali,mau sejauh apapun mereka berpisah jika sudah takdir maka akan di persatukan kembali.
"Itu beda.''ucap Sheng yu mencebik.
"Tentu saja setiap Masalsh dalam hubungan tidak akan pernah sama tapi satu tujuannya."
"Baiklah aku mengerti."
Sore berganti malam Jilin dan Fei berada di luar sedangkan Sheng yu sedang mencari informasi.
Saat jilin dan Fei sedang berbincang bincang tiba tiba terdengar suara orang bertarung,Jilin m nghunsksnnmsts dewanya untuk melihat siapa yang sedang bertarung.
"Sebaiknya kita melihat mereka dengan dekat
aku yakin yang sedang bertarung adalah murid sekte lotus biru."ucap jilin sambil bergegas pergi ke sumber pertarungan itu terjadi.
"Hm,kita akan tau jika sudah melihat nya."ucap Fei.
Jilin dan Fei mendekat ke sumber orang orang berkelahi,jilin dan Fei melihat dengan seksama,benar dugaan Jilin bahwa yang sedang bertarung itu adalah murid murid sekte lotus biru,melihat token ysng tergantung di leher salah satu pemuda yang sepertinya pamiliar di ingatan Jilin.
"Hm ternyata mereka sedang bertarung dengan sekte kegelapan.''ucap Jilin
''Kau benar Jilin ,apakah akan membantunya jilin.''sambil melihat pertarungan terjadi.
''Kita lihat saja dulu murid murid sekte lotus biru tidak lemah,jika nanti mereka terluka atau terpojok barulah kits membantunya.''ucap Jilin sambil melihat gerakan gerakan murid sekte biru.
Hiyat
''Kau haru mati.''
''ck,yang benar saja,kau hanya lima orang dan kami sangat banyak, sebaiknya kalian menyerah saja.''
''Apa! menyerah tidak akan,cih?.
''Oh jadi kau memilih mati?,baiklah.''
Bunuh saja murid murid breng*** ini merks memilih mati!!!.
Walaupun mereka benar benar terpojok tak ada dalam kamusnya untuk menyerah dan bergabung ke dalam sekte kegelapan,mereka memilih mati dengan membela sekte lotus biru dari pada hidup sebagai penghianat.
bahkan baju sudah di penuhi dengan darah merah segar,tapi mereka tetap berjuang.
Saat mereka sudah lelah dan tak berdaya karena rasa sakit yang mulai menjalar di sekujur tubuh mereka,mereka memilih pasrah
mereka selalu berdoa supaya ada sang penyelamat yang akan membantunya,tugas mereka belum menyelesaikan tugas yang di berikan oleh pemimpinya.
Saat pedang musuh akan mengenai leher salah satu murid yang menunduk karena pasrah.
Crash
kepala menggelinding ke arah murid sekte lotus biru,murid murid lotus biru terkejut bukanya kepala temannya yang menggelinding tapi kepala pemimpin sekte kegelapan lah yangbmenggelidningbke arah mereka.
Murid murid lotus biru mendongak dan melihat dua krang cantik sedang menatap mereka.
''Apakah kalian baik baik saja'',sambil memberikan pil pemulih kepada mereka.
Murid murid sekte lotus biru menatap kedua wanita asing yang baru pertama kali di lihatnya.
''Jilin mengerti arti tatapan mereka''Fei obati mereka biar aku yang membunuh para curut peganggu itu.''
Fei melihat tatapan murid sekte lotus biru hanya tersenyum hangat,''Jangan khawatir kami berada di pihak kalian.''
''curut?.''
''Oh itu?,jangan terlalu di pikirkan adik ku memang seperti itu menamai seseorang Dengan sesuai hatinya.'' ucap Fei sambil mengobati murid murid sekte lotus biru.
Para murid sekste kegelapan membulat tak percaya apa yang ia lihat,pemimpinya mati
di tangan gadis kecil itu.
Jikin menyeringai''Kenapa kalian terdiam membisu hah?,oh apakah kau takut mati seperti pemimpin mu itu.''
''Dasar gadis sombong!!! bunuh wanita itu dan bawa kepalanya untuk di jadikan tumbal.''
''Silahksn jika kau bisa,membunuhku?,ucap Jilin meremahkan.
''Sialan!!!.''
Serang!!!
SREENG
SREENG
SREEET
__ADS_1
BUGH
"AH!!!."
Jilin memukul menendang,atsu menebas terkadang mematahkan dengan tangsn kosong,Jilin tak ingin membuang waktu,dengan mengeluarkan bubuk racun mematikan andalannya langung ia arahkan ke arah orang orang sekte kegelapan.
Jilin mengahmpiri murid murid sekte lotus biru yang menganga tak percaya.
''Apakah kalian baik baik saja.''ucap Jilin.
''Hn,kami bsik bsik saja terima kasih nona jika tidks ada nona nona sekalian mungkin kami sudah mati di tangan orang orang itu.''sambil tersenyum kaku.
''Tak apa ,sudah sepantasnya kita saling membantu, apalagi kita sepihak.''
''Apa yang nona nona lakukan disini.''
''Kami sedang beristirahat,kami akan mendaftar menjadi murid sekte lotus biru besok,jadi kami memutuskan beristirahat di Hutan ini saja.''ucap Jilin datar.
''Oh iya perkenalkan nama ku Xi Wang dan pria tinggi kurus itu Jun,dan wanita kembar di belakang ku Li Lian dan Li Liang yi dan pria pendek itu Jingmi.''
''Hei aku tidak pendek.''ucap Jingmi kesal.
''Dan kalian.''ucap Xi Wang.
''Perkenalkan namaku Xia Jilin Lian dari benua timur.''
''Dan aku Fei Xia yu kakak dari Xia Jikin Lian.''
ucap Fei.
''Oh jadi kalian dari benua timur datang kesini ingin berguru begitu.''ucap Xi Wang.
''Iya kami ingun berguru.''ucso Jilin.
''aku sangat senang dengan semangat kalian,tapi sayang sekali sekarang benua barat sedang tidak aman,akhir akhir ini selalu saja ada penyusup masuk Dari sekte lotus biru.l,dan sialnya mereka berhasil kabur tapi karena ada kalian penyusp itu mati.''ucap Xi Wang.
''Kami tau akan hal itu, kami sudah mendapatkan informasi tentang benua barat,jadi tak heran jika kamu di serang sekte kegelapan.''
''Baiklah karena kalian sedang terluka lebih baik kalian ikut ke peristirahatan kami,kami akan membantu menyembuhkan kalian.''ucsp Jilin datar.
Para murid lotus biru heran kenapa adik nona Fei ini sangat dingin dan tak ada ekspresi terbanding tebalik dengan kakak nya yang murah senyum pikirnya.
''Berpegangsn tangan lah satu sama lain.''ucso Jilin datar.
Semua orang mengikuti arahan Jilin dan seketika mereka seperti tersedot dan pindah tempat ke tempat peristirahatan Jilin.
Teleportasi,bukankah itu jarang atau langka sekali orang bisa memilikinya,ucap mereka terheran heran dan kagum dengan kekuatan rahasia nona Jilin.
Saat mereka sedang di obati Sheng yu datang entah dari mana,Sheng yu terkejut dengan banyak sekali orang yang sedang terluka parah.
Sheng yu melihat Jun,Jingmi dan Xi Wang yang tampan dan rupawan Sheng yu langsung mengahmpiri Fei yang sedang mengobati Li Lian dan Li Liang Yi.
''Sayang kau dari mana saja,aku mencarimu dari tadi tapi tidak ketemu.''ucap Sheng yu sambil menekan kata sayang nya.
Jilin menggeleng gelengkan kan kepalanya
dengan perhatian yang terlalu berlebihan.
''Sheng yu kau terlalu mengkhawatirkan nya
aku dan Fei membantu murid murid sekte lotus biru saat terjadi penyerangan tadi.''ucap Jilin datar.
''Benarkah?sayang kau tidak terluka kan,mana yang sakit atau terpelintir,biar aku obati?.''
Jilin dan yang lainya hanya geleng geleng kepala sedangkan Fei sangat senang di perhatikan boleh kekasihnya itu.
''Aku tak apa yu'er,sebaiknya kau bantu yang lain yang belum terobati,luka lukanya cukup dalam tapi untungnya tidak ada racun di dalam tubuh mereka.''
''Baiklah kalau begitu.''sheng yu mengobati Jun dan Jingmi sedangkan Xi Wang sudah di obati oleh Jilin.
Jilin pura pura ke dalam untuk mengambil buah buahan segar,agar tidak terlalu mencurigakan jika ia mengambilnya dari ruang dimensi.
Setelah selesai menata buah buahan di wadah Jilin pergi keluar untuk memberikan
buah buahan dan juga teh racikannya kepsds murid sekte lotus biru.
''Makanlah buah ini sangat besar manfaatnya.''ucap jikin datar.
Sheng yu dan Fei sudah memaklumi jika ekspresi seperti itu akan Jilin tunjukan kepada orang asing.
''Eh,buah ini buah apel tapi jika di lihat dari bentuknya sangat besar dan segar,dan hm rasanya sangat manis,aku baru memakan buah apel seenak ini.''
''Tentu saja buah apel ini aku yang menanamnya,dan tentu nya cara merawat nya pun sangat berbeda.''bohong Jilin.
''Apakah kau mau membagi resepnya padaku.''
''Tentu saja tidak,ini resepku tidak akan aku berikan pada siapapun.''ketus Jilin.
''Ta_.''
''Sudah lah Li Lian kau tak bisa memaksa nona Jilin.''
Terima kasih udah mau mampir ke karyaku iniπ€ maaf baru up sekarang plkerjssn ku super super banyak jadi up nya soreπ.
Jangan lupa ππ¬π.
__ADS_1