Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
CEMBURU


__ADS_3

Begitu kah?,kenapa aku tidak bisa melihat nya.''ucap Sheng yu bingung.


''Karena kau tidak memiliki keistimewaan yang aku miliki.''sambil mengejek.


''Huh,bisanya mengejek orang terus,mentang mentang kau memiliki segalanya.''ucap Jilin kesal.


Mereka terus bertukar kata kata mengejek,Fei hanya bisa melihat keduanya dalam diam, menurut nya ini adalah sandiwara yang di tontonkan secara geratis.


Tak terasa mereka sudah sampai di salah satu kota,kita yang cukup besar dengan tulisan cina yang indah dan di atas nya nama sekte merah,persis seperti namanya sekte merah memiliki warna kebanyakan warna merah.


Dan itu sangat cantik,mereka berjalan ke kedai makanan,untuk mengisi perut mereka,walaupun mereka para kultivator yang bisa menahan lapar dengan beberapa kali lipat lamanya,tapi kebiasaan ini tidak bisa di hilangkan.


Mereka disambut oleh para pelayan yang baik dan ramah, setelah memilih pesanan mereka Jilin dan yang lainya mendengar kan atau menancari informasi tentang sekte merah, siapa tau informasi penting.


''Huh,tidak ada topik yang penting,?,ucap Sheng yu manyun.''


''Hn,kau benar sepertinya kita harus mencari tempat yang menyediakan informasi penting.''


''Ayo kita pergi.''


Tapi saat mereka akan beranjak dari duduknya mereka di hadang oleh orang orang yang sedikit menjengkelkan menurut mereka.


''Halo pria tampan.'' salah satu wanita dan laki kaki di sampingnya.


Sheng yu menaikan alisnya,ia tak mengerti di dunia barat masih ada wanita yang merendahkan untuk mendambakan pria yang mereka sukai.


Jilin dan Fei sangat tak menyukai wanita dengan tubuh biasa saja dengan wajah pas Pasan,dan kegatelan menurut Jilin wanita ini benar benar wanita penggoda.


Jilin ingin sekali mencakar wajahnya atau membuat wanita ini menyesal karena sudah membuat kakak nya marah.


Jilin melihat ke arah Fei yang sudah menatap tajam wanita itu,ingin sekali mematahkan kaki nya atau tangannya dan yang lebih parahnya lagi Fei ingin sekali mematahkan dan mencabut gigi wanita di depanya itu.


Sheng yu menatap ke tiga wanita yang saat ini saling menatap tajam,Sheng yu tersenyum puas saat melihat ekspresi kekasihnya itu yang sudah seperti induk macan kehilangan anaknya.


''Sayang kamu tenag ya,aku cuma di panggil tampan aja kok,emang kan aku tampan nggk adavsalahnya kan kalo dia panggil aku tampan.''ucap Sheng yu cengengesan.


Jilin dan Fei menatap tajam ke arah Sheng yu.


''Hehe,bercanda kok bercanda kok sayang jangan liat aku kayak gitu ya sayang.''sambil menggaruk tengkuk yang ggk gatal.


''Kau!!!,pergilah dari sini jangan menggoda orang yang sudah punya pasangan.''ucap Jilin sarkas.


''Mau yang sudah pasangan atau pun bukan,tak masalah bagiku jika orang itu memenuhi kriteria ku tentu saja aku akan berusaha mendapatkan nya.''ucap wanita itu.


''Dasar tak tau malu.''ucap Fei menatap tajam ke arah wanita itu.


''Apakah kau mencoba merebutnya dari ku,jika kau bisa mengalahkan aku,aku akan memberikanya padamu,tapi jika kalah maka kau akan merasakan yang namanya siksaan dari ku.''ucap Fei.


Jilin dan Sheng yu melotot,apakah dia akan memberikanya kepada wanita di depanya ini,ah tidak,untuk mendekat saja Sheng yu tak mau spalagienyentuh nya oh tidak.


''Fei, serius kau akan bertarung dengan nya,berdasarkan dengan penglihatan ku tingkatanya berada di tingkat raja,dan kekuatan internal nya sangat minim sekali


seperti nya kau bisa memanfaatkan hak itu, apakah kau mengerti maksud ku Fei.''

__ADS_1


''Hn, baiklah Jilin aku sudah tak sabar mencakar,mstshkan meremaukan tulang tulang wanita ini,ucap Fei dengsn dada naik turun.


Sheng yu yang dari tadi mendengar perbincangan kekasihnya dan Jilin,hanya diam membeku tak tau harus bagaimana lagi karena baru kali ini ia melihat kekasihnya dalam mood yang mengerikan.


Kini Fei,Jilin Sheng yu dan wanita dan para anak buahnya sudah berada di halaman yang sangat luas jauh dari pemukiman warga


itu sangat menguntungkan agar tidak terlalu


menganggu orang orang yang sedang lewat ataupun sedang beraktivitas.


Jilin dan Sheng yu berada di sisi lapangan dan wanita itu dan Fei berada di tengah tengah lapangan.


''Hm,Jilin apakah Fei sering marah marah!.''


''Tidak!, aku baru pertama kalinya melihat Fei Semarah ini,kau tau itu berarti kau sudah terukir di hati Fei,dia tak ingin kau di rebut oleh wanita siapapun itu.''ucap Jilin datar.


''Benarkah,itu berarti dia benar benar menyukai ku.''uvso Sheng yu senang.


''Tentu saja,setauku sebelum dia di angkat menjadi sodaraku dia itu tak pernah dekat dengan pria manapun,dan dia selalu berfokus dalam kebahagiaan ku,dan mungkin dia sering marah ketika aku sering di bully dulu.


''Bully?apa itu.''


''Lupakan saja,intinya dia benar benar tulus mencintaimu, ingat Sheng yu kini hatinya hanya untukmu jangan mengecewakan ku dan Fei,aku tak ingin dia bersedih,jika sampai itu terjadi? aku tak segan segan membunuhmu bukan membunuh tapi menyiksa samapai kau memilih untuk mati.''ucap jilin emmatsp tajam ke arah Sheng yu.


''Hn,aku bisa jamin itu,tapi dalam suatu hubungan pasti akan selalu ada pertengkaran


aku harap aku dan Fei bisa melewati semua.''


''Hn aku tau itu,aku tak akan ikut campur dalam urusan hubungan kalian? karena aku tau dalam hubungan selalu ada salah paham,atau godaan,salah satu nya wanita itu?ini adalah ujian yang harus kau lewati bersama Fei jangan menyalahkan Fei dalam hal apapun.''


''Untuk sekarang mungkin aku akan tenang tapi entalah nanti,''ucap Jilin acuh tak acuh.


Sheng yu memutar bola matanya jengah.


Fei dan entah siapa namanya itu sedang adu tatap dan adu mulut mereka saling melontarkan kata kata pedas.


Sudah tak tahan ingin membuat orang di depanya ini bertekuk lutut meminta maaf padanya.


''Kau tau kesalahann terbesarmu adalah kauengusuk ketenangan ku.''


''Apakah di kota ini tak ada seorang pria sampai sampai ingin merebut kekasihku.''sambil menatap wanita itu tajam.


''Aku sama sekali tak peduli dengan mu,yang aku inginkan adalah kekasih mu menjadi milikku,aku adalah wanita cantik, kaya dan lihatlah bodiku ini sangat indah bukan,jadi pria mana yang akan menolak ku.''ucap wanita itu menyeringai.


''Tentu saja kekasihku itu,ia tak akan terpengaruh oleh gayamau yang seperti itu kau tau aku dan kau tentu saja lebih cantikan aku,aku berbudi luhur,berpendidikan dan juga sangat kayak raya,bahkan untuk membeli kota ini aku sangat sanggup,apalagi membeli mu sangat sanggup berapapun yang kau minta akan ku beri,ucap Fei memanas manasi.


''Kurang ajar.'' lihatlah apa yang akan ku lakukan padamu sambil mengeluarkan kekuatan berbentuk bulat seperti bola poli dan mengarahkanya ke arah Fei.


Fei dengan sigap langsung menghindar,dan membalas serangan wanita itu,dengan kekuatan api Fei langsung mengaharshksnyabke arah wanita itu dengsn kecepatan yang sangat cepat.


Bahkan wanita itubhampir saja terkena jika tak sigap membaut tameng.


''Lumayan.''hanya itu yang terlontar dari mulut wanita itu.

__ADS_1


Fei menyeringai itu baru permulaan''Lihat apa yang akan ku lakukan padamu.''sambil menyeringai.


Fei mengeluarkan kekuatan angin walaupun kecil jika terkena akan meledak saat itu juga,ternyata Fei benar benar serius melawan wanita di depanya.


Dsn mengarahkannya ke arah wanita itu,wanita itu membulatkan matanya ketika serangan Fei meluncur ke arahnya ingin menghindar sudah terlambat.


BOOOM!!!.


''UHUK UHUK''


Wanita itu memuntahkan darah dan terbatuk batuk dengan serangan Jilin.


''Sialan,akan ku balas kau.''dengan merapalkan seseustu keluarlah cahaya merah dari tangan wanita itu dengsn tsgapn lebih serius wanita itu menyerang Fei dengan sekuat tenaganya.


Ingin mengalahkan ku dengan kekuatan itu


akan ku lawan dengan senjayabsndalan ku,batin Fei.


Fei merapalkan sesuatu dan keluarlah sinar putih dari tangannya dengan tatapan semakin menajam Fei mengarahkanya ke arah wanita di depanya.


Wanita itu pun mengarahkan kekuatan ke arah Fei,sinar merah dan sinar putih pun beradu dan menciptakan dentuman yang sangat dahsyat.


BOOM


BOOOM


BANGGG


uhuk uhuk uhuk


Jilin dan Sheng yu mengedarkan pandangannya ke tengah lapangan itu tapi ia tak bisa melihat keduanya,karena tertutupi oleh pasir merah yang saling berterbangan.


''Jikin apakah fei'er baik baik saja.''ucao Sheng yu khawatir.


''Aku rasa tak apa apa mungkin luka luka ringan saja di deritanya.''ucap jilin datar,padahal dari lubuk hati yang vosling dalam jilin benar benar menghawatirkan yang menjadi kakak nya itu.


Sheng yu melirik ke arah jilin dan menyipitkan kan matanya,dan kembsli melihat kedepan dimana pasir merah saling berterbangan.


Selang beberapa lama,pasir merah itu sudah mereda ealaupunasih ada sedikit pasir merah yang berterbangan di sekeliling Jilin tapi mereka sudah bisa melihat sosok wanita sedang terengah engah akibat terlalu banyak mengeluarkan tenaga dalamnya.


Dan satu sosok wanita sedang terbaring di tanah,Jilin dan Sheng yu berlari ke tengah tengah lapangan mengahmpiri Fei yang sedang terengah engah.''


'''Fei'er kau tak apa apa.''ssmbil melihat kondisi kekasihnya yang sudah berantakan,tapi tak ada sahutan dari Fei,Sheng yu mendongak melihat ekspresi wajah kekasihnya itu yang tiba tiba saja ambruk beruntung Sheng yu langsung menangkap tubuh Fei dan merengkuhnya dengan erat.


''Cepat bawa kepenginapan.''ucap Jilin dengan khawatir,Sheng yu langsung menuruti perintah Jilin dan langsung menggunakan peringan tubuh untuk Sampai ke penginapan.


Sedangkan Jilin mengeluarkan bubuk pelupa,kepada wanita yang sedang berbaring dan juga kepada anak buahnya setelah itu Jilin menyusul Sheng yu.


**Hallo semuanya gimana ceritaku yang ini ads perbuahsan nggk ya?🤔


Mungkin cerita aku ini agak lambat dari yang lain tapi ya namanya juga pemula kalo kecepetan nantinya nggk nyambung?.😞


Makasih loh buat saran dan kritik nya ya,makasih juga yang udah setia baca dari awal sampe sekarang cerita pertama ternyata emang banyak kata kata tyipo atau tanda baca yang berserakan(salah tempat).

__ADS_1


Berkat kritik dan saran kalian aku jadi lebih bisa menyusun cerita yang baik dan tanda baca pada tempatnya.


jangan lupa 👍💬💟 ok**


__ADS_2