
Keesokan paginya
Jilin dan Fei bersiap untuk pergi ke pertandingan,mereka sedang memilih senjata apa yang akan di gunakan,dan juga pakaian yang menurut mereka cocok untuk bertarung setelah mendapatkan semuanya,Jilin dan Fei bersantai sejenak dengan menyesap teh hangat dan cemilan kue kacang dan manisan membuat kedua gadis itu nyaman berada di pavilun nya.
''Jilin apakah kau sudah mempersiapkan ini dengan matang matang,apakah ini tidak buru buru,untuk membunuh Selir agung dan anak anak nya."
"Tentu saja tidak Fei aku sudah memikirkan ini matang matang,kau tahu tujuan kita kan,kita akan berkelana dan mencari sekte gelap untuk kita berantas,aku yakin mereka berada di benua barat dan aku sangat sangat yakin gegeku juga berguru disana,"dengan memakan manisan.
"Hn,aku hampir lupa tennag itu,aku yakin di masa depan semuanya tidak akan ada ketenangan jika sekte gelap menyebar keseluruh penjuru?".
"Kau memang benar makanya kita harus membereskan tikus tikus yang berkeliaran di kerajaan ini,karena cepat atau lambat musuh pasti akan beraksi kembali."
...----------------...
Di arena pertarungan semuanya sudah berkumpul baik peserta maupun kaisar tak luput dari para penonton yang antusias dengan pertarungan yang menurut mereka menyenangkan jika menontonya.
BAIKLAH KARENA SEMUANYA SUDAH BERKUMPUL,KITA LANGSUNG SAJA UNTUK MEMULAI PERTANDINGANNYA,DAN UNTUK PARA PESERTA HARAP KE PINGGIR LAPANGAN YA,KARENA BANYAK PESERTA PEREMPUAN DAN PRIA YANG MENGIKUTI PERTANDINGAN KITA BAGI MRNJADI BEBERAPA KELOMPOK, BAIKLAH SEMUANYA ADA SERATUS KELOMPOK,SETIAP KRLOMPOK TERDIRI SEPULUH ORANG,DAN SEPERTI BIASA PERWAKILAN KELOMPOK HARAP MAJU.
Seperti aba aba patriak semua wakil kelompok maju untuk mendapatkan nomor,setelah mendapatkan nomor semua wakil langsung kembali ke tempat duduk nya.
" Jilin kita mendapatkan no berapa untuk maju,"ucap Fei.
"Kita mendapatkan no 99 antrian terakhir,jadi kita bisa melihat semua kemampuan peserta,dan untuk kalian teliti lah pada lawan jangan merendahkan setiap lawan,kita tidak tau di balik tangan mereka."
" Kau memang benar nona Lan Lan,kadang musuh itu tidak bisa diprediksi,kita harus hati hati."
" Hei,bukan kah kita akan menjadi lawan kenapa saling menyemangati dan memperingati?,sambil menepuk jidatnya."
" Memang kita akan menjadi lawan nantinya!,tapi kita disini teman,harus saling memperingati,dan memberi semangat,mentang mentang lawan,masa kita harus acuh tak acuh,ucap Fei."
"Hn,kau benar kita disini teman,saat kita maju baru kita lawan,sudah sepantasnya kita harus saling memperingati dan memberi semangat."
BAIKALH NOMOR URUT PERTAMA DAN KEDUA SILAHKAN MAJU,WAKTUNYA SAMPAI DUA DUPA HABIS,ATAU SETARA DENGAN DUA JAM DAN ATURANYA KALIAN BOLEH MENGELUARKAN SEMUA KEKUATAN,SENJATA DAN BINATANG ROH,DAN HANYA SATU YANG DI LARANG YAITU MEMBUNUH DISINI KITA SEDANG LOMBA PESTA KERAJAAN,JADI KITA SEDANG BERSENANG SENANG JANGAN ADA YANG MEMBUNUH JIKA ADA YANG MEMBUNUH MAKA AKAN DI HUKUM OLEH SEMUA KAISAR LANGSUNG,APAKAH KALIAN MENGERTI???
MENGERTI PATRIAAAKKKK!!!!!
AYO MULAI,DENGAN MEMUKUL GONG TIGA KALI.
Semua peserta langsung saling menjatuhkan dan hsnya boleh ada satu orang yang harus bertahan jika tidak ada yang bertahan dalam kelompok maka di anggap kalah.
" Fei menurut mu bagaimana,apakah mereka sangat kuat."
"Hn,mereka sangat kuat aku tidak yakin bisa bertahan sampai final,ucapnya sambil melihat ke depan."
"Terkadang dalam pertarungan yang digunakan adalah otak,bukan kekuatan,kekuatan hanya bentuk hiasan dan objek pembantu,jika kau mengalahkan dengan otak,maka semua yang tidak mungkin menjadi mungkin,begitulah cara mengalahkan musuh,"ucapnya dengan datar.
Fei merasa ada yang berubah dalam diri Jilin,kenapa dia menjadi dingin,dan datar tadi pagi biasa biasa saja tidak ada yang aneh,hm,mungkin sedang dalam mood yang buruk,batin Fei.
BAIKLAH PESERTA SELANJUTNYA
''Sheng Yu,kita berada di nomor berapa,tanpa melirik Sheng yu."
"Kita berada di nomor terakhir tuan muda chen,dengan tersenyum."
PLETAK
"Hei,sudah berapa kali ku bilang panggil saja namaku,tidak usah panggil namaku dengan tuan,aku tidak suka,dengan melipat tangan di dadanya."
"Kenapa kau selalu saja memukul kepalaku,iya iya aku minta maaf Chen,baiklah jika itu mau mu aku akan memanggilmu Chen,"dengan mengusap kepalanya yang lumayan sakit.
"Nah,begitu kan lebih baik,sambil menyesap tehnya,oh iya kita kira Lin Lin Dan gadis mu mendapatkan nomor berapa ya?."
__ADS_1
''Entahlah,aku pun tak tau,kita juga nanti akan tau tapi dimana mereka kenapa mereka tidak ada ya,"sambil melihat sekeliling lapangan.
"Hmmm,Fei cobalah ini enak sekali kan,manisan ini yang paling enak,ucap Jilin,"sambil memakan manisan.
"Hn,kau benar manisan manisan ini enak sekali,oh apalgi kue kacang kering ini,rasanya manis lembut dan renyah,"ucap Fei dengan memakan kue kacang dengan tangan yang penuh makanan.
"Kenapa kau tidak bilang jika makanan disini enak enakapalgi jika di hidangkan secara geratis,sangat nikmat sekali,ucap Jilin."
"Oh iya, Jilin,apakah tidak apa apa,jika kita keluar dari pertandingan seperti ini?"dengan menyesap teh hangat.
"Tentu saja tidak apa apa,kita kan masih berada di sekeliling pertandingan,cuma kita kan berada di dalam menikmati manisan manisan ini,dan mumpung tidak ada orang orang disini,"sambil melihat seliling yang kosong.
"Dan menurut mu apakah tidak apa apa memakan semua manisan ini Jilin,seperti nya kudapan kudapan ini untuk para kaisar",dengan melihat sekeliling penuh dengan manisan.
"Tentu saja tidak akan apa apa,jika kita tidak ketahuan,sambil terkikik baiklah ayo kita pergi sebelum ada orang yang masuk?."
"Uhuk uhuk,dasar kau ini,baiklah ayo kita pergi,jangan sampai para pelayan dan alara penjaga mengetahui tentang ini bisa bisa gawat,kita bisa di hukum,"dengan menarik tangan Jilin.
"Tapi bukankah kau menikmati semua hidangan nya",sambil terus berjakan karena di tarik.
"Iya tentu saja tapi lebih baik kita cepat cepat pergi dari sini,sebelum ada yang melihat kita disini."
Jilin menghentikan jalannya,sontak membuat Fei hampir terjungkal,untung Jilin dengan sigap menangkap tangannya.
"Kau sangat ceroboh sekali Fei baiklah ayo kita terjun dari lantai atas,kita akan sampai di arena dengan cepat."
"Tapi jika kita terjun dari sini,pastinya akan banyak orang yang lihat Jilin,kita akan ketahuan.''
"Sudalah ayo kita terjun kau tidak usah khawatir tentang itu aku akan menyamarkan tubuh kita dengan transparan,jadi yang orang lain lihat bukan kah kita,tapi seperti benda terjatuh dari atas,jadi kau tidak usah khawatir tentang ini,sambil terjun dari lantai atas,Fei hanya pasrah tangannya di tarik oleh Jilin.
Setelah Fei dan Jilin terjun Fei dan Jilin kembali ke tempat duduknya,dan itu semua tidak luput dari pandangan Chen.
Flash back
"Entahlah,aku pun tak tau,kita juga nanti akan tau tapi dimana mereka kenapa mereka tidak ada ya,"sambil melihat sekeliling lapangan.
"Hmmm,Fei cobalah ini enak sekali kan,manisan ini yang paling enak,ucap Jilin,"sambil memakan manisan.
Oh ternyata mereka berada di ruang penyimanan makanan,apakah mereka kekuarangan makanan,kenapa mereka makan seolah olah tidak ada hari esok,aku merasa bahwa mereka unik berbeda dengan gadis lain,Chen mendengar pery mereka,hanya bisa menahan tawa,mereka sangat lucu sekali jika Sheng yu tau bahwa gadisnya itu rakus ketika makan, bagaimana ekspresi yang akan dilihat oleh ku,Chen dari kegelapan hanya bisa melihat sampai mereka selesai makan,dan pergi,mau keman lagi mereka sambil mengikuti Dari kegelapan,Chen mendengar percakapan percakapan mereka,hm mereka sedang meributkan tentang bagaimana keluar dari sini tanpa ketahuan ya.
Kau sangat ceroboh sekali Fei baiklah ayo kita terjun dari lantai atas,kita akan sampai di arena dengan cepat."
"Tapi jika kita terjun dari sini,pastinya akan banyak orang yang lihat kita Jilin,kita akan ketahuan,''
"Sudalah ayo kita terjun kau tidak usah khawatir tentang itu aku akan menyamarkan tubuh kita dengan transparan,jadi yang orang lain lihat bukan lah kita,tapi seperti benda terjatuh dari atas,jadi kau tidak usah khawatir tentang ini,sambil terjun dari lantai atas,Fei hanya pasrah tangannya di tarik oleh Jilin.
Chen mendengar percakapan Jilin hanya bisa diam, ketika Jilin menghilang dari pandangan,Chen langsung pergi ke tempat duduknya.
Flash back off
"Kau sudah kemana Chen, kenapa tiba tiba menghilang seperti itu apakah ada sesuatu yang terjadi,"ucap Sheng yu brruntun.
"Tidak ada apa apa,aku hanya buang air kecil,sambil melirik Jilin yang sedang melihat pertarungan."
...----------------...
"Bagaiman ya ibu apakah gatal gatal ini bisa di sembuhkan,ucap selir agung."
"Mohon ampun selir agung,aku belum pernah melihat keganasan gatal gatal yang di alami tuan putri Xia Zhu,saya akan mencari obat untuknya,tolong beri hamba waktu untuk membuat ramuan untuk menghilangkan gatal gatalnya tuan putri Zhu?."
"Baiklah aku berikan kau waktu tabib,tapi jangan sampai aku menunggu lama,aku kasian melihat putri ku yang gatal gatal seperti itu,kulit mulusnya berubah menjadi luka luka panjang,seperti monster,"dengan melihat putri Xia Zhu dengan prihatin.
__ADS_1
"Hiks hiks hiks,iiii.....buuu...n.da,a..pakaa.h Zhu.. zhuher bi..bi..sa seee..mbuh ini..Buu..n...da?,dengan suara terbata bata dan lirih nyaris tidak terdengar."
"Iya sayang zhu'er pasti bisa sembuh, zhu'er bertahan ya,tabib akan mencarikan obat untukmu kau harus kuat yaa zhu'er."
Siapa yang membuat mu seperti ini putriku,apakah seseorang yang kau singgung adalah orang orang yang tidak sederhana,jika begitu Kenapa kau tidak bisa mendengarkan ibu,jika sudah begini siapa yang harus di salahkan tidak mungkin aku menyalahkan tabib karena tidak tau obatnya,jika aku selidiki gatal gatal ini baru aku lihat dan baru pertama kali lihat,aku harus menyelediki semuanya,sebelum terlambat.
"Huaaah aku mengantuk Fei masih lama kah, kenapa banyak sekali yang ikut pertarungan sih,"sambil menguap.
"Masih lama Jilin ini baru setengah nya,kita harus sabar dan menyaksikan pertarungan yang ada di depan kita,sambil melihat lihat sekeliling,oh iya kemana anak ular itu Jilin,apakah dia tidak mengikuti pertandingan,baru tersadar karena tidak ada putri Xia Zhu."
"Dia tidak akan ikut pertandingan Fei,aku sedang memberikan pelajaran untuknya,dia sudah berbuat curang kemarin tentu saja tidak lepas dari pengawsan ku."
"Benarkah lalu kau beri pelajaran seperti apa Jilin,"dengan ingin tau.
"Aku memberikan bubuk gatal yang baru baru ini aku racik dan tidak ada obat penawarnya,selain ada padaku,"ucap Jilin dengan santai.
''Bagus dengan begini diabtidsk akan sombong lagi,dan apakah kau akan menyembuhkannya jilin?.''
''Tidak,aku tidak akan menyembuhkannya biarkan saja anak ular itu tersiksa, sebagaimana dia telah menyiksaku,bahkan lebih sakit dari pada ini,ini tidak seberapa menyakitkan untuknya,dengan niat membunuh yang kuat,m membuat orang sekitar nya terasa mencekam.
''Ternyata kau sangat sadis ya jilin,''dengan memegang tangan Jilin.
'' Mendengar itu Jilin tersenyum,tentu,aku tidak akan melepaskan mangsa itu lolos darinya genggaman ku,ini baru permulaan tunggu permainan sesungguhnya,''dengan seringaian yang membuat siapa saja akan ketakutan.
BAIKLAH SELANJUTNYA NO 98 DAN NO 99 SILAHKAN UNTUK KELOMPOK YANG DI SEBUTKAN SILAHKAN MAJU!!!
''Apakah kalian siap bertarung ucap Jilin?.''
''Tentu saja kami siap!.''
''Ingat jangan ada yang membunuh?.''
''Aiya aku tau itu,sudah berapa kali aku dengar.!!!''
''Kalo kalian sudah tidak kuat jangan dipaksakan?.''
''Ingat kataku gunakan otak bukan kekuatan kalian?.''
'' Hn,tentu kami ingat!!!.''
''Bagus!.''
BAIKLAH,INGAT YA JANGAN ADA YANG MEMBUNUH,JIKA KALIAN TIDAK INGIN DI HUKUM PARA KAISAR,WAKTU KSLISN DUA BATANG DUPA,TIDSK PERATURAN TENTANG SENJATA,ATAU MENGELUARKAN HEWAN KONTRAK INGAT!!!
AKAN KAMI INGAT PATRIAK!!!!
BAGUS
MULAI DENGAN MEMUKUL GONG TIGA KALI
DUNG. DUNG. DUNG.
Halo semuanya maafkan diriku ini yang jarang update makasih yang selalu menunggu update Tan aku,jangan bosen bosen ya ingat novel ini novel slow motion,jadi kalo kalian nanya kapan selir selir di bunuh,tentu saja sebentar lagi tapi bertahap supaya ceritanya panjang dan nyambung,dan author udah kasih tanda tanda induk ular dan anak ularnya menderita jadi sabar ok?
jangan lupa tinggalkan
👍
💬
💟
__ADS_1
Next cerita