
Semua orang sudah berkumpul begitu para kaisar,pangeran dan para jenderal dan Mentri.
Tempat duduk para pangeran terpisah dari tempat duduk Putri,untuk menghindari dari kejailan para pangeran.
Hanya tinggal putri Jilin,Fai,Fei dan ketua Dragon(Qisuan),mereka sengaja datang terlambat,karena malas jika harus berbaur dengan para putri dan pangeran yang hanya mencari muka.
Di saat sedang berbincang bincang,tiba tiba Kasim berteriak.
PUTRI MAHKOTA XIA JILIN LIAN MEMASUKI RUANGAN!!!.
PANGERAN MAHKOTA XIA SHEN FAI MEMASUK RUANGAN!!!.
Semua orang langsung menatap kedatangan Jilin,Fai dan Fei mereka terkagum kagum dengan ketampanan dan kecantikan dari dua orang wanita yang sedang berjalan itu.
Jilin menatap semua orang dengan tatapan datar tak ada senyuman yang terpancar dari wajahnya.
Begitu pun dengan Fai yang menatap para putri dengan malas,Fei hanya bisa menundukan kepalanya karena malu,dia merasa dia tak pantas berdandan selayaknya seorang putri bangsawan.
Kaisar melihat kedatangan mereka, tersenyum sangat tipis hampir tidak ada orang yang menyadarinya.
Kaisar menatap putri Jilin dengan teliti,kaisar melihat putri Jilin seperti menatap mendiang istrinya.
kaisar beralih menatap pelayan nya yaitu Fei,Jilin memang berhati emas,dia selalu perhatian kepada Fei,selayaknya seorang adik kepada kakaknya.
Salam yang mulia kaisar semoga panjang umur sampai seribu tahun ucap mereka serempak,dan di angguki oleh kaisar Chu.
Fai,Fei dan Jilin pergi ke tempat duduk mereka masing masing,Jilin melihat hanya ada dua tempat duduk yang tersisa.
"Ambilkan kursi satu lagi untuk Fei",ucap kaisar Chu.
Jilin,Fai dan Fei kaget dengan teriakan Chu,apalagi kaisar menyuruh perajurit nya untuk mengambil kursi untuk Fei.
Jilin tak ambil pusing memikirkannya duduk dan memkan cemilan yang sudah tersedia di meja.
Sebenarnya pangeran mahkota Fai harus duduk di sebelah ayahnya,tapi karena Fai menolak,dia ingin berdekatan dengan kedua adik tersayang nya untuk terakhir kalinya.
Karena mereka akan segera pergi dari kerajaan Xia jadi hari yang tersisa di manfaatkan oleh Fai untuk selalu berdekatan dengan mereka untuk sekedar melepas rindu.
Banyak orang yang berbisik dan banyak pelayan yang iri kepada Fei,dia sungguh beruntung bisa mendapatkan pelayanan khusus dari Fai,Fei dan Jilin.
"Beruntung sekali pelayan itu,bisa ikut bergabung dengan kedua orang penting sekaligus,apalagi kaisar juga memperhatikan nya."ucap salah satu pangeran.
"Fei sangat beruntung ya",ucap salah satu pelayan,yang berada di pojok ruangan.
"Pakai ilmu apa untuk menaklukan kedua bersaudara dan kaisar sekaligus."sungguh hebat.
__ADS_1
Fai hanya diam tanpa suara,dia memang sangat tidak pantas berada satu meja dengan tuanya,tapi Jilin selalu memaksa dan selalu berkata"Tak apa,jangan di hiraukan",seperti saat ini Jilin sedang menenangkan Fei yang sedari tadi tak nyaman dengan perkataan orang lain yang terang terangan yang mengejek,menghina dan memojokan Fei.
Jilin sudah tak tahan dengan perkataan mereka langsung berdiri dan menggebrak meja sangat keras,mengangetkan semua orang dan para kaisar.
Jilin mengeluarkan aura kematiannya hanya tiga puluh persen dari kekuatan aslinya,dengan dada menggebu Jilin
menahan kemarahannya,jika bukan karena ini adalah di ruangan penting bagi kaisar dia sudah menghempaskan orang orang yang sudah menghina kakaknya itu.
Semua orang sesak nafas dengan aura Jilin bahkan ada yang samapai pingsan,ada yang mimisan karena tak kuat menahan aura kematian Jilin,dengan tatapan tajam,Jilin melihat kesemua orang yang sedang melihatnya takut.
"SIAPAPUN YANG MENGHINA KELUARGA KU
APALAGI KAKAK PEREMPUAN KU KALIAN AKAN MATI DI TEMPAT!!!.UCAP JILIN.
Sontak semua orang langsung gemetar
dia tak menyangka putri ysng di anggap semua orang sampah memiliki kekuatan tersembunyi yang sangat mematikan.
Jilin menarik aura nya kembali,dan duduk dengan tenang,seperti tidak terjadi apa apa.
"Fei jika ada orang yang menganggu atau menghina dan memojokanmu,lawan saja jangan pernah takut,aku akan berada di belakangmu,bahkan itu pangeran dan para putri,kau mengengerti Fei."
Fei hanya mengangguk "Terima kasih Putri jilin",sambil Tersenyum.
"Panggil aku Jilin,kita saudara",ucap Jilin sambil menatap tajam Fei.
"Tidak ada penolakan",ucap Jilin memotong perkataan Fei.
Fai hanya tersenyum dengan perkataan Jilin,Jilin menyayangi fei'er,dia tau bahwa setiap kebaikan kepadanya setiap orang akan di balas dengan bekali kali lipat kebaikan.
''Itu benar''Fei'er aku dan jikin akan selalu berada di sampingmu jangan khawatir jika ada orang yang menghinamu,lawan saja.
Fei tersenyum hangat kepada kedua orang yang benar benar menyayangi nya dengan tulus,Fei sangat bersyukur bisa berada di
tengah tengah orang yang berhati emas.
Sementara itu orang orang sudah terlepas dari jeratan aura kematian Jilin,mereka bernafas lega dan menghirup udara dengan rakus,para penjaga dan pelayan yang pingsan sudah sadarkan diri.
Mereka semua melihat Jilin dengan ngeri
mereka berfikir jika auranya saja membuat orang sekarat bagaiamana dengan kekuatan yang dimiliknya,apakah bisa menghancurkan
Kerajaan Xia.
''Katanya putri Jilin adalah sampah masyarakat tapi sepertinya itu hanya humor semata.''ucap salah satu kaisar.
__ADS_1
''Jika putri Jilin sampah masyarakat,terus
bagaiamana dengan kita,''ucap salah satu kaisar,di sebelahnya.
''Entahlah,jadi bingung putri berlian seperti ini
di sia siakan,bahkan di asingkan,apakah mata
kaisar Chu buta ya,''ucap salah satu kaisar, berbisik-bisik.
Di saat mereka sedang berbisik bisik,tiba tiba ketua Dragon (Qisuan),datang bersama tangan kanan dan kaki kanan nya,Run dan Sheng yu melihat kesekeliling dan terhenti
di salah satu wanita,siapa lagi kalo bukan Fei tercintanya.
Ketua Dragon(Qisuan),berjalan ke arah kaisar duduk dan memberikan penghormatan tanpa menundukan kepalanya.
''Salam yang mulia'',ucap Ketua Dragon(Qisuan).
''Terima kasih kalian sudah datang ke acara
penting Zhen,ini adalah suatu kebanggan Zhen kalian bisa hadir di acara penting Zhen.''
''Sama Sama yang mulia,sudah sepantas nya saya hadir karena di undang langsung oleh yang mulia kaisar.''
''Baiklah kalian boleh duduk di sebelah meja putra dan putri kami.''
''Baik yang mulia'',Qisuan berjalan duduk di sebelah meja Jilin duduk.
Fei melihat salah Sheng yubdengsb tatapan hangat,dia sungguh merindukan kekasih nya itu,setelah tiga hari kesembuhannya Sheng yu harus bkembali ke markas,karena banyak pekerjaan yang sudah menumpuk.
Qisuan melihat Jilin dengan penuh arti.
"Tuan apakah rencana ini akan tuan lakukan,"ucap Qisuan lewat telepatinya.
"Tentu saja Qisuan,aku sudah tak ada banyak waktu lagi,aku harus segera pergi melanjutkan misi terbesarku."ucap Jilin.
Run melihat Sheng yu yang tak lepas dari
pandangan ke arah Fei,hanya memutar bola matanya,lewat topeng nya Run ingin sekali menyeret nya ke tempat Fei berada dis malas dengan mata kucingnya sheng yu.
...****************...
Hay semuanya aku datang membawa sepotong cerita singkat,terima kasih untuk pembaca setia ku yang sudah membaca dari awal sampai sekarang,makasih juga atas dukungan kalian,pendapat kalian,author mau nerbitin cerita author tapi nggk ngerti,kalo kakak pernah nerbitin cerita boleh ya bagi bagi ilmu juga.
Hm nanti sebelum di terbitin mau di revisi dulu kalo ada pendapat tentang nerbitin buku aku langsung chat pribadi aja yah,makasih.
__ADS_1
jangan lupa 👍💬💟