
Lumayan."kau ternyata cukup kuat juga, mari kita lihat siapa yang akan mati di tangan siapa?."
Jilin tersenyum sinis,"mari!!."
Pria itu mengeluarkan pedang panjang nya dan mengayun kan kekiri dan kekanan,beraharap wanita di depanya takut tapi ia harus menelan kecewa karena wanita di depanya tak bergeming sama sekali melihat pedang di depanya speperti melihat pedang mainan.
Jilin menatap orang itu denga tatapan datar
Melihat apa yang akan pria sombong itu lakukan
Sebenarnya Jilin malas meladeni orang di depanya ini,ingin sekali ia membunuh pria di depanya hanya saja dia sedang berkelana
Tujuan nya adalah pergi ke sekte bukan membuat rusuh di kota orang,Jilin berfikir mungkin ia akan memberikan pelajaran kepada pria di depanya.
Pria itu mengalirkan kekuatanya ke ujung pedang dan berlari ke arah Jilin,pria itu mengarahkan pedangnya ke arah leher,tapi Jilin hanya mundur beberapa langkah dan pria itu menebas udara kosong.
Jilin tersenyum sinis "Kau sangat sombong anak buah kanan kiri tapi melihat cara kau menyerang orang,benar benar sangat buruk,seharusnya kau berlatih lebih keras lagi."ucap jilin memprovokasi.
"Kurang ajar s****n kau harus mati di tanganku,apakah kau meremehkan kekuatanku ."
"Benarkah, hahaha jangan membunuhku kau menyentuh pakaianku saja kau tak bisa."
"Kurang ajar".Pria itu menyerang jilin dengan memba** buta tapi lagi lagi pria itu menebas udara kosong,karena sudah tak terbendung lagi pria itu membuang pedangnya dan mulai memakai kekuatan elemenya.
Jilin melihat pria itu dengan tatapan datar, "Sudahlah apakah kau tak sayang nyawamu,kau bukanlah tandinganku,walaupun aku lebih kecil dan lebih muda dari mu tapi tetap saja aku paling kuat,"ucap Jilin sambil memukul dadanya pelan.
"Dasar bocah sombong,"Pria itu maju kedepan dan merapalkan mantra sambil menutup matanya.
Jilin menajamkan pendengaran dan matanya,melihat pria itu meramalkan Mantra Jilin bukanya takut malah tertawa meremehkan.
Setelah meramalkan Mantranya pria itu mengarahkan nya kepada Jilin,tak pria itu sangka Jilin masih bisa menahan mantra ampuhnya itu.
Bunyi ledakan tak bisa di hindarkan.
BOOM
BOOOM
__ADS_1
BANGGGGG
Jilin tertawa sangat mengerikan dengan Tersenyum remeh Jilin,memandang pria itu dengan tatapan tajam.
"Kau kira aku akan kalah dengan serangan mu yang seperti itu,serangan seperti itu bagiku hanya menggelitik tubuhku,kau ingin tau seperti apa serangan ku."
Jilin mengeluarkan kekuatan anginya yang sudah bercampur dengan bubuk gatal dan di arahkan kepada pria di depanya.
BOOOM
BRAKKK
Pria itu tersungkur sampai terseret beberapa meter,dan menabrak meja sampai pecah,pria itu menggeliat kesakitan pasalnya meja itu bukan meja biasa.
Seluruh tubuh pria itu sakit? Tentu saja siapa yang akan tahan dengan serangan Jilin ysng frekuensi nya sangat kuat.
Bahkan para anak buahnya sampai babak belur,tulang patsh dan lain lain,tapi itulah Jilin dia yang melukai dia juga yang mengobati.
ARRRGHH
Pris itu bangun dengan menatap tajam ke arah jilin,pria itu memejam kan matanya dan membuka matanya dengan serius pria itu mengeluarkan bola bola api kecil dan mengarahkanya ke arah Jilin atau tepatnya kesembarang arah,semua yang terkena bola bola api tersebut terbakar.
Para pengunjung tentu saja sudah terlindungi oleh array yang di buat Sheng yu,banyak para pengunjung yang histeris dan menjerit.
Jilin menatp pria itu dengan tatapan remeh apa kah cuma segitu,kekuatan mu dasar lemah kini giliran ku Jilin mengeluarkan bola bola bola api
Panas bahkan sangat panas jika siapapun yang menyentuh api itu sudah di pastikan pasti akan hangsu terbakar.
Jilin mengarahkan ke pria itu,pria itu hanya bisa menghindari,semakin lama semakin cepat Jilin melesat kedepan dengan kekuatan nya merusakan tulang nya,Jilin masih punya hati untuk tidak membunuhnya.
AARRRGGHHHHHH
SA....KKK...I'II...TTTT
ARRGHHHHHHHH
Hanya ada teriakan kesakitan dari pria itu
__ADS_1
Jilin hanya memandang pria itu dengan tatapan datar,"Itulah jika kau menganggu ku atau meremehkan ku,sudah ku katakan aku itu biarpun kecil tapi kuat tidak seperti kau!!! Kau hanya pembual belaka."ucap Jilin menatap prisnitu sinis.
Jilin memandang bawahan pria itu dengan jengkel
Bawa tuan mu ke rumahnya aku sangat muak melihat wajah ****nya cepat bawa!!! Ucap Jilin dengan tatapan sangar.
Membuat para bawahan langsung mengikuti printah Jilin,mereka pergi dengan membawa tuanya yang sudah seperti ****.
Jilin melihat ke sekeliling nya,Jilin cukup terkejut dengan pemandangan di lihatnya ruangan yang sudah hancur,barang barang yang sudah tak berbentuk lagi,tapi yang namanya Jilin jika ia membuat onar tentu saja akan di perbaiki lagi.
Jilin menutup matanya dan merapalkan mantra rumit entah mantra apa,tiba tiba ruangan yang sudah hancur mulai menyatu kembali,memperbaiki dengan sendirinya,meja yang sudah hancur kembali menjadi utuh,saat Jilin menyelesaikan Mantranya ruangan yang tadinya hancur lebur kini sudah seperti semula.
Para pengunjung terbelalak dan terkejut dengan kemampuan Jilin,mereka baru tau bahwa gadis di depannya sangatlah kuat,beruntung mereka tidak mengusiknya jika ia? Mereka akan bernasib sama seperti pria tadi mungkin lebih parah.
_________________________
Mereka melanjutkan kan perjalanan yang tertunda setelah membeli makanan mereka melaju dengan kencang,Jilin dan yang lainya melajukan perjalanan bahkan disaat sudah hampir malam Jilin tetap melanjutkan perjalanan tanpa istirahat tiga kota sudah ia lewati kini ia harus melewati satu kota untuk sampai di tempat tujuan.
Untungnya Jilin sudah memberikan obat penambah energi kepada kuda kudanya jadi ia tak perlu memberi makan atau mengistirahatkan kuda kudanya, kuda mereka pun sangat cepat tidak ada tanda tanda kelelahan dari ketiga kuda kudanya.
Menjalankan perjalanan tanpa istirahat membuat ketiganya lelah, walaupun mereka seorang kultivator mereka tetap membutuhkan istirahat.
Jilin dan yang lainya memutuskan istirahat sejenak di dekat sungai,Sheng yu mencari ikan dan Fei membuat bumbu dan jilin memberi makan para kuda.
Saat mereka sedang menikmati makannya Sheng yu tiba tiba mengangkat permbicaraan ringan.
"Apakah masih jauh Jilin."
"Sebentar lagi kita akan sampai di tempat tujuan."
"Hari ini kita akan meneruskan perjalanan lagi,karena waktu kita hanya satu hari setengah lagi."ucap Jilin lagi.
"Dan setelah itu kita sampai di tempat tujuan utama kita."ucap Fei.
"Hn,kita akan menyebrangi lautan,karena ada larangan untuk tidak terbang dengan hewan kontrak kita."ucap Jilin lagi.
"Hn baiklah,"ucap Fei dan Sheng yu.
__ADS_1
Setelah merak mengistirahat kan sejenak dan telah mengisi perut mereka mereka langsung melanjutkan perjalanan.