Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
Sekte merah 5


__ADS_3

Di sekte merah


''Apa!!!,bagiamana bisa,mereka semua musnah!,siapa yang memusnahkannya!,''ucap pemimpin itu.


''Sepertinya memang ada yang sengaja memusnahkannya,pemimpin!!.''ucap bawahannya.


''Tapi siapa?,siapa yang mampu sekaligus memusnahkannya!!.''ucap pemimpinya lagi.


Tapi ia teringat hanya hewan suci yang mampu memusnahkannya sekaligus,tapi yang jadi pertanyaannya masih adakah kultivator yang memiliki hewan suci,hewan suci adalah hewan langka sangat mustahil para kultivator memilikinya.


''Apakah ada jejak di tempat itu?.''tanya pemimpin.


''Tidak ada tuan!.''jawab bawahannya lagi.


''Kau cari tahu siapa yang memiliki hewan suci dan bawa orang nya kemari.''ucap pemimpinnya.


''Baik tuan.ucao bawahannya lagi.


Setelah memberikan tugas kepada bawahannya pemimpin itu menatap kepergian bawahnya,secara perlahan bawahannya itu hilang,pemimpin itu berfikir siapa yang memiliki hewan suci,setau dirinya hewan suci sudah musnah dan tidak pernah di ketahui lagi keberadaanya.


Tapi kini ia muncul secara tiba tiba dan menghancurkan bintang iblisnya,hewan suci tidak akan bertindak jika tidak di perintah oleh tuanya,siapakah orang yang memiliki hewan suci itu?,ucap dirinya.


Dia harus lebih hati hati lagi mulai sekarang,lalu bagaimana ia bisa tahu kalo aku memiliki binatang iblis yang ku perintahkan untuk menyerang sekte lotus biru?,apakah tuanya masih ada hubungan dengan sekte lotus biru?,apakah salah satu patriak itu adalah tuanya?,pikirnya.


''Ah!!!memikirkan hal itu membuatku pusing??.ucap pemimpin itu.


Di sekte lotus biru


Jilin sedang menatap langit dari paviliun nya sangat indah ketika matahari akan terbenam,''disini sangat terlihat lebih indah!''pikirnya.


Di saat Jilin menikmati indahnya langit yang mulai terbenam,di kagetkan dengan sosok pria dengan tubuh tegap berdiri di depannya.


''Untuk apa kau kemari?.''tanya Jilin.


''Kebetulan aku lewat melihat mu sedang menatap keluar aku jadi penasaran dan menghampiri mu!.''jawab Chen.


Alis Jilin terangkat,''penasaran kenapa?.''ucap Jilin.


''Penasaran ada Dewi cantik sedang menatap langit!.''ucap Chen menggoda.


''Sungguh itu tidak lucu?, kenapa kamu tertawa!!.''ucap Jilin kesal.


''Ck,kenapa kau kaku sekali putri jilin!.''sambil berjalan masuk.


''Eh kenapa kau masuk?.''sambil melihat Chen.


Chen tidak peduli dia duduk sambil meminum teh

__ADS_1


''kemarilah.''ucap Chen.


Kesal tapi ia tetap menurutinya duduk sambil menatap Chen dengan tatapan mematikan.


''Kau rindu keluargamu.''sambil menatap wajahnya.


''Hm,tentu saja sudah lama aku tidak melihat gegeku,sedang apa sekarang dia,dan bagaimana dengan didieku?,''sambil menatap langit paviliun.


''Bukankah kau juga mencari kakak mu yang lain?.''tanya Chen.


''Hm,kau tau dari mana?.''menatap Chen heran.


Chen tersenyum,''Sudah kuduga.''ucao nya sambil meminum teh.


''Sekarang sekte merah sudah tau bahwa tuan binatang suci ada disini!,di sekte ini!,aku berharap jangan terlalu gegabah ini tidak sesederhana yang kita pikirkan.''ucap Chen serius.


''Hn mereka sudah tau,tinggal menunggu rencana mereka selanjutnya.''Sambil memainkan teh.


''Akan Ada mata mata dari sekte merah,untuk sekarang pura pura tidak tahu saja,jangan gegabah.''ucap Chen.


''Aku tahu itu,aku tahu harus bagaimana,jangan khawatir.''Ucap Jilin


''Aku akan menyelidiki sekte merah,apakah kau akan ikut denganku.''tanya Chen.


''Hm baiklah,''ucap Jilin.


Setelah mengunjungi kedai yang lumayan ramai pembelinya,Jilin sengaja duduk di meja yang lumayan ramai orang orang supaya mereka bisa mendengarkan informasi informasi dengan mudah.


''Hm,lumayan juga makanan disini!",ucap Jilin


"Apalagi ayam bakarnya,rasa nya seperti di benua timur,"ucap Chen.


Mereka menikmati makanannya,sudah lama mereka berdiam di kedai itu,tidak terlalu banyak informasi,mereka memutuskan pergi dan berjalan jalan sambil melihat lihat orang orang berlalu lalang.


"Informasi nya hanya sedikit yang kita tahu,kita harus mencari tahu lagi tentang sekte merah ini,"ucap Chen.


"Baiklah hari sudah mulai gelap lebih baik kita mencari penginapan terdekat,kita lanjutkan lagi besok!,"ucap Jilin.


Sesampainya di penginapan Jilin dan Chen melihat peria tua dan menghampirinya.


"Permisi tuan,apakah disini memiliki kamar yang masuk y kosong."ucap Jilin.


"Oh ada,mau pesan berapa?,''ucap pria tua itu.


''Kami butuh satu untuk satu malam!.''ucap Chen sambil tersenyum.


''Oh ternyata kalian sudah menikah,kalian sangat cocok semoga anak kalian tampan dan cantik,seperti orang tuanya.''ucao pria tua itu sambil tersenyum.

__ADS_1


''Eh_.


''Terima kasih tuan,semoga tuan panjang umur sehat selalu,banyak yang kesini untuk menginap,''ucap Chen sambil tersenyum manis.


Jilin hanya diam saja dan menatap Chen dengan tatapan sulit di artikan.


......................


''Apakah kalian melihat Chen dan Jilin sejak kemarin mereka tidak ada.''Tanya Fei.


''Aku juga tidak melihat mereka berdua.''jawab Li Lian.


''Oh iya kemarin aku melihat orang orang mencurigakan di sekitar sekte lotus biru,aku curiga mereka mata mata yang dikirim dari sekte lain..''terang Jingmi.


''Hn,mereka memang mata mata,aku curiga orang itu emang dari sekte merah!!..''tanya Jun.


''Baiklah mulai sekarang kita harus berhati hati,apalagi Jilin dan. Chen sedang tidak ada,entah kemana mereka pergi.''ucap Sheng yu.


''Eh,ngomong ngomong Kau dan Chen apakah kalian saudaraan..''tanya Li Laing yi.


''Tidak memangnya kenapa?.''


''Tidak kenapa kenapa!,''ucap nya sambil tersenyum.


''Hm,apa mereka berdua baik baik saja tidak biasanya mereka pergi tanpa memberitahu.''ucap Jingmi.


''Memang nya kau siapa?,, Sudahlah jangan di khawatir kan mereka berdua memiliki kekuatan melebihi kita,sebaiknya kita menghawatirkan diri kita,kita harus berlatih untuk bisa membunuh musuh?.''jelas Li Lian.


''Aha kau benar!,baiklah ayo kita pergi berlatih.''


''Kalian pergi duluan saja aku akan menyusul!..''ucap Fei.


''Aku juga...!''ucap Sheng yu


''Huh,memang kalian tidak bisa di pisahkan.''ejek Li Lian.


Setelah kepergian mereka Sheng yu bertanya.


''Apakah kau sedang menghawatirkan adikmu.''ucap Sheng yu


''Aku tidak tahu apa yang harus aku khawatir kan,tapi aku sudah lama tidak berbicara dengan adiku,entah apa yang mereka lakukan sekarang,biasanya Jilin akan memberitahu jika di akan pergi!,tapi sekarang aku tidak tahu dia dimana.''ucap Fei.


''Jilin sudah dewasa,ia bukan anak yang harus kau jaga setiap detiknya,ada kalanya orang akan pergi dan menghilang,entah itu sementara atau jangka waktu yang panjang kita tahu.''


''Tapi dia sudah dewasa sudah bisa menjaga dirinya,sudah bisa mengemban hal hal kecil bahkan besar,hanya menghitung waktu Fei,dia akan menjadi wanita kuat.''ucap Sheng yu.


''Hn,kau memang benar!!!..''ucap Fei.

__ADS_1


''Baiklah ayo kita berlatih.''ucap Fei sambil tersenyum.


__ADS_2