
Jilin dan Chen pergi ke sekte lotus biru,Karena tempat dari sekte lotus biru dan sekte lotus merah terlalu jauh merek memutuskan untuk berhenti di tengah jalan,sudah lama mereka tidak melihat pasar,dan juga kedai,karena selama ini mereka berada di lembah embun sudah lumayan lama,banyak perubahan dari pertama datang dan sekarang menginjakan kakinya lagi di tempat yang begitu ramai.
Jilin dan Chen berjalan ke salah satu kedai yang lumayan terkenal dan juga ramai pelangganmereka
mampir sekedar memulihkan tenaga mereka,dan juga mencari informasi terbaru untuk pengetahuan mereka.
Di saat Jilin menyeruput teh,salah satu pelanggan yang lumayan dekat dengan meja Jilin itu,membicarakan bagaimana sekte merah itu hancur dan semua bangunan dan juga para patriak nya hilang entah kemana,tidak ada kabar tentang para murid dan sekte merah,setelah tempatnya di hancur lantahkan.
''Kau tahu sekte merah sudah di hancurkan dalam kurun satu malam,dan yang lebih anehnya lagi tidak ada yang tahu siapa orang yang menghancurkan sekte itu.''ucap orang itu.
''Dan katanya ada iblis yang terbangun dan sudah di bunuh oleh orang itu.''ucap pelanggan satunya menimpali
''Kejadiannya malam,banyak orang seperti kita tidak bisa mengetahuinya,karena tempat itu di halang oleh aray peredam suara,tidak ada suara yang terdengar.''ucap orang itu lagi.
''Aku penasaran dengan orang yang menghancurkan sekte sebesar itu,dalam satu malam!,siapa mereka?apakah itu semacam dendam,atau salah satu murid atau patriak salah menyinggung orang?,entah lah?,yang pasti semuanya hilang,tidak ada yang bisa menemukan mereka sampai sekarang?.''ucap pelanggan itu.
Chen dan Jilin yang mendengar itu hanya bisa tersenyum sinis,Jilin dan Chen melanjutkan perjalanan mereka yang tertunda,dengan waktu yang lama,dan perjalanan yang tidak mulus mereka akhirnya sampai di sekte lotus biru,mereka di sambut oleh teman teman mereka dan juga beberapa patriak yang kebetulan sedang lewat.
__ADS_1
''Ada banyak pertanyaan yang ingin kutanyakan,''ucap salah satu patriak.
''Kami juga ada yang ingin kamu jelaskan.''ucap Chen.
...----------------...
''Aku mendengar bahwa sekte merah sudah tidak ada,ada yang sengaja yang menghancurkan sekte merah dengan waktu sekejap?,apakah kalian tahu itu?.''tanya patriak.
''Berita nya sudah sampai kesini rupanya padahal sekte merah baru hancur sekitar semalam,tapi kabarnya sudah menyebar ke seluruh daratan?''ucap Jilin.
''Kami yang melakukanya,kau yang menghancurkan sekte laknat itu,aku sangat tidak mengerti dengan sekte itu,dari pada banyak sekali korban jadi kami terpaksa membantai semua orang orang yang ada disana.''ucap Chen.
Jilin melihat sekeliling,semua orang terkejut,dan mempertanyakan kebenaran nya,''Memang benar sekte merah kami yang membantainya,kami juga mengeluarkan budak budak yang di sandera untuk di jadikan tumbal,Jilin menjelaskan panjang lebar dan akhirnya semua nya mengerti dan menerima kebenarannya.
Chen menjelaskan maksudnya yang tadi tertunda Chen menjelaskan bahwa semua orang harus siap menghadapi musuh kedepannya mereka sedang mengumpulkan tumbal dan juga,kekuatan untuk membalas perbuatan kami,bukan hanya kamu tapi semua sekte harus berhati hati mereka akan menghancurkan seluruh daratan ini dan akan menyisakan dia sendiri,di ingin menjadi penguasa di daratan ini,latih semua murid murid Disni,sisanya biar kami pikirkan lagi.''terang Chen.
Setelah semuanya jelas mereka pamit untuk istirahat setelah keluar Jilin pergi ke kamarnya,ia membersihkan diri dan bermeditasi.
__ADS_1
Setelah selesai bermeditasi Jilin duduk di kursi dan meminum teh kesukaannya,selang beberapa saat jilin mendengar suara ketukan,ia membuka pintu dan terlihatlah wanita yang sedikit lebih tua muda dan cantik,siapa lagi kalo bukan Fei.
Fei duduk di sebelah Jilin ia menanyakan keadaan,dan hal hal apa saja yang belum ia ceritakan tadi,Jilin menjelaskan sedikit,lalu mereka bercerita,bercanda dan tertawa.
''Kau tahu jijiemu ini sangat mencemaskan mu,kau pergi tanpa pamit,lama sekali disana,apakah kau sepanjang hari bersama Chen?'',tanya Fei.
''Hn,aku bersamanya sepanjang hari,aku juga tidur bersama,''ucap Jilin polos.
''Benarkah?,apa yang kalian lakukan saat bersama?.''tanya Fei penasaran.
''Tidak banyak kami hanya mengobrol,membicarakan strategi itu saja tidak lebih?.''ucap Jilin.
''Kau menyukainya?tanya fei.
''Kenapa bertanya seperti itu?,entahlah!.jawab Jilin singkat.
Baiklah sepertinya kamu sangat lelah, istirahat lah aku akan kembali nanti,ucap Fei sambil berjalan keluar pintu,setelah kepergian Fei Jilin merenung,ia bertanya-tanya?,apakah benar ia menyukai lelaki itu.
__ADS_1
jilin perlahan ke kasur ia membaringkan dirinya,dan menatap langit langit rumah,ia memikirkan perasaan yang selama ini ia rendam,sebagai anak mafia ia sama sekali tidak tahu menahu dengan perasan yang sering terjadi ketika berdekatan dengan pria
Karena sebagian pria adalah musuhnya ia terbunuh gara gara itu