Petualangan Xia Jilin Lian

Petualangan Xia Jilin Lian
PERAMPOK


__ADS_3

Fei kau serang belakang nya,Sheng yu kau alihkan perhatiannya dari depan sampai membuka mulut,dan saat itu juga aku akan memasukan pil ini kedalam mulutnya.''ucap Jilin.


''Baiklah,kami mengerti.''


''Mulai.''


Seperti intruksi Jilin Sheng yu mengalihkan


gajah gila itu ya walaupun sedikit susah dan butuh kesabaran,tapi Sheng yu berfikir keras bagaiamana cara mengalihkan perhatian gajah gila ini,ah Sheng yu menggunakan kekuatan


api ya untuk membakar matanya.


Saat Sheng yu sedang bergelut dengan gajah gila itu Fei menatap Sheng yu,dan di angguki Sheng yu,Fei langsung menusuk belakang


gajah itu dengan pedang nya seketika gajah itu nengamuk membuka mulu nya lebar lebar


Jilin tersenyum penuh kemenangan dan langung memasukan pil peledak ke dalam mulut gajah gila itu,''lari.''


Fei dan Sheng yu berlari dan di susul jilin saat mereka sedang berlari.


BOOM


Suara ledakan keras itu sangat keras membuat telinga ketiganya mendengung


Jilin dan yang lainya berhenti berlari,mereka menatap gajah gila yang sudah hancur berkeping keping.


''Huh,kita beruntung bisa menjauh secepatnya


dari tempat gajah gila itu.''ucap Sheng yu.


''Aku tak menyangka jika ledakan nya akan sekuat ini.''ucap Fei.


''Pil peledaknya tinggal sedikit lagi aku akan membuat nya lagi nanti untuk berjaga jaga.'''


Dan di angguki oleh kedua orang di depanya


Jilin melanjutkan perjalanan yang tertunda


Sheng yu tak henti hentinya menggoda Fei sampai muka Fei memerah seperti tomat.


Jilin hanya memutar bola matanya jengah


''Sheng yu bisa tidak kau tidsk bermesraan di dekat ku kau membuat ku geli.''ucap jilin sambil menatap tajam ke arah Sheng yu.


''Aku tak peduli!,seharusnya kau itu mencari


jodoh mu itu yang sudah lama menghilang entah kemana.''


''Maksudmu.''dambil menaikkan alisnya.


''Hei hei apakah kau sudah lupa dengan Chen


kau suka kan kepadanya,dan dia juga sering bercerita tentang mu padakau.''


''Benarkah.''ucap Jilin tak percaya.


''Iya bahkan aku sering bercerita tentang Fei padanya, dan dia slalu memberikan saran saran yah yang membuat ku sedikit terbantu


oleh daranya,dia itu seperti kakak bagiku.''


''Hah dia bilsnh padaku akan berguru di benua tetangga,ku kira dia akan berguru di sekte,ucap Sheng yu antusias.


''Jika begitu aku harap aku bisa bertemu dengannya,sudah lama aku tak melihat wajah datarnya.''


''Yah semoga saja.''ucsp Sheng yu.


Fei hanya mendengar kan apa yang mereka


bicarakan hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya terkadang memberikan saran untuk Jilin itu membuat ketiganya sangat dekat,seharian sudah mereka berjalan tapi meraka belum melihat desa.


''Huh sudah seharian ini kita berjalan kuda kuda kita juga sudah kelelahan apakah tidak ada desa terdekat,kita hanya melihat hutan hutan yang sangat lebat.''


''Sepertinya kita akan tidur disini,hari sudah mulai gelap,menuju desa masih jauh menurut penglihatan ku.''


''Baiklah''


Fei membuat api unggun ukuran kecil dan Sheng yu berada di paha Fei,entah kenapa Fei sangat nyaman berada di dekat Sheng yu.

__ADS_1


Sementara Jilin pergi untuk membersihkan diri,walaupun sudah malam Jilin tetap membersihkan diri sebelum tidur,karena jika tidur dengan tubuh kotor tidak akan bisa tidur Samapi pagi pun.


Setelah selesai mandi Jilin pergi ke tempat


peristirahatan walaupun hanya beralasan dsun kering itu sudah nyaman untuknya,Jilin menoleh ke kiri melihat Fei tertidur dengan pulas,sepertinya Fei sangat kelelahan dan di samping kanan nya Sheng yu yang sedang tertidur pulas hah,seharusnya orang ini yang berjaga malah tertidur,tapi sudahlah lebih baik aku yang berjaga.


Jilin berjaga di sepanjang malam walaupun badanya lelah tapi tak bisa di pungkiri matanya tak bisa tertutup Jilin melihat langit langit yang di penuhi bintang bintang yang bersinar.


Jilin membayangkan jika ia bisa bersama Chen sekarang walaupun Jilin tak pernah tau perasaan apa yang Chen punya kepadanya


tapi bolehkah ia berharap bahwa ia menginginkan Chen untuk selalu disamping


nya, walaupun Jilin kuat tapi ia tak bisa membantah jika ia sangat rapuh dalam hal perasaanya.


Jilin teringat dari pada ia memakai kuda ia lebih baik menaiki Jilong saja untuk sampai di tempat dengan cepat,besok dia akan membawa keduanya memakai jilong.


Malam berganti pagi Sheng yu dan Fei terbangun saat mencium aroma yang membuat mereka keroncongan.


Fei terkejut saat melihat Jilin yang sudah membakar daging bakar,Fei merasa bersalah


karena bangun terlamabt,Fei langsung menghampiri Jilin.


''Jilin maafkan aku,aku bangun terlambat seharusnya aku yang menyiapkan ini semua.''


ucap Fei denganwajah bersalah.


''Eh'' Jilin menatap Fei dengan alis terangkat.


''Terus jika kau bangun terlambat Kenapa


Fei kau itu bukan pelayan ku lagi,kau ini


kan kakak ku sekarang kenapa wajahmu seperti itu,sudah lah,siapa cepat bangun pagi hsrus menyiapkan sarapan lagian kau kan kelelahan belum istirahat,aku memaklumi kakaku yang sangat lelah sampai bangun siang itu tak apa Fei.''ucap Jilin tersenyum hangat.


''Hah baiklah.''sambil menghembuskan nafas kasar.


''Sheng yu mengerjap ngerjapkan matanya dan pergi umtuk membersihkan diri,setelah itu meraka mulai memakan sarapannya dan melanjutkan perjalanan yang tertunda.


Setengah hari mereka berjalan dan melihat pedesaan dari kejauhan,mereka semangat


Jilin mengedarkan pandangannya ke arah salah satu bangunan sederhana tapi cocok untuk mencicipi makanan nya.


Jilin,Fei dan Sheng yu berjalan ke arah kedai yang membuat mereka keroncongan,saat mereka duduk mereka di sambut oleh pelayan cantik dan ramah Jilin dan yang lainya memesan menu yang terpampang ya walaupun sederhana tapiasih layak untuk di konsumsi mengingat ini adalah desa terpencil,setelah selesai menyantap makanan Jilin membayarnya.''


''Nona ini terlalu banyak''ucap pelayan itu sambil menatap Jilin tak berkedip.


''Tak apa ambil untuk mu,oh iya jika boleh tau ini desa apa?.''ucsp Jilin.


''Nona ini adalah desa dahu,ucap pelayan itu.''


''lalu apakah masih jauh jika kedesa yang lebih besar maksud ku kota,''ucap jilin.


''Untuk desa sebrang memang lumayan jauh Nona jika dari sini mengingat ini adalah desa terpencil,hm jika untuk ke kota butuh tiga hari untuk Sampai disana nona.''


''Baiklah,terima kasih.''sambil pergi dari kedai itu.


Sheng yu,Fei dan Jilin menaiki kuda dan melanjutkan perjalanan ke desa sebrang


Jilin berjalan paling depan karena malas


kedua kekasih itu yang bermesraan di belakang nya,Jilin terus menatap kedepan terkadang memakan buah apel dan memberikan nya kepada dua sejoli itu.


Jilin terhenti dan turun dari kuda Jilin duduk di sebelah kuda ysng sedang haus,Jilin mengelusrkan air suci untuk ketiga kuda.


Jilin Fei dan Sheng yu memakan makanan kering yang tadi di belinya di desa kering,dan tak lupa Jilin mengeluarkan buah buahan untuk pencuci mulut,Jilin melihat kedepan ia merasa ada yang tidak beres,kita lanjutkan perjalanan kita aku merasa ada yang tidak beres.


Jilin menggunakan mata dewanya dan mengedarkan pandangan ke depan sambil menetralisir tempat tempat yang gelap dan terlihat di tumbuhi ilalang,Jilin tersenyum sinis saat melihat banyak orang bersembunyi


Hm ternyata di desa kecil ini masih tak lepas


dari perampok,Jilin pura lura tak mengetahui mereka,Jilin berjalan seperti biasa,Jilin bertelapati melewati tatonya kepada Fei dan Sheng yu,mereka pun menganggukan kepalanya pertanda mengerti.


Mereka berjalan seolah olah tak mengetahui kehadiran mereka,saat sudah dekat jilin di sergap oleh para kelompok yang lumayan banyak ya sekitar dua puluh orang,Jilin tersenyum sinis.


''Sepertinya butuh pemanasan setelah beberapa hari tak berkelahi.''


''Hn,kau benar Jilin kita butuh latihan baiklah ayo kita serang mereka.

__ADS_1


Jilin Fei dan Sheng yu maju dann langsung baku hantam tak terelakan Sheng yu membawa lima perampok itu ke sisi kanan.


Fei membawa lima perampok ke sisi kiri sedangkan Jilin melawan sepuluh perampok di tengah tengah.


Walaupun jilin bisa membunuh mereka sekaligus mengingat kekuatan mereka sangat lemah daribpads Jilin tapi Jilin menganggap ini adalah latihs. fisik yang selalu ia lakukan di markas.


Jilin selalu menangkis tanpa membalas membuat jengkel orang lain adalah kesenangan tersendiri.


''Heh,gadis bodoh apakah kau tidak tau caranya bertarung.''


''Apakah paman mau mengajariku,ucap Jilin pula pula polos.''


''Serahkan semua hartamu.''


''hartaku hanya pakaian dan kuda pama,apakah paman tega ingin mengambil nya dari kami,kami hanyalah seorang gadis.''ucap Jilin.


''Heh,jangan berbohong pada kami,jika kalian ingin hidup serahkan uang kalian!!!.''


''Paman kau sangat tega sekali pada seorang gadis,kami gsnya bertiga dan kalian banyakan,kalian sangat pengecut.''ucsp Jilin sarkas.


''Heh,gadis kecil cepat lawan kamizjangsn tersu menghindar.''


''Paman apakah paman tau jika seorang gadis selalu menangkis lawanya tanpa luka goresan sekecil apapun disebut apa paman?.''


ucap Jilin.


ketua kelompok itu termenung memikirkan


ucapan Jilin dan saat sadar Jilin sudah menyeringai dan tersenyum miring.


''Paman apakah paman sudah tau jawabanya?


paman kau ingin aku membalasnya? baiklah


paman jangan salahkan aku jika nanti paman akan menyesal.''


Jilin mengayunkan pedangnya.


Hiyat


Jilin menusuk dan menebas para kelompok perampok itu,walaupun tidak teu kuat jika banyak orang yang membantu tentu saja tidak mudah dan membutuhkan tenaga ekstra.


Jilin menebas satu persatu dan menyerang dengan gaya memuatar,semua para kelompok perampok langsung terjstuh ke tanah pedang mereka sudah patah.


Jilin mengeluarkan bubuk racun,dan langsung menaburkanya ke arah para


kelompok perampok itu.


para kelompok perampok hanya melihat gadi di depanya sedang menaburkan pasir ke arah mereka,mereka menatap Jilin bingung tidak ada yang terjadi.


Satu detik


Dua detik


tiga detik


ARGGHHHHH


ARGHHH


''Apa yang kau berikan pada kami gadis licik.''


''Aarghh panas sekali aku merasa terbakar!!!.''


''Aku sudah tak kuat,aku lebih baik mati!!!.'' ARGHHHH!!!


''Sayang sekali paman kalian terlambat jika saja kau tadi mendengar kan ku dan tak meminta untuk membalas serangan mu


mungkin aku akan memberikan kematian yang sangat cepat.''


Dikit dulu ya tugas author banyak maaf baru up deh,author janjinya secepatnya ya,tapi ys mau bagaimana lagi, kebanyakan tugas jadi lupa novel,ok deh ya,author tuh lagi belajar tapi belum bisa membuat para pembacanya puas ya padahal udah dalam Pase sebulan.


Jangan lupa 👍💬💟


Kalo ada kata kata ku yang salah atau ada kata kata menyimpang kalian boleh deh komen,dan maksih yang udah ngasih author semangat,membaut author tambah semangat nih buat bikin novelnya.


NEXT CHAPTER 😊

__ADS_1


__ADS_2