
Wanita setengah baya tengah merenung sambil meminum teh di halaman mansion nya, Pikiran gefari bercampur aduk memikir kan anak anak nya.
''Aku harus tiga anak sendirian jakson, Apa kau melihat ku sekarang ?'' Batin gefari sambil menghapus jejak air mata.
Gefari tau ada yang tidak beres pada sikap putra sulung nya, Namun sampai saat ini. Ia belum bisa menemukan keanehan kenzo.
''Gefarii!!''
Sontak saja gefari tersentak karena melihat yarri yang tiba tiba datang langsung membentak nya, Hubungan mereka tidak baik baik saja setelah tragedi adam dan jesslyn.
Bodyguard gefari langsung menangkap yarri, Saat bodyguard milik yarri juga akan melakukan perlawanan.
''Ada apa ?!'' Dingin suara wanita ini saat bertanya.
''Kau masih bisa bertanya ada apa ?! Putriku sekarat karena ulah kenzo!'' Sentak yarri.
''Berapa kali harus ku katakan! Kalau hilang nya dinara tidak ada sangkut paut nya dengan keluarga ku.'' Balas gefari.
''Aku tau kau sangat licik ge! Aku mengenal mu sejak dulu, Bahkan aku juga yang mengasuh putramu! Jadi aku tau sifat kalian bagai mana.'' Bentak yarri.
Gefari maju satu langkah mendekati yarri, Gigi nya gemeletuk menahan emosi yang akan meluap di dada nya.
''Apa bukti nya jika aku yang menculik dinara ?!'' Teriak gefari.
''Bisa bisa nya kau masih meminta bukti, Tunjukan ruang rahasia mu! Aku baru saja di culik oleh kenzo dan dia memperlihat kan dinara gefari!'' Teriak yarri sangat frustasi.
Tiba tiba saja gefari merasa kalau ucapan yarri memang benar ada nya, Tanpa bicara lagi. Ia melangkah menuju tempat ruang penyiksaan.
''Cari lah setiap sudut ruangan ini.'' Titah gefari.
Bodyguard yarri bergerak menjelajahi ruangan yang terlihat sangat seram ini, Namun yarri merasa asing dengan tempat ini. Karena bukan di sini ruangan yang kenzo tampak kan kemarin.
''Bukan di sini.'' Ujar yarri.
''Apa maksud mu?! Kau bilang kenzo menculik mu dan membawa mu keruangan ini.'' Sentak gefari.
''Dia menculik ku dalam keadaan pingsan, Sehingga datang dan pergi aku tidak tau lokasi tempat itu.'' Kesal yarri.
''Menyesal aku cepat mempercayai mu yarri, Pergi kalian dari mansion ku!'' Usir gefari.
__ADS_1
''Kau harus percaya ge! Kenzo memang menculik dinara.'' Teriak yarri.
Namun gefari memilih mengusir yarri, Para bodyguard nya langsung turun tangan menarik anggota yarri aganor.
...****************...
''Di Markas utama juga tidak ada.'' Batin gefari saat berada di ruangan rahasia markas utama.
Walau pun tadi gefari mengusir yarri, Tapi kini gefari memilih untuk mencari kebenaran tentang putra sulung nya.
''Ini daftar mansion yang di miliki tuan muda kenzo nyonya.''
Total mansion milik kenzo ada empat, Dua di indonesia. Satu di thailand dan satu nya di london.
''Tidak mungkin jika mansion yang luar negeri kan.'' Ujar gefari.
''Menurut saya juga tidak mungkin nyonya, Karena satu hari tidak cukup untuk memulang kan tuan yarri yang di culik oleh tuan muda.'' Jawab scot.
''Ayo kita kemansion yang lain.'' Ajak gefari.
Mansion kenzo.
''Kamu gak ngajak aku bulan madu sih sayang.'' Rengek malika.
''Untuk sekarang belum lika, Aku masih banyak kerjaan.'' Jawab kenzo mengunyah apel.
''Bagai mana jika hari ini kita jalan kemall.'' Ajak malika.
Melihat wajah berharap malika, Kenzo tidak tega untuk menolak permintaan istri nya. Hingga ia terpaksa mengiyakan kemauan malika.
''Horee, Aku ganti baju dulu ya sayang.'' Pamit malika mencium pipi kenzo.
Nyes.
Hati dinara tercubit melihat perlakuan kenzo pada malika, Tidak sedikit pun kenzo menatap untuk nya.
''Hapus air mata hina mu.'' Ketus kenzo.
''Sekuat apa pun raga mu, Jika yang di serang adalah hati. Maka kau tidak akan mampu membendung air mata mu.'' Jawab dinara.
__ADS_1
''Cih, Aku cukup kagum juga pada ketabahan mu untuk tidak bunuh diri.'' Ejek kenzo.
Kenzo memang sengaja menyiksa ara agar gadis ini tidak tahan, Hingga ara memilih bunuh diri saja. Kenzo ingin yarri merasa kan sakit nya di tinggal bunuh diri oleh orang yang kita cintai.
''Sekali pun semua orang di dunia ini mengatakan padaku untuk berhenti, Aku akan tetap melangkah walau pun jalan nya terputus! Iya, Sebuta itu aku karena cinta ini tuan kenzo.'' Ucap dinara.
''Hahahaha! Kau tidak akan bisa bersaing dengan wanita yang ku cintai.'' Jawab kenzo sangat tega.
''Tuan, Aku tidak bisa bersaing dengan wanita yang mencintai mu! Apa lagi dengan wanita yang kau cintai.''
''Aku kalah! Bahkan sebelum bertanding aku sudah mengakui kalah. Harapan ku hanya doa! Tapi mungkin doa ku juga kalah dari wanita yang mencintai mu.'' Ara berhenti berucap untuk mengambil nafas.
Air mata berderai membasahi wajah cantik nya, Sedang kan di ujung tangga. Malika diam diam ikut menangis mendengar kan ucapan dinara.
''Aku tidak tau kenapa? Kenapa aku masih saja mencintai mu sangat dalam seperti ini, Kemungkinan aku menang sangat kecil dalam kisah ini.'' Ujar dinara.
''Bagus jika sadar diri.'' Jawab kenzo tak punya hati.
''Sehancur apa pun hatiku, Aku akan tetap baik padamu. Sekuat apa pun tangis ku, Aku akan tetap memaaf kan mu! Bahkan sesakit apa pun hati dan tubuh ku karena perbuatan mu, Aku masih bersedia jika kau membutuh kan ku.''
''Apa kau tau arti nya ? Hanya satu alasan nya kenzo de lamozada. Cinta ku padamu sangat lah tulus.'' Isak ara bergetar.
''Sudah cukup kau bicara!'' Bentak kenzo melempar gelas hingga pecah.
Tapi sedetik kemudian kenzo membeku di tempat nya, Di ujung pecahan gelas telah berdiri wanita yang sangat ia cintai. Wanita yang sangat ia hormati, Dan karena wanita ini pula dinara menanggung dendam nya.
''Mommy!''
Dinara tidak sempat untuk bersembunyi lagi, Gefari sudah tau keberadaan nya di sini. Malika juga tidak bisa mengelak untuk bertemu dengan wanita yang memilik gelar queen devil di dunia mafia.
''Kenapa kau kaget nak ? Apa aku malikat pencabut nyawa ?!'' Tanya gefari lembut.
Meski terdengar lembut, Namun kenzo tau jika mommy nya sedang marah. Bahkan pecahan gelas pun gefari tidak memperdulikan nya.
''Kenzo bisa jelas ini mom.'' Rayu kenzo pelan.
''Kalau tidak salah mansion ini masih atas nama jakson ya ?'' Tanya gefari pada anak nya.
''Iya mom, Daddy memberikan nya padaku.'' Jawab kenzo pelan.
__ADS_1