Please Love Me Tuan Ken

Please Love Me Tuan Ken
#26


__ADS_3

Satu tahun berlalu.


Sampai saat ini belum ada seorang pun yang bisa menemukan jejak dinara, Bahkan shiba sampai hampir sekarang karena terkena amukan kenzo.


Setiap hari kenzo selalu merenungi kesalahan yang ia perbuat kepada istri nya, Kini ia sudah resmi beragama islam. Mengaji pun kenzo sudah pintar berkat bimbingan ustad zakaria.


"Apa cinta mu memang sudah lenyap terbunuh oleh kejahatan ku ara?" Sesal kenzo di malam gerimis.


Rintik hujan menemani rasa sepi nya kenzo, Surat yang ara tinggal kan berulang kali ia baca. Rasa sesak di dada semakin menjadi.


"Tolong beri aku kesempatan satu kali dinara." Pinta kenzo mengusap air mata.



Shiba masuk kamar kenzo sambil membawa beberapa lembar kertas, Ada rasa iba saat melihat bos nya sangat terpuruk belakangan ini.


"Papa bilang setelah aku berusaha membuktikan cinta, Dia bisa melihat itu semua." Ujar kenzo.


"Tapi tuan yarri bahkan tidak tahu keberadaan nona ara." Cetus shiba.


"Aku di bodohi dengan nya." Rutuk kenzo.


"Cinta memang pembodohan tuan! Lihat lah dulu kebodohan nona dinara." Sindir shiba membolak balik kertas di tangan nya.


Tidak ada jawaban dari mulut kenzo, Karena hati nya membenar kan ucapan shiba. Memang ara sangat mati matian ingin mendapat kan hati seorang kenzo.


"Masih ada di sia sia kan, Sekarang baru menyesal." Cibir shiba duduk di samping kenzo.


"Lebih baik kau pulang jika hanya mengejek ku." Rutuk kenzo.


Shiba melempar beberapa foto kepangkuan kenzo, Mata kenzo membulat ketika melihat sosok yang sangat ia rindukan.


"Sekarang dia mengelola cafe, Dan cafe nya lumayan maju." Ucap shiba.


"Ini benar dinara?" Tanya kenzo tidak percaya.


"Hmm."


"Di mana ini shiba?!" Tanya kenzo penuh semangat.


"Seoul."


"Korea?!"


"Di mana lagi ada kota yang bernama seoul kalau bukan korea." Kesal shiba dengan kelemotan kenzo.


"Kenapa dia pergi kesana." Gumam kenzo tak percaya.


"Tentu saja untuk menemui idola nya, Di sana tempat nya pada idol." Sahut shiba.


"Idol itu pria?" Tanya kenzo dengan bodoh nya.


"Ada pria ada juga wanita, Tapi kalau nona ara ya pasti ngefans nya sama idol pria." Jawab shiba.

__ADS_1


Kenzo mondar mandir resah, Sudah pasti ara sangat mencintai idola nya. Maka nya ara memilih lari kekorea di banding negara lain nya.


"Siap kan jet ku sekarang!" Titah kenzo.


"Lebih baik kita naik pesawat umum." Saran shiba.


"Kenapa?"


"Tidak mengundang perhatian yang lain." Jawab shiba.


Saran shiba memang masuk akal, Jika yang lain sampai tahu keberangkatan nya. Maka mereka pasti akan merecoki pertemuan nya dengan dinara.


"Baiklah, Pesan kan aku tiket untuk besok." Pinta kenzo.


Pluk.


Shiba melempar tiket yang sudah ia pesan, Kenzo menyambar nya dengan girang. Reflek ia memeluk shiba dengan erat.


"Terima kasih shiba." Ujar kenzo melepas kan pelukan.


"Pergi lah sendiri, Aku akan sibuk mengurus kantor." Ujar shiba.


"Kalau mommy bertanya bilang saja aku perjalanan bisnis." Pinta kenzo.


"Mommy mu tidak akan sempat menanyai keberadaan mu, Dia sibuk mencari kaisar." Jawab


''Baik lah.''


Kenzo juga sebenar nya ikut mencari keberadaan adik nya, Kaisar hilang setelah mengetahui ara di culik oleh diri nya.


''Tidak masalah jika tuan muda kai hanya bersembunyi, Nyonya gefari takut jika ia sampai di celakai oleh musuh nya.'' Jawab shiba.


Terdiam kenzo mendengar prasangka sang mommy, Itu bisa saja terjadi. Karena kaisar juga mulai berkecimpung dalam dunia hitam.


''Aku pulang! Kau tidur lah dan jangan sampai bangun kesiangan.'' Shiba mengingat kan.


Kenzo mengangguk tanda mengerti, Ia masuk kedalam kamar untuk merebah kan diri. Hati nya berdebar kencang ketika membayang kan bisa bertemu dinara.


''Kenapa mata ku tidak bisa terpejam?!'' Keluh kenzo.


Bagai kan seorang anak yang tidak sabar untuk menunggu lebaran dengan baju baru, Kenzo sangat gelisah menanti datang nya pagi.


''Ara.''


Senyum kenzo tidak bisa lepas dari bibir nya, Sangking girang nya ia berguling guling di atas ranjang.


...****************...


Bandara.


''Apa yang akan anda katakan saat pertama kali bertemu?'' Tanya shiba.


''Mau tau saja kau!'' Rutuk kenzo sambil berjalan.

__ADS_1


Hari ini ia memutus kan untuk memakai baju santai, Tidak ada pakaian rapi seperti akan pergi kekantor.


Kaca mata dan masker menutupi wajah nya, Kemeja dan celana jeans hitam melekat sempurna pada ciptaan tuhan yang satu ini.


Braak.


Bahu kenzo bertabrakan dengan seorang gadis yang juga memakai masker dan berkaca mata hitam, Rambut yang berwarna perak mengundang senyum kenzo.


''Perhatikan jalan mu tuan!'' Salak sang gadis tidak ramah.


''Yah! Kau juga yang menabrak bahu ku.'' Teriak kenzo saat sang gadis sudah menjauh.


Gadis berhodie putih dan celana jeans robek robek menoleh kaget ketika mendengar suara kenzo, Namun segera ia menggeleng dan meninggal kan bandara.


Tujuh jam kemudian.


Kini kenzo sudah berada di kota seoul, Tujuan nya mencari cafe milik dinara. Sebuah taxi ia hentikan untuk mengantar kan nya.


Kenzo menunjukan cafe yang ia maksud kepada sopir taxi, Sang sopir juga paham tujuan kenzo dan segera meluncur.


"Gamsahabnida." Ujar kenzo saat telah tiba.


Sebuah cafe cukup besar kenzo masuki, Kebetulan pengunjung sedang sepi. Mata kenzo celingak celinguk mencari istri nya.


"Hwan yeonghabnida seonsaengnim?" Tanya pelayan ramah.


(Selamat datang tuan.)


"Kape ju-in-i issseubnikka? Tanya kenzo.


(Apa pemilik cafe ada?)


"Nae sangsaneun oneul oji anhneunda seonsaengnim." Jawab pelayan.


(Bos saya tidak datang hari ini tuan)


"Joh-a gamsahabnida." Ujar kenzo membungngkuk.


(Baiklah terima kasih)


Kenzo meninggal kan cafe dan menuju hotel terdekat yang sudah shiba pesan kan, Wajah nya muram karena gagal bertemu dengan gadis nya.


Sampai di kamar hotel, Kenzo menekan remot untuk membuka tirai. Pemandangan kota seoul sangat indah. Salju juga mulai turun di kota ini.


"Aku ingin mengajak mu bermain salju ra." Gumam kenzo.


Telepon nya bergetar dan muncul nama shiba, Tapi kenzo memastikan dan menyala kan mode pesawat. Ia tidak ingin ada yang menggangu selama berada di korea.


"Kamu kangen aku gak sih ra?" Batin kenzo melihat lihat foto yang ada di IG dinara.


Sebuah foto yang sangat sukai adalah foto ara yang berada di mansion yang di thailand, Dalam foto itu ada diri nya yang sedang menenggak wine.


Meski samar, Tapi kenzo yakin kalau itu adalah diri nya. Hati kenzo kekeh berkata bahwa ara memang sengaja mengambil foto selfie agar ia ikut terfoto.

__ADS_1


"Bodoh nya aku yang mengabai kan dirimu selama ini ra." Sesal kenzo.


__ADS_2